Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 122191 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Maharani Okifitriana
"ABSTRAK
Perkerjaan konstruksi merupakan salah satu jenis pekerjaan yang masuk dalam Indikator Kinerja Utama dalam Rencana Strategis UI, untuk menunjang sarana dan prasarana pembelajaran dan riset. Namun dalam prakteknya, pelaksanaan pekerjaan konstruksi di UI tidak selalu berhasil sesuai dengan yang direncanakan/diharapkan. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan SMM Proses Pengadaan Jasa Konstruksi. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder berupa arsip dan kuesioner. Metode penelitian menggunakan Analisa Risiko Kualitatif untuk menentukan risiko tertinggi, kemudian berdasarkan respon risiko dilakukan Analisis Tindakan Pengembangan SMM. Hasil penelitian didapatkan 6 Proses Bisnis, 36 Kegiatan, dengan 66 Sasaran Mutu Proses Pengadaan Jasa Konstruksi di Universitas Indoesia. Terdapat 11 risiko tertinggi, sehingga dilakukan 23 tindakan pengembangan SMM.

ABSTRACT
Construction work was one of Key Performance Indicators (KPI) that stated in Universitas Indonesia (UI) Strategic Plan, to support learning and research facilities and infrastructure. However, in the practice, the construction work implementation in UI was not always in line with the plan/expectation. This research aims to develop the Quality
Management System (QMS) for the Construction Services Procurement Process to Improve the Quality of Contractor Performance in Universitas Indonesia. The study uses primary and secondary data consisting of archives and questionnaires. The research method uses Qualitative Risk Analysis to determine the highest risk, then based on the risk response the QMS Development Action Analysis is performed. The results of the study were obtained 6 Business Processes, 36 Activities, with 66 Quality Objectives of the Construction Services Procurement Process at the Universitas Indonesia. There are 11 highest risks, so there are 23 SMM development actions taken."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Maharani Okifitriana
"Perkerjaan konstruksi merupakan salah satu jenis pekerjaan yang masuk dalam Indikator Kinerja Utama dalam Rencana Strategis UI, untuk menunjang sarana dan prasarana pembelajaran dan riset. Namun dalam prakteknya, pelaksanaan pekerjaan konstruksi di UI tidak selalu berhasil sesuai dengan yang direncanakan/diharapkan. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan SMM Proses Pengadaan Jasa Konstruksi. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder berupa arsip dan kuesioner. Metode penelitian menggunakan Analisa Risiko Kualitatif untuk menentukan risiko tertinggi, kemudian berdasarkan respon risiko dilakukan Analisis Tindakan Pengembangan SMM. Hasil penelitian didapatkan 6 Proses Bisnis, 36 Kegiatan, dengan 66 Sasaran Mutu Proses Pengadaan Jasa Konstruksi di Universitas Indoesia. Terdapat 11 risiko tertinggi, sehingga dilakukan 23 tindakan pengembangan SMM.

Construction work was one of Key Performance Indicators (KPI) that stated in Universitas Indonesia (UI) Strategic Plan, to support learning and research facilities and infrastructure. However, in the practice, the construction work implementation in UI was not always in line with the plan/expectation. This research aims to develop the Quality
Management System (QMS) for the Construction Services Procurement Process to Improve the Quality of Contractor Performance in Universitas Indonesia. The study uses primary and secondary data consisting of archives and questionnaires. The research method uses Qualitative Risk Analysis to determine the highest risk, then based on the risk response the QMS Development Action Analysis is performed. The results of the study were obtained 6 Business Processes, 36 Activities, with 66 Quality Objectives of the Construction Services Procurement Process at the Universitas Indonesia. There are 11 highest risks, so there are 23 SMM development actions taken.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sardi Eko Sutikno
"ABSTRAK
Dalam lingkungan bisnis dewasa ini, fungsi pemeriksa intern telah berkembang yang semula hanya sebagai pengecek bidang keuangan, kini menjadi partner dari management dalam membantu mencapai tujuan organisasi.
Pemeriksa intern mempunyai peran ganda yakni di satu pihak sebagai konsultan dalam organisasi, di lain pihak harus berperan sebagai polisi. Untuk melaksanakan tugasnya dalam menilai aktivitas organisasi, pemeriksa intern harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang kegiatan obyek yang diperiksa. Dan untuk melaksanakan perannya sebagai konsultan, pemeriksa intern harus memahami tentang sifat-sifat dan budaya dalam organisasi. Dalam rangka meningkatkan kinerjanya guna memajukan organisasi, pemeriksa intern dapat menerapkan philosophy Total Quality Management (TQM). Banyak sifat-sifat dan karakteristik dari TQM yang sesuai dengan fungsi pemeriksaan intern di masa yang akan datang.

ABSTRACT
In today's business environment, the internal auditor has developed from a clerical handyman to become a partner with management in helping the organization to achieve its goals.
The internal auditor has a dual role, on the one hand seeks to be a counselor, but on the other hand he must act as a policeman. To carry out the evaluation role, the internal auditor must be very knowledgeable of the section he is looking at. And to carry out the counseling role the internal auditor must be very aware of organization attitudes and cultures. In developing the organization, the internal auditor can adopt the Total Quality Management (TQM) philosophy. Many TQM attributes and characteristics that are directly related to the internal audit function which are can be implemented in the future internal audit function.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1998
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lina Setiawati
"Penelitian ini bertujuan menganalisis peran audit internal terhadap good corporate governance, pengendalian internal, dan manajemen risiko pada PT ABC. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan deskriptif kualitatif untuk menjelaskan peran audit internal terhadap good corporate governance, pengendalian internal, dan manajemen risiko berdasarkan the Institute of Internal Auditor (IIA) Standard.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Satuan Pengawasan Internal (SPI) PT ABC sebagai auditor internal terhadap GCG, pengendalian internal, dan manajemen risiko secara umum telah sesuai dengan IIA Standard melalui aktivitas assurance dan konsultasinya. Namun demikian perlu adanya peningkatan peran SPI yang berkaitan dengantata kelolaorganisasi, operasi, dan sistem informasi mengenai keandalandan integritas informasikeuangan dan operasional,efektivitas dan efisiensi operasidan program, pengamanan aset, dan kepatuhan terhadap hukum, peraturan, kebijakan, prosedur, dan kontrak, terutama yang berkaitan dengan risikonya.

This study aims to analyze the role of internal audit to good corporate governance, internal control and risk management at PT ABC. This study uses the descriptive qualitative observations to elucidate the role of internal audit to good corporate governance, internal control and risk management is based on the Institute of Internal Auditors (IIA) Standard.
The result of study indicates that the role of the Satuan Pengawasan Internal (SPI) PT ABC as internal auditors to corporate governance, internal control, and risk management in general has complywith IIA Standards through assurance and consulting activity. However there are need to improve the role of SPI related to organizational governance, operations, and information systems regarding the reliability and integrity of financial and operational information, effectiveness and efficiency of operations and programs, safeguarding assets, and compliance with laws, regulations, policies, procedures, and contracts, particularly with regard to risk.
"
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dandy Arianto
"ABSTRAK
Sistim Pengendalian Internal merupakan suatu sistim yang perlu dimiliki semua perusahaan. Sistim Pengendalian Internal menjadi suatu hal penting yang harus diperhatikan oleh manajemen di Perusahaan Umum Bulog Divisi Regional Kalimantan Timur seiring dengan banyak timbulnya kasus-kasus kerugian finansial pada beberapa perusahaan di Indonesia. Distribusi beras raskin yang dilakukan Perum Bulog Divre Kaltim menggunakan dana yang disebut Biaya Operasional (BOP) Raskin. Dana ini mencapai mencapai Rp11 Milyar setiap tahunnya. Oleh karena itu jumlah dana yang cukup besar ini akan rentan terhadap ancaman. Ancaman-ancaman tersebut dapat berbentuk fraud ataupun ancaman lainnya. Sistim Pengendalian Internal yang memadai dan efektif akan melindungi aset perusahaan dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan yang dapat berbentuk fraud, penyalahgunaan akses, errors, mischief yang dapat merugikan perusahaan. Tidak ada suatu Sistim Pengendalian Internal yang bersifat absolut terhadap risiko ancaman. Analisis atas Sistim pengendalian Internal yang dilakukan pada penelitian ini dilakukan terhadap Sistim Pengendalian Internal atas BOP Raskin yang selama ini telah berjalan. Analisis didasarkan atas jawaban dan wawancara kepada responden yang merupakan karyawan Perum Bulog Divre Kalimantan Timur terhadap kerangka dasar Sistim Pengendalian Internal menurut COSO. Penelitian ini juga melakukan penilaian risiko dan analisa fraud atas BOP Raskin untuk mengetahui bentuk sistim kontrol yang tepat dan efektif dalam mengimplementasikan Sistim Pengendalian Internal atas BOP Raskin.

ABSTRACT
Internal Control System is a system that every company should have. Internal Control System has become important for considered by management of Perum Bulog East Kalimantan Regional Division with the emergence of many cases of financial loss experienced by some companies in Indonesia. The rice distribution for the poor that has been conducted by Perum Bulog Kaltim East Kalimantan Regional Division using the fund called Biaya Operasional (BOP) Raskin. This fund reached 11 billion rupiah every year. Therefore this considerable amount of funds will be vulnerable to threats. These threats can take the form of fraud or other kind of threats. An adequate and effective control system would be able to protect company asset from undesirable events that may take the form such as fraud, misappropiation of access, error and mischief which can disadvantage for company. There was no Internal Control Systems that are an absolute against a risk of threat. The analysis based on repondents questionnaire and interview answered on employees of Perum Bulog East Kalimantan Regional Division using the internal control system framework according to COSO. This reseach also carried risk assessment analysis and analysis on fraud on BOP Raskin to determine the appropriate effective control system for implement the BOP Raskin internal control system."
2013
T34668
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Maureen Theodora
"ABSTRAK
Peran aktif Indonesia dalam persaingan global, khususnya pada sektor konstruksi tidak dapat dihindari lagi. Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional tersebut adalah inovasi. Sayangnya, performa inovasi di Indonesia, termasuk di dalamnya sektor konstruksi, masih dinilai rendah. Dipercaya, dua penyebab utama dari rendahnya inovasi adalah ketidaktersediaan ilmu dan manajemen mutu perusahaan yang buruk. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini menguji pengaruh Total Quality Management (TQM) terhadap Knowledge Management (KM), serta pengaruh Knowledge Management (KM) terhadap inovasi. Diawali dengan analisa hubungan antar variabel dengan pendekatan PLS-SEM, penelitian dilanjutkan dengan analisa hubungan antar tingkat kepentingan dan performa dari KM dan TQM pada perusahaan pengembang konstruksi, sebagai pihak yang dipercaya memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan inovasi pada sektor konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik TQM memberikan pengaruh yang signifikan bagi proses KM, yaitu melalui praktik fokus pelanggan, manajemen karyawan, dan manajemen proses dan proses KM berpengaruh terhadap inovasi melalui proses pembagian ilmu dan aplikasi ilmu. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan juga bahwa penerapan KM pada perusahaan pengembang konstruksi di Indonesia memiliki tingkat kesesuaian sangat baik, dan untuk penerapan TQM memiliki tingkat kesesuaian baik, dengan catatan ada indikator-indikator yang memerlukan perbaikan dan perlu untuk dipertahankan performanya. Berangkat dari dua hasil analisa tersebut, disusunlah sebuah strategi pengembangan KM dan TQM yang dapat meningkatkan inovasi pada sektor konstruksi di Indonesia.

ABSTRACT
Indonesias active role in global competitiveness, especially in construction field cant be denied. One of the main factor that promote national economic growth is innovation. Unfortunately, innovation performance in Indonesia, including construction sector, is regarded as low. It is believed that the two main causes of low innovation are lack of knowledge and poor company quality management. In light of that issue, this study examined the influence of Total Quality Management (TQM) on Knowledge Management (KM), and the influence of Knowledge Management (KM) on innovation. Begin with an analysis of the relationship between variables with the PLS-SEM approach, the relationship between importance and performance level of KM and TQM in developers companies, who are believed to be the most influential in increasing innovation in the construction sector, then will be evaluated. The obtained results showed that TQM practices give significant influence on KM processes, through customer focus, people management and process management. KM processes also give significant influence on innovation through the process of knowledge sharing and knowledge application. Based on the results of the study, it was also concluded that the performance of KM in developers companies is at a very good state, while the performance of TQM is at a good state, with a note that there are some indicators that need to be improved and mantained. Depart from the results of the study, a development strategy of KM and TQM which can increase innovation in the construction sector in Indonesia has been developed.

"
2018
T52075
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Achmad Hardiman
"Hasil pengkajian di dua belas Rumah Sakit pada Propinsi Jawa Timur, Bali dan Sumatra Barat menunjukan kondisi tentang kurang baiknya mutu pelayanan Rumah Sakit Pemerintah. Kebijaksanaan Direktorat Jenderal Pelayanan Medik pada Pembangunan Jangka Panjang Tahap II dalam rangka peningkatan mutu pelayanan Rumah Sakit diupayakan melalui peningkatan sumber daya manusia, pelatihan dalam penerapan peningkatan mutu dan pelaksanaan akreditasi Rumah Sakit.
Telah diupayakan intervensi implementasi Sistem Manajemen Mutu Terpadu (MMT) di lima Rumah Sakit Swadana, tetapi masih didapat hasil yang belum memuaskan. Status Rumah Sakit Jiwa Pusat Semarang sebagai instansi Pengguna Penerimaan Negara Bukan Pajak yang merupakan transisi kearah unit Swadana membutuhkan model implementasi Sistem Manajemen Mutu Terpadu.
Dilakukan analisis lima konsep Sistem Manajemen Mutu Terpadu sehingga didapatkan suatu konsep model sintesa. Model kemudian diuji dengan melakukan implementasi pada Rumah Sakit Jiwa Pusat Semarang. Kemudian dilakukan analisis dan hasil implementasi di Rumah Sakit Jiwa Pusat Semarang tersebut. Dari analisis dihasilkan; pertama Model Implementasi Sistem MMT untuk Rumah Sakit;kedua deskripsi model konseptual implementasi Sistem MMT; ketiga deskripsi model implementasi di Rumah Sakit Jiwa Pusat Semarang; keempat model evaluasi implementasi Sistem MMT; kelima masalah potensial dalam implementasi Sistem MMT di Rumah Sakit adalah belum siapnya individu, kelompok dan organisasi menerima perubahan.
Berdasarkan kesimpulan disarankan kepada Departemen Kesehatan untuk membuat rumusan konsep Model dan Strategi untuk Implementasi Sistem MMT bagi Rumah Sakit Pemerintah; memilih beberapa Rumah Sakit Jiwa Pusat menjadi unit swadana;merumuskan perubahan Struktur Organisasi Rumah Sakit Jiwa Pusat dan Pelatihan MMT bagi Pimpinan Rumah Sakit Jiwa Pusat. Disarankan pula kepada Pimpinan Rumah Sakit untuk komit terhadap implementasi Sistem MMT. Kepada PERSI agar melaksanakan pelatihan teknis perumah sakitan dan kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam pengawasan mutu pelayanan yang diberikan rumah sakit.

Model Development and Total Quality Management System Implementation Analysis in Hospital, A Case Study in Semarang State Mental Hospital. Survey result 12 Hospital in East Java, Bali and West Sumatra indicate that public hospital quality care were not good. Directorate General Medical Care Policy in Longterm Development Stage 11 due to hospital quality care improvement is effort with human resources empowerment, implementing quality improvement training, and hospital accreditation.
It has been done Total Quality Management System intervention in five Self Financing ("Swadana") a hospital, but the result were not satisfied. Semarang State Mental Hospital status as institution of government revenue non tax ("Instansi Pengguna Penerimaan Bukan Pajak") as transition to self financing unit required Total Quality Management System Model.
There are five Total Quality Management Concept have been analyzed and then Synthesized Model Concept as a result. Synthesized Model has been implemented in Semarang State Mental Hospital and follow by analyze. The result of analyzed are : First, Total Quality Management Implementation System for Hospital ; Second, Total Quality Management Implementation Conceptual Model description ; Third, Implementation Model description in Semarang State Mental Hospital ; Fourth, Evaluation model of Total Quality Management Implementation ; Fifth, Potential problem in Total Quality Management Implementation in Hospital are individual, group and organization nit ready for changes.
As a conclusion is suggested to Ministry of Health for making conceptual Model and Total Quality Management System implementation strategic for public hospital , choosing several state mental hospital become self financing unit, changing state mental hospital organizational structure and training Total Quality Management for State mental hospital's Director. Another suggestion to Hospital Director had commitment for Total Quality Management implementation. To Indonesian Hospital Association doing hospital technical training and to community doing participation and controlling hospital quality care.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 1995
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sigit Budi Jatmiko
"Ide dan teori manajemen kualitas dari W. Edward Deming telah diimplementasikan di dunia dalam industri manufacture dan jasa. Fokus penelitian ini adalah untuk menguji Deming Management Method dengan memasukan interfensi indikator pengukur dalam proyek telekomunikasi dengan studi kasus industri telekomunikasi di Indonesia. Dalam penelitian ini akan dianalisis pengaruh indikator pengukur yang diinterfensikan dan korelasi dari hubungan yang dihipotesiskan semuanya terkait secara positif, diawali dengan analisa hubungan antar variabel dengan menggunakan analisa PLS-SEM. Selanjutnya dianalisa apakah ada dukungan kuat untuk menerapkan ajaran dan gagasan W. Edwards Deming ke peningkatan manajemen kualitas proyek telekomunikasi. Dari rumusan masalah akan dianalisa apa saja yang perlu dievaluasi dari hubungan antara Deming Management Method dan peningkatan manajemen kualitas, dan strategi aplikasi yang dapat meningkatkan manajemen kualitas proyek telekomunikasi di Indonesia. Analisa pemetaan dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan strategi pengembangan yang didapat akan dilihat pengaruhnya dengan studi kasus Project Cloud Phase 2 (sebelum penerapan) dan Project Cloud Phase 3 (setelah penerapan) di PT. XYZ. Pengaruh sebelum dan sesudah diukur dengan angka kepuasan stakeholder dengan menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan Deming Management Method dapat memberikan pengaruh positif dan dapat meningkatkan kinerja manajemen kualitas dalam proyek telekomunikasi di Indonesia.

Quality management ideas and theories from W. Edward Deming have been implemented in the world, especially in the manufacturing and service industries. The focus of this research is to examine the Deming Management Method by including the intervening of the measuring indicators in the telecommunication project with the telecommunications industry case study in Indonesia. In this research, we will analyze the effect of the measured indicators and the correlations of the hypothesized relationships that are all positively related, begin with an analysis of the relationship between variables with the PLS-SEM approach. From the formulation of the problem will be analyzed what needs to be evaluated from the relationship between the Deming Management Method and improving quality management, and strategy that can improve the quality management of telecommunications projects in Indonesia. Mapping analysis use Importance Performance Analysis (IPA) method and development strategies obtained will be seen its influence with the Project Cloud Phase 2 (before application) and Project Cloud Phase 3 (after aplication) case studies at PT. XYZ. The influence before and after is measured by stakeholder satisfaction figures using the Customer Satisfaction Index (CSI) method. The results showed that the application of Deming Management Method can have a positive influence and can improve the performance of quality management in telecommunications projects in Indonesia."
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rachman Soeaipi
"Paper ini adalah hasil studi identifikasi faktor resiko, penanganan resiko, dan model manajemen resiko krisis kontraktor di Indonesia. Studi identifikasi diawali dengan studi literatur penyusunan daftar dugaan faktor resiko. Karena referensi kebanyakan hanya menyajikan penyebablakibat krisis secara umum, dilakukan survei ahli terhadap sejumlah praktisi konstruksi senior. Hasil survei yang dijadikan dasar penyusunan kuesioner, disebarkan pada praktisi konstruksi, khususnya para project manager dan proposal manager. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor resiko yang paling dominan bagi kontraktor akibat krisis ekonomi dan politik adalah faktor resiko finansial seperti : tangible rate, inflation rate, dan interest rate.
Studi penanganan resiko dilakukan berdasarkan hasil studi identifikasi, studi literatur, dan kuesioner. Hasilnya menunjukkan bahwa kontraktor di Indonesia belum banyak menerapkan metoda-metoda financial risk treatment untuk menangani resiko krisis dengan baik. Empat risk treatment yang paling sering dilakukan responden adalah Mengurangi/menghindari material impor, hutang, dan pengeluaran mata uang asing, serta review project preparing managernent. Keempat risk treatment ini merupakan risk treatment konvensional dan bersifat internal. Banyak risk treatment lainnya, seperti variasi ikatan kontrak dan kerjasama dengan pihak ketiga, yang termasuk jarang/kadang-kadang dilakukan. Metoda-metoda financial risk treatment ini belum banyak diterapkan terutama karena banyak project proposal manager yang balum memahami metoda-metoda tersebut dan ilmu risk management itu sendiri.
Untuk memperkuat kedua hasil studi, dilakukan analisa data statistik seperti : Cronbach's alpha (keandalan data sebagai estimasi dari nilai sebenarnya dari sebuah populasi), uji konkordans' (keselarasan penilaian antar responden), dan uji differensiasi (signifikansi perbedaan data masa krisis dan sebelum krisis). Selain itu dilakukan juga analisa kualitatif, baik dari literatur, pendapat tertulis para responden, maupun dari hasil interview.
Penelitian juga mengusulkan sebuah model manajemen resiko krisis yang diharapkan sesuai untuk kondisi sektor konstruksi di Indonesia. Model melibatkan faktor-faktor resiko finansial yang dominan serta risk treatment yang bersifat internal, bilateral (contract), dan third party.

This paper is a result of risk factor identification, risk treatment, and risk management model ['or contractors in Indonesian crisis situation. Identification study is begun with literature study to prepare an estimated risk factors list. While most of literatures only specify the cause/impact of crisis in general, a survey to senior construction practitioners is conducted. The survey result, which is used to prepare a questionnaire, is spread to construction practitioners, especially for project and proposal managers. This research finds that the most dominant risk factors for contractors due to Indonesian economic and political crisis are financial risk factors, such as : Exchange rate, inflation rate, and interest rate.
Risk treatment study is conducted based on identification study result, literature study, and questionnaire, This research finds that most of Indonesian contractors have not used many kind of financial risk treatment methods yet to manage the crisis well. The most frequently used risk treatments are : Minimize import materials, minimize tbreign currency debt, minimize foreign service payment, and project planning/management review. These risk treatments are conventional and internal methods. There are many risk treatments, such as contract type variations and third party partnerships, which are not frequently used. Many project/proposal managers have not used them especially because they are not familiar with these financial risk treatment methods and risk management knowledge itself.
To support the study results, tt statistical analysis is conducted, such as : ('ronbach's alpha (data reliability as an estimation of true value of a population), concordance test, and dillerentiation test (crisis and before crisis data). A qualitative analysis is also conducted, based on literatures, respondents' opinion, and interview result.
This research also proposes a crisis risk management model, which is expected to be appropriate for Indonesian construction sector's condition. The model includes dominant financial risk factors and internal, contractual, and third parties risk treatments."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
T8706
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sidiq Wacono
"Era globalisasi telah melahirkan gala kompetisi yang sangat ketat pada berbagai sektor komoditi dunia usaha baik produk maupun jasa, karenanya hanya produk dan jasa yang memiliki daya saing tinggi yang dapat melakukan kompetisi. Begitu pula untuk sektor industri konstruksi, dalam menghadapi era globalisasi maka perusahan industri konstruksi hams mempersiapkan diri, salah satu caranya adalah dengan mendapatkan sertifikat sistem manajemen mutu ISO 9002.
Tuntutan kualitas penerapan sistem manajemen mutu ISO 9002 yang memiliki daya saing sehingga perusahaan industri konstruksi dapat melakukan kompetisi dengan baik menjadi begitu penting. Penelitian mengenai biaya mutu ( quality cost atau cost of quality ) yang dikaitkan dengan kualitas penerapan sistem manajemen mutu ISO 9002 merupakan salah satu cara untuk mendapatkan daya saing tersebut.
Biaya mutu yang terdiri dari tiga kelompok yaitu biaya pencegahan ( prevention cost ), biaya penilaian ( appraisal cost ) dan biaya kegagalan ( failure cost) dalam penilitian ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi biaya mutu.
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk melihat adanya hubungan melalui analisa regresi berganda pengaruh kualitas penerapan sistem manajemen mutu ISO 9002 terhadap kinerja biaya mutu pada pekerjaan-pekerjaan proyek di lingkungan PT. Waskita Karya.
Hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan analisa statistik terhadap sampel proyek memperlihatkan hasil yang menyatakan bahwa kualitas penerapan sistem manajemen mutu ISO 9002 dengan variabel-variabel penentu yang mewakili variabel lainnya mempunyai pengaruh 74.1 % terhadap kinerja biaya mutu dengan model regresi linier dengan variabel penentunya adafah bahan yang disuplai oleh pihak pemilik dan persyaratan kerja dalam kontrak yang sesuai dengan keinginan pihak pemilik.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa peningkatan kualitas penerapan sistem manajemen mutu ISO 9002 akan meningkatkan kinerja biaya mutu pekerjaan-pekerjaan proyek di lingkungan PT. Waskita Karya."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
T10136
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>