Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 254668 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Angela Veronica
"Kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menurun akibat adanya pandemi Covid-19, mendorong pihak manajemen untuk mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan laba perusahaan. Praktik manajemen laba dan penghindaran pajak berpotensi dimanfaatkan oleh pihak manajemen untuk melakukan perataan laba di masa yang akan datang. Namun, tindakan tersebut dapat menimbulkan konflik kepentingan, serta dilema etika bagi beberapa pihak. Perusahaan multinasional berpotensi memanfaatkan adanya peluang arbitrase peraturan lintas negara untuk mencapai strategi perataan laba perusahaan. Tesis ini menguji pengaruh manajemen laba dan penghindaran pajak terhadap profitabilitas di periode berikutnya dengan proporsi komisaris independen sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian ini menggunakan 27 perusahaan induk multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Hasil penelitian diolah menggunakan regresi data panel dengan model efek acak sebagai model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen laba memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas masa depan, sedangkan praktik penghindaran pajak memiliki pengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas di periode mendatang. Namun, ketika ada interaksi faktor dari komisaris independen, pengaruh tersebut menjadi tidak signifikan. Penelitian ini juga menemukan bahwa komisaris independen tidak mampu memperlemah hubungan antara manajemen laba dan profitabilitas, serta tidak mampu memperlemah hubungan antara penghindaran pajak dan profitabilitas. Penelitian ini menduga adanya faktor karakteristik perusahaan Indonesia yang berpotensi menghambat komisaris independen dalam menjalankan tanggung jawab pengawasan mereka secara efektif. Penelitian ini menyarankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengkaji bagaimana karakteristik perusahaan memengaruhi proporsi komisaris independen.

The economic downturn in Indonesia caused by the Covid-19 pandemic has led company management to take actions to stabilize profits. Practices such as earnings management and tax avoidance may be utilized by management to smooth income in future periods. However, these actions can result in conflicts of interest and ethical dilemmas for various stakeholders. Multinational corporations may exploit regulatory arbitrage opportunities across different countries to achieve their income smoothing strategies. This thesis examines the impact of earnings management and tax avoidance on future profitability, with the proportion of commissioners’ independence acting as a moderating variable in multinational parent companies in Indonesia. This study sample uses 27 multinational parent companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019-2022 period. This research findings were analyzed using panel data regression, with the random effects model identified as the most suitable. This results indicate that earnings management has a significant negative effect on future profitability, while tax avoidance practices have a significant positive effect on future profitability. However, when considering the interaction factor of commissioners’ independence, these effects become insignificant. The study also reveals that commissioners’ independence are unable to mitigate the relationship between earnings management and future profitability, as well as between tax avoidance and future profitability. This study alleged that the characteristics of Indonesian companies may prevent commissioners' independence from effectively fulfilling their oversight responsibilities. It suggests further research to investigate how these characteristics influence the proportion of commissioners’ independence."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Oktavia
"Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh dari penggunaan derivatif keuangan terhadap penghindaran pajak, manajemen laba akrual, persistensi laba, dan kekeliruan penilaian pasar. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk meneliti peran dari lingkungan pajak terhadap hubungan antara derivatif keuangan dan penghindaran pajak. Penelitian ini menggunakan analisis lintas negara dengan lingkup negara-negara di ASEAN, yang terdiri dari: Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.Dengan menggunakan analisis data panel yang diestimasi dengan teknik LSDV Least Square with Dummy Variable , dan sampel sebanyak 1395 firm-year yang merupakan perusahaan pengguna derivatif keuangan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan derivatif keuangan berpengaruh positif terhadap tingkat penghindaran pajak, yang mengindikasikan bahwa derivatif keuangan dapat dipergunakan sebagai alat penghindaran pajak.
Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa lingkungan pajak di suatu negara mempengaruhi hubungan antara penggunaan derivatif keuangan dan aktivitas penghindaran pajak. Terdapat trade off antara penggunaan derivatif keuangan sebagai alat penghindaran pajak dengan fasilitas-fasilitas perpajakan yang diberikan oleh negara dengan lingkungan pajak yang kompetitif. Ketika penggunaan derivatif keuangan dikaitkan manajemen laba akrual, penelitian ini menemukan bahwa hubungan antara penggunaan derivatif keuangan tujuan lindung nilai dan besaran manajemen laba akrual bersifat substitusi, sedangkan hubungan antara penggunaan derivatif keuangan tujuan spekulasi dan besaran manajemen laba akrual bersifat komplementer.
Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tujuan penggunaan derivatif keuangan tidak menyebabkan persistensi dari komponen-komponen laba berbeda antara perusahaan pengguna derivatif keuangan tujuan spekulasi dengan perusahaan pengguna derivatif keuangan tujuan lindung nilai. Terakhir, penelitian ini juga menemukan bahwa ekspekstasi laba yang tercermin dalam return saham pada perusahaan pengguna derivatif keuangan tujuan lindung nilai lebih mencerminkan perbedaan persistensi komponen arus kas operasi dari laba dibandingkan pada perusahaan pengguna derivatif keuangan tujuan spekulasi.

This study aims to examine the effects of financial derivatives on tax avoidance, accrual based earnings management, earnings persistence, and market mispricing. Furthermore, this study also aims to examine the role of the tax environment on the relationship between financial derivatives and tax avoidance. This study uses a cross country analysis with the scope of ASEAN countries which consists of the Philippines, Indonesia, Malaysia, and Singapore.By using panel data analysis that estimated by the LSDV Least Square with Dummy Variable technique and a sample of 1395 firm years of companies using financial derivatives, the results of this study show that the level of financial derivatives usage positively affects the level of tax avoidance, which indicate that financial derivatives can be used as a tax avoidance tool.
Results of this study also show that a country rsquo s tax environment affects the relationship between the use of financial derivatives and tax avoidance activities. There is a trade off between the use of financial derivatives as a tax avoidance tool and tax facilities provided by the state with a competitive tax environment.When the use of financial derivatives is associated with the accrual based earnings management, this study finds that the relationship between the use of financial derivatives for hedging purposes and accrual based earnings management is substitutive, while the relationship between the use of financial derivatives for speculative purposes and accrual based earnings management is complementary.
This study also shows that the purpose of financial derivatives usage does not cause any difference in the earnings persistence between companies using financial derivatives for hedging purposes and those using financial derivatives for speculative purposes. Finally, this study also shows that earnings expectations embedded in stock returns of financial derivatives users for hedging purposes reflect the difference in persistence of cash flow component more accurately as compared to financial derivatives users for speculative purposes."
Depok: Universitas Indonesia, 2017
D-Pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bintar Surya Putra
"Penelitian ini menguji pengaruh risiko kebangkrutan terhadap penghindaran pajak. Penelitianini juga meneliti efek moderasi efektivitas dewan komisaris terhadap pengaruh risikokebangkrutan terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur publik Indonesia dengan periode 2014 hingga 2016, yang diuji melalui regresi data panel dengan model random effect.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kebangkrutan berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Perusahaan-perusahaan yang menghadapi risiko kebangkrutan yang lebih tinggi cenderung untuk melakukan penghindaran pajak.
Selainitu, hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas dewan komisaris melemahkan hubungan positif risiko kebangkrutan dan penghindaran pajak. Hal ini menunjukkan bahwa Dewan komisaris memiliki peran dalam mekanisme tata kelola perusahaan yang meliputi perencanaan pajak.

This study examines the effect of bankruptcy risk to tax avoidance. This study also examines the moderating effect of board of commissioners effectiveness on bankruptcy risk to taxavoidance. This study uses sample of Indonesian public manufacturing company with financial period of 2014 to 2016, which are tested through data panel regression with random effect model.
The results of study show that bankruptcy risk has a positive effect of tax avoidance. Firms with higher bankruptcy risk has higher tendency to do a tax avoidance practice.
In addition, the results of the study show that board of commissioners rsquo effectiveness weakens thepositive relationship between bankruptcy risk and tax avoidance. This indicates that board of commissioners has a role in corporate governance mechanisms that include tax planning.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Filliani Arinta Wahyuni
"Penelitian ini menganalisis pengaruh temporary book tax differences terhadap future earning changes yang terdiri dari future changes in pre-tax earnings dan future changes in tax expense dengan manajemen laba sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini menguji 686 observasi untuk sub sampel pengujian jangka pendek dan 430 observasi untuk sub sampel pengujian jangka panjang dengan menggunakan regresi data panel. Berdasarkan pengujian disimpulkan bahwa temporary book tax differences berpengaruh negatif terhadap future earnings changes jangka pendek. Berdasarkan pengujian diketahui juga bahwa manajemen laba tidak terbukti memoderasi pengaruh temporary book-tax differences terhadap future earnings changes.

This study analyzes the influence of temporary book tax differences toward future earnings which consists of future changes in pre tax earnings and future changesin tax expense with earnings management changes as moderating variables. This study examined 686 observations for the sub sample testing of short term and 430 observations for sub sample testing of long term using panel data regression. Based on testing concluded that there is negative influence of temporary tax book differences toward future earnings changes in short term but earnings management doesn rsquo t affect on the influence of book tax differences toward future earnings."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2017
S66731
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aprina Sugiarti
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perusahaan keluarga terhadap penghindaran pajak dengan independensi dewan komisaris sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan 112 perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia pada periode 2013-2015 sebagai sampel penelitian, sehingga terdapat 336 sampel yang diobservasi.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa perusahaan keluarga berpengaruh positif terdahap penghindaran pajak. Penelitian ini tidak menemukan bahwa independensi dewan komisaris dalam perusahaan dapat memperlemah pengaruh positif perusahaan keluarga terhadap penghindaran pajak.

This research aims to analyze the effect of family firm on tax avoidance with independence of board of commissioner as a moderating variable. This research is using 112 manufacture firms which are listed on Indonesia Stock Exchange from 2013 2015 as sample, thus resulting 336 sample observations in total.
This research shows that family firms have significant and positive correlation with tax avoidance. This research also finds that independence of board of commissioners have no moderating effect on the effect of family firm on tax avoidance.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2017
S69491
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Faisal Akbar Ibrahimy
"Pada awal tahun 2020, suatu pandemi mulai menyebar ke seluruh dunia. Seluruh dunia merasakan dampak penyebaran tersebut. Indonesia tidak luput terkena dari penyebaran pandemi tersebut. Penyebaran yang menggunakan media udara membuat penyebaran virus cepat menyebar. Pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan yang dimaksudkan untuk memutuskan tali penyebaran pandemi dengan kebijakan seperti PSBB, PPKM dan berbagai kebijakan lainnya. Berbagai industri dan sektor ekonomi mengalami dampak langsung dari pandemi dan kebijakan pemerintah hingga mengalami penurunan laba atau kerugian. Namun, sektor telekomunikasi dapat mempertahankan tingkat labanya dan bahkan meningkatkan tingkat laba perusahaan pada saat pandemi.   Penelitian ini ditunjukan untuk melihat apakah aset pajak tangguhan dan ukuran perusahaan berpengaruh pada perusahaan telekomunikasi. Untuk mencapai tujuan dari penelitian ini, penelitian ini menggunakan pendekatan campuran yang menekankan pada sisi kuantitatifnya. Sampel perusahaan menggunakan perusahaan yang bergerak di bidang Internet Service Provider (ISP) yang terdaftar di BEI untuk periode 2017-2020. Data di dapatkan dari situs yang berjumlah total delapan perusahaan yang memenuhi kriteria. Data laporan keungan perusahaan akan diolah untuk mendapatkan komponen-komponen yang diperlukan di dalam penelitian. Aset pajak tangguhan terjadi karena adanya Book Tax Difference abnormal (BTD abnormal) atau yang dikenal juga dengan BTD tetap. Perbedaan ini terjadi karena adanya perbedaan aturan perpajakan dan akuntansi. Kedua disiplin tersebut memiliki tujuan yang berbeda hingga tidak bisa untuk menyamakan peraturan keduanya. Berdasarkan teori planned behaviour, manajemen dapat menggunakan kesempatan ini untuk memanipulasi laporan keuangan untuk bisa mendapatkan target dengan menggunakan metode akuntansi yang dapat memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan kewajiban pajak. Otoritas perpajakan pada dasarnya tidak mempermasalahkan manajemen laba apabila masih dalam peraturan pajak yang berlaku. Penggunaan metode-metode akuntansi yang dipilih oleh perusahaan tidak akan menjadi permasalahan selama masih sesuai hukum yang berlaku. Ukuran perusahaan ditentukan dengan besarnya aset tetap produksi yang dimiliki oleh perusahaan. Ukuran perusahaan merupakan salah satu indikator yang sering digunakan untuk melihat indikasi manajemen laba. Semakin besar ukuran perusahaan maka semakin besar kemungkinan adanya manajemen laba di suatu perusahaan.

In early 2020, a pandemic began to spread around the world. The whole world is feeling the impact of the spread. Indonesia has not been spared from the spread of the pandemic. The spread using air media makes the virus spread quickly. The government issued various policies intended to break the ropes of the spread of the pandemic with policies such as PSBB, PPKM and various other policies. Various industries and economic sectors have experienced the direct impact of the pandemic and government policies, resulting in decreased profits or losses. However, the telecommunications sector can maintain its profit level and even increase its corporate profit rate during the pandemic. This study is intended to see whether deferred tax assets and company size have an effect on telecommunications companies. To achieve the objectives of this study, this study uses a mixed approach that emphasizes the quantitative side. The sample companies use companies that are engaged in Internet Service Providers (ISPs) listed on the IDX for the period 2017-2020. The data was obtained from the website www.idx.com which totaled eight companies that met the criteria. The company's financial report data will be processed to obtain the components needed in the research. Deferred tax assets occur due to Book Tax Difference abnormal (abnormal BTD) or also known as fixed BTD. This difference occurs because of differences in tax and accounting rules. The two disciplines have different goals so it is impossible to equate the rules of the two. Based on the theory of planned behavior, management can use this opportunity to manipulate financial statements to get targets by using accounting methods that can maximize profits and minimize tax obligations. The tax authority basically does not have a problem with earnings management if it is still within the applicable tax regulations. The use of accounting methods chosen by the company will not be a problem as long as it is in accordance with applicable law. The size of the company is determined by the amount of production fixed assets owned by the company. Company size is one indicator that is often used to see indications of earnings management. The larger the size of the company, the greater the possibility of earnings management in a company."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Indriati Siti Pratiwi
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh CSR terhadap penghindaran pajak dan manajemen laba serta peran hubungan politik dalam memoderasi pengaruh CRS terhadap penghindaran pajak dan manajemen laba. Dengan menggunakan sampel perusahaan non keuangan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2016, penelitian ini menemukan bukti bahwa CSR berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak, manajemen laba riil, dan manajemen laba agregat. Sedangkan pengaruh CSR terhadap manajemen laba akrual tidak terbukti berpengaruh signifikan yang kemungkinan disebabkan faktor yang mempengaruhi CSR dan praktik manajemen laba akrual tidak saling berkaitan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengungkapan CSR yang lebih luas dilakukan dengan motivasi strategis yaitu untuk menutupi tindakan oportunistik serta menjaga legitimasi dan reputasi perusahaan di mata para pemangku kepentingan. Namun, untuk hubungan politik, secara umum tidak terbukti berpengaruh signifikan dalam memoderasi pengaruh CSR terhadap penghindaran pajak dan manajemen laba. Penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan kepada para pengguna laporan keuangan, khususnya investor, untuk tidak hanya menilai etika suatu perusahaan berdasarkan isi pengungkapan CSR saja, tetapi perlu juga melakukan penilaian adanya indikasi praktik tidak etis, seperti penghindaran pajak dan manajemen laba. Selain itu, pemerintah juga diharapkan dapat membuat peraturan yang memastikan bahwa isi pengungkapan yang dibuat oleh perusahaan telah sesuai dengan praktik di lapangan, bukan hanya green wash statement bagi para pemangku kepentingan.

This study aims to examine the effect of CSR towards tax avoidance and earnings management as well as the role of political connections to moderate the effect of CRS towards tax avoidance and earnings management. Using non financial firms listed on the Indonesia Stock Exchange from 2014 2016, this study finds evidence that CSR has a positive effect toward tax avoidance, real earnings management, and aggregate earnings management. While the effect of CSR towards accrual earnings management is not been proven to have a significant effect due to factors affecting CSR and accrual earnings management practices are not interrelated. The results of this study indicate that broader CSR disclosure is done with strategic motivation to cover opportunistic behaviors and maintain the legitimacy and corporate image in the eyes of the stakeholders. However, for political connections, it is generally not proven to have a significant role in moderating the effect of CSR towards tax avoidance and earnings management. This research is expected to provide input to users of financial statements, especially investors, to not only assess the ethics of a company only from the content of CSR disclosure, but also to assess the indications of unethical practices such as tax avoidance and earnings management. Besides, the government is also expected to make regulations to ensure that the content of disclosures made by the company is in line with actual practice, not just a green wash statement for stakeholders.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
T51665
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Erin Fadilah Sari
"ABSTRAK
Tesis ini bertujuan untuk menguji dampak perubahan Undang-undang Pajak
Penghasilan di tahun 2009 yang menyebabkan penurunan tarif pajak penghasilan
badan dari tarif sebesar maksimum 30% menjadi 28% di Indonesia dengan
menyelidiki apakah perusahaan melakukan manajemen laba di tahun sebelum
berlakunya tarif pajak yang baru. Analisa dilakukan dengan menggunakan data
panel yang mencakup 83 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia, yang telah mempublikasikan laporan keuangannya untuk periode 2008
sampai dengan 2010. Model dibangun dengan menggunakan analisa regresi
berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen (taxplan, net deferred
tax liabilities, earnings pressure, debt levels, and stock) terhadap variabel
dependen (discretionary accruals). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
perusahaan melakukan manajemen laba sebagai akibat perubahan tarif PPh hanya
pada tahun 2009; manajemen laba yang dilakukan oleh perusahaan dipengaruhi
oleh insentif pajak (taxplan) dan insentif non pajak (earnings pressure dan
hutang); manajemen laba tidak dipengaruhi oleh kewajiban pajak tangguhan
bersih dan persentase saham yang disetor perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia.

ABSTRACT
This research aims to examine the impact of the introduction of new income tax
law in 2009 which cause a reduction in Corporate Tax Rate from maximum 30%
to 28% in Indonesia by investigating whether the company will perform earnings
management in practices in the year preceding the new corporate tax rate. The
analyses use panel data and cover 83 companies in the manufacturing sector listed
in Indonesia Stock Exchange, which has published its financial statements for the
period from 2008 until 2010. This study construct model which use multiple
regression analysis to determine the effect of independent variables (taxplan, net
deferred tax liabilities, earnings pressure, debt levels, and stock) to the dependent
variable (discretionary accruals). The results indicate that companies make
earnings management in response to corporate tax changes only in year 2009;
earnings management performed by the firm is affected by tax incentives
(taxplan) and non-tax incentives (earnings pressure and debt); earnings
management is not influenced by net deferred tax liability and the percentage of
the total paid up shares of companies traded in Indonesia Stock Exchange."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fadil
"Studi ini merupakan hasil penelitian tentang pengaruh praktik penghindaran pajak terhadap biaya pinjaman dengan memasukkan dampak dari disahkannya peraturan anti penghindaran pajak PMK No. 169/PMK.010/2015. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa penghindaran pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap biaya pinjaman. Dengan berlaku efektifnya PMK No. 169/PMK.010/2015, menyebabkan biaya pinjaman mengalami penurunan walaupun tidak signifikan. Hal ini terjadi karena PMK No. 169/PMK.010/2015 membatasi penggunaan biaya pinjaman sebagai tax shield, sehingga risiko-risiko yang timbul akibat praktik penghindaran pajak pun berkurang.
Studi ini merupakan hasil penelitian tentang pengaruh praktik penghindaran pajak terhadap biaya pinjaman dengan memasukkan dampak dari disahkannya peraturan anti penghindaran pajak PMK No. 169/PMK.010/2015. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa penghindaran pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap biaya pinjaman. Dengan berlaku efektifnya PMK No. 169/PMK.010/2015, menyebabkan biaya pinjaman mengalami penurunan walaupun tidak signifikan. Hal ini terjadi karena PMK No. 169/PMK.010/2015 membatasi penggunaan biaya pinjaman sebagai tax shield, sehingga risiko-risiko yang timbul akibat praktik penghindaran pajak pun berkurang."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siregar, Daniel Rheza
"Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara empiris pengaruh penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan serta pengaruh kepemilikan institusional dan kepemilikan keluarga terhadap hubungan antara penghindaran pajak dan nilai perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2006 sampai 2010. Sampel dipilih dengan menggunakan metode puposive sampling dan diperoleh 126 perusahaan yang menjadi sampel. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian tidak menemukan adanya bukti bahwa penghindaran pajak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kepemilikan institusional dan kepemilikan keluarga bukan merupakan variabel pemoderasi antara penghindaran pajak dan nilai perusahaan.

The aims of this research are empirically to find out the influence of tax avoidance on the firm's value and the influence of institutional ownership and family ownership on the relation between tax avoidance and firm’s value. The population of this research are all non financial companies on the Indonesian Stock Exchange from 2006 until 2010 period. Samples are gathering using the method purposive sampling constituting 126 companies. Hypothesis is tested by the use of multiple regressions. The research is not reveals there are result that tax avoidance has not influence on firm value. Institutional ownership and family ownership are not among those moderating variables applied for tax avoidance and firm value.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>