Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 170445 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Elfitria Wiratmani
"Setiap perusahaan (organisasi) berusaha menjaga keberlangsungan, peningkatan dan pengembangan usahanya. Persaingan ketat yang terjadi saat ini meyebabkan perusahaan harus memilih strategi tertentu untuk bersaing di pasar, baik pasar domestik maupun pasar internasional. Salah satu strategi yang berfokus pada jaminan mutu sistem mutu adalah standar ISO 9001. Standar ini mensyaratkan suatu organisasi mendokumentasikan sistem mutu dengan cara tertentu, sehingga manajemen dan pegawai dapat mengerti, menerima dan memakainya.
Pedoman perusahaan untuk mencapai sasarannya di masa mendatang adalah misi dan misinya. Visi merupakan pedoman jangka panjang, sedangkan misi menyangkut ruang lingkup kegiatan bisnis yang dijalankan perusahaan. Usaha perusahaan mencapai cita-cita tersebut yang telah dijalankan sampai saat ini merupakan kinerja perusahaan. Dengan demikian salah satu indikator keunggulan perusahaan dapat dilihat dari kinerjanya. Kondisi ini menyebabkan strategi yang diterapkan perusahaan seyogyanya dapat meningkatkan kinerja perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil dari penerapan ISO 9001 terhadap peningkatan kinerja organisasi. Penelitian ini merupakan studi kasus pada PT. Pacific Prestress Indonesia yang telah menerapkan ISO 9001 untuk produk spun pile sejak tahun 2002. Hasilnya menunjukkan kinerja organisasi yang dibentuk oleh indikator proses production process yang terdiri dari sub indikator perbaikan waktu produksi dan kesesuaian terhadap spesifikasi produk. Setelah penerapan ISO 9001 hasilnya menunjukkan adanya sedikit peningkatan pada sub indikator perbaikan waktu produksi dengan menilai output per menit yang dihasilkannya. Sedangkan pada sub indikator kesesuaian terhadap spesifikasi produk tidak menunjukkan adanya peningkatan, untuk produk reject justru lebih besar ditemukan setelah penerapan ISO 9001. Dengan demikian penerapan ISO 9001 pada PT. Pacific Prestress Indonesia untuk produk spun pile dikatakan belum bisa meningkatkan kinerja perusahaan.

Every company (organization) always attempts to increase and develop their business. In the high competitiveness atmosphere recently, they have to choose the certain strategy to compete into domestic and international market. A strategy, which is focused to ensure quality system, is ISO 9001 Standard. This standard requires an organization to document its quality system in such away that management and employee can understand, accept and use it.
The company's guidance to reach their purposes is dependent on their vision and mission. The vision is a kind of long guidance while the mission is the scope of the business activities. The goals, which have been obtained by now, are company's performance and it is one of company ability indicator. Based on this condition, a chosen implemented strategy should increase the company's performance.
This research objective is to evaluate of ISO 9001 implementation to organization performance. The research is a case study at PT. Pacific Prestress Indonesia which ISO 9001 has been implemented for spun pile product since 2002. The outcome shows production process indicator, which is contained of improvement of production time and improvement in product specifications, formed performance. The result after ISO 9001 implementation determined not much increase in improvement of production time, on the other hand there is much declining in product reject for improvement in product specifications. Based on this reason, the ISO 9001 implementation in Pacific Prestress Indonesia has not given an increment performance yet.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2003
T14715
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Andrian Pramudianto
"Penelitian terdahulu menyatakan bahwa terdapat hubungan dan pengaruh yang signifikan antara budaya organisasi terhadap kinerja serta teknologi informasi terhadap kinerja perusahaan. Kebanyakan penelitian sekarang lebih melihat pada kemampuan organisasi dalam mengatur dan mengelola sumber daya yang dimilikinya dimana yang menjadi fenomena adalah budaya organisasi dan teknologi informasi yang diterapkan masih belum diteliti lebih lanjut. Adanya kontradiksi penelitian terdahulu dan fenomena tersebut di atas, maka penelitian ini memotivasi untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan penerapan teknologi informasi terhadap kinerja personil.
Tujuan penelitian tesis ini untuk mengetahui pengaruh dari budaya organisasi dan penerapan teknologi informasi, terhadap Kinerja Personil Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya. Untuk melihat seberapa besar pengaruh dari budaya organisasi dan penerapan teknologi informasi, terhadap Kinerja Personil Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, digunakan metode penelitian kausal komparatif. Data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan dua variabel bebas dan satu variabel tidak bebas. Ketiga varibel bebas tersebut adalah budaya organisasi (X1) dan teknologi informasi (X2). Sedangkan variabel tidak bebas adalah kinerja personil (Y) dengan obyek yang diteliti sebanyak 100 orang. Pengujian kualitas data yang digunakan adalah uji reliabilitas dan validitas serta uji normalitas, sementara uji hubungan dengan menggunakan chi square. Pengolahan semua data menggunakan SPSS ver 13.

Prior research stated that there are relationship and effect between information technology and personnel performance, corporate culture and personnel performance,. Most studies have overlooked at the organization's ability to organize and manage its resources is a phenomenon in which the culture of the organization and information technology applied has not been studied further. Research gap motivated to examine the effects of corporate culture and application of information technology relatedness on personnel performance.
The research objective of this thesis to investigate the influence of organizational culture and the application of information technology, the Personnel Performance Sub Regident Jakarta Police Traffic Directorate. To see how big the influence of organizational culture and the application of information technology, the Personnel Performance Sub Regident Jakarta Police Traffic Directorate, used a causal comparative research methods. The data used are primary data using two independent variables and the dependent variable. The third independent variable is organizational culture (X1) and information technology (X2). While the dependent variable is the performance of personnel (Y) with the object under study as many as 100 people. Testing the quality of data used and the reliability and validity testing normality test, while the test of the relationship by using chi square. Processing all data using SPSS ver 13.
"
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Danistya Smara Putri
"Laporan magang ini membahas evaluasi atas kesesuaian antara teori eksekusi dan pemantauan strategi organisasi dengan praktik riil yang dijalankan oleh PT Konsultan di dalam pendampingan proses setup organisasi Klien. Lingkup pembahasan meliputi eksekusi strategi organisasi, khususnya eksekusi crash program, pemantauan atas eksekusi strategi organisasi, efektivitas tim proyek dan stakeholder management tim proyek. Penulis melakukan evaluasi dengan membandingankan kerangka evaluasi, yaitu teori yang telah dipelajari pada mata kuliah Pengantar Manajemen, Pengantar Manajemen Operasi, Struktur, Proses, dan Perilaku Organisasi, Strategi dan Manajemen Kinerja Organisasi, serta beberapa referensi relevan lain, dengan pengalaman penulis selama menjalani magang pada proyek Klien di PT Konsultan. Melalui analisis yang dilakukan, penulis menemukan bahwa praktik PT Konsultan, walau agak berbeda dengan teori, memiliki esensi yang sama dengan kerangka evaluasi.

This internship report discusses the evaluation of the suitability of the theory of execution and monitoring of organizational strategy with the real practice carried out by PT Konsultan in assisting Klien’s organizational setup process. The scope of discussion includes the execution of organizational strategy, particularly the crash program execution, monitoring of organizational strategy execution, project team effectiveness and project team stakeholder management. The author evaluates by comparing the evaluation framework, namely the theory that has been studied in Introduction to Management, Introduction to Operations Management, Structure, Process and Organizational Behavior, Strategy and Organizational Performance Management courses, as well as several other relevant references, with the author's experience of interning in Klien project at PT Konsultan. Through the analysis carried out, the author found that PT Konsultan's practice, although somewhat different from theory, has the same essence as the evaluation framework."
Depok: Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Alifiulahtin Utaminingsih
"buku ini membahas tentang kepercayaan dan komitmen pada organisasi dan tentang keterkaitan berbagai aspek yang mempengaruhi perilaku individu terhadap organisasi."
Malang: UB Press, 2014
302.35 ALI p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Supriady Marjimi
"ABSTRAK
Organisasi bersifat abstrak dan berinteraksi dengan lingkungannya. Organisasi Rumah Sakit Islam Jakarta mempunyai beberapa permasalahan yang berkaitan dengan pencapaian tujuan organisasi seperti peningkatan mutu, keseimbangan antara fungsi nirlaba dan fungsi cost recovery, dan terwujudnya kapasitas 600 tempat tidur di tahun 2000. Untuk mendapatkan gambaran permasalahan secara tepat, maka elemen-elemen organisasi diamati secara terpadu melalui analisa faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika proses internal organisasi, yaitu pengukuran dan pengkajian terhadap rancangan jabatan dalam organisasi dan pengukuran dan pengkajian terhadap kelompok kerja atau unit dalam organisasi, untuk kemudian diteliti perannya dalam mencapai tujuan, sasaran dan organisasi. Analisa ini didasarkan pada kerangka teori Organization Assessment yang. dikembangkan oleh Van de Ven dan Ferry.
Dari hasil pengolahan data statistik dan analisa hasil pengolahan data terdapat sepuluh faktor utama yang paling berpengaruh terhadap tercapainya tujuan, sasaran dan misi organisasi, yaitu profesionalisme, standarisasi, discretion, incentive, loyalitas, ketergantungan, teknologi, spesialisasi, kesulitan/keragaman tubas dan koordinasi. Masing-masing faktor mempunyai nilai Contingency Coefficient 0,5 atau lebih. Faktor-faktor ini mencerminkan gambaran secara umum kondisi organisasi Rumah Sakit Islam Jakarta kini yang terus berupaya untuk berkembang melalui berbagai program peningkatan sarana dan prasarana, dan program restrukturisasi dan reorganisasi. Disamping itu, kesepuluh faktor ini perlu mendapat perhatian dalam pengembangan organisasi di masa datang."
1997
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Eka Firmansyah
"Hal mendasar dari penelitian integrasi teknologi dan literatur kinerja bisnis bahwa integrasi teknologi merupakan pendorong kinerja organisasi. Namun, hal itu dapat dikaitkan dengan kinerja yang lebih tinggi jika disertai dengan perubahan organisasi. Makalah ini berfokus pada mediasi kemampuan absorpsi organisasi dan analisis dampaknya pada hubungan antara integrasi teknologi, perbaikan rutinitas organisasi dan kinerja organisasi di perusahaan perbankan. Kemampuan absorpsi organisasi mengukur kemampuan organisasi untuk menyelesaikan proses pembelajaran. Dimana upaya belajar biasanya terkait dengan integrasi, karena merupakan teknologi yang kompleks.
Untuk mengatasi kompleksitas integrasi teknologi, dalam implementasi biasanya ditambah dan disertai dengan upaya integrasi yang berkesinambungan dari data dan aplikasi. Dalam studi ini, akan dibahas mengenai mengeksplorasi pengaruh dari integrasi teknologi pada kinerja bisnis baik melalui kemampuan absorpsi, dan perbaikan rutinitas organisasi. Penelitian ini berhipotesis bahwa kemampuan absorpsi memiliki peran mediasi antara integrasi teknologi, perbaikan rutinitas dan kinerja organisasi.
Model penelitian yang diusulkan diuji dengan data yang disurvei dari cabang-cabang salah satu Bank di Indonesia, di mana bisnis pembiayaan perumahan merupakan bisnis terbesar mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya serap organisasi memiliki efek mediasi dengan variabel perbaikan rutinitas tidak signifikan mempengaruhi kinerja.

It fundamentally of the research literature technology integration and business performance that technology integration is driving organizational performance. However, it could be attributed with higher performance when accompanied by organizational change. This paper focuses on mediation absorptive capacity the organization and analysis of its impact on the relationship between technology integration, improvement of organizational routines and organizational performance in corporate banking. The ability of the organization to measure the absorption ability of the organization to complete the learning process. Where the learning effort usually associated with integration, as it is a complex technology.
To address the complexity of technology integration, and in implementing usually added with the continuous efforts of integration of data and applications. This study, will be discussed on exploring the influence of technology integration on business performance through both absorptive capacity, and improvement of organizational routines. This study hypothesized that the absorptive capacity has a mediating role between the integration of technology, improvement of organizational routines and organizational performance.
The proposed research model is tested with survey data from one of the branches of the Bank in Indonesia, where the business of housing finance is their biggest business. The results showed that organizational absorptive capacity has mediating effects with routine repairs variables did not significantly affect performance.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T39186
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Khaidir Arifin
"Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara kepercayaan terhadap organisasi dan perilaku kerja inovatif pada konteks industri kreatif di Indonesia. Dengan kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian Indonesia, industri kreatif perlu untuk dikembangkan. Salah satu hal yang sangat penting bagi industri kreatif adalah inovasi yang dilakukan oleh karyawannya. Sampel pada penelitian ini adalah karyawan PT. X yang merupakan salah satu perusahaan yang termasuk ke dalam sub-sektor industri kreatif di Indonesia. Terdapat 395 responden dalam penelitian ini.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan alat ukur Innovative Work Behavior Scale dari Janssen (2000) dan Organizational Trust Inventory dari Cummings dan Bromiley (1995b). Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Pearson Product Moment, Independent Sample T-Test, dan One Way Anova.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan terhadap organisasi danperilaku kerja inovatif pada PT. X (r = .060). Namun, pada penelitian ini ditemukan perbedaan mean yang signifikan antara faktor-faktor demografis dari perilaku kerja inovatif yakni jenis kelamin, tingkat pendidikan, level jabatan, dan departemen.

This study was conducted to examine the relationship between organizational trust and innovative work behavior in the context of creative industry.With a considerable contribution to the Indonesian economy, creative industries need to be developed. One thing that is very important for the creative industry are innovations made by employees. Samples in this study are employees of PT. X which is one of the companies that belong to the sub-sectors of the creative industries in Indonesia. There were 395 respondents in this study.
This research is a quantitative research that using measuring devices Innovative Work Behavior Scale from Janssen (2000) and Organizational Trust Inventory from Cummings and Bromiley (1995b). The analysis technique used in this study is the Pearson Product Moment, Independent Sample T-Test, and One Way Anova.
Results from this study indicate that there is no significant relationship between organizational trust and innovative behavior at work in PT. X (r = .060). However, this study found significant differences in the mean between demographic factors of the innovative work behavior that is gender, education level, job level and department.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2015
S60463
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
A.A. Anwar Prabu Mangkunegara
Bandung: Revika Aditama, 2005
658.3 ANW p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Ivancevich, John M.
Jakarta: Erlangga, 2006
658.4 IVA p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Bandung: Refika Aditama, 2020
302.35 PER
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>