Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 110813 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Raisha Isabel
"Gouden Griffel adalah salah satu penghargaan sastra terpenting untuk sastra anak berbahasa Belanda. Films die Nergens Draaien karya Yorick Goldewijk memenangkan Gouden Griffel pada tahun 2022. Buku ini menceritakan Cato dan petualangannya untuk dapat kembali ke masa lalu dan bertemu dengan ibunya yang sudah tiada. Sebagai gadis yang beranjak remaja, tokoh Cato menunjukkan perubahan dan dinamika di dalam kepribadiannya. Masalah penelitian ini adalah bagaimana dinamika kepribadian tokoh utama, yaitu Cato, dalam novel Films die Nergens Draaien? Penelitian ini menganalisis kepribadian tokoh Cato dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori psikoanalisis Sigmund Freud tentang id, ego, dan superego yang didukung oleh pendapat William McDougall mengenai naluri manusia. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dinamika kepribadian tokoh utama, yaitu Cato. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh Cato mengalami perubahan id menjadi ego dan id menjadi superego. Tokoh Cato cenderung untuk memenuhi id dengan ego tanpa adanya superego.

Gouden Griffel is one of the most paramount literary awards for Dutch children’s literature. Films die Nergens Draaien (2021) written by Yorick Goldewijk won the Gouden Griffel award in 2022. This book tells the story of Cato and her adventure to go back in time and meet her deceased mother. As a tween, Cato’s character shows change and dynamic in her personality. The reseach’s problem is how is the personality dynamic of the main character, Cato, in the book Films die Nergens Draaien (2021)? This research analyzes Cato’s characteristic using descriptive qualitative methods. The theory used is Sidmunds Freud’s pshycoanalysis theory about id, ego, and superego with the support of William McDougall’s theory of the human instinct. The purpose of this research is to describe the dynamic characterization of the main character, Cato. The result shows that Cato shows change of id becoming ego and id becoming superego. Cato tends to satisfy her id with ego and without superego.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Sayyid Afif Nurhidayat
"Karya sastra berupa novel dapat menampilkan gejala-gejala psikologis para tokohnya sebagai refleksi dari kehidupan individu. Gejala-gejala tersebut merupakan bentuk kepribadian yang dihasilkan dari proses kreatif pengarang. Salah satu novel yang menampilkan kepribadian tokoh-tokohnya adalah novel Brothermaker karya Wulanfadi. Dalam novel tersebut, tokoh protagonis dan antagonis digambarkan dengan kepribadian yang saling bertentangan. Berkaitan dengan hal itu, peneliti berusaha untuk mengkaji kepribadian tokoh protagonis dan antagonis dalam novel tersebut melalui pendekatan psikologi sastra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui kajian studi pustaka. Landasannya adalah teori psikologi kepribadian yang dicetuskan oleh Alfred Adler. Adler mengemukakan bahwa tingkat kesehatan psikologis individu ditentukan oleh minat sosialnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh protagonis dapat dikatakan sehat secara psikologis, sementara tokoh antagonis tidak sehat secara psikologis.

Literary works in the form of novels can portray the psychological phenomena of their characters as a reflection of individual lives. These characteristics are the result of the author's creative process and manifest as various personalities. One novel that portrays the personalities of its characters is Brothermaker by Wulanfadi. In this novel, the protagonist and antagonist are depicted with contrasting personalities. In light of this, the researcher aims to examine the personalities of the protagonist and antagonist in the novel using a literary psychological approach. The method employed is qualitative descriptive research through a literature review. The theoretical foundation is based on Alfred Adler's theory of individual psychology, which asserts that an individual's psychological well-being is determined by their social interests. The research findings indicate that the protagonist can be considered psychologically healthy, while the antagonist is psychologically unhealthy."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2023
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Mika Isriantiani
"Skripsi ini membahas karakter tokoh, khususnya faktor yang memengaruhi perubahan orientasi seksual pada tokoh gay, dan perbedaan cara pandang masyarakat Indonesia dengan Thailand terhadap kehadiran kaum gay yang terdapat di dalam novel Lelaki Terindah karya Andrei Aksana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik analisis teks. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa faktor terbesar yang dapat memengaruhi seseorang hingga dapat menjadi gay adalah melalui faktor lingkungan. Selain itu, diperoleh juga kesimpulan bahwa kaum gay lebih dapat diterima di Thailand daripada di Indonesia.

This undergraduate thesis analyzes figures character, especially factors influencing changes in sexual orientation in gay characters, and differences in perspective Indonesian and Thailand society to the presence of gays in Lelaki Terindah by Andrei Aksana. The method used in this research is descriptive method with text analysis. The result of this research found that the biggest factor affecting a person to be gay is through environmental factors. In addition, also found that the presences of gay in Thailand are more acceptable than in Indonesia."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2013
S52490
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Satrio Ramadhan
"Salah satu jenis konflik yang sering kali digunakan dalam pengaluran cerita ialah konflik batin. Konflik batin biasanya ditunjukkan melalui bentuk pertentangan yang berlangsung dalam pikiran dan perasaan tokoh. Salah satu novel yang mengandung unsur konflik batin tokoh ialah Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang karya Wisnu Suryaning Adji. Dalam tulisan ini, peneliti mengkaji berbagai bentuk konflik batin yang dialami tokoh serta menganalisis tindakan tokoh dalam menghadapi konflik batin tersebut. Peneliti mengkaji topik itu melalui pendekatan psikologi sastra. Teori yang digunakan, yaitu teori mengenai bentuk konflik batin yang digagas oleh Kurt Lewin serta teori mengenai bentuk penyelesaian konflik yang dikembangkan oleh Anna Freud. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tokoh utama mengalami berbagai bentuk konflik batin yang sebagian besar berkaitan dengan kecemasan sang tokoh dalam menentukan jalan kematian. Di dalam novel ini, terdapat dua belas kutipan yang mampu menunjukkan bentuk konflik batin yang berbeda-beda, mulai dari konflik mendekat-mendekat, konflik menjauh-menjauh, hingga konflik mendekat-menjauh. Sementara itu, berdasarkan bentuk penyelesaian konflik, dari sepuluh opsi menurut Freud, terdapat tiga cara penyelesaian yang dilakukan oleh tokoh utama untuk menyelesaikan konflik batinnya, yakni pengalihan, rasionalisasi, dan reaksi formasi.

One type of conflict that is often used in storylines is inner conflict. Inner conflict is usually shown through the form of conflict that takes place in the thoughts and feelings of the characters. One of the novels that contains elements of the character's inner conflict is Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang by Wisnu Suryaning Adji. In this paper, the researcher examines various forms of inner conflict experienced by characters and analyzes the character's actions in dealing with this inner conflict. The researcher examines the topic through a literary psychology approach. The theory used is the theory of inner conflict initiated by Kurt Lewin and the theory of conflict resolution developed by Anna Freud. The results of the study reveal that the main character experiences various forms of inner conflict, most of which are related to the character's anxiety in determining the path of death. In this novel, there are twelve quotations that are able to show different forms of inner conflict, ranging from approach-approach conflict, avoidance-avoidance conflict, to approach-avoidance conflict. Meanwhile, based on the form of conflict resolution, of the ten options according to Freud, there are three ways of resolution used by the main character to resolve his inner conflict, namely displacement, rationalization, and reaction formation."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2023
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Ciciheriyanti
"Penelitian ini berjudul ?Masalah Kejiwaan Tokoh Utama dalam Novel Shikisai wo Motanai Tazaki Tsukuru to, Kare no Junrei no Toshi karya Haruki Murakami. ?Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tokoh dan karakter tokoh, peristiwa dan latar yang digunakan Haruki Murakami untuk mendukung gambaran masalah kejiwaan tokoh utama Tazaki Tsukuru dalam peradabannya. Pendekatan yang penulis gunakan adalah pendekatan psiko-analisa Sigmund Freud dalam bukunya Civilization and Its Discontents. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu mendeskripsikan data-data yang ada, kemudian menganalisisnya sesuai dengan tujuan penelitian. Sumber data pada penelitian ini adalah novel Shikisai wo Motanai Tazaki Tsukuru to, Kare no Junrei no Toshi karya Haruki Murakami. Data penelitian berupa penggalan kalimat mengenai masalah kejiwaan yang dialami Tazaki Tsukuru dalam peradabannya: (1) kehilangan dan ketidakbahagiaan (2) kesepian dan isolasi sosial (3) cinta samudrawi yang koheren dengan teori psiko-analisa Sigmund Freud dalam bukunya Civilization and Its Discontent.

This study entitled "Psychological Problems? Protagonist in the novel Shikisai wo Motanai Tazaki Tsukuru to, Kare no Junrei no Toshi by Haruki Murakami." This study aims to examine the character, events and settings that are used by Haruki Murakami to support the description of psychological problems of Tazaki Tsukuru as a protagonist in his civilization. The approach that writer use is psycho-analytical of Sigmund Freud in his book Civilization and Its Discontents. This study used a descriptive method of analysis, which describes the existing data, then analyze it according to the research objectives. Sources of data in this study is Haruki Murakami's novel ?Shikisai wo Motanai Tazaki Tsukuru to, Kare no Junrei no Toshi.? Research data regarding the sentence fragments of mental problems experienced by Tazaki Tsukuru in civilization: (1) loss and unhappiness (2) loneliness and social isolation (3) oceanic feelings that coherent with theory of psycho-analysis by Sigmund Freud in his book Civilization and Its Discontent."
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Napitupulu, Gracia Hanna Gloria
"ABSTRAK
Artikel ini membahas mengenai hubungan antara psikologi dan sastra yang terdapat dalam cerpen Lui? karya Guy de Maupassant. Fokus pada artikel ini adalah memperlihatkan adanya unsur psikologis berupa gangguan kejiwaan yang dimiliki oleh tokoh Aku. Cerpen Lui? menceritakan keadaan tokoh utama ndash; Aku ndash; yang memiliki rasa takut berlebih yang membuatnya melakukan hal yang tidak wajar. Artikel ini menunjukkan gangguan psikologis yang dialami oleh tokoh Aku melalui analisis penokohan serta alur dan latar.

ABSTRACT
This paper discusses about the relation between psychology and literature in Lui , a short story by Guy de Maupassant. The purpose of this article is to reveal psychological elements leading to mental disorder which influenced the main character in all his actions and decisions. The short story recounts the main character rsquo s mental state who, possessed by excessive fear, caused him to do unreasonable acts. The psychological disorder of the main character is analyzed through the story rsquo s characterization, plot, and setting. "
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2018
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Sativa
"Dari beberapa karya Andersch yang bermotif pelarian, penulis memilih dua karya untuk dibahas, yaitu: Die Kirschen der Freiheit dan Sansibar oder der letzte Grund. Tokoh-tokoh kedua karya itu merencanakan suatu pelarian karena mereka tidak puas dengan keadaan yang dihadapinya. Sebenarnya perasaan tidak puas itu bersifat subjektif, karena dalam kenyataannya banyak individu yang bisa menerima situasi seperti yang dialami tokoh tanpa perasaan tak puas. Mereka dapat menyesuaikan diri dengan situasi itu dengan sepenuh hati. Tetapi tidak demikian dengan tokoh-tokoh kedua cerita yang dibahas; mereka berusaha melarikan diri dari lingkungannya diperlihatkan tokoh-tokoh melarikan diri secara fisik maupun secara kejiwaan. Dari kedua karya itu dapat dilihat keanekaragaman motivasi dan makna melarikan diri bagi tokoh-tokoh. Meskipun motivasi itu berbeda-beda pada setiap tokoh, tapi pada pokoknya tujuannya sama, yaitu mencari keadaan yang lebih baik."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1988
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Maslihah
"Kepribadian seseorang mempengaruhi bagaimana pendapat orang lain terhadap dirinya. Aspek psikologi merupakan salah satu cara dalam melihat kepribadian seseorang. Dalam karya sastra penulis menciptakan karakterisasi yang dapat dilihat dari aspek kepribadian dan aspek psikologi salah satunya adalah Sir Arthur Conan Doyle. Doyle menciptakan tokoh Sherlock Holmes yang kuat. Novel A Study in Scarlet, Doyle memperkenalkan ke dunia karakter Sherlock yang eksentrik . Terdapat dua poin pembahasan dalam jurnal ini. Pertama, karakter eksentrik Sherlock Holmes membuatnya menjadi sosok berbeda dari tokoh lain dan menempatkannya sebagai salah satu ikon detektif. Kedua, dengan karakter ekstentrik namun cerdas; Holmes sebagai karakter rekaan Doyle dapat menjadi contoh bagaimana masyarakat menerima 'orang ekstentrik'. Dengan mengkaji Holmes dari segi psikologi, jurnal ini berusaha untuk memahami dan menunjukan struktur kepribadian eksentrik yang mempengaruhi interaksi Holmes dengan tokoh-tokoh lain dalam novel A Study in Scarlet.

A person's personality influences others judgements to value that person. Psychological aspect is one tool to see the human personality. Literature deals with personality and psychological aspect of the character created by the author. Sherlock Holmes is an eccentric character in A Study in Scarlet, the first series of detective story which introduced him. The characterization of Holmes that has been attributed by the creator Sir Arthur Conan Doyle is very strong. There are two points this article attempts to discover. The first is because Holmes' eccentric personality make him a distinguish character that would be prominent among others and it becomes one of the factors establishing him as an icon in the detective story. The Second is through the characterization known with his eccentricity yet intelligence; Holmes imaginary character could be an example to see the acceptance of the society towards 'eccentric person'. Psychological approach is an attempt to have thorough understanding and pinpoint the structure of eccentric personality which affects Sherlock Holmes interaction with other characters in A Study in Scarlet novel.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2014
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Frame, Janet.
New York : G. Braziller, 1972
823 FRA d
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Siregar, Joggy Cana
"Penulisan karya ilmiah ini berisi mengenai kecemasan yang ada dalam kharakter utama. Kecemasan kharakter utama di analasis dengan menggunakan teori kecemasan Sigmun Freud. Ada 3 jenis kecemasan Sigmun Freud yang di analasis ke dalam kharakter utama di dalam novel. Dalam karya ilmiah ini juga di bahas cara kharakter utama mengatasi kecemasannya tersebut. Dia mengatasi 3 tahap kecemasannya dengan membuka diri terhadap orang-orang dan lebih percaya diri dalam mengatasi semua hal.

This scientific writings contain the anxiety that exists in the main charakter. The main charakter anxiety analyzed using anxiety theory from the theories of Sigmund Freud 39 s anxiety. There are 3 types of anxiety Sigmund Freud in analasis into the main kharakter in the novel. In this paper also discussed how the main kharakter overcome the anxiety. He overcame his anxiety 3 stages to open ourselves to the people and more confident in dealing with all matters."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>