Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 173471 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Wening Kurniati Dewi Lakhsmi
"
ABSTRAK
Skripsi yang bertemakan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia ini membahas 4 (empat) permasalahan yang seringkali timbul sehubungan dengan upaya pengembangan sumber daya manusia di perpustakaan umum. 4 (Empat) permasalahan tersebut, yaitu: pertama bagaimana kondisi sumber daya manusia yang dimiliki oleh perpustakaan umum yang digambarkan oleh responden, kedua sejauh mana pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia yang telah dilakukan. Mencakup kesempatan yang diberikan dan jenis program yang pemah diterima, ketiga upaya-upaya apa yang telah dilakukan oleh staf perpustakaan umum untuk mengembangkan wawasan dan keterampilan yang dimilikinya, keempat apakah program pelatihan dan pengembangan yang telah diikuti oleh para staf dapat membantu mereka melaksanakan pekerjaan lebih baik lagi.
Penelitian dilakukan di 6 (enam) perpustakaan umum, terdiri dari 5 (lima) Perpustakaan Umum Kotamadya, dan Perpustakaan Umum Soemantri Brodjonegoro Pemerintah DKI Jakarta. Dan menjadikan para staf dalam kelornpok pekerjaan kepustakawanan di keenam perpustakaan umum tersebut sebagai subjek penelitian. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian deskriptif dengan metode survai sebagai metode penelitiannya. Data yang dibutuhkan untuk menjawab permasalahan yang ada dikumpulkan dengan beberapa cara, yaitu melalui studi literatur, penelitian dokumenter, penyebaran kuesioner kepada para staf perpustakaan dan melakukan wawancara dengan para Kepala Perpustakaan Umum.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan, bahwa secara umum program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di Perpustakaan Umum masih belum memuaskan. Jumlah pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di perpustakaan umum masilti kurang jumlahnya dan belum dapat mencakup keseluruhan staf yang ada. Kemudian Perpustakaan Umum masih minim akan tenaga profesional di bidang perpustakaan. Sebagian besar staf perpustakaan umum merupakan lulusan SLTA dan tidak ada seorang pun yang pemah memperoleh pendidikan formal dalam bidang perpustakaan. Meskipun demikian, secara umum staf perpustakaan memiliki keinginan untuk maju yang cukup tinggi. Hal tersebut dapat dilihat melalui kesediaan para staf untuk mengikuti program pelatihan dan pengembangan apabila diberi kesempatan. Untuk mengatasi sedikitnya kesempatan bagi staf untuk mengikuti program pelatihan di luar dan seminar, maka perpustakaan umum mengadakan pelatihan dalam kerja dan rotasi kerja untuk meningkatkan kemampuan kerja yang dimiliki stafnya.
Kendala-kendala yang dihadapi oleh perpustakaan umum dalam mengupayakan pelatihan dan pengembangan somber daya manusia yang dirnilinya, pertanna kendala dalam hal dana. Perpustakaan umum tidak memiliki dana yang khusus dialokasikan bagi kepentingan pengembangan. Kendala kedua adalah minimnya pendidikan yang dimiliki oleh para staf, sehingga membatasi kesempatan yang ada karena terkadang untuk mengikuti sebuah program pelatihan dan pengembangan disyaratkan tingkat pendidikan dan golongan tertentu.
Sebagian besar materi yang pernah diterima adalah materi yang berlandaskan kepada kepustakawanan tradisional, namun mulai terlihat adanya materi yang berlandaskan pada ilmu-ilmu komputer, komunikasi, dan linguistik. Pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan staf (menurut urutan prioritas) adalah pengetahuan komunikasi, komputer dan teknologi informasi, pengadaan, manajemen perpustakaan, pembuatan deskripsi bibliografi dan nomor klasifikasi, Bahasa Inggris, dan pengetahuan dalam pembuatan indeks. Selanjutnya staf perpustakaan umum akan membaca buku mengenai keahlian yang dibutuhkannya untuk mengembangkan keterampilan yang dimilikinya.
"
1998
S15438
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Galih Dyah Angreni
"ABSTRAK
Topik skripsi ini adalah mengenai pemanfaatan koleksi buku di Perpustakaan Umum Soemantri Brodjonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh penggunaan koleksi buku di Perpustakaan Umum Soemantri Brodjonegor dan juga untuk mengetahui buku-buku yang paling sering dipinjam. Jumlah koleksi umum yang ada berjumlah 21.825 judul. Sampel yang diambil berjumlah 384 judul dengan probabilitas 95% dan batas galast 5 0/00. Besar interval sample adalah 57 dan unsur pertama sebesar 10 maka nomor selanjutnya adalah merupakan bilangan kelipatan 57, sehingga urutan yang didapat adalah 10, 67, 124, 181, dan seterusnya sampai sample berjumlah 384. Slip peminjaman yang diperiksa hanyalah slip peminjaman pada periode tahun 1990 sampai tahun 1994. Dari hasil penelitian diketahui bahwa koleksi terbesar didominasi oleh 3 kelas yaitu kelas Ilmu-ilmu Sosial (300), kelas Ilmu-ilmu Terapan (600) dan kelas Ilmu-ilmu murni, jumlah buku-buku yang dipinjam selama kurun waktu 5 tahun sebesar 63,97% dengan jumlah peminjam sebanyak 1.196 dari 245 judul yang pernah dipinjam. BUku-buku yang paling sering dipinjam berasal dari kelas Ilmu-ilmu Sosial (300). Koleksi buku terbesar adalah buku-buku yang bertahun terbit antara tahun 1985 sampai tahun 1989.

"
1996
S15136
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Saiful Lathif
"ABSTRAK
Tujuan dari survai adalah untuk mendapatkan gambaran tentang Pclatihan dan Pengembangan SDM di Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam Swasta di Jakarta. Survai ini mcngolah data tentang jumlah, komposisi, dan kualiflkasi SDM di perpustakaan sampel, bckal pendidikan yang telah diperoleh, pengetahuan atau keahlian yang dibutuhkan staf perpustakaan dalam rangka pclatihan dan pengembangan tersebut, dukungan lembaga induk terhadap kegiatan pelatihan dan pengembangan Berta upaya yang dilakukan dalam rangka mensiasati permasalahan yang timbal schubungan dengan masalah jumlah dan kualitas SDM perpustakaan. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan metode yang digunakan adalah monde penelitian Survai. Survai ini dilakukan di Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam Swasta di Jakarta dengan 4 perpustakaan sampel yaitu Perpustakaan Unversitas Islam AsSyafi iyah (UIA), Perpustakaan IJniversitas YARSI, Perpustakaan Institut Sains dan Teknologi Al Kainal (ISTA), dan IMP Muhatmmadiyah Jakarta (IKIP MJ). Pengurnpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 25 orang staf di perpustakaan sampel clan wawancara terhadap 4 kepada perpustakaan sampel. Hasil penelitian membenikan gambaran bahwa jumlah staf masih sangat kurang, inasih jauh dari jumlah yang ideal. Komposisi dan kualifkasi staf masih jauh dari yang diharapkan. Bekal pendidikan yang diperoleh staf utasih bertumpu pada kurikulum yang berpusat pada kepustakawanan tradisional. Pelatihan dengan metode di tempat kerja belum dilakukan dengan perencanaan dan pclaksanaan yang baik. Pelatihan dilaksanakan tergantung kebutuhan yang mendesak. Pengetahuan/keahlian yang dibutuhkan adalah manajemen perpustakaan dan kompetitor/otomasi perpustakaan, serta jaringan perpustakaan. Aktifitas yang dianggap penting dalam rangka pengeinbangan diri adalah bcrkunjung ke perpustakaan lain, menghadiri seminar tentang kepustakawanan, mengikuti kursus singkat kepustakawanan, diskusi dengan rekan kerja dan konsultasi. I) dukungan lembaga induk cukup besar dalam bentuk Jana untuk mengikuti pelatihan dan seminar-seminar, dukungan dalaul bentuk waktu libur sulit diberikan Inengingat kurangnya tenaga di perpustakaan. Upaya yang dilakukan kepala perpustakaan di antaranya adalah dengan memotivasi karyawan agar mencintai pekerjaan dan mau meningkatkan pengetahuan. Upaya yang dilakukan staf di antaranya mengikuti pcndidikan diploma perpustakaan pada Universitas Terbuka.

"
1996
S15712
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Amalia Hayati
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1990
S41848
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tedjo
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1990
S41890
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Riesza Andarwanti Setya
"Perpustakaan umum memiliki peranan besar dalam mencerdaskan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat khususnya masyarakat di sekitar perpustakaan umum itu berada. Namun, pada kenyataannya, perpustakaan umum belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Penelitian dilakukan di Perpustakaan Umum Kotamadya Jakarta Timur sebagai studi kasus. Penentuan sample untuk penelitian dilakukan dengan cara purposive sampling dengan menggunakan masyarakat Kelurahan Rawa Bunga yang berusia di atas 20 tahun dan sample diambil dari beberapa wilayah rukun tetangga (RT) Kelurahan Rawa Bunga yang lokasinya terdekat dengan Perpustakaan Umum Kotamadya Jakarta Timur.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap perpustakaan umum oleh karena itu, penulis menganalisis 92 kuesioner yang telah disebarkan ke masyarakat Rawa Bunga sebagai responden.
Hasil yang diperoleh secara umum adalah masyarakat Rawa Bunga memberikan pendapat positif tentang perpustakaan umum. Hal ini terbukti bahwa 81,52 % masyarakat Rawa Bunga mengakui bahwa keberadaan perpustakaan Umum penting bagi kehidupan manusia namun pendapat yang mereka berikan tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi. Ada 38,04 % dari mereka memilih menonton TV untuk mendapatkan informasi dan hanya ada 18,48 % yang biasa pergi ke perpustakaan umum. Tanggapan masyarakat terhadap keberadaan perpustakaan umum memang baik, namun, mereka belum memanfaatkan layanan perpustakaan umum secara optimal. Hal ini karena adanya keterkaitan dengan budaya baca masyarakat yang masih rendah dan pihak perpustakaan umum yang kurang proaktif terhadap masyarakat dalam mempromosikan layanan mereka."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2002
S15173
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ludya Arica Bakti
"Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis sejauh mana kerja sama antara Perpustakaan Umum Kotamadya Jakarta Utara dengan 3 Perpustakaan Sekolah yaitu SD Negeri 11 Pagi Lagoa, SMP Negeri 162 Marunda dan MAN 5 Marunda. Kerja sama yang dikaji adalah menyangkut alasan, tujuan, bentuk, sumber daya, manfaat dan kendala kerja sama yang telah terjalin. Kerja sama tersebut terutama dikaitkan dengan peningkatan prestasi belajar siswa dan layanan terhadap pemakai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah tiga orang dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Selain itu diwawancarai pula pustakawan Perpustakaan Umum Kotamadya Jakarta Utara sebagai data pembanding. Hasil wawancara dikelompokkan berdasarkan pertanyaan yang diajukan kemudian dianalisis untuk melihat kecenderungan pendapat setiap responden.
Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Jenis kerjasama yang dilakukan ternyata baru terbatas pada pembinaan terhadap tenaga pengelola perpustakaan, bantuan koleksi dalam bentuk hadiah dan penyediaan sarana perpustakaan oleh Perpustakaan Umum Kotamadya Jakarta Utara kepada Perpustakaan Sekolah; 2) Manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan kerjasama tersebut berdasarkan pendapat para responden adalah pengetahuan & keterampilan mengelola perpustakaan yang bertambah, tidak ketinggalan informasi serta meningkatnya prestasi belajar siswa; 3) Kendala yang dirasakan para responden dalam kerjasama ternyata adalah waktu yang terbatas, kurangnya motivasi dari kepala sekolah, letak lokasi yang jauh, sarana transportasi yang tidak memadai, jumlah personil perpustakaan yang terbatas, dan biaya administrasi kerja sama."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2004
S15503
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Wardhani Kusumawati
"Penelitian mengenai peran perpustakaan telah dilakukan di Perpustakaan Pusat Bank Indonesia, pada bulan November 1994 dan Desember 1994. Tuiuannya ialah untuk memperoleh gambaran seberapa besar peran Perpustakaan Pusat Bank Indonesia terhadap pemenuhan kebutuhan informasi bagi staf/karyawan. Urusan Ekonomi dan Statistik dan Urusan Sumber Daya Manusia Bank Indonesia, macam jasa yang diberikan, dan sumber-sumber informasi yang dimiliki oleh Perpustakaan Pusat Bank Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang dibagikan langsung kepada responden. Cara penyusunan kuesioner dan pemilihan sampel dijelaskan. Data populasi penelitian diperoleh dari Kepala Seksi Perpustakaan Bank Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa 84,15% menyatakan Perpustakaan Pusat Bank Indonesia dengan jasa-Jasa yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan informasi mereka, 95,12% responden menyatakan bahwa Perpustakaan Pusat Bank Indonesia dapat menunjang tugas/pekerjaan mereka sehari-hari. Jasa peminjaman adalah jasa yang paling sering dimanfaatkan oleh 73% responden. Sumber-sumber informasi yang biasa digunakan adalah buku dan majalah berita. Perpustakaan Pusat Bank Indonesia sudah cukup bermanfaat dan cukup berperan dalam memenuhi kebutuhan informasi bagi staf/karyawan, tetapi untuk meningkatkan pemanfaatan dan peranannya diperlukan usaha-usaha sebagai berikut : (1) Komputerisasi sarana pelayanan dan sistem temu kembali secara terpasang. (2) Peningkatan kualitas staf perpustakaan, terutama dengan penambahan tenaga pustakawan profesional. (3) Penyiangan koleksi secara teratur, untuk koleksi yang sudah usang dan tidak relevan. (4) Perluasan ruang perpustakaan. (5) Pembuatan katalog induk, untuk mengetahui semua koleksi yang dimiliki oleh Perpustakaan Bank Indonesia baik perpustakaan pusat maupun. (6) Perpustakaan mini di kantor cabang dan perpustakaan kantor perwakilan."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1994
S15876
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Anisah
"Promosi perpustakaan di semua jenis perpustakaan terutama perpustakaan umum adalah perlu dan harus ditangani secara sistematik, berkesinambungan (continue) dan serius. Demikianlah esensi dasar dari penelitian ini. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana Perpustakaan Umum Jakarta Selatan (PUJS) dalam melakukan promosi dilihat dari pendapat pemakainya, dengan menggunakan metode penelitian yang bersifat deskriptif. Promosi lewat kontak langsung atau komunikasi antar pribadi yang kemudian dilanjutkan komunikasi langsung lewat teman dan rekan menurut analisis parameter yang tertinggi (83%). Sebaliknya untuk promosi lewat perpustakaan keliling dan satelit adalah yang terendah (31,1%). Namun nilai tersebut menunjukkan bahwa hampir setengah pemakai masih menanggapi promosi tersebut. Penelitian ini menggunakan 173 orang responden dengan pembagian remaja (15-19 tahun), dewasa (20-30 tahun), tua (31-50 tahun), manula (50 tahun ke atas) dan analisis data kuantitatif dengan menggunakan tabulasi silang (Crosstabulation) dengan nilai ambang alpha crounbach 0,85. Temuan menarik adalah sebagai berikut; semua pemakai baik remaja (15-19 tahun), dewasa (20-30 tahun), tua (31-50 tahun), manula (51 tahun ke atas) sudah mencapai titik DESIRE ACTION terhadap promosi model langsung (kontak langsung) oleh pihak PUJS. Untuk lomba dan sayembara hanya kategori pemakai 20-30 tahun mencapai INTEREST DESIRE (pemakai terpengaruh oleh promosi dan ingin datang ke PUJS, tetapi masih ada hambatan-hambatan yang berupa anggapan negatif terhadap PUJS), pada bazar, pameran buku dan temu tokoh kategori pemakai 15-19 tahun sudah terpengaruh sampai tingkat INTEREST (mereka tertarik tetapi masih enggan ke PUJS), untuk perpustakaan keliling dan satelit yang merupakan keunikan promosi di perpustakaan umum di Jakarta khususnya telah membuat masyarakat hanya terpengaruh sampai titik ATTENTION-INTEREST (yang artinya pemakai tahu dan tertarik serta merta hanya kepada perpustakaan keliling dan satelit, bukan pada PUJS)."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2004
S15681
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rochana
"
ABSTRAK
Penelitian ini berusaha mengupas persepsi pemakai terhadap Perpustakaan Umum Kotamadya Jakarta Selatan Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana penilaian pemakai terhadap aspek koleksi, petugas, fasilitas dan layanan perpustakaan.
Pengumpulan data dilakukan melaiui penyebaran kuesioner secara aksidental kepada pengunjung. Untuk mengukur persepsi digunakan penggabungan skala angka dan verbal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi cenderung negatif terdapat pada aspek lokasi, jumlah koleksi, keteraturan koleksi, kemudahan mencari koleksi serta jumlah dan jangka waktu peminjaman buku. Persepsi negatif terdapat pada aspek katalog. Persepsi positif terdapat aspek transportasi. kualitas koleksi, petugas, suasana, kesejukan, perabot, dan jam layanan perpustakaan. Sedangkan persepsi sangat positif terdapat pada aspek penerangan.
Untuk memperbaiki layanan perpustakaan, maka hal-hal yang perlu diperhatikan adalah kegiatan pengadaan, pembenahan susunan koleksi dan katalog, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"
1997
S15556
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>