Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 204211 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Ody Tegar Permana
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi anggaran, asimetri informasi, tekanan anggaran, dan komitmen organisasi terhadap senjangan anggaran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh instansi pemerintahan di Kabupaten Banyumas. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode sensus. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah senjangan anggaran, sedangkan variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah partisipasi anggaran, asimetri informasi, tekanan anggaran, dan komitmen organisasi. Data yang telah dikumpulkan melalui isian kuesioner, selanjutnya diolah dengan bantuan software SPSS. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda disimpulkan bahwa partisipasi anggaran, asimetri informasi, dan komitmen organisasi berpengaruh terhadap senjangan anggaran sedangkan tekanan anggaran tidak berpengaruh. Hasil penelitian ini semakin melengkapi penelitian-penelitian sebelumnya di bidang akuntansi manajemen khususnya di lingkup penganggaran."
Tangerang: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Terbuka, 2017
330 JOMUT 13:2 (2017)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Hauwtan, Pegeen
"Penelitian ini bertujuan untuk menentukan intrinsic value dan perkiraan harga yang tepat untuk membeli dan menjual saham PT PP London Sumatra Indonesia, Tbk. Hal tersebut untuk analisis fundamental dilakukan dengan top-down analysis, yang diawali dengan analisis ekonomi makro, analisis industri perusahaan dan yang terakhir analisis perusahaan itu sendiri, untuk menilai bagaimana kinerja perusahaan dan prospeknya di masa depan. Data-data yang dipergunakan untuk melakukan analisis ini antara lain laporan tahunan perusahaan selama tahun 2005-2009, dan data keadaan industri saat ini.
Hasil dari analisa ini menunjukkan bahwa nilai intrinsik dari saham PT PP London Sumatra Indonesia, Tbk undervalued terhadap nilai wajar. Hal tersebut diperkuat analisis teknikal dengan menggunakan fibonnaci retracement dan fibonnaci extention. Dengan hasil perhitungan analisis fundamental dan teknikal tersebut, maka disarankan investor untuk melakukan buy untuk saham tersebut pada level harga Rp.7500,00 dan menjual kembali pada level harga Rp.9.224,00.

This study was aimed to determine the intrinsic value and estimate the right price to buy and sell shares of PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. It is used for fundamental analysis whish is done using top-down analysis, which begins with macroeconomic analysis, company's industry analysis and the analysis of the company itself, to assess the performance of the company and its prospects in the future. The data used for this analysis include the company's annual report for the year 2005-2009, and data of current industry conditions.
The results of this analysis indicate that the intrinsic value of the shares of PT PP London Sumatra Indonesia Tbk is undervalued against the fair value. This is reinforced by using technical analysis, specifically Fibonacci retracement and Fibonacci extensions analysis. With the calculation of fundamental and technical analysis, the recommended price level for investors to buy the stock is at Rp.7,500.00 and to sell it back at the price level of Rp.9.224.00.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2010
T28208
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Yulius Kurnia Susanto
"ABSTRAK
The research examines the intensity of market competition and budget emphasis on the relationship between budgetary participation and slack. Forty four managers from hotel industry in Jakarta had participated in the research. The collecting data employed used a questionnaire survey via electronic-mail. Data were analyzed using a two-way analysis of variance. The results showed that the relationship between budgetary participation and slack were dependent on the intensity of market competition and budget emphasis. Under low levels of the intensity of market competition, budgetary participation had a positive effect on budgetary slack, but under high levels it had a negative effect. The higher budget emphasis, the more
positive was the relationship between budgetary participation and slack."
[Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti;Fakultas Ekonomi UI;Fakultas Ekonomi UI, Fakultas Ekonomi UI], 2009
J-pdf
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Sirait, Fransiska Desiani
"Penelitian ini bertujuan untuk menentukan intrinsic value dari saham PT PP London Sumatra Indonesia, Tbk. Hal tersebut dilakukan dengan melakukan analisis fundamental yakni top-down analysis, yang diawali dengan analisis ekonomi makro, analisis industri perusahaan dan yang terakhir analisis perusahaan itu sendiri, untuk menilai bagaimana kinerja perusahaan dan prospeknya di masa depan. Data-data yang dipergunakan untuk melakukan analisis ini antara lain laporan tahunan perusahaan selama 2003-2007, dan data keadaan industri saat ini. Hasil dari analisa ini menunjukkan bahwa nilai intrinsik dari harga saham PT London Sumatra Indonesia, Tbk undervalued maka disarankan untuk investor melakukan buy atau hold untuk saham tersebut.

The objective of this thesis is to determine the intrinsic stock value of PT London Sumatera Indonesia Tbk. The method used in this thesis is top-down fundamental analysis, started with macro economy analysis, follow by industry analysis and internal analysis to predict the performance and prospect of the company in the future. The datas used are financial report from 2003-2007, and the latest information about this industry. The result suggest that the stock value of PT London Sumatera is undervalue and investors should take buy or hold position for this stock."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T26423
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Inne Rahayuningdiah
"Tantangan utama seorang business leader adalah berambisi mencapai banyak tujuan pada saat yang bersamaan. Permasalahannya adalah perusahaan dapat lebih profitable, tetapi tidak bertumbuh dalam penjualan. Yang diperhatikan adalah bagaimana cara agar kedua tujuan tersebut tercapai. Dari tujuan-tujuan yang saling bertentangan, menurut Dodd dan Favaro (2006) terdapat tiga tensions yang utama yaitu: profitability vs. growth, short term vs. long term dan whole vs. parts. Agar tujuan yang saling bertentangan tersebut dapat dicapai secara bersamaan, maka perlu adanya pengendalian tension dalam perusahaan. Batting Average dapat digunakan sebagai tool untuk mengendalikan tensions tersebut. Dengan menggunakan batting average dapat diukur seberapa sering perusahaan dapat mencapai tujuan yang saling bertentangan dalam kurun waktu tertentu. Semakin tinggi batting average perusahaan menunjukkan bahwa perusahaan dapat mengendalikan tension yang ada dalam perusahaan dengan baik. Lebih lanjut Dodd dan Favaro (2006) menyatakan bahwa semakin tinggi batting average perusahaan, maka semakin tinggi Total Shareholder Returns (TSR) perusahaan yang merupakan tujuan utama suatu bisnis yaitu meningkatkan kekayaan pemiliknya. Karya akhir ini merupakan riset replikasi dari penelitian yang dilakukan oleh Dodd dan Favaro (2006) dalam karya tulisnya yang bertopik: "Managing the Right Tension". Studi dalam karya akhir ini dilakukan di Indonesia dengan menggunakan sample salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit nasional (PT. PP London Sumatra Tbk), dan akan dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan kelapa sawit nasional lainnya (PT. Astra Agro Lestari Tbk. dan PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk).
Berdasarkan studi ini, sample salah satu perkebunan kelapa sawit nasional PT. PP London Sumatra Tbk memiliki batting average yang secara umum lebih rendah dibandingkan dengan pesaingnya dalam insdustri yang sama. Tension utama yang perlu diperhatikan (lead tension) yang dihadapi perusahaan adalah today vs. tomorrow tensions. Lebih lanjut ditemukan bahwa faktor utama dalam short term vs. long term tension perusahaan adalah perusahaan semakin sulit untuk mencapai target pendapatan tanpa harus menunda investasi. Lonsum cenderung berfokus pada long term performance yang mengakibatkan short term performance sulit dicapai. Untuk dapat meningkatkan batting average perusahaan, Lonsum disarankan untuk berfokus pada common bond dari today vs tomorrow tensions yaitu sustainable earnings agar kinerja jangka panjang dan kinerja jangka pendek dapat dicapai secara bersamaan. Keunggulan Lonsum dalam hal mutu dan penyediaan produk merupakan competitive advantage yang dapat memberikan sustainable earnings bagi perusahaan. Secara umum business model perusahaan dapat dikaji ulang agar tercapai sustainable earnings bagi Lonsum. Studi ini juga mendukung hipotesis dari Dodd dan Favaro (2006) bahwa batting average memiliki korelasi yang positif dengan economic profit over time, dan batting average mempunyai hubungan yang positif dengan Total Shareholder Returns (TSR). Jadi dapat disimpulkan bahwa pengendalian tensions dengan menggunakan batting average dapat dijadikan tool dalam meningkatkan Total Shareholder Returns (TSR) dan kesuksesan perusahaan yang berkelanjutan (sustainability)."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T23045
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Manurung, Mirvan Julian
"Akuisisi merupakan salah satu topik dalam Corporate Finance. Ada beberapa rasionalisasi bagi perusahaan untuk melakukan akuisisi seperti menerima keuntungan dari perusahaan target yang undervalued, diversifikasi dan penyebaran risiko, mencapai sinergi keuangan, menggabungkan kekuatan fungsional dan mempertahankan pertumbuhan tinggi perusahaan. Pada tanggal 28^ Mei 2007, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. mengusulkan akuisisi PT. Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk. (Lonsum). Bagian utama dari akuisisi adalah penilaian perusahaan target. Valuasi mencoba menemukan nilai riil perusahaan dan harga sahamnya. Tesis ini bertujuan untuk mengetahui nilai sebenarnya dari Lonsum sebagai target firm saat diakuisisi oleh Indofood. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah discounted cash flow, free cash flow to the firm model (FCFF).
Penelitian ini juga menggunakan analisis fundamental dan analisis lingkungan industri untuk mengumpulkan informasi sebagai Nilai Lonsum yang dihasilkan dari penelitian untuk tiga skenario pertumbuhan perusahaan adalah sebagai berikut : Rp. 6.434,50 per saham untuk pertumbuhan optimis, Rp. 4.309,20 per saham untuk skenario moderat dan Rp. 3.569,32 per saham untuk skenario pesimis. Nilai ekspektasi saham berdasarkan probabilitas masing-masing skenario adalah Rp. 4.724,82 per saham. Valuasi tersebut menunjukkan bahwa harga penawaran akuisisi sebesar Rp. 6.500 per saham memang harga yang overvalued. Alasan menawarkan harga yang dinilai terlalu tinggi dapat bervariasi dari nilai sinergi yang dicapai hingga antisipasi tindakan pertahanan dan penghapusan saingan dalam akuisisi. Namun alasan-alasan tersebut tidak dikaji lebih lanjut dalam tesis ini
Acquisition is one of the topic in Corporate Finance. There are several rationalizations for a firm to do an acquisition such as receiving gains from an undervalued target firm, diversification and spreading risks, achie^hng financial synergy, combining functional strengths and maintaining firm's high growth. On 28^ May 2007, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. proposed an acquisition of PT. Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk. (Lonsum).
The main part from an acquisition is the valuation of target firm. The valuation tried to find a real value of the firm and the price of its stocks. This thesis' purpose is to find the real value of Lonsum as target firm when acquired by Indofood. The method that is used in this study is discounted cash flow, free cash flow to the firm model (FCFF).
The study also used fundamental analysis and analysis of industiy environment to gathered information as The value of Lonsum resulted from the study for the three scenarios of firm's growth are as follow : Rp. 6.434,50 per stock for optimistic growth, Rp. 4.309,20 per stock for moderate scenario and Rp. 3.569,32 per stock for pessimistic scenario. The expected value of the stock based on the probability of each scenario is Rp. 4.724,82 per stock. The valuation showed that the offer price of acquisition of Rp. 6.500 per stock is indeed an overvalued price. The reasons of offering an overvalued price may varied from the value of synergy achieved to the anticipation of defense action and elimination of rivals in acquisition. However, these reasons is not studied further in this thesis.
"
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T-Pdf
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Vitta Dumasari Hendy
"Dengan semakin ketatnya persaingan industri sebagai implikasi dari keadaan ekonomi yang semangkin berkembang, menyebabkan semakin besar ruang lingkup kegiatan suatu perusahaan. Keadaan ini mengakibatkan pimpinan perusahaan tidak mampu lagi untuk mengendalikan secara langsung kegiatan operasionalnya. Oleh karena itu sangat diperlukan adanya pelaksanaan manajemen audit yang biasanya dilakukan oleh pemeriksa intern dalam rangka mencapai tujuan organisasi/perusahaan secara optimal. Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan dua metode penelitian, yaitu studi lapangan dan studi kepustakaan. Studi lapangan dilakukan dengan meneliti aspek-aspek keuangan, khususnya anggota yang dimiliki oleh perusahaan PT ABC Indonesia; mulai dari penyusunan sampai dengan hasil pelaksanaan dari anggota. Sedangkan penelitian studi kepustakaan dilakukan melalui telaah kepustakaan dengan mempelajari bahan-bahan bacaan yang ada di buku-buku, artikel-artikel, surat kabar dan majalah. Pelaksanaan manajemen audit atas anggota perusahaan, berdasarkan atas wewenang dan tanggung jawab yang dimiliki oleh komite pemeriksa dibentuk oleh Company Management Accountant. Survei pendahuluan merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam melaksanakan manajemen audit pada anggaran PT ABC Indonesia. Setelah survei pendahuluan dilakukan, kemudian disusunlah memoranda survei yang akan menentukan perlunya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap objek yang akan diaudit. Selanjutnya dibuatlah suatu program audit, kemudian dilaksanakan kerja lapangan. Berdasarkan pelaksanaan kerja lapangan tadi, ditemukanlah kelemahankelemahan yang ada di perusahaan. Selanjutnya dihasilkan laporan pemeriksaan yang menyajikan hasil temuan pemeriksaan, diuraikan secara jelas dan sederhana, didukung dengan kesimpulan dan bukti-bukti yang relevan dan akurat, serta diusulkan rekomendasi-rekomendasi perbaikan yang diperlukan yang akan segera dilaporkan kepada Company Management Accountant. Peranan manajemen audit terhadap pelaksanaan pengendalian anggaran pada PT ABC Indonesia sangatlah besar. Karena sangat membantu manajemen perusahaan dalam memaksimalkan tercapainya tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan sesuai yang diharapkan. Namun disamping itu masih ditemukan adanya kelemahan dalam perusahaan ini. Saran-saran yang dikemukakan untuk memperbaiki pelaksanaan manajemen audit dalam mendukung tercapainya pengendalian manajemen melalui anggaran pada perusahaan ini adalah: Sebaiknya dalam stuktur organisasi/bagan organisasi dilukiskan adanya kedudukan yang tepat dari pemeriksaan intern dalam perusahaan yang memiliki kekuatan dan pengaruh penuh, dengan dibentuknya departemen manajemen audit. Sebaiknya laporan aktual atas anggaran yang disusun juga mencerminkan seberapa jauh setiap bagian atau sub-sub unit yang ada dalam perusahan telah mencapai targetnya sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. Perlu ditingkatkan adanya pemberian penghargaan atau insentif bagi karyawan yang telah menghasilkan kinerja yang menguntungkan bagi perusahaan."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1995
S19065
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Suprayogi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T25374
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Daissy Erdianthy
"Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi senjangan anggaran, mendapatkan bukti empiris mengenai faktor-faktor apa yang mempengaruhi probilitas terjadinya senjangan anggaran, dan menggunakan model prediksi senjangan anggaran tersebut untuk pengujian model hipotesis. Model hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah determinan potensi senjangan anggaran dan pengaruh potensi senjangan anggara terhadap kinerja pemerintah baik secara langsung maupun melalui sistem akuntabilitas, serta apakah perubahan anggaran mempengaruhi kinerja pemerintah baik secara langsung maupun tidak langsung melalui potensi senjangan anggaran atau melalui potensi senjangan anggaran dan system akuntabilitas. Unit analisis penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia yang memiliki data lengkap dengan tahun pengamatan 2008-2012.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model prediksi senjangan anggaran fit secara statistic dan dapat digunakan sebagai model untuk memprediksi senjangan anggaran pemerintah, meskipun variable asset quality tidak terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap probabilitas terjadinya senjangan anggaran. Model prediksi senjangan anggaran digunakan sebagai ukuran senjangan anggaran di dalam model pengujian hipotesis, dimana ukuran tersebut menggambarkan besarnya potensi senjangan anggaran. Model prediksi tersebut juga digunakan untuk memilah pemda mana yang terdapat indikasi melakukan senjangan anggaran dan yang tidak. Di dalam model pengujian hipotesis, hanya pemda yang terindikasi melakukan senjangan anggaran yang diuji. Peran Kepala Daerah di Dalam Senjangan Anggaran, Kualitas Auditor Intern, dan Tekanan Akuntabilitas terbukti menjadi faktorfaktor yang mempengaruhi terjadinya senjangan anggaran. Senjangan anggaran terbukti berpengaruh negative terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintah baik secara langsung maupun melalui sistem akuntabilitas. Perubahan anggaran terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja pemerintah secara langsung. Pengaruh perubahan anggaran terhadap kinerja pemerintah melalui senjangan anggaran maupun melalui senjangan anggaran dan system akuntabilitas terbukti berpengaruh positif dan signifikan.
Hasil ini menunjukkan pentingnya meminimalisir senjangan anggaran dengan mengimplementasikan anggaran berbasis kinerja (ABK) dengan benar sehingga akan meningkatkan keandalan sistem akuntabilitas pemda dan berdampak terhadap tingginya kinerja penyelenggaraan pemerintahnya. Perubahan anggaran yang lebih realistis dan didukung informasi kinerja dan keuangan terkini sangat penting untuk menekan senjangan anggaran dan meningkatkan kinerja pemerintah.

These research objectives are to build a predictive model of budgetary slack, obtain an empirical evidence of factors that affect the probability of budgetary slack occurence, and utilize the predictive model for hypothesis testing. Hypothesis that tested in this study are: potential budgetary slack determinants and the effect of potential budgetary slack to government performance, either directly or through accountability system, as well as to examine the effect of budget revisions to government performance, either directly or indirectly through potential budgetary slack or through potential budgetary slack and accountability system. Sample units of this study is the county/city governments in Indonesia, which has complete observed data for the period of 2008 to 2012.
The results showed that the model is statistically fit and can be used to predict government budgetary slack, though quality asset variable is not proven significantly affect probability of budgetary slack occurence. Predictive model of budgetary slack is used to measure budgetary slack in hypothesis testing model, which portray the magnitude of budgetary slack. The model is used to sort out local government which have a budgetary slack indication. In hypothesis testing, only local government that have budgetary slack that will be tested. Role of Regional Head in conducting budgetary slack, Internal Auditor Quality and Accountability Pressure are proved to be the factors that influence the occurrence of budgetary slack. Budgetary slack proved to have negative impact on government performance both partially and through accountability system. Budget revisions also proved to have positive impact on government performancedirectly. The effect of budget revisions to government performance through budgetary slack and through budgetary slack and accountability system is proved to be significantly positive.
This result shows the importance of minimizing the budgetary slack by implementing performancebased budgeting correctly so that it will enhance the reliability of local government accountability system and improve government performance. More realistic budget revisions which supported by an updated financial and performance information are very important to suppress the budgetary slack and improve government performance.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
D2221
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>