Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 168113 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Bella Irianina
"Penelitian tentang Corporate Entrepreneurship saat ini sedang banyak dibicarakan oleh para peneliti, dimana individu/kumpulan dari individu dari organisasi yang membentuk suatu organisasi baru, dengan kata lain menganjurkan adanya inovasi dari dalam organisasi. Penelitian ini menganalisa pengaruh Corporate Enterpreneurship, HR Practice dan IT Capability terhadap kinerja perusahaan. Corporate Enterpreneurship dan kinerja perusahaan merupakan topik yang menarik dan populer dalam penelitian manajemen stratejik, tetapi fokus penelitian pada perusahaan konglongmerasi khususnya di Indonesia masih sangat sedikit terutama yang menekankan pada pentingnya HR Practice dan IT Capability di internal organisasi sebagai kesatuan yang mempengaruhi Corporate Entrepreneurship terhadap kinerja perusahaan. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kuantitatif teknik statistik SEM dengan metode PLS. Unit analisisnya adalah unit bisnis pada perusahaan konglomerasi di Indonesia. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa HR Practice dengan Corporate Entrepreneurship memiliki pengaruh yang positif, Namun berbeda dengan hal nya IT Capabilities tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Corporate Entrepreneurship. Temuan lainnya adalah Corporate Enterpreneurship berpengaruh secara signifikan terhadap Firm Performance yang memiliki arti bahwa jika Corporate enterpreneurship meningkat satu satuan unit maka Firm Performance dapat meningkat dan bersifat positif, sama hal nya dengan Dynamic Capability berpengaruh secara signifikan terhadap Firm Performance. Dalam penelitian ini, variable yang menarik adalah IT Capabilities tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Corporate Entrepreneurship, Hasil temuan ini menegaskan serta menjelaskan bahwa teknologi belum tentu selalu digunakan pada semua perusahaan, Temuan tersebut menyoroti bahwa teknologi dengan kemajuan zaman belum tentu di adaptasi oleh perusahaan, dan pengembangan teknologi baiknya sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Research on Corporate Entrepreneurship is currently being widely discussed by researchers, where individuals/groups of individuals from organizations that form a new organization, in other words advocate for innovation from within the organization. This study analyzes the influence of Corporate Entrepreneurship, HR Practice and IT Capability on company performance. Corporate Entrepreneurship and company performance are interesting and popular topics in strategic management research, but the focus of research on conglomerate companies, especially in Indonesia, is still very little, especially those that emphasize the importance of HR Practice and IT Capability in the internal organization as a unit that influences Corporate Entrepreneurship on company performance. .
This research is a quantitative study of SEM statistical techniques with the PLS method. The unit of analysis is a business unit in a conglomerate company in Indonesia. The findings of this study indicate that HR Practice with Corporate Entrepreneurship has a positive influence; however, it is different from the case that IT Capabilities do not have a significant effect on Corporate Entrepreneurship. Another finding is that Corporate Entrepreneurship has a significant effect on Firm Performance, which means that if Corporate Entrepreneurship increases by one unit, Firm Performance can increase and is positive, as is Dynamic Capability which has a significant effect on Firm Performance. In this study, the interesting variable is that IT Capabilities do not significantly influence Corporate Entrepreneurship. These findings confirm and explain that technology is not necessarily used in all companies. These findings highlight that companies and good technology development in accordance with the needs of the company do not necessarily adapt technology with the advancement of time."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Annisafira Lintang Lestari
"

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh entrepreneurial learningdan social supportterhadap entrepreneurial intentionpada mahasiswa yang telah mempelajari mata kuliah entrepreneurship di Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survei dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa dari tiga perguruan tinggi tersebut dengan total sampel sebanyak 165 responden. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda hierarkis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari entrepreneurial learning dan social support terhadap entrepreneurial intention dan dimediasi oleh theory of planned behavior yang terdiri dari attitude towards entrepreneurship,subjective norms, dan perceived behavioral control.


This study aims to determine the effect of entrepreneurial learning and social support on entrepreneurial intention in students who have studied entrepreneurship courses at Bogor Agricultural University, Bandung Institute of Technology, and University of Indonesia. The data collection technique used was a survey by distributing questionnaires with a total sample of 165 respondents. Hypothesis testing is done by using hierarchical multiple regression analysis. The results of this study indicate that there is a significant influence of entrepreneurial learning and social support on entrepreneurial intention and is mediated by the theory of planned behavior consisting of attitude towards entrepreneurship, subjective norms, and perceived behavioral control.


 

"
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dewi Sekar Ayu
"Perusahaan rintisan mengalami banyak perubahan untuk menghadapi perubahan kondisi ekonomi dan memenangkan persaingan di pasar. Kemampuan karyawan untuk beradaptasi dan meningkatkan keterampilan menjadi faktor yang penting untuk dapat mencapai kesuksesan. Penelitian ini menggabungkan faktor struktural organisasi yaitu penerapan high involvement human resource, learning culture, serta faktor pegawai social informal learning. Analisis data dilakukan terhadap 290 pegawai perusahaan rintisan di Indonesia dengan menggunakan structural equation modelling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan, pemberdayaan, pengembangan kompetensi, pembagian informasi, dan budaya yang mendukung pembelajaran mendorong munculnya pembelajaran secara sosial informal dan meningkatkan kemampuan pegawai untuk dapat beradaptasi dalam pekerjaannya. Imbalan finansial dapat menghambat pembelajaran dan mengurangi keterampilan kerja. Perusahaan rintisan dapat mengadopsi praktik untuk meningkatkan pembelajaran informal sosial, seperti pengakuan, pemberdayaan, pengembangan kompetitif, dan berbagi informasi untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar.

Startup companies undergo many changes to deal with changing economic conditions and win competition in the market. The ability of employees to adapt and improve their skills is an important factor in achieving success. This study combines organizational structural factors, namely the application of human resources with high involvement, learning culture, and employee factors, namely social informal learning. The research employed a structural equation model to analyze data obtained from 290 employees in Indonesian startups. The results of the study show that recognition, empowerment, competence development, information provision, and a culture that supports learning encourage the emergence of informal social learning and increase the ability of employees to be able to adapt in their work. Financial rewards can hinder learning and employability. Startups can apply practices to enhance social informal learning, such as recognition, empowerment, competence development and information sharing to increase their competitiveness in the marketplace."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Happy Chriesnita Sari Guna
"Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis nilai-nilai dimensi personal karyawan PT. Askrindo Cabang Jakarta Timur terkait dengan pengembangan diri dalam meningkatkan kinerjanya. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan etnografi. Permasalahan yang hendak dicari jawabannya diperoleh melalui kegiatan observasi dan wawancara mendalam dengan partisipan atau informan penelitian yang terdiri dari pimpinan dan karyawan PT. Askrindo Cabang Jakarta Timur yang berkaitan langsung dengan subjek penelitian sehingga dapat ditarik kesimpulan yang sesuai dengan kondisi sebenarnya. Penelitian menemukan bahwa terdapat kecenderungan yang sangat tinggi terhadap karakteristik orientasi hasil pada budaya PT. Askrindo. Orientasi hasil tersebut merujuk pada toleransi yang sangat tinggi yang disebabkan oleh budaya kekeluargaan yang dibawa oleh organisasi dari awal berdirinya perusahaan. Asumsi dasar yang dimiliki PT. Askrindo Cabang Jakarta Timur adalah asumsi dasar maturitas, yang identik dengan groupism sesuai dengan model Schein. Asumsi tersebut membuat PT. Askrindo Cabang Jakarta Timur menjadi nyaman dan enggan untuk melakukan pengembangan budaya di luar yang sudah digariskan oleh PT. Askrindo sebagai perusahaan pusat.

This study aims to uncover and analyze the values of the personal dimensions of employees of PT. Askrindo East Jakarta Branch Office is related to self-development in improving its performance. The research method used is qualitative analysis with an ethnographic approach. The problem to be answered is obtained through observation and in-depth interviews with participants or research informants consisting of leaders and employees of PT. Askrindo East Jakarta Branch Office which is directly related to the research subject so that conclusions can be drawn following the actual conditions. The study found that there was a very high tendency towards the characteristics of result orientation in the culture of PT. Askrindo. The result orientation refers to a very high tolerance caused by the family culture brought by the organization from the beginning of the company's establishment. The basic assumption of PT. Askrindo East Jakarta Branch Office is the basic assumption of maturity, which is identical to groupism according to Schein's model. This assumption makes PT. Askrindo East Jakarta Branch Office became comfortable and reluctant to carry out cultural development beyond what had been outlined by PT. Askrindo as the central company."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Ridwan Arif
"Disertasi ini membahas sejauh mana kemampuan manajerial dinamis (dynamic managerial capabilities) menentukan corporate entrepreneurship dan kemudian kinerja perusahaan. Seratus tiga puluh sembilan pimpinan perusahaan dan pimpinan redaksi pada kelompok Jawa Pos Group, grup perusahaan penerbit surat kabar local terbesar di Indonesia, berpartisipasi pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja kemampuan dinamis (dynamic capabilities) yang bersifat integrative dan memperluas kerangka kerja dynamic managerial capabilities yang dikembangkan oleh Adner dan Helfat (2003), serta mengakomodasi konsep manajemen sumber daya manusia (Sirmon dan Hitt, 2009; Simsek dan Heavey, 2011).
Penelitian ini mengemukakan temuan bahwa elemen dynamic managerial capabilities (managerial human capital diukur dengan menggunakan praktek manajemen talent; dan managerial cognition diukur dengan menggunakan persepsi manajer terhadap lingkungan) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap corporate entrepreneurship, dan kemudian hal tersebut mempengauhi secara positif dan signifikan kinerja perusahaan. Persepsi manajer terhadap lingkungan yang akurat memperlihakan faktor yang paling dominan untuk implementasi aktifitas antrepreneurial pada konteks industri surat kabar.
Selain itu, penerapan praktek manajemen talent yang efektif menentukan tingkat aktifitas entrepreneurial didalam perusahaan. Elemen dynamic managerial capabilities lainya yaitu managerial social capital menunjukkan pengaruh positif, namun tidak signifikan, terhadap aktifitas entreprenruial. Hal ini mengkonfirmasi bahwa social capital adalah penting untuk aktifitas entrepreneurial didalam organisasi surat kabar, namun diperlukan beberapa faktor penentu, seperti kualitas hubungan (dimensi relational dan dimensi kognitif) dan jenis hubungan. Keterbatasan penelitian ini juga teridentifikasi sebagai peluang dalam pengembangan penelitian dimasa depan.

This dissertation discusses the extent to which dynamic managerial capabilities determines corporate entrepreneurship and eventually firm’s performance. One hundred and thirty-nine CEOs and editor-in-chiefs of Jawa Pos Group, the biggest Indonesia local newspaper publishers group, participated in the study. The study demonstrates the integrative dynamic capabilities framework and shows the extension framework of Adner and Helfat’s (2003) dynamic managerial capabilities, accommodating human resources management concept (Sirmon and Hitt, 2009; Simsek and Heavey, 2011).
This study finds that elements of dynamic managerial capabilities (managerial human capital as measured by talent management practices and managerial cognition as measured by managers perception on task environment) positively and significantly affect corporate entrepreneurship, and corporate entrepreneurship in turn positively and significantly affects firm’s performance. Accurate managerial perception on task environment proved to be the most dominant factor for the implementation of entrepreneurial activities in the context of the newspaper industry.
Moreover, implementation of effective talent management practices determines level of entrepreneurial activities within a firm. Other element of dynamic managerial capabilities, managerial social capital shows positively but does not significantly affects entrepreneurial activities. The evidence confirmed that managerial social capital is necessary for the entrepreneurial activities in newspaper organization; however, some contingencies factors exist in such relationship, such as quality of relationship (relational and cognitive dimension) and type of the relationship. Limitations of the study are also identified to warrant further research.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
D-Pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hasna Fatima
"Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti secara empiris mengenai pengaruh modal intelektual terhadap kinerja perusahaan. Kinerja perusahaan pada penelitian ini diukur dengan menggunakan ukuran profitabilitas dan penilaian pasar. Sedangkan modal intelektual diukur menggunakan VAIC?. Penelitian ini menggunakan 171 observasi perusahaan farmasi dan jasa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) ada rentang waktu 2009-2010 dan memenuhi kriteriakriteria tertentu.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan dan positif dari modal intelektual terhadap profitabilitas dan nilai pasar perusahaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modal intelektual berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan farmasi dan jasa di Indonesia.

This study aims to provide empirical evidence about the impact of intellectual capital on corporate performance. Company's performance in this study is measured using profitability and market valuation. While the intellectual capital is measured using the VAIC?. The observations of this research are 171 pharmaceutical and services companies which listed in Indonesia Stock Exchange (BEI) in the period 2009-2010.
The results showed a significant and positive impact of intellectual capital on profitability and market value of the company but have a significant negative impact on company productivity. So it can be concluded that intellectual capital has a positive effect on the performance of pharmaceutical and services companies in Indonesia.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Sitorus, Ferry Rhendra Pananda Putra
"Kegiatan dalam penelitian ini adalah meneliti bagaimana proses kegiatan pengembangan sumberdaya manusia yang dilakukan di organisasi sosial. Penelitian ini penting dilakukan diantaranya adalah karena adanya kecenderungan kurangnya kegiatan pengembangan sumberdaya manusia di dalam organisasi sosial, kendala-kendala dalam ciri khas organisasi sosial, jumlah pertambahan organisasi sosial tidak sejalan dengan kemampuan dalam pengelolaannya serta pertambahan jumlah permasalahan sosial yang meningkat.
Dengan mengetahui sejauhmana proses kegiatan pengembangan sumberdaya manusia ini maka sangat membantu bagi organisasi sosial untuk menyadari pentingnya kegiatan pengembangan sumberdaya manusia di organisasi sosial, mengevaluasi proses kegiatan pengembangan itu serta memecahkan adanya ciri khas organisasi sosial yang menjadi kendala. Proses kegiatan pengembangan sumberdaya manusia ini menggunakan konsep utama Mondy dan Noe.
Dimana proses secara mendasar dalam kegiatan pengembangan sumberdaya manusia itu melibatkan 6 proses kegiatan. Keenam proses kegiatan tersebut merupakan suatu rangkaian kegiatan yang saling berhubungan yang dimulai dari proses (1) penentuan kebutuhan, (2) penentuan tujuan, (3) penentuan metode, (4) penentuan media (5) pelaksanaan dan (6) evaluasi kegiatan pengembangan sumberdaya manusia.
Pertanyaan di dalam kegiatan penelitian ini adalah: bagaimana (1) organisasi sosial menganalisis kebutuhan dalam kegiatan pengembangan sumberdaya manusia, (2) penetapan tujuan, (3) penggunaan metode kegiatan, (4) penggunaan media, (5) pelaksanaan, dan (6) evaluasi kegiatan. Metode dalam kegiatan penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.
Lokasi organisasi sosial tempat penelitian ini berada di Jakarta yakni pada Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) Pusat dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Pusat. Alasan kedua organisasi tersebut adalah karena organisasi tersebut telah berkembang lama dalam pelayanan sosial serta relatif banyak telah melakukan kegiatan pengembangan sumberdaya manusia. Jumlah informan di YKAI adalah 6 orang dan di PKBI terdapat 10 orang.
Hasil-hasil dalam kegiatan penelitian ini adalah sebagai berikut:
(1) Kegiatan pengembangan sumberdaya manusia di YKAI berada dalam Departemen Administrasi, Keuangan dan SDM. Sedangkan kegiatan pengembangan sumberdaya manusia di PKBI masih menjadi dilema, diantara Divisi Organisasi dan Manajemen serta Badan Pendidikan dan Latihan.
(2) Analisa kebutuhan pengembangan di YKAI dominan pada analisa tugas dan personal. Analisa kebutuhan pengembangan di PKBI merupakan gabungan antara analisa organisasi, tugas serta personal.
(3) Tujuan kegiatan pengembangan di YKAI diarahkan pada peningkatan kemampuan, kompetensi serta pengembangan staff. Tujuan kegiatan pengembangan di PKBI diarahkan pada peningkatan kemampuan staff.
(4) Metode kegiatan pengembangan di YKAI lebih banyak pada metode kegiatan seminar, lokakarya, kursus dan pelatihan. Metode kegiatan pengembangan di PKBI lebih banyak pada metode pelatihan, seminar, kursus, workshop dan lokakarya.
(5) Penggunaan media di YKAI adalah fasilitas internet dan menyesuaikan dengan keadaan yang ada. Penggunaan media di PKBI adalah overhead projector, microphone ataupun komputer serta menyesuaikan dengan lokasi kegiatan pengembangan.
(6) Dalam pelaksanaan di YKAI, kegiatan pengembangan sumberdaya manusia dalam penguasaan komputer dan internet lebih cepat daripada penguasaan di bidang lainnya. Terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya seperti materi yang kurang cook dan kurang mendalam. Di PKBI, pelaksanaannya lebih dirasakan manfaatnya di bagian keuangan yang umumnya menggunakan metode kursus. Pengurangan dana dari sponsor bagi organisasi PKBI mempengaruhi pemilihan metode kegiatan yang disesuaikan dengan kondisi dana organisasi tersebut.
(7) Manfaat dengan mengikuti kegiatan pengembangan sumberdaya manusia yang banyak diterima di YKAI adalah bertambahnya relasi, wawasan serta pergaulan atau teman. Manfaat yang banyak diterima di PKBI adalah mendapatkan penambahan wawasan, relasi, percaya diri, sharing dengan pihak lain, aktualisasi diri serta berbagi pengalaman."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2002
T11444
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rajagukguk, Wiliater
"Pembangunan daerah DKI Jakarta, pelaksanaannya dijabarkan ke dalam tujuh bidang pembangunan yaitu : (1) bidang ekonomi, (2) bidang kesejahteraan rakyat, pendidikan dan kebudayaan, (3) bidang agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, (4) bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, (5) bidang hukum, (6) bidang politik, aparatur pemerintah, penerangan, komunikasi, dan media massa, (7) bidang ketentraman dan ketertiban. Agar pembangunan yang direncanakan dapat dilaksanakan selaras melalui ketujuh bidang pembangunan tersebut, perlu ada pengawasannya.
Untuk mengamati secara cermat faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja sumberdaya manusia di Itwilprop DKI Jakarta dalam melaksanakan misinya digunakan metode Survey, yang penelitiannya dilaksanakan terhadap 60 orang responden yang terdiri dari tiga strata yaitu : (1) Strata 1 eselon III sebanyak 9 orang, (2) Strata II eselon IV dan V sebanyak 17 orang, (3) Strata III Non EseIon sebanyak 34 orang.
Dalam menjalankan misinya, kinerja sumberdaya manusia Itwilprop DKI Jakarta belum optimal dilaksanakan, karena ada masalah yang dihadapi dalam aspek : (a) Kepemimpinan (Leadership), (b) Kemampuan dan Motivasi Kerja Pegawai, (c) Organisasi dan Sistem Kerja dan (d) Sarana Kerja.
Berdasarkan hasil penelitian dan hasil perhitungan menurut rumus Chi Kuadrat dapat disimpulkan bahwa keempat sub variabel (aspek tersebut di atas) sebagai variabel mempunyai hubungan (korelasi) dengan peningkatan kinerja sumberdaya manusia di Itwilprop DKI Jakarta. Namun, derajat hubungan (korelasi) dirnaksud masih lemah.
Oleh karena itu, sesuai dengan pokok permasalahannya yaitu : factor-faktor yang mempengaruhi kinerja sumberdaya manusia di Itwilprop DKI Jakarta, maka disarankan keempat sub variabel bebas di atas dapat diperbaiki yaitu :
1. Untuk aspek kepemimpinan (leadership) perlu dilakukan :
a. Manajemen mutu terpadu (Total Quality Management)
b. Setiap pejabat perlu memelihara buku catatan pegawai menurut PP Nomor 10 Tahun 1979 (Daftar DP3).
c. Lebih seksama dalam penyusunan strategi yang antisipatif dan dilaksanakan konsisten.
d. Perlu ditingkatkan permbinaan mental dan rohani menurut agama dan kepercayaan pegawai.
2. Untuk aspek Kemampuan dan Motivasi, perlu dilakukan :
a. Diskusi antara Itwilprop, Biro Kepegawaian dan Badan Diklat Pegawai Propinsi DKI Jakarta serta BPKP guna memperbaiki kualitas lulusan Diktat Jabatan Struktural, Diktat Teknis Fungsional.
b. Pemberian kompensasi bagi pegawai yang berprestasi.
c. Ekspose atas temuan-temuan negatif khususnya yang merugikan Keuangan Negara.
d. Pimpinan menekankan kepada para pegawai agar bekerja dengan lebih efisien dan efektif.
3. Untuk aspek Organisasi dan Sistem Kerja, perlu dilakukan :
a. Penerapan jabatan fungsional.
b. Manajemen Mutu Terapadu (Total Quality Management).
c. Recruitment pegawai yang memenuhi syarat sebagai pengawas.
d. Rotasi pegawai berdasarkan career planning.
e. Standard audit Pemerintahan dilaksanakan secara konsekuen.
f. Sistem pengawasan/pemeriksaan di atas meja atau on the desk audit.
4. Untuk aspek Sarana Kerja, perlu dilakukan :
a. Penyediaan alat uji coba untuk memeriksa konstruksi, bangunan, jalan, dan lain-lain.
b. Pengadaan komputer menurut kebutuhan setiap unit kerja."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1998
T6507
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Akmal
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1981
S16537
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Harijogja
"Perkembangan perkonomian global memaksa BUMD DKI Jakarta, untuk mengelola bidang usahanya secara efisien, produktif, dan kompetitif, agar dapat memenangkan persaingan secara berkelanjutan (sustainable competitive advantage). Untuk itu, langkah yang ditempuh adalah pengembangan bisnis melalui penajaman visi dan strategi, dengan acuan kontrol melalui Rencana Jangka Panjang Perusahaan (Corporate Plan).
Dalam rangka menciptakan keunggulan bersaing di atas, permasalahan utama yang mendesak untuk dibenahi adalah revitalisasi SDM BUMD. Upaya restrukturisasi yang selama ini telah dilakukan Pemerintah DKI Jakarta melalui program Reinventing Government Management (REGOM) akan sia-sia jika tidak segera ditindak-lanjuti dengan pembenahan strategi agar tetap cocok (strategy fit) dengan perubahan lingkungan usaha.
Dalam studi ini, revitalisasi SDM difokuskan kepada tingkat pimpinan, karena kinerja BUMD sangat dipengaruhi oleh kemampuan pimpinan dalam merumuskan visi, misi, dan strategi dengan jelas, serta kemampuannya dalam mempersiapkan sistem dan sumberdaya secara tepat. Tujuan studi ini untuk merumuskan rekomendasi strategi revitalisasi SDM. Analisis dilakukan untuk memperoleh deskripsi kemampuan SDM di dalam memahami perubahan lingkungan eksternal, serta kemampuannya dalam merumuskan, melaksanakan, dan mengevaluasi strategi secara cepat dan tepat. Faktor yang dianalisis adalah kemampuan menentukan bisnis inti, kemampuan memanfaatkan peluang dan potensi bisnis dan kemampuan mengintegrasikan proses bisnis.
Dengan menggunakan analisis AHP, diperoleh hasil penelitian bahwa prioritas utama yang harus segera dibenahi adalah kemampuan SDM dalam melakukan terobosan. Dengan ciri birokrasi yang kuat, pengelolaan bisnis cenderung dilihat sebagai penugasan dari atas. Deskripsi ini cukup kontroversial, mengingat menurut pandangan pembina masalahnya justru terletak pada kemampuan pengelola yang dianggap kurang dalam menajamkan bisnis inti, khususnya di antara BUMD sejenis, sehingga secara teoritis sebaiknya di-merger saja.
Rekomendasi dari peneliti adalah bahwa arah revitalisasi sebaiknya dimulai dari pengembangan kemampuan SDM untuk membuat terobosan sehingga lebih leluasa merumuskan pelayanan. Rekomendasi ini sangat mungkin untuk meningkatkan "peran bisnis" BUMD DKI Jakarta menghadapi situasi perdagangan bebas."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1998
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>