Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 31 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Alfa Sultoni
"ABSTRAK
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aliran modal dinilai berkontribusi pada pertumbuhan kredit yang tidak wajar dan memiliki risiko seperti penghentian arus modal yang masuk secara tiba-tiba di mana hal tersebut mampu memicu terjadinya krisis keuangan. Di sisi lain, Asia masih menjadi tempat menarik untuk aliran modal. Dengan meningkatnya integrasi Asia dengan luar dan antar kawasan Asia, aliran modal di Asia mungkin akan terus berkembang, dan menimbulkan berbagai efek positif serta juga efek negatif. Dengan mengggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kepustakaan, penelitian ini berusaha untuk melihat peran capital inflow pada krisis keuangan Asia 1997. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa capital inflow berperan sebagai bahan bakar pada lending boom yang diiringi dengan perilaku pengambilan risiko berlebihan, sehingga memicu krisis keuangan.

ABSTRACT
Many studies showed that capital inflow is believed to contribute in the excessive growth of credit and to have risk of sudden stop and capital reversal which can trigger financial crisis. Asia is still an attractive destination of capital inflow from abroad. With the development of Asian integration within and outside the region, capital inflow to Asia might be persistently happening. Using qualitative approach and literature study method, this study aims to understand the role of capital inflow to the Asian financial crisis in 1997. This study found that capital inflow acted as a fuel to lending boom which induce excessive risk taking that trigger financial crisis. "
2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Han Galaputra Atmaja
"ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran seberapa besar peningkatan harga rokok akan membuat keputusan berhenti merokok pada mahasiswa Universitas Indonesia periode 2016-2017 yang merupakan perokok aktif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Jumlah responden yang digunakan adalah 215 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 209 responden yang membuat keputusan ingin berhenti setelah harga rokok mulai mengalami peningkatan. Hubungan antara variabel peningkatan harga rokok sebesar 50 dan 100 menunjukkan hasil yang positif signifikan terhadap keputusan berhenti merokok yang terjadi pada 64 responden yang diteliti. Hasil merekomendasikan bahwa pembuat kebijakan dapat membuat perokok aktif berhenti merokok dengan membuat kebijakan peningkatan harga rokok

ABSTRACT
This paper studies to know how much of increasing price of cigarette to make smokers decide to stop smoking on pupil of Universitas Indonesia which is actively smoking cigarette period 2016 2017. This is a descriptive paper using quesionnaire to gather data. Total respondents that can be used for this studies are 215 respondents. Result of this research shows that there are 209 smoker that decide to stop smoking after price of cigarette going up to 50 and 100 resulted that price have positive significant decide to stop smoking which is 64 respondents. Result suggest that policy maker could make smokers to stop smoking, using policy which increasing proce of cigarette"
2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Helena Permata Sari
"ABSTRAK
Pemerintah Indonesia memasang target untuk menghapuskan pekerja anak melalui program Indonesia bebas Pekerja Anak 2022. Memang dalam 10 tahun terakhir, angka pekerja anak terus menurun. Namun, di Indonesia, hingga tahun 2015, jumlah pekerja anak masih cukup tinggi. Untuk lebih menekan jumlah pekerja anak ini harus diketahui terlebih dahulu faktor-faktor apa saja yang menyebabkan anak tersebut bekerja atau tidak bekerja. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap satus anak tersebut bekerja atau tidak bekerja. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini berusaha untuk melihat determinan dari supply pekerja anak dengan studi kasus di Sekolah Master Depok. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa jenis kelamin anak, jumlah saudara kandung dan pendidikan terakhir kepala keluarga berpengaruh signifikan terhadap status anak bekerja atau tidak bekerja di Sekolah Master Depok.

ABSTRACT
Indonesian Government already set a target to eliminate child labor through the Indonesia Bebas Pekerja Anak 2022. Indeed, in the last 10 years, the number of child labor continues to decline. However, in Indonesia, until 2015, the number of child labor is still high enough. To reduce the number of child laborers it must be known in advance what factors cause the child to work or not. Several studies have shown that there are several factors that affect the child willingness to work or not. Using a qualitative and quantitative approach, this research seeks to see the determinants of child labor supply with a case study at Sekolah Master Depok. The result of this research shows that there are several factors that have significant influence the status of children that working or not in Sekolah Master Depok such as gender, number of siblings and education of head of household. "
2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Hifzi Nurfahma
"Industri farmasi merupakan salah satu industri strategis yang memiliki pertumbuhan rata-rata sebesar 14% per tahun. Namun pertumbuhan tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan belanja kesehatan yang juga mengalami peningkatan setiap tahunnya. Terlebih lagi pada tahun 2015 Indonesia akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Untuk itu perlu diketahui tingkat efisiensi dan produktivitas industri farmasi Indonesia. Penelitian ini menemukan bahwa tingkat efisiensi teknis industri farmasi Indonesia masih relatif rendah. Selama periode 2008-2011 tingkat efisiensi rata-rata industri farmasi sebesar 61,1%. Disamping itu tingkat total faktor produktivitas industri farmasi mengalami peningkatan sebesar 15,2% selama periode penelitian. Sumber utama peningkatan TFP adalah peningkatan perubahan efisiensi, sementara perubahan teknologi justru mengalami penurunan.

Pharmaceutical industry is one of the strategic industries that have an average growth of 14% per year. However, this growth has not been able to meet the needs of health expenditure which is also increased every year. Moreover, in 2015 Indonesia will face the ASEAN Economic Community (AEC). For that it is important to know the level of efficiency and productivity of the pharmaceutical industry in Indonesia. The study found that the level of technical efficiency of Indonesian pharmaceutical industry is still relatively low. During the period 2008-2011 the average efficiency rate of pharmaceutical industry was only 61.1%. However, the level of total factor productivity of the pharmaceutical industry has increased by 15.2% during the study period. The main source of the increase in TFP is an increase in efficiency change, while technological change has decreased eventually."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S57436
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fatimah Zahra
"ABSTRAK

Skripsi ini membahas tentang kemampuan perusahaan untuk bertahan di dalam industri fesyen di Indonesia pada tahun 2006-2010. Penelitian ini menggunakan metode probit untuk model kemampuan bertahan perusahaan dengan pooled data. Data diperoleh dari Statistik Industri Sedang dan Besar (KBLI 17302, 17303, 17304, 18101, 18102, 18202, 19201, 19202, 19203, dan 19209) berupa data individual perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, umur perusahaan, dan rasio ekspor terhadap output perusahaan meningkatkan probabilitas kemampuan perusahaan untuk bertahan dalam industri fesyen secara signifikan. Sementara peningkatan penggunaan energi listrik dan terjadinya krisis finansial global menurunkan kebertahanan perusahaan.


ABSTRACT

This research describes the ability of a company to survive in Indonesia‟s fashion industry during the 2006-2010 period. This study uses probit method for firm survival model with pooled data. Data obtained from Statistics Medium and Large Scale Industry (ISIC 17302, 17303, 17304, 18101, 18102, 18202, 19201, 19202, 19203, and 19209) in the form of firm individual data. The results of this study showed that firm size, firm age, and the ratio of exports to output of the firm significantly increases the probability of firm survival in the fashion industry. Meanwhile, the increased use of electrical energy and the global financial crisis lowered the probability of firm survival.

"
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S56949
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Atikah Nur Pajriyah Raharja
"Penelitian ini bertujuan untuk mengukur posisi daya saing kakao Indonesia sebelum dan sesudah diterapkannya kebijakan bea keluar, menganalisis pengaruh kebijakan bea keluar terhadap kinerja ekspor biji kakao Indonesia, dan menentukan variabel lain yang mempengaruhi kinerja ekspor biji kakao Indonesia di pasar dunia. Penelitian ini menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA) untuk mengukur daya saing dan regresi panel data untuk menganalisis pengaruh bea keluar dan variabel lain terhadap kinerja ekspor biji kakao Indonesia, dengan data tahunan dari tahun 2001 sampai dengan 2013.
Hasil perhitungan RCA yang dilakukan pada produk biji kakao dan kakao olahan menunjukkan bahwa Indonesia memiliki daya saing pada kedua jenis produk dan target pemerintah dalam penerapan kebijakan bea keluar telah terpenuhi karena telah terjadi shifting ekspor dari biji kakao ke kakao olahan. Hasil penelitian lain dengan random effect model menunjukkan bahwa kebijakan bea keluar secara signifikan berdampak negatif terhadap kinerja ekspor biji kakao Indonesia. Variabel lain yang mempengaruhi kinerja ekspor biji kakao Indonesia secara signifikan adalah ekspor dunia, nilai tukar, dan harga internasional biji kakao.

The objectives of this study is to measure competitiveness of Indonesia's cocoa products before and after export tax policy is implemented, analyzing the impact of Indonesia's export tax on cocoa beans exports performance, and assessing factors responsible for cocoa beans export in global market. This study used Revealed Comparative Advantage (RCA) method to measure competitiveness and panel data regression to analyze the impact of export tax on Indonesia's cocoa beans exports performance, using annually data from 2001 until 2013.
The results of RCA on cocoa beans and cocoa processing products indicate that Indonesia has competitiveness on both of the products and government target from implementing export tax have been achieved, since there was exports shifting from cocoa beans to cocoa processing products. Another estimation result using random effect model indicates that export tax has a negative and significant effect on Indonesian export performance. This study also revealed that world export, exchange rate, and international cocoa prices are significantly determined export performances.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
S59851
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bellarini
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan utuk memetakan industri jasa promotor musik di Indonesia dengan menggunakan pendekatan S-C-P secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Dalam penelitian ini, dilakukan juga pemetaan dari industri jasa promotor musik sehingga ekosistem dari industri dan pemangku kepentingan di industri bisa diidentifikasi.
Pada industri jasa promotor musik, diketahui bahwa struktur pasarnya adalah pasar persaingan monopolistik, dengan produk yang terdiferensiasi serta adanya kompetisi harga dan non-harga. Kinerja industri jasa promotor musik juga meningkat setiap tahunnya dan kinerja mempengaruhi struktur dan perilaku, sehingga analisa S-C-P yang digunakan dalam industri ini adalah analisa S-C-P yang dinamis.

ABSTRACT
The purpose of this research if to scheming the music promoter industry in Indonesia with S-C-P analyses approach with qualitavie, descrptive-analysis method. The ecosystem of the industry is being captured and researcher can identify who is the stakeholders of the industry.
In the music promoter industry, the market structure is a monopolistic competition with product differentiation and price or non-price competition among firm. The performance in the industry is growing rapidly every year. The performance of this industry is affecting the structure and conduct, therefore the best S-C-P analysis to analyze this industry is the dynamic S-C-P analysis."
Fakultas Eknonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
S62903
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lissa Elmayuningsih
"ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk melihat faktor determinan apa saja yang mempengaruhi harga pasar tanah di Kota Depok sebagai pengambilan keputusan pembeli. Penelitian ini menggunakan metode regresi linear dengan model data cross section tahun 2015. Model regresi linear dapat menjelaskan variasi harga tanah dengan diketahui nilai dan arahnya dari variabel-variabel bebas terhadap variabel terikatnya. Penelitian ini memberikan hasil temuan selisih harga pasar dengan NJOP berpengaruh positif terhadap harga pasar tanah. Sementara itu jarak dari kelurahan ke universitas terdekat Universitas Indonesia , dan rata-rata luas bangunan terjual masing-masing memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap harga pasar tanah. Dengan demikian, penelitian ini menemukan adanya keputusan masyarakat membeli tanah didominasi oleh kondisi infrastruktur yang sudah terbangun. Faktor lain di luar model seperti luas tanah, jarak, aksesibilitas, dan sebagainya tidak terlalu mempengaruhi harga pasar karena masyarakat yang tinggal di wilayah Kota Depok diasumsikan memiliki kemampuan dalam mengakses faktor lain tersebut.

ABSTRACT
This study conducted to see the determinant factors influencing the market price of land in Depok City. This research use linear regression method with cross section data model in year 2015. Linear regression model can explain the variation of land price with known value and direction toward its dependent variables. This research shows that the market price difference between market price and NJOP have positive effect to land market price. Meanwhile, the distance from the village to the nearest university Universitas Indonesia , and the average area of buildings sold respectively have a negative and significant relationship to the market price of land. This study also found that the decision of people to buy land is dominated by infrastructure conditions that have been built. Other factors outside the model such as land area, distance, accessibility, etc. do not affect the market price significantly."
2018
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Amartya Elisa Siadari
"Rumah tangga buruh tani termasuk ke dalam rumah tangga miskin di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh pendapatan buruh tani yang rendah dan tidak tetap. Beberapa penelitian mengenai kemudahan untuk mengakses pinjaman dapat meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan pendapatan dan pengeluaran rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan pinjaman yang diterima rumah tangga buruh tani terhadap pengeluaran rumah tangga buruh petani. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari IFLS (Indonesia Family Life Survey) gelombang 5 tahun 2014 serta data PODES (Potensi Desa) tahun 2014. Dalam survei IFLS terdapat bagian yang membahas data ekonomi responden yang berprofesi sebagai pekerja bebas di sektor pertanian. Data PODES memberikan informasi mengenai ketersediaan infrastruktur dan potensi yang dimiliki oleh wilayah-wilayah di Indonesia. Jumlah bank umum dan koperasi simpan pinjam dari data PODES digunakan untuk penelitian ini. Metode regresi OLS (Ordinary Least Square) digunakan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rumah tangga buruh tani yang memiliki pinjaman, mempunyai pengeluaran per kapita rumah tangga yang lebih besar dibandingkan yang tidak memiliki pinjaman.

Farm labor households are among the poorest households in Indonesia. This is due to the low and irregular income of farm laborers. Several studies have shown that easy access to loans can improve the welfare of farmers through increased household income and expenditure. This study aims to examine the relationship of loans received by farm labor households to farm labor household expenditures. The data used in this study are secondary data obtained from IFLS (Indonesia Family Life Survey) wave 5 in 2014 and PODES (Potensi Desa) data in 2014. In the IFLS survey, there is a section that discusses the economic data of respondents who work as free laborers in the agricultural sector. PODES data provides information on the availability of infrastructure and the potential of regions in Indonesia. The number of commercial banks and savings and loan cooperatives from the PODES data is used for this study. The OLS (Ordinary Least Square) regression method is used in this study. The results of this study show that farm labor households with loans have higher per capita household expenditure than those without loans."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Andre Triana
"Langit malam dengan kegelapan alami dan penuh bintang merupakan sebuah sumber daya alam milik bersama, dan sebagai barang public merupakan tanggung jawab kita Bersama untuk menjaga nya. Polusi cahaya mengurangi kemampuan kita untuk melihat keatas, kepada langit malam yang penuh keindahan dan menghalangi kita untuk melihat berbagai objek langit seperti bintang dan milkyway, selain itu polusi cahaya memiliki konsekuensi terhadap alam, Kesehatan, energi, dan inspirasi. Agar pemerintah dapat melakukan intervensi secara lebih efektif, analisis ekonomi polusi cahaya berkaitan dengan cost dan benefit perlu dilakukan. Skripsi ini menggunakan metode CVM untuk menempatkan nilai ekonomi pada peningkatan kualitas langit malam melalui penurunan polusi cahaya. Responden diberikan pertanyaan mengenai kesediaan mereka membayar untuk kualitas langit malam yang lebih baik. Modus WTP dakam survey ini adalah Rp0, hal ini disebabkan oleh awareness dan pengetahuan terhadap langit malam dan polusi cahaya masih kurang. Faktor yang paling signifikan mempengaruhi WTP adalah perasaan terganggu oleh keberadaan polusi cahaya dan skyglow, persepsi tentang dampak polusi cahaya terhadap kesehatan, dan persepsi polusi cahaya terhadap lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Estimasi mean dari pengolahan data interval regression menunjukan responden secara rata-rata bersedia membayar sebesar Rp 32774 untuk meningkatkan kualitas langit malam dengan mengurangi polusi cahaya di kawasan Jabodetabek atau rumah mereka. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kunci pembuka bagi penelitian selanjutnya mengenai polusi cahaya di Indonesia.

The night sky with natural darkness and full of stars is a natural resource that belongs to everyone, and as a public good it is our collective responsibility to protect it. Light pollution reduces our ability to look up, to the beautiful night sky and prevents us from seeing various celestial objects such as stars and milkyways, besides light pollution has consequences for nature, health, energy and inspiration. In order for the government to intervene more effectively, an economic analysis of light pollution related to costs and benefits needs to be done. This thesis uses the CVM method to place an economic value on improving the quality of the night sky through reducing light pollution. Respondents were asked questions about their willingness to pay for a better quality of the night sky. WTP mode in this survey is Rp0, this is due to lack of awareness and knowledge of the night sky and light pollution. The most significant factors affecting WTP were feelings of being disturbed by the presence of light pollution and skyglow, perceptions of the impact of light pollution on health, and perceptions of light pollution on the environment. This study concludes that the mean estimation of interval regression data processing shows that respondents are on average willing to pay Rp. 32774 to improve the quality of the night sky by reducing light pollution in the Greater Jakarta area or their homes. This research is expected to be an opening key for further research on light pollution in Indonesia.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>