Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 171597 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Hardinasta Perdana
"Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mempelajari pengaruh ESG Score terhadap return resilience dan tingkat volatilitas saham perusahaan di India sebelum dan selama pandemi Covid-19; serta (2) mengidentifikasi faktor ESG yang memiliki pengaruh terbesar terhadap return resilience. Penelitian ini menggunakan data panel berdasarkan ESG Combined Score yang diperoleh dari Refinitiv Eikon dengan periode sebelum pandemi Covid-19 (April 2018-Februari 2020) dan periode saat pendemi Covid-19 (Maret 2020-Maret 2021). Penelitian ini menggunakan range-based volatility sebagai ukuran volatilitas dan Fama-French 3 Factor sebagai variabel kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG Score tidak berpengaruh terhadap return resilience. Hal ini mengindikasikan bahwa ESG Score yang menjadi gambaran pengukuran sustainable investing belum mampu menopang tingkat imbal hasil saham, khususnya dalam menghadapi market crash. Disamping itu, ESG Score berpengaruh negatif pada tingkat volatilitas harga saham. Ditemukan juga bahwa faktor sosial merupakan komponen ESG yang paling berpengaruh terhadap return resilience di masa sebelum dan saat pandemi Covid-19.

The study aims to: (1) investigate the effect of ESG Score on return resilience and volatility of individual stocks in India before and during the Covid-19 pandemic, and (2) identify which ESG factors have the greatest influence on return resilience in India. This study used panel data where the ESG Score used is ESG Combined Score obtained from Refinitiv Eikon with the period before the Covid-19 pandemic ( April 2018 to February 2020) and during the Covid-19 outbreak (March 2020 to March 2021). The study also measures volatility using a range-based volatility and Fama-French 3 Factor as control variables. The results show that ESG Score has no effect on abnormal return. This indicates that the ESG Score has not been able to sustain the company's ability to maintain return especially during the market crash. Besides, the ESG Score is negatively associatied with stock price volatility. In addition, this research also finds that social factors is the ESG component that affects return resilience before and during the Covid- 19 pandemic."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhamad Daffa Mauldine
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) terhadap profitabilitas, nilai perusahaan, dan biaya modal perusahaan yang terdaftar di Indonesia. Data dikumpulkan dari sampel 34 perusahaan publik di Indonesia periode 2015 – 2019 lengkap dengan skor gabungan ESG dan skor pilar individu – lingkungan, sosial, dan tata kelola – masing-masing perusahaan dari Thomson Reuters Refinitiv Eikon Datastream. Penelitian ini menggunakan balanced panel data dan metode regresi data panel, dengan teknik estimasi random effect model yang ditemukan paling cocok untuk setiap model pada penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa skor gabungan ESG berpengaruh negatif terhadap profitabilitas perusahaan (ROE) secara signifikan. Namun, skor gabungan ESG tidak secara signifikan mempengaruhi nilai perusahaan (Tobin's Q) dan biaya modal (weighted average cost of capital, WACC). Selain itu, skor secara individual, hanya faktor tata kelola ESG yang signifikan namun negatif dalam mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Sedangkan faktor individu ESG tidak ada yang signifikan dengan nilai perusahaan serta biaya modal dalam penelitian ini.

This study aimed to examine the effect of environmental, social, and governance (ESG) factors on profitability, firm value, and cost of capital of Indonesian listed firms. The data is collected from a sample of 34 publicly listed companies in Indonesia during 2015 – 2019 along with each firm’s complete ESG combined score and individual pillar score – environmental, social, and governance – from Thomson Reuters Refinitiv Eikon Datastream. This study utilized balanced panel data and panel data regression, with the random effect model estimation techniques best fitted for the proposed research models. The study found that ESG combined score negatively affects firm’s profitability (i.e., ROE) significantly. However, the ESG combined score didn’t significantly affect firm’s value (i.e., Tobin’s Q) and cost of capital (weighted average cost of capital, WACC). Moreover, individually, only the governance factor of ESG is significant yet negative in influencing the profitability of a company. Whereas none of the individual factors of ESG is significant with firm value as well as cost of capital in this study.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Alfreza Hanin Shafira
"Laporan magang ini membahas evaluasi pelaksanaan Enviromental, Social, and Governance (ESG) dalam upaya peningkatan ESG rating PT HSR oleh KAP SVT. PT HSR adalah sebuah perusahaan pengembang real estate di Indonesia yang sedang berfokus untuk meningkatkan kinerja ESG-nya berdasarkan persyaratan dari lembaga rating Sustainalytics dan MSCI. Dalam proses peningkatan ESG rating PT HSR, KAP SVT melakukan gap analysis antara kinerja aktual PT HSR dengan persyaratan yang ditetapkan oleh Sustainalytics dan MSCI untuk mengidentifikasi dan merekomendasikan hal yang perlu ditingkatkan oleh PT HSR dalam inisiatif ESG-nya. Dalam laporan magang ini, evaluasi dilakukan berdasarkan teori yang mencakup Standar ESG dan persyaratan-persyaratan ESG dari lembaga rating Sustainalytics dan MSCI. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, prosedur gap analysis yang dilakukan oleh KAP SVT dalam upaya meningkatkan ESG rating PT HSR sudah sesuai dengan standar ESG dan persyaratan dari lembaga rating Sustainalytics dan MSCI. Dalam laporan magang ini, penulis juga membahasa refleksi diri atas pengalaman magang di KAP SVT, dengan membahas keterampilan soft skills dan hard skills yang diperoleh dan menguraikan kelebihan dan kekurangan penulis yang terkait dengan penerapan teori dari bangku kuliah ke dunia kerja, manajemen waktu, proses adaptasi di lingkungan kerja baru, dan penerapan gaya hidup berkelanjutan.

This internship report discusses the evaluation of the implementation of Environmental, Social, and Governance (ESG) in an effort to improve PT HSR's ESG rating by KAP SVT. PT HSR is a real estate development company in Indonesia focusing on enhancing its ESG performance based on indicators from the rating agencies Sustainalytics and MSCI. In the process of improving PT HSR's ESG rating, KAP SVT conducted a gap analysis between PT HSR's actual performance and the indicators set by Sustainalytics and MSCI to identify and recommend areas for improvement in PT HSR's ESG initiatives. In this internship report, the evaluation is based on theories encompassing ESG Standards and ESG indicators from the rating agencies Sustainalytics and MSCI. Based on the evaluation conducted, the gap analysis procedure carried out by KAP SVT to enhance PT HSR's ESG rating is in accordance with the ESG standards and indicators from the rating agencies Sustainalytics and MSCI. In this internship report, the author also reflects on their internship experience at KAP SVT, discussing the soft skills and hard skills acquired, and outlining the author's strengths and weaknesses related to the application of academic theory to the workplace, time management, adaptation to a new work environment, and the adoption of a sustainable lifestyle."
Depok: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Pande Putu Khrisna Ariyudha
"Setelah pandemi Covid-19, orientasi terhadap keberlanjutan menjadi semakin penting untuk memastikan kelangsungan dan pertumbuhan perusahaan. Apakah kriteria lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG) memengaruhi risiko dan tingkat pengembalian portofolio investasi adalah pertanyaan yang semakin sering diperdebatkan. Artikel-artikel terbaru dalam penelitian keuangan menunjukkan bahwa saham-saham dari perusahaan berkinerja ESG baik memiliki kinerja yang relatif lebih baik selama periode krisis sehingga ESG diklaim berfungsi sebagai "equity vaccine" bagi para investor. Studi ini menyelidiki dampak kinerja ESG dan fleksibilitas finansial terhadap kinerja saham perusahaan. Peneliti menguji hipotesis dalam ruang lingkup ASEAN-5 dengan cara menilai hubungan antara ESG dan fleksibilitas finansial terhadap resiliensi korporasi dalam proksi kecepatan pemulihan harga saham selama krisis Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi dengan data cross section. Dalam sampel 142 perusahaan yang memiliki nilai ESG di 5 negara yang terdiri dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Singapura, peneliti menemukan bahwa perusahaan dengan peringkat ESG yang tinggi mampu memulihkan harga saham lebih cepat selama masa krisis. Peneliti juga mendokumentasikan bahwa tingkat aset likuid yang lebih tinggi pada periode pra-Covid tidak dapat membantu perusahaan untuk menyerap eksternalitas Covid-19 lebih baik dibanding perusahaan lain. Temuan ini berkontribusi pada perdebatan teoritis dan empiris tentang peran kinerja ESG dan fleksibilitas finansial sebagai sumber ketahanan perusahaan terhadap guncangan yang tidak terduga.

Following the Covid-19 outbreak, orientation toward sustainability is critical in ensuring firm survival and growth. Whether incorporating environmental, social, and corporate governance (ESG) criteria affects the risk and return of investment portfolios is a much-debated question. Recent articles in financial research suggest that the stocks of substantial ESG firms may perform relatively well during crisis periods and thus serve as an "equity vaccine" for investors. This study investigates ESG ratings and financial flexibility's impact on the companies' stock performance. We test these hypotheses in the ASEAN-5 setting by assessing the relation between ESG and financial flexibility to stock price resilience in terms of time to recovery during the Covid-19 crisis. The method used in this study is a cross-sectional data regression analysis. In a sample of 142 stocks in 5 countries consisting of Indonesia, Malaysia, Thailand, Philippines, and Singapore, we find that firms with higher ESG ratings had a better stock market performance during Covid-19 pandemic. They tend to recover faster to achieve their lowest price before 2020. We also document that higher levels of liquid assets in the pre-Covid period can not help firm to perform and absorb the Covid-19 externalities better than other firms. These findings contribute to the theoretical and empirical debate on the role of sustainability and financial flexibility as a source of corporate resilience to unexpected shocks."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ides Ade Septara
"COVID-19 menciptakan dampak yang besar terhadap perekonomian dunia sehingga dibutuhkan sebuah faktor yang dapat menjaga kestabilan kondisi ekonomi global dimana salah satunya adalah kinerja keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja keberlanjutan terhadap kinerja keuangan perusahaan dan peran kinerja keberlanjutan dalam memoderasi pengaruh pandemi COVID-19 ke kinerja keuangan perusahaan. Kinerja keberlanjutan diukur menggunakan skor ESG dan kinerja keuangan perusahaan diukur menggunakan Return On Assets (ROA). Sampel yang menjadi objek penelitian adalah negara ASEAN-5 yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina untuk periode 2018 – 2021. Metode yang digunakan adalah menggunakan uji regresi dengan data panel. Hasil pengujian menunjukan bahwa pandemi COVID-19 berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, kinerja keberlanjutan terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan khususnya pilar lingkungan dan sosial. Kinerja keberlanjutan tidak terbukti memoderasi pengaruh COVID-19 terhadap kinerja keuangan perusahaan.

COVID-19 has created a significant impact on the world economy, thus requiring a factor that can maintain the stability of the global economic conditions, one of which is sustainability performance. This research aims to examine the effect of sustainability performance on the financial performance of companies and the role of sustainability performance in moderating the impact of the COVID-19 pandemic on the financial performance of companies. Sustainability performance is measured using ESG scores and the financial performance of companies is measured using Return On Assets (ROA). The sample that is the object of research is the ASEAN- 5 countries, namely Indonesia, Malaysia, Singapore, Thailand, and the Philippines for the period 2018-2021. The method used is using panel data regression. The results of the test show that the COVID-19 pandemic has a negative effect on the financial performance of companies. In addition, sustainability performance is proven to have a positive effect on the financial performance of companies, particularly in the environmental and social pillars. Sustainability performance is not proven to moderate the effect of COVID-19 on the financial performance of companies."
Depok: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Williem
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh skor ESG tinggi yang dimiliki perusahaan terhadap performa saham perusahaan yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia saat pandemi Covid-19 tepatnya sejak kasus Covid-19 muncul di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020 hingga akhir pandemi Covid-19 pada 21 Juni 2023. Performa saham yang diukur pada penelitian ini terdiri dari imbal hasil saham dan volatilitas imbal hasil saham perusahaan terbuka sebanyak 77 perusahaan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Jenis data yang digunakan bersifat cross-section dan time series sehingga pengelolaannya menggunakan salah satu teknik dari regresi panel data yaitu random effect model. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif antara skor ESG tinggi yang dimiliki perusahaan terhadap volatilitas imbal hasil saham perusahaan, tetapi tidak terdapat pengaruh antara skor ESG tinggi yang dimiliki perusahaan terhadap imbal hasil saham perusahaan yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia saat pandemi Covid-19.

This study aims to analyze the effect of the company's high ESG score on the stock performance of companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the Covid-19 pandemic, precisely since the Covid-19 case appeared in Indonesia on 2 March 2020 until the end of the Covid-19 pandemic on 21 June 2023. The stock performance measured in this study consists of stock returns and volatility of stock returns of 77 listed companies as a sample in this study. The type of data used is a cross-section and time series, so the method used is a technique of panel data regression, namely the random effect model. The results of this study indicate that there is a negative influence between the high ESG score owned by the company on the volatility of the company's stock returns, but there is no influence between the high ESG score owned by the company on the stock returns of companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the Covid-19 pandemic."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Trivanie Sherly Elona
"Angka kematian neonatus yang tinggi dengan jumlah 19 per 1000 kelahiran hidup masih menjadi masalah di Indonesia. Cara persalinan dan evaluasi kondisi awal kehidupan bayi melalui Apgar score merupakan hal yang sangat penting untuk peningkatan pelayanan, dan kualitas kesehatan ibu dan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proporsi melahirkan pervaginam dan perabdominal dan mengetahui hubungan cara persalinan dengan Apgar score neonatus. Desain penelitian adalah studi potong lintang (cross-sectional) dengan data sekunder dari rekam medik pasien melahirkan di rumah sakit Cipto Mangunkusumo pada tahun 2011 (n=2238). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persalinan perabdominal lebih sering dilakukan (54,4%) daripada persalinan pervaginam (45,5%). Apgar score menit pertama yang baik sebanyak 88,7%, dan buruk sebanyak 11,3%. Hampir seluruh Apgar score menit kelima (96,4%) memiliki jumlah nilai ≥ 7. Uji Chi-square menunjukkan tidak adanya perbedaan bermakna antara Apgar score buruk menit pertama dengan cara melahirkan (p=0,072), tetapi didapatkan perbedaan bermakna antara Apgar score buruk menit kelima dan cara melahirkan (p=0,004). Disimpulkan bahwa cara persalinan berhubungan dengan Apgar score menit kelima.

High neonatal mortality rate 19 per 1.000 live births is one of the health problems in Indonesia. Mode of delivery, and early evaluation of neonatal condition after birth by Apgar score are important to increase the service and quality of maternal and child health. The purpose of this study was to acknowledge the proportion of vaginal and abdominal deliveries, and the relationship between mode of delivery and neonatal Apgar score. A cross-sectional study of 2,238 data from medical record was conducted to obtain sociodemographic characteristic, mode of delivery, and Apgar score at National General Hospital of Cipto Mangunkusumo. Among the data, abdominal delivery was more done than vaginal one (54,4% and 45,5%, respectively). Good first-minute Apgar score was higher (88,7%) than the bad one (11,3%). Most data showed that fifth-minute Apgar score was good (96,4%). There was relation between mode of delivery and fifth-minute Apgar score (p=0,004). Although the mode of delivery and first-minute Apgar score had no relation (p=0,072). This study showed that the mode of delivery had correlation with fifth-minute Apgar score.
"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2015
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Liswati
"Early Warning Score (EWS) merupakan suatu proses sistematis untuk mengevaluasi dan mendeteksi dini kondisi abnormal pasien dengan mengukur parameter klinis pasien. Kurangnya identifikasi kegawatan sejak dini dapat mengakibatkan angka kematian yang tinggi dan rendahnya mutu pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat tentang Early Warning Score (EWS). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif cross sectional dengan tehnik total sampling. Total responden sebanyak 58 di RSKB Cinta Kasih Tzu Chi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan memakai analisa data univariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan responden yang berpengetahuan baik sebanyak 23 orang (39,7%) dan responden yang berpengetahuan cukup sebanyak 35 orang (60,3%). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa responden yang berpengetahuan baik lebih sedikit daripada responden yang berpengetahuan cukup. Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti merekomendasikan untuk diadakan program pelatihan tentang EWS di rumah sakit. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan perawat tentang EWS, sehingga kegawatan pada pasien dapat diidentifikasi sejak dini dan pada akhirnya dapat meningkatkan mutu keperawatan.

Early Warning Score (EWS) is a sistematic process to evaluate and to identify patient deterioration based on clinical parameters. The lack of early detection caused into patient deterioration even high mortality and decrease quality of nursing care services. The aim of this study was to identify description level of nursing knowledge about Early Warning Score (EWS). The method was descriptive cross sectional study with total sample. The respondents were 58 nurses in RSKB Cinta kasih Tzu Chi. The data was collected by questionaire with univariat analysis. The results, show that the level of knowledge was in medium level knowledge. Respondents have a good level knowledge were 23 (39,7%). Respondent who have medium level knowledge were 35 (60,3%). The result of this study recommend that EWS training is needed for nurses in RSKB Tzu Chi hospital. By this training a good capability of nurses to do early detection can be develop, so the quality of nursing care services can be improved.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
S61113
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Syahrul Ali Ib’rohim
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara volatilitas pasar saham, Foreign Portfolio Investment, suku bunga, nilai tukar, dan Indeks Produksi Industri pada saham syariah sektor energi di Indonesia tahun 2011-2023. Penelitian ini menggunakan data dengan frekuensi bulanan sejak tahun 2011. Penelitian ini menggunakan Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan melibatkan fenomena structural breaks yang terjadi pada September 2013 dan fenomena tersebut digunakan sebagai variabel dummy. Hasil penelitian menunjukkan adanya kointegrasi atau hubungan jangka panjang pada setiap variabel yang diuji sebagai variabel dependen. Hasil uji jangka panjang menunjukkan bahwa volatilitas pada saham syariah sektor energi dipengaruhi secara positif oleh aktivitas Foreign Portfolio Investment. Selain itu, nilai tukar secara positif mempengaruhi Indeks Produksi Industri. Sedangkan dalam jangka pendek, aktivitas Foreign Portfolio Investment dipengaruhi secara negatif oleh nilai Foreign Portfolio Investment periode sebelumnya. Di sisi lain, volatilitas pasar saham secara positif mempengaruhi Foreign Portfolio Investment. Selain itu, Indeks Produksi Industri dipengaruhi secara positif oleh nilai Indeks Produksi Industri selama 3 bulan sebelumnya, nilai tukar, aktivitas Foreign Portfolio Investment, serta volatilitas pasar saham hingga 1 bulan sebelumnya.

This research aims to analyze the relationship between stock market volatility, Foreign Portfolio Investment, interest rates, exchange rates, and the Industrial Production Index on sharia stocks in the energy sector in Indonesia in 2011-2023. This research uses data with a monthly frequency since 2011 as the initial year when the Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) was launched. This research uses Autoregressive Distributed Lag (ARDL) involving the structural breaks phenomenon that occurred in September 2013 and this phenomenon is used as a dummy variable. The research results show that there is cointegration or long-term relationship in each variable tested as the dependent variable. Long-term test results show that volatility in sharia stock in the energy sector is positively influenced by Foreign Portfolio Investment activity. In addition, exchange rate positively influences the Industrial Production Index. Meanwhile, in the short term, Foreign Portfolio Investment activity is negatively influenced by the value of Foreign Portfolio Investment in the previous period. On the other hand, stock market volatility positively affects Foreign Portfolio Investment. In addition, the Industrial Production Index is positively influenced by the value of the Industrial Production Index for the previous 3 months, exchange rates, Foreign Portfolio Investment activity, and stock market volatility for the previous 1 month."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Tugas akhir ini bertujuan untuk memperkenalkan model runtun waktu Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (ARCH) dan Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH), kemudian menggabungkannya dengan model runtun waktu stasioner yaitu model Autoregressive Moving Average (ARMA), menjadi model ARMA-ARCH atau ARMA-GARCH. Model ini akan dapat menangkap adanya fenomena pengelompokan volatilitas yang seringkali terjadi pada data runtun waktu finansial. Selain itu akan dijelaskan karakteristiknya, diantaranya adalah sifat kestasioneran dan fungsi autokorelasi, kemudian diperlihatkan berbagai simulasinya. "
Universitas Indonesia, 2007
S27671
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>