Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 105442 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Adimas Kusumo Priyanto
"Struktur perkerasan jalan yang digunakan di Indonesia umumnya menggunakan struktur perkerasan lentur atau menggunakan bahan beton aspal. Kualitas campuran aspal beton sangat tergantung kepada proses pembuatan, kualitas, dan komposisi campuran aspal panas. Kemampuan dan kualitas campuran aspal dapat ditingkatkan melalui penambahan aditif ke dalam aspal. Salah satu bahan aditif pada aspal modifikasi adalah karet yang terkandung dalam serbuk ban bekas. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis karakteristik campuran aspal panas modifikasi dibandingkan dengan campuran aspal murni melalui uji Indirect Tensile Strength Test dan Marshall Test.
Gradasi agregat menggunakan gradasi agregat senjang (gap graded). Pencampuran material antara agregat dengan bitumen aspal modifikasi dilakukan pada temperatur 150°C dan pemadatan dilakukan pada temperatur 120°C. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan bitumen aspal modifikasi pada campuran menghasilkan kemampuan menahan beban yang lebih tinggi dibandingkan dengan campuran dengan bitumen aspal murni pada campuran dengan persentase kadar aspal 6,5% dilihat dari nilai Modulus Resilien hasil pengujian Indirect Tensile Strength dan Stabilitas hasil pengujian Marshall.

Pavement structure used in Indonesia mostly use flexible pavement sturcure. The quality of asphalt concrete highly depends on the manufacturing process, quality, and composition of hotmix asphalt. Ability and quality of asphalt mixtures can be improved by the addition of additives to the asphalt. One of additives can be used in modified asphalt is scrapped rubber tire. This study was performed to analize the characteristics of modified hotmix asphalt compared with purely hotmix asphalt through Indirect Tensile Strength Test and Marshall Test.
Gap gradation aggregate is used. The mixing process between aggregates and modified asphalt bituminous was carried out at 150°C and the compaction is done at 120°C degree. The results showed the use of modified asphalt bituminous in the asphalt hot mixture produce ability to hold higher loads compare to purely hotmix asphalt mixtures the percentage of 6,5%, proven from the value of Resilient Modulus. of Indirect Tensile Strength Test and Stability the result of Marshall Test.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
S57911
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Eva Azhra Latifa
"Tesis ini membahas pengaruh temperatur dan pembebanan terhadap sifat mekanis beton aspal campuran panas gradasi agregat menerus AC-WC dan senjang HRS. Dilakukan pengujian menggunakan Umatta serta Wheel Tracking Device. Data diolah dengan faktorial desain analisis.
Kesimpulan: Kedua macam gradasi, variasi temperatur serta pembebanan berpengaruh signifikan terhadap regangan tarik, tegangan tarik, modulus resilien, stabilitas dinamis, nilai serta laju deformasi permanen dalam merespon variasi pembebanan dan temperatur, namun HRS lebih kuat dari AC-WC.

This thesis discusses the temperature and loading's influence on the hot mix asphaltic concrete's mechanical properties AC-WC dense graded and the HRS aggregate's gap. The test is done using UMATTA and Wheel Tracking Device. The data is analyzed using factorial design analysis.
Conclusions: Both kinds of gradation, temperature and loading variation have significant effect on strain tensile, tensile strength, modulus resilient, dynamic stability, the rate of permanent deformation and deformation value. Both types of aggregate gradation show the same pattern and tendency to respond the loading and temperature variation, but HRS is stronger.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
T30802
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Napitupulu, Fernando
"Perkerasan jalan harus dapat memberikan kenyamanan kepada para pengguna jalan, berupa kondisi jalan yang baik sehingga tidak ada gangguan pada saat berkendara. Kerusakan pada badan jalan dapat mengurangi level of service dari jalan tersebut. Pada saat ini, terdapat banyak sekali kasus kerusakan jalan faktor penyebab kerusakan jalan ini ada bermacam-macam, di antaranya beban yang berlebih, kesalahan pada saat pengerjaan, juga akibat adanya genangan air pada badan jalan.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mempelajari pengaruh yang diberikan oleh air hujan terhadap konstruksi perkerasan lentur, khususnya pada Lapis Aspal Beton (Laston) tipe IV. Metode yang digunakan adalah dengan studi literatur dan pengujian di laboratorium. Kondisi perkerasan yang terendam disimulasikan dengan merendam benda uji di dalam air hujan dengan variasi waktu rendaman 15 menit, 30 menit, 60 menit, 120 menit, 360 menit dan diberikan repetisi beban statis sebagai pengganti beban lalu lintas. Beban yang digunakan diberikan batasan sebesar 20% dari nilai stabilitas dengan kadar aspal optimum tanpa direndam dalam waterbath.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran aspal jenis Laston tipe IV, setelah direndam dan dibebani pada saat yang bersamaan, mengalami penurunan kualitas dari stabilitas awal sebesar 3342,57 kg, kelelehan 3,5 mm, dan MQ 964,70 kg/mm. Semakin lama proses pembebanan dan perendaman, maka penurunan kinerja campuran aspal akan semakin besar. Untuk waktu pembebanan yang singkat, pembebanan statis berulang menyebabkan campuran aspal mengalami pemadatan yang berakibat nilai kelelehan menjadi lebih kecil dan nilai MQ menjadi lebih besar. Untuk waktu pembebanan terendam yang lebih lama, stabilitas campuran aspal menjadi semakin kecil, dan sampel menjadi semakin lentur yang ditandai dengan nilai MQ yang semakin kecil dan kelelehan semakin besar. Perubahan terjadi secara fluktuatif yang membentuk pola menurun dengan nilai kinerja terendah terjadi pada waktu rendaman 360 menit, yaitu stabilitas menurun sebesar 33,99 %, kelelehan menurun sebesar 13,57 %, dan MQ menurun sebesar 23,16 %.

Road paving should give comfortability to its user, such as good road condition to prevent disturbance in riding condition. Damage on road pavement can decrease its level of service from the road itself. At this moment there are many cases of road damage with many causes, such as overweight, unappropriate construction proccess, and rainwater effects.
This research has been done in order to study the influence caused by the rainwater to flexible pavement construction, especially to Type IV Asphalt Concrete. Literature study and laboratory testing are used as the method of this research. Soaked paving condition is simulated by soaking the material in the rainwater with soaking time variation of 15, 30, 60 120, 360 minutes and it was been given repetitive static load as substitute of the traffic load. The load has been given a standard of 20 % from the maximum stability value of designed asphalt concrete without being soaked in waterbath.
The result shown that the type IV asphalt concrete, after being soaked and loaded at the same time, is having a decreasing quality from the initial stability value of 3342,57 kg, 3,5 mm flow, and initial MQ of 964,70 kg/mm. The longer the sample is being soaked and loaded simultaniously, the worse degradation happened. On short loading period, such as in 15 minutes test period, the repetitive static load cause the asphalt concrete become more dense. It causes the stability value decrease 7,09%, flow decrease 40,71%, and MQ decrease 78,2%. In the longer test period, stability value become lower, and the asphalt concrete become more flexible that can be seen in the degradation of flow and MQ value. The performance of asphalt concrete is decreasing fluctuately with the trend moving downward until the lowest value happened in 360 test period, with stability decrease 33,99%, flow decrease 13,57%, and MQ decrease 23,16%.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2009
S50497
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Raddy R. Lukman
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1994
S34443
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anto Medianto
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1995
S34491
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Purwadi Nugroho
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2009
S50469
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
"Quality of asphalts mixing in construction work as road povement material, on site was ejected by
many factors. One of that is temperature when act of cramming periode. For having od one force
material with good quality, controlling to act of cramming temperature was handel since the mix out from
mixing plane (AMP) until spreading period and force density on site. Temperature dicease in spreading
and density periode. Exactly will result quality and ashpalt mix will decrease. To getting know about
temperatur density on ashpalt posed Therefore in this research made laboratorium experiment where is
density temperature variable star from 140°C decrease until 70°C with interval decreasing 10° C
temperature. Result of observation in laboratorium experiment. Show that force density temperature
below 124,5"C resulting technical attitudes that is not foraging. For those is suggested that forces density
temperature is around 124,5°C - 140°C.
"
Jurnal Teknologi, 15 (2) Juni 2001 : 157-165, 2001
JUTE-15-2-Jun2001-157
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Madi Hermadi
[Place of publication not identified]: Jurnal Jalan dan Jembatan,
JJJ 23 (1-3) 2006
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>