Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 191663 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Almaniera Athaya Lovita Zahra
"ASI eksklusif sebagai sumber nutrisi utama yang dibutuhkan untuk bayi baru lahir dalam perkembangan dan pertumbuhannya. Pemberian ASI eksklusif pada bayi dengan ibu yang terkonfirmasi Covid 19 mengalami hambatan yang disebabkan prosedur rawat pisah dan terapi antiviral yang diberikan. Kondisi demikian dapat menimbulkan permasalahan dalam menyusui khususnya terkait produksi ASI seperti pengaruh kondisi kesehatan fisik yang terpapar Covid 19, stress yang dirasakan, dan frekuensi ASI yang diberikan berdampak pada ASI yang dikeluarkan sedikit, payudara terasa penuh, bengkak, serta nyeri. Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis hasil intervensi yang berfokus untuk meningkatkan stimulus produksi ASI melalui kompres hangat dan masase payudara pada Ny. S postpartum isolasi ruang rawat inap Covid 19, RSUI. Hasil dari evaluasi intervensi menunjukkan dampak positif dengan peningkatan produksi ASI pada ibu dan pengosongan payudara menjadi maksimal sehingga dapat meningkatkan rasa nyaman, serta secara tidak langsung mengurangi rasa khawatir ibu terkait ketidakcukupan ASI dalam pemenuhan nutrisi bayi dan risiko komplikasi yang muncul. Berdasarkan manfaat yang diperoleh dapat dirasakan langsung oleh pasien, diharapkan asuhan keperawatan secara mandiri mampu dilakukan dan ditingkatkan dalam memberikan stimulus peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui.

Exclusive breastfeeding is the main nutrition for newborns for their development and growth. Exclusive breastfeeding for infants with mothers who are confirmed to have COVID-19 can be affected due to the separation procedures and antiviral regimen. This conditions can cause problems in breastfeeding, especially related to breast milk production, such as the influence of physical health conditions exposed to Covid 19, the stress felt, and the frequency of breast milk given which has an impact on the amount of milk that is secreted, breasts feel full, swollen, and painful. This case study aims to analyze the results of an intervention that focuses on increasing the stimulation of breast milk production through warm compresses and breast massage on Ny. S postpartum isolation of the Covid 19 . The results of the intervention evaluation showed a positive impact by increasing the mother's milk production and maximal emptying of the breast so that it could increase comfort, and indirectly reduce the mother's worry regarding insufficient breast milk in fulfilling infant nutrition and the risk of complications that arise. Based on the benefits obtained can be felt directly by the patient, it is hoped that independent nursing care can be carried out and improved in providing a stimulus to increase milk production for breastfeeding mothers."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2021
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia , 2008
612.664 BED
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
"Walaupun telah diketahui begitu banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan
memberikan ASI, namun ada beberapa hal yang menyebabkan seorang ibu tidak
bisa memberikan ASI kepada bayinya dan memberikan susu formula untuk bayinya.
Latar belakang keluarga antara lain meliputi tingkat pendidikan, profesi atau
pekerjaan, serta pendapatan keluarga sangat berpengaruh terhadap pemilihan susu
formula untuk bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk engetahui hubungan
karakteristik keluarga yang meliputi pendidikan ibu, pekerjaan ibu, dan pendapatan
keluarga dengan penggunaan susu formula di Kota Tasikmalaya. Penelitian
menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah
ibu yang mempunyai balita di wilayah kota Tasikmalaya dengan Sampel diambil
dengan cara quota sampling sebanyak 200 balita. Analisis bivariat menggunakan uji
statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden
tidak bekerja (78,0%), sebagian besar responden berpendidikan di bawah SMA yaitu
sebesar 62,5%, setengah (50%) pendapatan keluarga responden masuk dalam
kategori sedang dan sebagian besar (78,5%) responden menggunakan susu
formula. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa karakteristik keluarga yang terbukti
merupakan faktor risiko penggunaan susu formula adalah pendidikan, pekerjaan dan
pendapatan dengan kategori tinggi dan rendah serta karakteristik keluarga yang
tidak terbukti merupakan faktor risiko adalah pendapatan responden dengan kategori
sedang dan rendah. Penelitian ini menyarankan untuk meningkan promosi
pemberian asi eksklusif.
"
610 JKKI 6:1 (2010)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Fitri Wahyuni
"The incidence of infections in preterm infants is still quite high. In this study, oral care with human breast milk was implemented in risk preterm infants as a precaution. The study was conducted using a quasi-experimental method with a non- equivalent control group and posttest only design in 40 risk preterm infants. The participants were divided into two groups of 20. The data were analyzed using independent t-test and a Wilcoxon test. The results show that this intervention has an effect on the incidence of late-onset sepsis in preterm infants. The effect is based on symptoms: body temperature instability (p = 0.021), C-reactive protein (p = 0.006), and leukocytes (p = 0.020) all indicated differences between the two groups. It is recommended that this practice be adopted as a routine therapy program in perinatology."
Jakarta: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2020
610 UI-JKI 23:1 (2020)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
cover
Silvy Tamara Winata
"ABSTRAK
Pemberian ASI Eksklusif di DKI Jakarta masih perlu di promosikan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi terutama selama pandemi Covid-19. Faktor yang memengaruhi ibu postpartum dalam menyusui  diantaranya adalah nyeri saat menyusui serta perasaan kurangnya produksi ASI yang dapat menyebabkan  ibu berhenti menyusui.  Tujuan dari penulisan ini adalah  untuk menganalisis asuhan keperawatan pada Ibu postpartum guna meningkatkan pemberian ASI selama pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah case study pada pasien puskesmas Kecamatan Ciracas yang mengalami nyeri payudara dan perasaan ASI kurang. Salah satu intervensi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan memberikan therapeutic breast massage (TBM). Hasil evaluasi penerapan intervensi TBM menunjukan penurunan nyeri saat menyusui dan peningkatan kepercayaan diri klien dalam melanjutkan pemberian ASI secara eksklusif. Direkomendasikan pemberian  Intervensi   TBM pada ibu menyusui untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi selama masa pandemi.

ABSTRACT
Exclusive breastfeeding in DKI Jakarta still needs to be promoted to improve the welfare of mothers and babies during the Covid-19 pandemic. There are many factors that influence the ability of postpartum mothers in breastfeeding such as breast pain and lack of breast milk, which if not given proper intervention, will cause the mother to stop their breastfeeding and replace it with formula milk. The purpose of this paper is to analyze the nursing care of postpartum mothers in order to increase their breastfeeding practice during the Covid-19 pandemic. This research used a case study research metode and held in one of the Ciracas subdistrict health center. The participant is a patient who experienced breast pain and lack of breast milk. One of the interventions used to overcome those problems was by providing therapeutic breast massage (TBM). After doing the intervention, the application of TBM interventions could decrease breast pain and increase patient confidence. Therefore, TBM interventions could be given to breastfeeding mothers to improve the welfare of mothers and babies during this pandemic."
2020
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Irma Widyasari
"Nyeri payudara dan puting payudara merupakan salah satu keluhan ibu menyusui yang paling sering dan merupakan penyebab utama sehingga ibu tidak dapat memenuhi durasi menyusui dari target dalam menyusui dan berhenti menyusui lebih awal. Faktor yang mempengaruhi nyeri selama menyusui terdiri dari faktor biologis yang diakibatkan dari infeksi dan faktor anatomi yang diakibakan dari masalah posisi dan pelekatan saat menyusui, masalah anatomi bayi, dan bentuk atau ukuran puting yang tidak normal. Intervensi digunakan untuk mengatasi nyeri pada daerah payudara adalah melakukan terapi kompres dengan lidah buaya (Aloe Vera). Intervensi yang diberikan dilakukan pada selama 30 menit sehari dua kali yaitu pada pagi dan sore. Karya tulis ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada ibu postpartum yang mengalami nyeri pada daerah payudara selama menyusui dengan penerapan terapi kompres lidah buaya (Aloe Vera). Karya ilmiah ini menggunakan metode case study pada satu pasien di wilayah Puskesmas Pancoran Mas. Evaluasi dari intervensi didapatkan adanya penurunan skala nyeri dari sedang menjadi ringan dengan menggunakan Numeric Rating Scale dan pasien merasa lebih nyaman. Keterbatasan dari penelitian ini adalah intervensi yang diberikan baru diterapkan pada satu pasien.

Breast and nipple pain is one of the most frequent complaints of breastfeeding mothers and is the main cause so that mothers cannot meet the breastfeeding duration of the target in breastfeeding and stop breastfeeding early. Factors that affect pain during breastfeeding consist of biological factors resulting from infection and anatomical factors resulting from position and attachment problems while breastfeeding, infant anatomy problems, and abnormal nipple shape or size. The intervention used to treat pain in the breast area is to apply compress therapy with aloe vera (Aloe Vera). The intervention was given for 30 minutes twice a day, in the morning and evening. This paper aims to analyze nursing care for postpartum mothers who experience pain in the breast area during breastfeeding with the application of aloe vera (Aloe Vera) compress therapy. This scientific work uses the case study method on one patient in the Pancoran Mas Health Center area. Evaluation of the intervention found that there was a decrease in the pain scale from moderate to mild using the Numeric Rating Scale and the patient felt more comfortable. The limitation of this study is that the intervention was only applied to one patient. Keywords: Aloe Vera, compress, pain, postpartum"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Regina Vidya Trias Novita
"Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan payudara pada ibu post partum dengan kompres kol dan RPS (reverse pressure softening) yang disebut Paket "Bunda Ceria". Desain penelitian ini quasi experiment pre dan post test, menggunakan quota sampling dengan 68 responden. Penelitian dibantu 2 kolektor data dari setiap rumah sakit. Validitas dan reliabilitas pengumpul data telah melakukan interreter reliability diperoleh uji kappa yang signifikan. Data dianalisa menggunakan independent sampel t-test dan chi square. Pada kelompok intervensi dan kontrol dilakukan intervensi selama 3 hari mengukur skala nyeri dan pembengkakan payudara dengan Humenick & Hill scale, hasil ada perbedaan yang signifikan skala nyeri dan pembengkakan setelah intervensi (p value 0.000; α 0.05). Evaluasi 7 hari menilai produksi ASI, hasil tidak ada perbedaan produksi ASI pada kedua kelompok (p value 0.32). Intervensi Paket "Bunda Ceria" lebih efektif menurunkan nyeri daripada intervensi rumah sakit (p value 0.000; α 0.05).

This study aims to reduce pain and swelling of the breast with cabbage compresses way and RPS (reverse pressure softening) called the package "Mother Cheers". The study design using a quasi experiment pre post test using a quota sampling by 68 respondents. The research was aided by 2 collectors data from each hospital. Validity and reliability of data collectors have done interreter reliability and obtained a significant kappa test. Data were analyzed using independent sample t-test and chi square. In the intervention group and the control intervention for 3 days is a scale measuring pain and swelling of the breast using Humenick & Hill scale. The result was there are significant differences on a scale of pain and swelling after intervention (p value 0000; α 0.05). Evaluation 7 days later to assess milk production there was no difference in milk production both of groups (p value 0:32). Intervention Packages "Mother Cheers" can reduce pain of the breast, than hospital (p value 0.000; α 0.05)."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2011
T-Pdf
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>