Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query
Fitria Roli Irawan
"
ABSTRAK
Sintesis material Fe(Se,Te) dilakukan dengan metode reaksi padatan dengan berbagai variasi komposisi. Sampel yang mengandung serbuk dengan kemurnian tinggi, Fe 99,99%, Se 99,99%, Te 99,99% dipreparasi di dalam glove box dan dimasukkan ke dalam vial high energy milling dan di milling menggunakan shaker mill selama 2 jam dan disintering pada suhu 773 K selama 6 jam. Karakterisasi X-ray Diffractometer (XRD) dilakukan untuk mengetahui struktur kristal dan fasa yang terbentuk dan morfologi permukaan dari material di ...
"
Depok: Universitas Indonesia, 2016
T44847
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Satrio Herbirowo
"
ABSTRAK
Kebutuhan material superkonduktor yang semakin tinggi mendorong manusia
untuk merekayasa material ini terutama superkonduktor dalam bentuk kawat dalam
aplikasi bidang kesehatan seperti Magnetic Resonance Imaging (MRI). Salah satu
bahan yang berpotensi adalah MgB2 yang diharapkan dapat menggantikan material
Nb3Sn karena selain mempunyai nilai temperatur kritis yang lebih tinggi, juga
relatif lebih murah. Untuk mendapatkan sifat yang diinginkan, maka dalam
penelitian ini dilakukan variasi jenis dopan yaitu silikon karbida (SiC) dan carbon
nanotube (CNT) pada variasi komposisi persen berat sebesar 10 dan 20%.
Karakteristik ...
"
2016
T45673
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Nabila Shananda
"
Material Bi-Sr-Ca-Cu-O atau BSCCO dapat berperan sebagai superkonduktor suhu tinggi atau high temperature superconductor (HTS) dengan suhu kritis berkisar 80-110 K yang termasuk ke dalam jenis superkonduktor berbasis kuprat. Terdapat 3 fasa berbeda dalam menentukan superkonduktor suhu tinggi untuk material dengan rumus kimia umum Bi2Sr2Can−1CunO2n+4+x ini. Pembagiannya bergantung kepada jumlah atom kuprat penyusunnya, yaitu Bi2Sr2CuO (Bi-2201, n = 1), Bi2Sr2CaCu2O (Bi-2212, n = 2), dan Bi2Sr2Ca2Cu3O (Bi-2223, n = 3). Sejak pertama kali ditemukan pada ...
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia;Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia;Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia;Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia;Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Alvin Wihono
"
Bidang ilmu superkonduktivitas telah lama menarik perhatian para peneliti. Penelitian terkait pengaplikasian material superkonduktor pun telah banyak dilakukan. Melalui penelitian ini, telah dipelajari pengaruh dua perlakuan panas berbeda terhadap pembentukan pelet BaPb1-xBixO3 (BPBO) melalui reaksi padatan dengan komposisi x = 0; 0,05; dan 0,25. Telah dipelajari juga potensi fabrikasi kawat superkonduktor BaPb0,75Bi0,25O3 menggunakan dua metode, yaitu powder-in-tube (PIT) in-situ dan ex-situ. Hasil karakterisasi X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan bahwa sampel yang dibentuk melalui perlakuan panas kedua ...
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia;Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia;Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia;Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia;Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Juan De Bebetho
Evaluasi Morfologi Kristal dan Resistivitas Elektrik Material Bi2Sr2Ca2(Cu1-xCrx)3O10 Berbasis Metode High Energy Ball Milling (x = 0; 0,067; 0,133; 0,2; 0,267; 0,333) = Crystal Morphology and Electrical Resistivity Evaluation of Bi2Sr2Ca2(Cu1-xCrx)3O10 Materials Based High Energy Milling Method (x = 0; 0,067; 0,133; 0,2; 0,267; 0,333)
"
Superkonduktivitas merupakan fenomenologika fisika yang terjadi di suatu material yang ditandai dengan hilangnya resistivitas elektrik seiring dengan suhu lingkungan di turunkan secara ekstrim. Material yang memiliki fase superkonduktor salah satunya ditunjukkan oleh material berbasis kuprat yang mayoritas memiliki suhu kritis fase superkonduktivitas lebih tinggi dibandingkan titik leleh nitrogen cair sebagai pendingin eksternal suhu lingkungan. Material berbasis kuprat dengan suhu kritis tertinggi salah satunya terdapat pada senyawa Bi-Sr-Ca-Cu-O, spesifik pada material Bi2Sr2Ca2Cu3O10 dengan suhu kritis di ...
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia;Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia;Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia;Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia;Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library