Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 229726 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Indah Masri
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh praktik pajak internasional terhadap tax avoidance serta pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap kualitas laba. Penelitian ini juga menambahkan peran manajemen resiko pajak dan corporate governance dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan data panel balance atas perusahaan multinasional di negara ASEAN–4, untuk tahun pengamatan dari 2010 sampai dengan 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pajak internasional dapat meningkatkan besaran penghindaran pajak dan menurunkan kualitas laba. Sebaliknya manajemen resiko pajak dan corporate governance menunjukkan semakin memperkuat pengaruh praktik pajak internasional terhadap tax avoidance dan memperlemah pengaruh praktik pajak internasional terhadap kualitas laba.

This study aims to examine the effect of international tax practices on tax avoidance as well as direct and indirect effects on earnings quality. This study also adds the role of tax risk management and corporate governance in this relationship. This study uses panel balance data on multinational companies in ASEAN-4 countries, for the observation year from 2010 to 2016. The results show that international tax practices can increase the amount of tax avoidance and reduce the quality of earnings. On the contrary, tax risk management and corporate governance have shown to strengthen the influence of international tax practices on tax avoidance and to weaken the effect of international tax practices on earnings quality"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
D-Pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lubis, Ibrahim Husein
"Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris mengenai dampak dari tata kelola perusahaan terhadap manajemen laba dan penghindaran pajak pada perusahaan publik. Ruang lingkup penelitian ini adalah perusahaan listed yang terdaftar pada BEI kecuali perusahaan keuangan, real estate, dan telekomunikasi untuk manajemen laba sedangkan penghindaran pajak kecuali perusahaan keuangan dan effective tax rate yang bernilai positif serta tidak lebih dari 1. Untuk menguji hubungan tata kelola perusahaan dengan manajemen laba, peneliti menggunakan variabel discretionary accruals, sedangkan untuk penghindaran pajak peneliti menggunakan variabel effective tax rate. Hasilnya menunjukkan bahwa tata kelola perusahaan yang baik secara negatif berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, kecuali jumlah rapat komite audit, kepemilikan institusional, persentase dewan komisaris independen berpengaruh postif, sedangkan untuk penghindaran pajak jumlah rapat komite audit, jumlah dewan komisaris, dan persenatase dewan komisaris independen berpengaruh positif. Sementara untuk komponen tata kelola perusahaan jumlah rapat komite audit dan jumlah dewan komisaris tidak berpengaruh untuk manajemen laba, dan untuk penghindaran pajak komponen kepemilikan institusional, jumlah komite audit dan jumlah komite audit yang memiliki latar belakang keuangan tidak memiliki pengaruh signifikan.

This study aims to find empirical evidence regarding the impact of Corporate Governance to Earnings Management and Tax Avoidance . The scope of this study is listed companies on BEI except for financial, real estate, and telecomunication companies for earnings management, while tax avoidance except for financial companies. To test the relationship of corporate governance with earnings management, the researcher uses discretionary accruals variable, while for tax avoidance the researcher use variable effective tax rate. The results show that good corporate governance negatively significant affects earnings management, unless institutional ownership, percentage of independent board commissioners, and number of audit committee meetings have positively affects, while for tax avoidance the number of audit committee meetings, boards of commissioners, and percentage of independent board commissioners have positive affects. While for corporate governance components the number of committee audit meetings, and board of commissioners has no effect on earnings management, also for the tax avoidance component number of audit committee, institutional ownership, and the audit commite that have financial expertise doesn’t have a significant effect.
"
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Indriati Siti Pratiwi
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh CSR terhadap penghindaran pajak dan manajemen laba serta peran hubungan politik dalam memoderasi pengaruh CRS terhadap penghindaran pajak dan manajemen laba. Dengan menggunakan sampel perusahaan non keuangan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2016, penelitian ini menemukan bukti bahwa CSR berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak, manajemen laba riil, dan manajemen laba agregat. Sedangkan pengaruh CSR terhadap manajemen laba akrual tidak terbukti berpengaruh signifikan yang kemungkinan disebabkan faktor yang mempengaruhi CSR dan praktik manajemen laba akrual tidak saling berkaitan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengungkapan CSR yang lebih luas dilakukan dengan motivasi strategis yaitu untuk menutupi tindakan oportunistik serta menjaga legitimasi dan reputasi perusahaan di mata para pemangku kepentingan. Namun, untuk hubungan politik, secara umum tidak terbukti berpengaruh signifikan dalam memoderasi pengaruh CSR terhadap penghindaran pajak dan manajemen laba. Penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan kepada para pengguna laporan keuangan, khususnya investor, untuk tidak hanya menilai etika suatu perusahaan berdasarkan isi pengungkapan CSR saja, tetapi perlu juga melakukan penilaian adanya indikasi praktik tidak etis, seperti penghindaran pajak dan manajemen laba. Selain itu, pemerintah juga diharapkan dapat membuat peraturan yang memastikan bahwa isi pengungkapan yang dibuat oleh perusahaan telah sesuai dengan praktik di lapangan, bukan hanya green wash statement bagi para pemangku kepentingan.

This study aims to examine the effect of CSR towards tax avoidance and earnings management as well as the role of political connections to moderate the effect of CRS towards tax avoidance and earnings management. Using non financial firms listed on the Indonesia Stock Exchange from 2014 2016, this study finds evidence that CSR has a positive effect toward tax avoidance, real earnings management, and aggregate earnings management. While the effect of CSR towards accrual earnings management is not been proven to have a significant effect due to factors affecting CSR and accrual earnings management practices are not interrelated. The results of this study indicate that broader CSR disclosure is done with strategic motivation to cover opportunistic behaviors and maintain the legitimacy and corporate image in the eyes of the stakeholders. However, for political connections, it is generally not proven to have a significant role in moderating the effect of CSR towards tax avoidance and earnings management. This research is expected to provide input to users of financial statements, especially investors, to not only assess the ethics of a company only from the content of CSR disclosure, but also to assess the indications of unethical practices such as tax avoidance and earnings management. Besides, the government is also expected to make regulations to ensure that the content of disclosures made by the company is in line with actual practice, not just a green wash statement for stakeholders.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
T51665
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Angela Veronica
"Kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menurun akibat adanya pandemi Covid-19, mendorong pihak manajemen untuk mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan laba perusahaan. Praktik manajemen laba dan penghindaran pajak berpotensi dimanfaatkan oleh pihak manajemen untuk melakukan perataan laba di masa yang akan datang. Namun, tindakan tersebut dapat menimbulkan konflik kepentingan, serta dilema etika bagi beberapa pihak. Perusahaan multinasional berpotensi memanfaatkan adanya peluang arbitrase peraturan lintas negara untuk mencapai strategi perataan laba perusahaan. Tesis ini menguji pengaruh manajemen laba dan penghindaran pajak terhadap profitabilitas di periode berikutnya dengan proporsi komisaris independen sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian ini menggunakan 27 perusahaan induk multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Hasil penelitian diolah menggunakan regresi data panel dengan model efek acak sebagai model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen laba memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas masa depan, sedangkan praktik penghindaran pajak memiliki pengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas di periode mendatang. Namun, ketika ada interaksi faktor dari komisaris independen, pengaruh tersebut menjadi tidak signifikan. Penelitian ini juga menemukan bahwa komisaris independen tidak mampu memperlemah hubungan antara manajemen laba dan profitabilitas, serta tidak mampu memperlemah hubungan antara penghindaran pajak dan profitabilitas. Penelitian ini menduga adanya faktor karakteristik perusahaan Indonesia yang berpotensi menghambat komisaris independen dalam menjalankan tanggung jawab pengawasan mereka secara efektif. Penelitian ini menyarankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengkaji bagaimana karakteristik perusahaan memengaruhi proporsi komisaris independen.

The economic downturn in Indonesia caused by the Covid-19 pandemic has led company management to take actions to stabilize profits. Practices such as earnings management and tax avoidance may be utilized by management to smooth income in future periods. However, these actions can result in conflicts of interest and ethical dilemmas for various stakeholders. Multinational corporations may exploit regulatory arbitrage opportunities across different countries to achieve their income smoothing strategies. This thesis examines the impact of earnings management and tax avoidance on future profitability, with the proportion of commissioners’ independence acting as a moderating variable in multinational parent companies in Indonesia. This study sample uses 27 multinational parent companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019-2022 period. This research findings were analyzed using panel data regression, with the random effects model identified as the most suitable. This results indicate that earnings management has a significant negative effect on future profitability, while tax avoidance practices have a significant positive effect on future profitability. However, when considering the interaction factor of commissioners’ independence, these effects become insignificant. The study also reveals that commissioners’ independence are unable to mitigate the relationship between earnings management and future profitability, as well as between tax avoidance and future profitability. This study alleged that the characteristics of Indonesian companies may prevent commissioners' independence from effectively fulfilling their oversight responsibilities. It suggests further research to investigate how these characteristics influence the proportion of commissioners’ independence."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bayu Bagus Setianugraha
"Penelitian ini dilakukan untuk menguji dan menganalisis pengaruh struktur kepemilikan perusahaan, manajemen laba, dan tata kelola perusahaan terhadap penghindaran pajak, serta untuk mencari tau apakah terdapat efek moderasi dari tata kelola perusahaan terhadap pengaruh struktur kepemilikan perusahaan, dan manajemen laba pada penghindaran pajak. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 68 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011 sampai dengan tahun 2013 dengan total observasi sebanyak 204 perusahaan.
Hasil dari penelitian ini, yaitu pertama, struktur kepemilikan perusahaan tidak terbukti mempengaruhi penghindaran pajak. Kedua, manajemen laba berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Ketiga, tata kelola perusahaan yang baik berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Keempat, terdapat efek moderasi dari tata kelola perusahaan yang baik yang memperlemah pengaruh positif manajemen laba terhadap penghindaran pajak. Terakhir, tidak terdapat efek moderasi dari tata kelola perusahaan yang baik terhadap pengaruh struktur kepemilikan perusahaan pada penghindaran pajak.

This research aims to analyze the effect of corporate ownership, earnings management, and corporate governance on tax avoidance. This study also examines moderating effects of corporate governance on the impact of corporate ownership, and earnings management on tax avoidance. Sample used are 68 manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange for period of 2011 until 2013 with total observation of 204 firms.
The results of this research are: first, corporate ownership has no effect on tax avoidance. Second, earnings management have a positive effect on tax avoidance. Third, good corporate governance practice have a negative effect on tax avoidance. Fourth, there is a moderating effect of good corporate governance on the positive effect of earnings management on tax avoidance. And last, there is no moderating effect of good corporate governance on the positive effect of corporate ownership on tax avoidance.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
S62531
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Achmad Hizazi
"Penelitian ini bertujuan mengetahui eksistensi persistensi penghindaran pajak, determinan persistensi penghindaran pajak, pengaruh persistensi penghindaran pajak terhadap persistensi laba, pengaruh persistensi penghindaran pajak terhadap kualitas akrual, dan peran moderasi tata kelola pada mengaruh persistensi pajak terhadap persistensi laba dan kualitas akrual. Studi dilakukan menggunakan sampel perusahaan yang terdaftar di bursa efek di lima negara di Asia Tenggara, dari tahun 2000-2014. Penelitian ini mengajukan ukuran baru dalam penghindaran pajak yaitu ukuran persistensi penghindaran pajak jangka panjang.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan eksistensi persistensi penghindaran pajak sebesar 24,19% dari sampel yang dipilih. Hasil menunjukkan bahwa variabel di tingkat perusahaan yang berpengaruh terhadap persistensi penghindaran pajak adalah total aset, sementara leverage, capital intensity dan inventory intensity tidak berpengaruh berpengaruh terhadap persistensi penghindaran pajak. Sedangkan variabel di tingkat negara hanya kejelasan aturan perpajakan yang signifikan mempengaruhi persistensi penghindaran pajak. Persistensi penghindaran pajak berpengaruh negatif terhadap persistensi laba dan kualitas akrual. Hasil penelitian berhasil membuktikan bahwa tata kelola menurunkan pengaruh persistensi penghindaran pajak terhadap persistensi laba. Tetapi peran moderasi tata kelola tidak signifikan pada pengaruh persistensi penghindaran pajak terhadap kualitas akrual.

This study aims to determine the existence of persistence of tax avoidance, determinants of persistence of tax avoidance, effect of persistence of tax avoidance on earnings persistence, effect of persistence of tax avoidance on accrual quality, and moderation role of corporate governance in the effect of persistence of tax persistence on earnings persistence and accrual quality. The study was conducted using a sample of companies listed on the stock exchanges in five countries in Southeast Asia, from 2000-2014. This study proposes a new measure of tax avoidance which is a measure of persistence of long-term tax avoidance. The results of this study show the existence of persistence of tax avoidance of 24.19% of the selected sample. The results show that the variable at the company level that affects the persistence of tax avoidance is total assets, while leverage, capital intensity and inventory intensity have no effect on the persistence of tax avoidance. Whereas variables at the country level are only clarity of tax rules that significantly affect the persistence of tax avoidance. The persistence of tax avoidance negatively affects earnings persistence and accrual quality. The results of the study proved that corporate governance reduces the effect of persistence of tax avoidance on earnings persistence. But the role of corporate governance moderation is not significant in influencing the persistence of tax avoidance on accrual quality."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
D2443
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Selly Septiani
"Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana hubungan corporate governance dan reformasi perpajakan terhadap ABTD. ABTD merupakan proxy untuk mendeteksi manajemen laba dan manajemen pajak. Penelitian ini menggunakan 113 sampel dari seluruh perusahaan yang terdaftar di BEI kecuali perusahaan yang bergerak di industri pertambangan, pertanian, keuangan, dan konstruksi. Penilaian corporate governance menggunakan Asean CG Scorecards.
Hasil penelitian menemukan bahwa (1) perusahaan melakukan manajemen pajak sekaligus manajemen laba pada saat penurunan tariff PPh Badan (2) manajemen pajak yang dilakukan perusahaan dipengaruhi oleh besarnya fasilitas perpajakan (3) manajemen laba yang dilakukan perusahaan dipengaruhi oleh kondisi perusahaan mengalami kerugian atau memperoleh laba (4) peran dewan komisaris dan direksi yang secara efektif dapat meminimalkan beban pajak perusahaan.

This research aimed to analyze corporate governance and tax reform towards ABTD. ABTD is a proxy for detection earning management and tax management. This research use 113 sample from all listed company in BEI, except mining, agriculture, financial, and construction. Measurement of corporate governance performance is based on Asean CG Scorecards.
Output of this research are: (1) company tax management alongside earning management during decreasing company income tax rate in Indonesia, (2) tax management by company depends on tax facility(3) earning management by company depends on financial condition of company, either they are in profit or loss (4) proactive approach by board of commissioner and board of director might be able to minimize company tax expense."
2014
S54340
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Paulina Sutrisno
"Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung CEO overconfidence terhadap risiko perusahaan melalui penghindaran pajak. Selain itu untuk menguji peranan CEO founder terhadap: a) hubungan antara CEO overconfidence dan penghindaran pajak; b) hubungan antara penghindaran pajak dan risiko perusahaan serta c) hubungan antara CEO overconfidence terhadap risiko perusahaan. Penelitian ini juga memberikan usulan alternatif pengukuran atas CEO overconfidence berupa penggabungan ukuran kuantitatif (keuangan) dan kualitatif (nonkeuangan) untuk memberikan gambaran yang menyeluruh atas karakteristik overconfidence menggunakan composite score index. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2019. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan yang dipimpin oleh CEO overconfidence memiliki risiko perusahaan yang rendah. Penelitian ini juga membuktikan bahwa terdapat hubungan tidak langsung antara CEO overconfidence dan risiko perusahaan melalui penghindaran pajak. Selain itu, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa CEO founder memperlemah hubungan positif antara penghindaran pajak dan risiko perusahaan dibanding CEO profesional. Namun demikian, penelitian ini belum dapat membuktikan hubungan moderasi CEO founder terhadap hubungan CEO overconfidence dan penghindaran pajak maupun hubungan CEO overconfidence terhadap risiko perusahaan. Penelitian ini juga memberikan suatu bukti empiris bahwa pengukuran CEO overconfidence menggunakan composite score index dapat menjadi alternatif baru untuk pengukuran CEO overconfidence karena memiliki validitas pengukuran yang lebih baik dibanding pengukuran lainnya.

The purpose of this study was to examine the direct and indirect relationship between CEO overconfidence and corporate risk through tax evasion. In addition to testing the role of CEO founders on: a) the relationship between CEO overconfidence and tax avoidance; b) the relationship between tax avoidance and corporate risk and c) the relationship between CEO overconfidence towards corporate risk. This research also proposes an alternative measure of CEO overconfidence in the form of a combination of quantitative (financial) and qualitative (non-financial) measures to provide a comprehensive picture of the characteristics of overconfidence using a composite score index. This study uses a sample of non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2012-2019 period. The results of this study indicate that companies led by overconfidence CEOs have low corporate risk. This study also proves that there is an indirect relationship between CEO overconfidence and corporate risk through tax evasion. In addition, this study provides empirical evidence that founding CEOs weaken the positive relationship between tax avoidance and corporate risk compared to professional CEOs. However, this research has not been able to prove the relationship between CEO founder moderation and the relationship between CEO overconfidence and tax evasion, as well as the relationship between CEO overconfidence and company risk. This study also provides empirical evidence that measuring CEO overconfidence using a composite score index can be a new alternative for measuring CEO overconfidence because it has better measurement validity than other measurements."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Indonesia, 2023
D-pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dyah Nirmala Widhaningrum
"Penelitian ini mencari bukti mengenai besarnya rata-rata biaya CSR yang dikeluarkan oleh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan besarnya biaya CSR yang dibebankan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Selain itu, penelitian ini juga membahas mengenai hubungan antara praktek CSR yang dilakukan perusahaan terkait dengan praktek penghindaran pajak (tax avoidance). Penelitian ini mengumpulkan data sekunder dengan teknik dokumentasi. Sampel yang diambil dalam penelitian terdiri dari 82 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode penelitian tahun 2010 - 2012.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak (tax avoidance). Selain itu, jika dikaitkan dengan Peraturan Pemerintah No. 93 tahun 2010, didapatkan gambaran bahwa perusahaan tetap melakukan kegiatan CSR walaupun perusahaan mengalami kerugian fiskal pada tahun sebelumnya.

This study looked for evidence of the average cost of CSR that spent by the companies listed in the Indonesia Stock Exchange and the amount of CSR cost that charged according to the prevailing tax regulations. Besides, the focus of this study is to review the relationship of CSR activities according to tax avoidance. This study used secondary data with documentation techniques. The sample of this study consisted of 82 companies listed in the Indonesia Stock Exchange during 2010-2012.
The results showed that CSR disclosure has a negative effect to tax avoidance. In addition, according to Government Regulations No. 93 of 2010, this study showed that companies still do the CSR activities eventhough they suffer of fiscal loss in the previous year.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T53308
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ifha Anugrahaning Tyas
"Penelitian ini bertujuan menguji hubungan pertumbuhan perusahaan, manajemen laba, pajak tangguhan, dan perubahan tarif PPh Badan dengan tarif pajak efektif perusahaan di Indonesia. Tarif pajak efektif dapat mengukur kecenderungan perusahaan untuk mengurangi kewajiban perpajakannya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 82 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan dan pajak tangguhan berhubungan negatif dengan tarif pajak efektif perusahaan. Namun, manajemen laba Perusahaan dan perubahan tarif PPh badan tidak memiliki hubungan signifikan terhadap tarif pajak efektif.

This research aims to examine the relationship between company growth, company earning management, deferred tax, and changes in corporate income tax rates with the company's effective tax rate in Indonesia. Effective tax rates can measure a company's tendency to reduce its tax obligations. The sample used in this research was 82 companies listed on the Indonesian Stock Exchange in 2018-2022. The results of this research indicate that company growth and deferred taxes have a negative relationship with the company's effective tax rate. However, company earning management and changes in corporate income tax rates do not have a significant relationship with the effective tax rate."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>