Ditemukan 18 dokumen yang sesuai dengan query
Groeneveld, Rob
Eindhoven: Imagebooks Factory, 2001
BLD 439.32 GRO v
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1999
S8070
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Indra Pahlawan
"
Penelitian ini adalah hasil riset observasi penulis terhadap badan otoritas moneter tertinggi Eropa yakni Bank Sentral Eropa (ECB). Pembentukan ECB diawali dengan institusi awal yakni European Monetary institute (EMI) yang berdiri 1 Januari 1994. Institut Moneter Eropa bertugas untuk mempersiapkan kerangka sistem kerja bank sentral Eropa yang disebut ESCB (European System of Central Bunks) dan perangkat lainnya yang dibutuhkan bagi beroperasinya satu bank sentral di kawasan Eropa Barat. Bank Sentral Eropa baru resmi berdiri mulai ...
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2003
T11668
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Yuliadi Kadarmo
Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2008
T25545
UI - Tesis Open Universitas Indonesia Library
Ville, Ferdi de
London: Palgrave Macmillan, 2016
337.142 VIL r
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Grata Endah Werdaningtyas
"
ABSTRAK
Tesis ini berbicara mengenai kebijaksanaan Inggris terhadap Uni Ekonomi dan Moneter, dengan fokus kebijaksanaan Inggris terhadap mata uang tunggal Eropa atau yang lebih dikenal sebagai Euro. Pembentukan mata uang tunggal Eropa sebagai tahap akhir uni ekonomi dan moneter merupakan salah satu fenomena terakhir dalam integrasi kawasan. Integrasi kawasan Eropa Barat yang dimulai semenjak paska PD II, kini telah mencapai tahap integrasi antar negara yang paling mendalam di dunia, dengan dibentuknya mata uang tunggal Eropa/Euro, sebagai ...
"
2000
T-Pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Simanjuntak, Daniel Tumpal S.
"
ABSTRAK
Sejak tanggal 4 Januari 1999, mata uang tunggal Eropa Euro mulai dipergunakan sebagai alat transaksi. Berlakunya Euro ditandai dengan mulai berfungsinya Bank Sentral Eropa (ECB) di sebelas negara anggota Uni Ekonomi dan Moneter (EMU). Latar belakang lahirnya Euro disebabkan oleh keinginan untuk menciptakan kesejahteraan ekonomi yang lebih baik bagi anggotanya di tengah-tengah persaingan ekonomi global serta adanya suatu harapan agar segala bentuk konflik di Eropa tidak pernah terulang lagi.
Kredibilitas Euro ...
"
1999
T-Pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Derry A. Adiwijaya
"
UNIVERSITAS INDONESIA
FAKULTASILMU SOSIAL DAN ILMU PO1JTIK
PROGRAM P ASC ASARJ ANA
PROGRAM STUDI ILMU POLHTK
KEKHUSUSAN ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL
ABSTRAK
DERRY A. ADIWIJAYA
8398080086
PERUBAHAN ORIENT AST BALANCE OF POWER? AV A PASCA PERANG
DINGIN: SUATU ANALISIS TERHAD AP PEMUNCULAN MATA UANG
TUNGGALEROPA
viii, 124 Halaman, 38 buku-buku, 1 makalah, 6 surat kabar, 1 situs
Berakhirnya Perang Dunia H telah membentuk suatu sistem internasional yang bipolar. Bipolaritas ini ditunjukan dengan adanya persaingan dua kekuatan utama yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet, Persaingan antara kedua negara ini ...
"
2000
T310
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Yulie Erdawati
"
ABSTRAK
Perekonomian dunia memasuki babak baru saat mata uang bersatu Uni Eropa
(UE), yaitu Euro, diluncurkan pada tanggal 1 Januari 1999 lalu. Sejak tanggal tersebut
hingga tahun 2001, Euro mulai diperdagangkan secara terbatas (dalam bentuk elektrik,
belum ada bentuk fisiknya seperti uang kertas dan uang logam) dalam transaksi
perbankan, pasar uang dan valuta asing antarnegara UE dan juga antarkawasan LTE
dengan negara lain di dunia.
Kehadiran Euro ini selain diharapkan memberikan manfaat bagi ke-11 negara
anggotanya seperti meningkatkan kemakmuran bagi setiap segmen ...
"
Fakultas Eknonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2000
T1675
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Tambunan, Lukas Ronggur Hasiholan
"
Penelitia ini membahas mengenai peran Kanselir Angela Merkel dalam menangani krisis finansial Eropa melalui penerapan pengetatan anggaran di Uni Eropa. Krisis finansial Eropa yang terjadi sejak 2009 tidak hanya berpengaruh pada kondisi perekonomian negara-negara anggota, namun juga telah menyebabkan terganggunya proses integrasi kawasan tersebut. Sebagai kepala negara yang dapat bertahan dari goncangan krisis, Kanselir Merkel memiliki sentralitas dan peranan yang cukup vital dalam penanganan krisis. Sentralitas Kanselir Merkel terlihat dengan diterapkannya penerapan pengetatan anggaran di ...
"
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2016
T-Pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library