Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 27320 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Calvin Fernando
"Power-to-Green Urea adalah konsep produksi urea menggunakan hidrogen hasil PV-elektrolisis; proses yang sangat menjanjikan di daerah terpencil tanpa cadangan gas bumi. Pada penelitian ini dilakukan analisis tekno-ekonomi pabrik hipotetis Power-to-Green Urea. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan efisiensi energi sistem hingga produksi ammonia, konsumsi energi per ton urea, dan harga urea. Analisis ekonomi menggunakan metode cash flow dengan biaya investasi PV, electrolyzer, dan baterai yang diproyeksikan pada tahun 2019, 2030, dan 2050; serta penambahan pemasukan dari clean development mechanism (CDM). Harga urea ditinjau menggunakan 4 skema. Skema 1 tanpa CDM, skema 2 dengan CDM, skema 3 menggunakan biaya investasi 2030 dan 2050, dan skema 4 gabungan skema 3 dan 4. Didapatkan hasil efisiensi sistem sebesar 7.9% dan konsumsi energi sebesar 109 GJ/MT urea; nilai ini lima kali lebih tinggi dibandikan konsumsi energi urea dari gas bumi, yaitu 20.9 GJ/MT urea. Harga urea dengan skema 1,2,3 (2030/2050), dan 4 secara runtut 2342, 2320, 2026 dan 1704, serta 2004 dan 1682 USD2019/MT urea. Power-to-Green Urea dengan kapasitas 13.000 MT/tahun belum dapat bersaing secara ekonomi dengan urea konvensional berskala besar, namun pada daerah remote tanpa cadangan gas bumi, mode produksi ini patut dipertimbangkan.

Power-to-Green Urea is the concept of urea production using hydrogen from PV-electrolysis; a promising option in remote areas without natural gas reserves. In this study techno-economic analysis of the Power-to-Green Urea plant is conducted with the purpose of obtaining energy efficiency of the system, energy consumption of urea production, and the urea price. Economic analysis is done using cash flow method with investment costs for PV, electrolyzer, and battery that are projected in 2019, 2030, and 2050; and additional income from clean development mechanism (CDM). Urea prices were reviewed using 4 schemes. Scheme 1 without CDM, scheme 2 with CDM, scheme 3 uses investment costs 2030 and 2050, and scheme 4 combined schemes 3 and 4. The system efficiency results are 7.9% and energy consumption is 109 GJ / MT urea; this value is five times higher than consumption from natural gas. The price of urea with a scheme of 1,2,3 (2030/2050), and 4 is coherently 2342, 2320, 2026 and 1704, as well as 2004 and 1682 USD2019 / MT urea. Power-to-Green Urea with a capacity of 13,000 MT / year cannot compete economically with conventional large-scale urea, but in remote areas this mode of production is worth considering."
2020
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Suryo Utomo
"Ratifikasi United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) dan Protokol Kyoto oleh Pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 6/1994 dan Undang-Undang Nomor 17/2004 memberikan peluang bagi Indonesia untuk dapat berpartisipasi dalam upaya dunia mengatasi masalah perubahan iklim akibat pemanasan global. Perwujudan dari partisipasi tersebut antara lain dengan terlibat dalam Clean Development Mechanism (CDM) di sektor energi melalui pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di sistem ketenagalistrikan Jawa-Madura-Bali (JAMALI). Tulisan ini menentukan kelayakan suatu PLTP untuk dijadikan proyek CDM dengan membandingkan IRR dari suatu PLTP dengan MARR-nya. Hasil analisis pada tulisan ini menghasilkan kesimpulan bahwa PLTP yang paling layak dikembangkan adalah PLTP Salak Tahap I dengan kapasitas 165 MW.

Ratification of UNFCCC and Kyoto Protocol by the Government of Indonesia trough Law Number 6/1994 and Law Number 17/2004 give the opportunity to Indonesia to participate with the world effort in solving the climate change problems caused by global warming. The form of that participation is by being involved on the Clean Development Mechanism (CDM) in energy sector trough the development of geothermal power plant in Jawa-Madura-Bali (JAMALI) power system. This writing determines the feasibility of geothermal power plant to be proposed as a CDM project by compare its IRR and MARR. The analysis resulted that Salak Phase I geothermal power plant is the most feasible to develop."
2009
T25910
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Kukuh Ekky Saputro
"Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari perubahan harga pupuk urea terhadap penggunaannya pada pertanian kedelai. Penelitian ini juga menyertakan beberapa variabel kontrol untuk melihat adanya pengaruh variabel kontrol tersebut dengan jumlah pupuk urea yang digunakan oleh petani kedelai. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan regresi data cross section. Hasil penelitian menunjukkan harga pupuk urea memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kuantitas pupuk urea yang digunakan oleh petani kedelai dengan arah hubungan negatif. Variabel kontrol harga TSP, harga NPK, luas lahan, dan jenis lahan yang digunakan berpengaruh signifikan terhadap konsumsi pupuk urea dengan arah hubungan positif, sedangkan variabel pendatan usaha tani kedelai, harga benih dan harga kedelai tidak berpengaruh signifikan terhadap kuantitas pupuk urea yang digunakan.

This study aimed to look at the impact of changes in the price of urea fertilizer to its usage on soybean farming. This study also includes several control variables to examine the effect of the control variables to the amount of urea used by soybean farmers. The study was conducted using a cross section data. The results showed that the price of urea fertilizer has has negative relation and significant effect on the quantity of urea fertilizer used by soybean farmers. TSP price, NPK price, land area, and the type of land use has positive relation and significantly influence the use of urea, while the variable cost of income from soybean farming, price of seeds and soybean prices do not significantly influence the quantity of urea used."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S55118
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Adjar Hadiyono
"Biaya pokok produksi (BPP) di sistem ketenagalistrikan Bangka cukup tinggi dikarenakan sebagaian besar pembangkitnya mengunakan PLTD. Salah satu solusi untuk menekan BPP sekaligus mengurangi emisi karbon dari sektor pembangkit listrik adalah dengan menggantikan jam operasi PLTD dengan PLTS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tekno ekonomi penggantian jam operasional PLTD dengan PLTS. Kapasitas PLTS dibatasi 20% dari beban puncak sistem di Bangka guna menjaga stabilitas sistem. Berdasarkan data potensi energi matahari, biaya-biaya pengembangan sistem PLTS dan konsumsi bahan bakar PLTD pada sistem Bangka didapat hasil COE PLTS sebesar Rp. 2.305,11/kWh, dan biaya bahan bakar PLTD sebesar Rp. 2.390,88/kWh. Harga energi PLTS lebih kecil dari biaya bahan bakar PLTD. Dengan penerapan PLTS sebagai mengantikan operasi PLTD guna mengurangi konsumsi bahan bakar maka dalam satu tahun terjadi penghematan sebesar Rp. 3.075.543.012 per tahun. Sehingga secara ekonomis penerapan PLTS sebagai pengganti jam operasional PLTD layak diterapkan pada sistem ketenagalistrikan Bangka.

Electricity production cost of Bangka electrical system is considerably high as the system's mainly operates Diesel Power Plants. A possible solution to decrease the production cost and hence reducing the system's carbon emission is to replace operating hours of the Diesel power plants with Solar power plant (PV). This research intends to analyse techno-economic of this replacement. The total capacity of PV shall not exceed 20% of Bangka electrical system's peak load in order to maintain system's stability. Based on the solar energy potential, solar power system costs and fuel consumption of diesel in Bangka, cost of energy for PV is Rp 2,301.11/kWh, while for cost of diesel fuel is Rp 2,390.88/kWh. It is clear that cost of generation from PV is cheaper than that of Diesel fuel. Substituting Diesel power plant with Solar power plant in Bangka electrical system might save as much as Rp. 3,075,543,012 yearly. Therefore, it is feasible to replace Diesel power plants with solar power plants in Bangka electrical system.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
T42384
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mega Atria, Author
"ABSTRAK
Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh urea terhadap pertumbuhan alga hijau Chlorella pyrenoidosa Chick. Pertumbuhan diukur dengan cara menghitung kerapatan sel/ml C. pyrenoidosa menggunakan haemacytometer. Sel C~ pyrenoidosa dikultur selama 14 hari dalam medium umum Beneck (kontrol) dan Beneck modifikasi dengan penambahan urea 100 ppm; 150 ppm; 200 ppm; 250 ppm; 300 ppm dan 350 ppm. Hasil uji Tukey (ot = 0,05) menunjukkan rata-rata kerapatan sel/ml Chlorella pyrenoidosa kontrol, berbeda sangat nyata dibandingkan 'dengan medium urea 200 ppm 350 ppm. Dari enam konsentrasi urea yang diujikan, rata-rata kerapatan sel saat peak pada konsentrasi urea 100 ppm, 150 ppm, 250 ppm dan 300 ppm tidak berbeda nyata dengan kontrol. Namun demikian sel Chlorella pyrenoidosa pada medium urea 250 ppm dan 300 ppm menunjukkan pertumbuhan yang tidak baik (terjadi clumping·) dan penampakan mikroskopis sel tidak normal (vakuola membesar). Selanjutnya analisis regresi linier menunjukkan kerapatan sel/ml menurun sesuai dengan meningkatnya konsentrasi urea dalam Beneck modifikasi dengan persamaan Y = 7,38 - 0,001X."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Indonesia, 1995
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Universitas Indonesia, 2003
TA513
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Doli Hasyda Bragoba
"Pemanfaatan gas di lapangan plant X menjadi LPG akan dilakukan analisis teknologi dan ekonomi karena kontrak distribusi gas ke PT.B akan berakhir di tahun 2014. Dalam rangka meningkatkan nilai tambah pada pemanfaatan gas pada plant X, untuk itu perlu analisis tekno-ekonomi ekstraksi gas LPG yaitu pertama dengan evaluasi teknologi metode proses Isopressure open refrigerant (IPOR), Cascaded refrigerant dan Cryogenic turbo expander refrigerat. Kedua dengan skenario atau skema bisnis yang meliputi membangun investasi fasilitas proses LPG, menyewa fasilitas proses LPG dan memperpanjang kontrak (jual putus).
Dari 3 simulasi teknologi NGL recovery yang mempunyai produksi LPG terbanyak, efisiensi recovery propane & butane tertinggi dan CAPEX & OPEX rendah yaitu pada simulasi Isopressure open refrigerant (IPOR) dengan hasil produksi LPG sebesar 384.1 ton/day, efisiensi LPG recovery sebesar 99.99%, CAPEX sebesar U$ 97,141,680.10 dan OPEX sebesar U$ 13,409,703.93. Untuk analisis keekonomian yang skema dengan NPV tertinggi yaitu skema kontrak jual putus karena komposisi propane dan butane pada gas umpan rendah 4.4% mol. Sedangkan analisis sensitivitas menunjukan pasokan gas umpan, gas komposisi dan harga LPG yang paling berpengaruh terhadap terjadinya perubahan IRR dan NPV.

Gas utilization at field plant X becomes LPG product need to review technology and economic analysis because of the contract will be end flow to PT.B in 2014. In order to increase the value added in the gas utilization plant X, it is necessary techno-economic analysis of LPG gas extraction are first, evaluation technologies process method Isopressure open refrigeration (IPOR), Cascaded refrigeration and Cryogenic turbo expander refrigeration. Second, scenarios or business scheme includes building a process facility LPG, hire LPG processing facility and extend the contract.
The results from 3 simulations NGL recovery is IPOR simulation with LPG production with 384.1 ton/day, high efficiency LPG recovery with 99.99%, CAPEX with U$ 97,141,680.10 and OPEX with U$ 13,409,703.93. For the economic analysis of the scheme highest NPV is extend contract because of the lowest propane and butane on feed gas with 4.4% mol. Meanwhile sensitivity analysis economic are showing of the supply feed gas, composition gas and LPG prices that involved impact to IRR and NPV values.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
T38715
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rahmani Hamzah
"ABSTRAK
Nitrogen merupakan salah satu makronutrien penting bagi
kapang, yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan, dan
memelihara kemampuan sel-sel dalam membentuk enzim,
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya
pengaruh variasi konsentrasi urea sebagai sumber nitrogen
terhadap aktivitas glukoamilase, dan untuk mengetahui
konsentrasi urea yang tepat dalam menghasilkan aktivitas
glukoamilase maksimal dari R. oryzae UICC 128 yang
ditumbuhkan pada medium Sakai modifikasi, pada fermentasi
16 jam (30°C).
Pengujian aktivitas glukoamilase dilakukan dengan
metode Nishise dkk. modifikasi. Satu unit aktivitas
glukoamilase yang dihasilkan setara dengan satu /umol glukosa
yang dilepaskan per menit. Pengukuran kadar glukosa
dilakukan dengan metode Somogyi-Nelson.
Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh
konsentrasi urea yang berbeda terhadap aktivitas
glukoamilase R. oryzae UICC 128. Terdapat perbedaan
rata-rata aktivitas glukoamilase R. oryzae UICC 128 antara
konsentrasi 0,0% dengan 0,0455%, 0,0910%, 0,1364%, 0,1818%,
0,2273%, 0,2727%. Rata-rata aktivitas glukoamilase
tertinggi diperoleh pada konsentrasi 0,0%.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Indonesia, 1992
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Farida Laila
"Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan hidrogel poliakrilamida berpori yang stabil, dapat menyerap sejumlah besar urea dan air dengan cepat dan melepaskan urea dan air secara terkendali sehingga dapat digunakan sebagai media tanaman. Hasilnya adalah hidrogel poliakrilamida berpori berhasil disintesis melalui polimerisasi larutan inisiator redoks penambahan CaCO3, sebagai pembentuk pori. Semakin banyak CaCO3 yang ditambahakan, porositas hidrogel semakin besar."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2010
T30251
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Mohamad Agus Farhan
"Pertumbuhan associated gas flaring sebagai efek samping dari perkembangan fasilitas produksi minyak dan gas bumi menimbulkan pemasalahan perubahan iklim global akibat emisi CO2. Pengurangan associated gas flaring harus dilakukan dengan cara memanfaatkanya karena masih memiliki value dengan penerapan teknologi yang tepat. Thesis ini menyajikan analisis tekno-ekonomi pemanfaatan skala kecil terkait pembakaran gas terakumulasi dari platform stasiun terapung. Skema teknologi pemanfaatan yang diusulkan adalah pembangkit listrik, mini LNG, mini GTL dan sumur injeksi ulang gas. Metode analisa teknis menggunakan proses simulasi dan cashflow untuk analisa keekonomiannya.
Hasil simulasi menunjukkan bahwa skema pertama menghasilkan listrik 13 x 106 kWh/tahun dan skema kedua menyediakan 20 tpd produk LNG, dan skema ketiga menyediakan 80 bpd produk syncrude dan skema terakhir hanya terjadi peningkatan tekanan reservoir sekitar 3 bar. Hasil analisis ekonomi, pembangkit listrik membutuhkan CAPEX terendah dan memberikan IRR tertinggi yaitu 30,12% dengan NPV sebesar 4,2 juta USD. Skema pembangkit listrik ini menjadi teknologi yang paling optimal berdasarkan tekno-ekonomi untuk pemanfaatan pembakaran gas terkait skala kecil di platform stasiun terapung.

The accretion of associated gas flaring as a side effect oil and gas production facilities growth raise climate changes issue in global due to CO2 emissions. Reduction of associated gas flaring should be done because associated gas still have a value by applying the right technology. This paper presents techno-economics analysis of utilization small-scale associated gas flaring of flow station platform. The proposed technology utilization scheme is a power plant, mini LNG, mini GTL and gas re-injection wells. Technical analysis method uses the simulation process and cashflow for economic analysis.
The simulation results show that 1st scheme generates 13 x 106 kWh/year of electricity and 2nd rd scheme provides 80 bpd of syncrude products and the last scheme only generate reservoir pressure enhancement around 3 bar Economic analysis result, Power generation requires lowest CAPEX and provides highest IRR 30.12% with NPV 4.2 million USD. Power generation scheme become the most optimum technology based on techno-economic analysis for the small-scale associated gas flaring utilization in flow station platform.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2019
T53192
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>