Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 63309 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Esther Purwitasari
"Penelitian mengenai pengaruh pemberian berbagai konsentrasi konsentrat kurma Phoenix dactylifera L. terhadap kualitas spermatozoa ikan koi Cyprinus carpio, Linnaeus 1759 48 jam pascakriopreservasi telah dilakukan. Penelitian tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi metanol 10 dengan berbagai konsentrasi konsentrat kurma 0, 3, 5, 7, dan 9 terhadap motilitas, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa ikan koi 48 jam pascakriopreservasi. Semen ikan koi yang digunakan untuk kriopreservasi dikoleksi dengan metode pengurutan stripping yang kemudian dievaluasi secara makroskopis dan mikroskopis.
Hasil evaluasi selanjutnya diuji dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji analisis variansi ANAVA faktor tunggal, dan uji perbandingan berganda Tukey. Hasil uji ANAVA faktor tunggal menunjukkan perbedaan nyata P < 0,05 terhadap persentase motilitas, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa ikan koi pascakriopreservasi. Metanol 10 dengan konsentrat kurma 5 merupakan kombinasi krioprotektan optimum karena menghasilkan nilai rata-rata tertinggi pada persentase motilitas 61,74 4,47 dan viabilitas 72,60 2,96, serta memberikan nilai rata-rata terendah pada persentase abnormalitas 22,00 3,16 spermatozoa ikan koi 48 jam pascakriopreservasi.

Effects of various concentrations of dates palm juice Phoenix dactylifera L. to spermatozoa quality of koi fish Cyprinus carpio, Linnaeus 1758 48 hours post cryopreservation was investigated. The aim of this research is to determine combination effects of 10 methanol and various concentration of dates palm juice 0, 3, 5, 7, and 9 to koi fish spermatozoas motility, viability, and abnormality 48 hours post cryopreservation. Semen for cryopreservation was collected by stripping, then evaluated by macroscopic and microscopic.
The results of the evaluation were tested by Shapiro Wilk normality test, Levene homogeneity test, variants analysis ANAVA single factor test, and Tukey multiple comparison test. According to ANAVA, the percentage of motility, viability, and abnormality post cryopreservation was significantly different P 0,05. 10 methanol and 5 dates palm juice was the optimum concentration of cryoprotectant because it provides the highest average value in motility percentage 61,74 4,47 and viability percentage 72,60 2,96, and provides the lowest average value in abnormality percentage 22,00 3,16 spermatozoa of koi fish 48 hours post cryopreservation.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nabilla Ghina Zavitri
"Penelitian pengaruh pemberian berbagai konsentrasi kuning telur ayam kampung terhadap kualitas spermatozoa ikan koi Cyprinus carpio, Linnaeus 1758 48 jam pascakriopreservasi dilakukan untuk mengetahui konsentrasi optimum kuning telur ayam kampung yang dapat digunakan untuk menjaga kualitas spermatozoa ikan koi. Semen ikan koi diperoleh dengan cara stripping pada bagian urogenital ikan koi. Evaluasi semen ikan koi dilakukan secara makroskopis volume, pH, dan warna semen dan mikroskopis persentase motilitas, viabilitas, dan abnormalitas.
Penelitian menggunakan larutan pengencer metanol 10 dan berbagai konsentrasi kuning telur ayam kampung dengan perbandingan semen dan pengencer 1:4. Perlakuan yang diberikan yaitu kuning telur ayam kampung dengan konsentrasi 0 kontrol, 5, 10, 15, 20, dan 25. Pembekuan dilakukan pada suhu -34 oC selama 48 jam. Data yang diperoleh menunjukkan distribusi normal dan bervariasi homogen setelah dilakukan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene. Hasil uji Analisis Variansi ANAVA satu arah menunjukkan pengaruh perlakuan kuning telur ayam kampung.

Research about various effect of free range chicken egg yolk concentration to spermatozoa quality of Koi Fish Cyprinus carpio, Linnaeus 1758 48 hours post cryopreservation was done to know optimum concentration of free range chicken egg yolk that can still keep the quality of koi fish spermatozoa. Milt sperm koi fish was collected by stripping at urogenital area of the fish. Koi fish sperm evaluation was done macroscopically volume, pH, milt color and microscopically percentage of motility, viability, and abnormality of spermatozoa.
The research was using dilution solution methanol 10 and various concentrations of free range chicken egg yolk with ratio 1 4. The given concentration of free range chicken egg yolk was 0 control, 5, 10, 15, 20, and 25. Freezing was done at 34 oC for 48 hours. The data obtained showed normal and homogenous after processed with the Shapiro Wilk normality test and Levene homogenity test. The one factor ANOVA showed that various concentration of free range chicken egg yolk had effect.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Amanda Devita
"Penelitian mengenai pengaruh pemberian berbagai konsentrasi santan kelapa terhadap kualitas spermatozoa ikan koi Cyprinus carpio, Linnaeus 1758 48 jam pascakriopreservasi telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi metanol 5 dengan berbagai konsentrasi santan kelapa 0, 2, 4, 6, 8, dan 10 terhadap motilitas, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa ikan koi 48 jam pascakriopreservasi. Semen ikan koi yang dilakukan pada penelitian diperoleh dengan cara pengurutan stripping dan selanjutnya dievaluasi secara mikroskopis dan makroskopis. Hasil evaluasi selanjutnya diolah secara statistik dengan uji normalitas Saphiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji analisis variansi ANAVA faktor tunggal, dan uji perbandingan berganda Tukey. Hasil uji ANAVA satu faktor menunjukan adanya perbedaan nyata.

Research about effect of various concentration of coconut milk on spermatozoa quality of Koi Fish Cyprinus carpio, Linnaeus 1758 48 hours postcryopreservation has been done. The research aims to know the effect of 5 methanol and various concentrations of coconut milk 0, 2, 4, 6, 8, 10 on motility, viability, and abnormality on Koi fish's spermatozoa 48 hours postcryopreservation. Koi fish's milt in this research was collected by stripping method and then evaluated microscopically and macroscopically. Results obtain are further assayed statistically with Saphiro Wilk normality test, Levene homogeneity test, one way Anova test, and Tukey multiple comparison test. One way Anova test showed that various concentration of coconut milkhad significant different."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Elga Rizky Pratama
"Telah dilakukan penelitian mengenai kriopreservasi ikan koi Cyprinus carpio, Linnaeus 1758 menggunakan berbagai konsentrasi susu skim yang dikombinasikan dengan metanol 10. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh konsentrasi susu skim 0, 5, 10, 15, 20, 25 yang dikombinasikan dengan metanol 10 terhadap kualitas spermatozoa ikan koi 24 jam pascakriopreservasi. Hasil uji ANAVA satu faktor menunjukkan pemberian berbagai konsentrasi susu skim memiliki nilai rata-rata persentase motilitas, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa ikan koi 24 jam pascakriopreservasi yang berbeda nyata.

Cryopreservation of koi Cyprinus carpio, Linnaerus 1758 spermatozoa using various concentrations of skim milk combined with 10 methanol has been studied. The objective of the study was to know the effect of skim milk in various concentration on spermatozoa quality of koi Cyprinus carpio, Linnaeus 1758 postcryopreservation. The one factor ANOVA showed that various concentrations of skim milk had a significant difference."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Azhar Mubarok
"Telah dilakukan penelitian mengenai kriopreservasi ikan koi Cyprinus carpio, Linnaeus 1758 dengan menggunakan berbagai konsentrasi madu yang dikombinasikan dengan metanol 10 . Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh konsentrasi madu 0 , 0,1 , 0,3 , 0,5 , 0,7 , 0,9 terhadap kualitas spermatozoa ikan koi 24 jam pascakriopreservasi. Hasil uji ANAVA satu faktor menunjukkan pemberian berbagai konsentrasi madu memiliki nilai rata-rata persentase motilitas, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa ikan koi 24 jam pascakriopreservasi yang berbeda nyata.

Cryopreservation of koi Cyprinus carpio, Linnaerus 1758 spermatozoa using various concentrations of honey combined with 10 methanol has been studied. The objective of the study was to know the effect of honey in various concentration 0 , 0,1 , 0,3 , 0,5 , 0,7 , 0,9 on spermatozoa quality of koi Cyprinus carpio, Linnaeus 1758 24 hours postcryopreservation. The one factor ANOVA showed that various concentrations of honey had a significant difference."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wiwid Widyaningsih
"Kriopreservasi sperma ikan kerapu kertang Epinephelus lanceolatus (Bloch, 1790) merupakan suatu teknik untuk membantu mengatasi masalah pemijahan yang tidak sinkron antara induk ikan kerapu kertang. Penelitian ini menggunakan konsentrat kurma dan gliserol sebagai krioprotektan. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrat kurma dan gliserol terhadap kualitas sperma yaitu motilitas, viabilitas, dan abnormalitas 48 jam pascakriopreservasi serta kemampuan fertilisasinya dengan ikan kerapu macan Epinephelus fuscogutatus (Forskal, 1775). Konsentrat kurma yang digunakan dalam penelitian ini dengan berbagai konsentrasi, yaitu 0%; 5%; 10%; 15%; 20%; dan 25%. Rasio antara sperma dengan larutan pengencer yang digunakan yaitu 1:9. Ekstender yang digunakan yaitu larutan marine fish Ringer. Kualitas sperma segar terlebih dahulu dievaluasi secara makroskopis (volume, pH, warna, dan bau) dan secara mikroskopis (motilitas, viabilitas, dan abnormalitas) untuk menguji kelayakan sperma yang akan dikriopreservai dan kemampuan fertilitasnya dengan menghitung persentase fertilisasi. Kriopreservasi dilakukan pada freezer dengan suhu -200C selama 48 jam. Spermatozoa hasil kriopreservasi digunakan untuk membuahi sel telur ikan kerapu macan. Berdasarkan hasil uji statistik ANOVA satu arah dilanjutkan dengan Uji Tukey, diketahui bahwa kombinasi konsentrat kurma dengan berbagai konsentrasi dan gliserol memiliki nilai rata-rata yang berpengaruh nyata terhadap motilitas dan abnormalitas sperma pascakriopreservasi (P<0,05), akan tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap viabilitasnya. Meskipun demikian hasil fertilisasinya dengan ikan kerapu macan menunjukkan hasil yang berpengaruh nyata (P<0,05). Hasil terbaik ditunjukkan pada konsentrasi konsentrat kurma 10% dengan nilai persentase 76,70 ± 1,54% pada motilitas sperma, nilai persentase viabilitas yaitu 77,67 ± 5,78%, serta nilai kemampuan fertilisasi yaitu 66,25 ± 3,23%, dengan nilai persentase rata-rata abnormalitas 21,53 ± 0,84%.

Cryopreservation of giant grouper sperm Epinephelus lanceolatus (Bloch, 1790) is a technique to overcome the problem of unsynchronized spawning of grouper. Glycerol and palm dates were used as a cryoprotectant. The aim of this study was to determine the effect of palm date concentrate and glycerol on motility, viability, and abnormality 48 hours postcryopreservation and the ability of fertilization using giant grouper sperm postcryopreservation with tiger grouper (Epinephelus fuscogutatus ). The palm date concentrations used in this study were 0%; 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%. The ratio between sperm and diluent solution was 1:9. The extender used in this study is a marine fish Ringer solution. Fresh sperm were evaluated macroscopically (volume, pH, color, and odor) and microscopically (motility, viability, and abnormality) to test the sperm feasibility for cryopreservation and fertility ability by calculating the percentage of fertilization. Sperm was stored in a freezer -200C for 48 hours. Spermatozoa postcryopreservation were used to fertilize tiger grouper eggs. Based on the results of statistical tests of one-way ANOVA followed by the Tukey Test, it was shown that palm date concentrate with various concentrations had an average value that significantly affected motility sperm and abnormality after cryopreservation (P<0.05), but had no significant effect (P>0.05) to viability. However, the results of fertilization with tiger grouper showed a significant effect (P<0.05). The best results were shown in the concentration of 10% palm date concentrate with a percentage value of 76.70 ± 1.54% in motility sperm, the value of the viability percentage is 77.67 ± 5.78%, and the value of fertilization ability is 66.25 ± 3.23%, with an average percentage value of abnormality is 21.53 ± 0.84%."

Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2019
T52392
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wiwid Widyaningsih
"Kriopreservasi sperma ikan kerapu kertang Epinephelus lanceolatus (Bloch, 1790) merupakan suatu teknik untuk membantu mengatasi masalah pemijahan yang tidak sinkron antara induk ikan kerapu kertang. Penelitian ini menggunakan konsentrat kurma dan gliserol sebagai krioprotektan. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrat kurma dan gliserol terhadap kualitas sperma yaitu motilitas, viabilitas, dan abnormalitas 48 jam pascakriopreservasi serta kemampuan fertilisasinya dengan ikan kerapu macan Epinephelus fuscogutatus (Forskal, 1775). Konsentrat kurma yang digunakan dalam penelitian ini dengan berbagai konsentrasi, yaitu 0%; 5%; 10%; 15%; 20%; dan 25%. Rasio antara sperma dengan larutan pengencer yang digunakan yaitu 1:9. Ekstender yang digunakan yaitu larutan marine fish Ringer. Kualitas sperma segar terlebih dahulu dievaluasi secara makroskopis (volume, pH, warna, dan bau) dan secara mikroskopis (motilitas, viabilitas, dan abnormalitas) untuk menguji kelayakan sperma yang akan dikriopreservai dan kemampuan fertilitasnya dengan menghitung persentase fertilisasi. Kriopreservasi dilakukan pada freezer dengan suhu -200C selama 48 jam. Spermatozoa hasil kriopreservasi digunakan untuk membuahi sel telur ikan kerapu macan. Berdasarkan hasil uji statistik ANOVA satu arah dilanjutkan dengan Uji Tukey, diketahui bahwa kombinasi konsentrat kurma dengan berbagai konsentrasi dan gliserol memiliki nilai rata-rata yang berpengaruh nyata terhadap motilitas dan abnormalitas sperma pascakriopreservasi (P<0,05), akan tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap viabilitasnya. Meskipun demikian hasil fertilisasinya dengan ikan kerapu macan menunjukkan hasil yang berpengaruh nyata (P<0,05). Hasil terbaik ditunjukkan pada konsentrasi konsentrat kurma 10% dengan nilai persentase 76,70 ± 1,54% pada motilitas sperma, nilai persentase viabilitas yaitu 77,67 ± 5,78%, serta nilai kemampuan fertilisasi yaitu 66,25 ± 3,23%, dengan nilai persentase rata-rata abnormalitas 21,53 ± 0,84%.

Cryopreservation of giant grouper sperm Epinephelus lanceolatus (Bloch, 1790) is a technique to overcome the problem of unsynchronized spawning of grouper. Glycerol and palm dates were used as a cryoprotectant. The aim of this study was to determine the effect of palm date concentrate and glycerol on motility, viability, and abnormality 48 hours postcryopreservation and the ability of fertilization using giant grouper sperm postcryopreservation with tiger grouper (Epinephelus fuscogutatus). The palm date concentrations used in this study were 0%; 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%. The ratio between sperm and diluent solution was 1:9. The extender used in this study is a marine fish Ringer solution. Fresh sperm were evaluated macroscopically (volume, pH, color, and odor) and microscopically (motility, viability, and abnormality) to test the sperm feasibility for cryopreservation and fertility ability by calculating the percentage of fertilization. Sperm was stored in a freezer -200C for 48 hours. Spermatozoa postcryopreservation were used to fertilize tiger grouper eggs. Based on the results of statistical tests of one-way ANOVA followed by the Tukey Test, it was shown that palm date concentrate with various concentrations had an average value that significantly affected motility sperm and abnormality after cryopreservation (P<0.05), but had no significant effect (P>0.05) to viability. However, the results of fertilization with tiger grouper showed a significant effect (P<0.05). The best results were shown in the concentration of 10% palm date concentrate with a percentage value of 76.70 ± 1.54% in motility sperm, the value of the viability percentage is 77.67 ± 5.78%, and the value of fertilization ability is 66.25 ± 3.23%, with an average percentage value of abnormality is 21.53 ± 0.84%."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2019
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bela Berli Yeni
"Ikan mas mustika merupakan strain unggulan dan merupakan komoditi bernilai ekonomi tinggi di Jawa Barat. Peningkatan jumlah ketersediaannya, memerlukan induk yang berkualitas. Pemijahan ikan dipengaruhi oleh cuaca. Alternatif perlu ditemukan untuk percepatan pematangan gonad pada ikan mas mustika, untuk membantu dalam ketersediaanya. Bahan umum yang digunakan dalam budidaya ikan mas mustika adalah SnGrH dengan merek dagang ovaprim. Penggunaan hormon sintetik dinilai tidak ekonomis dan bisa berdampak buruk bagi ikan jika dilakukan terus-menerus. Bahan alternatif yang ekonomis dan aman berasal tanaman. Cabe jawa merupakan salah satu tanaman afrodisiak yang memiliki efek hormonal, serta memiliki pengaruh terhadap reproduksi yaitu piperin dan sitosterol.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsentrasi ekstrak cabe jawa terhadap kualitas sperma ikan mas mustika. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan ikan mas mustika yang berumur tiga bulan. Terdapat tiga jenis perlakuan pemberian ekstrak cabe jawa yaitu (ECJ) 7,8 mL mg-1 kg-1 bobot ikan, 15,6 mL mg-1 kg-1 bobot ikan dan 31,2 mL mg-1 kg-1 bobot ikan. NaCl diberikan sebagai kontrol negatif dan ovaprim sebagai kontrol positif. Penyuntikan dilakukan sekali yaitu di minggu pertama dan pengambilan sampel dilakukan pada minggu kedua setelah penyuntikan. Sampling sperma dilakukan dengan cara stripping. Sperma dievaluasi secara makroskopis (volume, pH, dan warna), mikroskopis (konsentrasi sperma, motilitas dan durasi motilitas), dan hasil dari sperma juga digunakan untuk fertilisasi, yang dilakukan secara buatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak cabe jawa dengan konsentrasi 7,8 mL mg-1 kg-1 bobot ikan (perlakuan A) berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap konsentrasi sperma, motilitas, durasi motilitas dan fertilisasi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak cabe jawa terhadap kualitas sperma mempengaruhi dan meningkatkan kualitas sperma serta fertilisasi. Hasil optimum yaitu pada konsentrasi 7,8 mL mg-1 kg-1 ikan dengan hasil konsentrasi sperma (58,67 ±1,45 )105 sel/mL dengan nilai (69,5± 1,24)%, durasi motilitas (32,5 ±1,7) detik, dan fertilisasi (66,50 ± 1,27)%.
Mustika common carp is one of strain with good quality than the other carp and being popular quality in West Java. Increase production requires the restock of fish with high quality. Procurement of fish seeds is affected by weather, need to accelerate gonadal maturation in common carp mustika. Common materials used in aquaculture for common carp mustika is SnGrH with brand name ovaprim. The synthetic hormone is considered uneconomical and have effects which is not safe for fish. It is necessary to use economical and safe alternative ingredients such as java long pepper. Java long paper is one of the aphrodisiac plants that have hormonal efficiency. The active ingredient is thought to have an effect on reproduction, namely piperine and sitosterol.
This study aims to evaluate the effect of long pepper extract for quality of common carp mustika spermatozoa. This study was conducted using 3 months old common carp mustika fishes. Treatments including giving three concentration of java long pepper extract were 7.8 mL mg-1 kg-1 weight body, 15.6 mL mg-1 kg-1 weight body and 31.2 mL mg-1 kg-1 weight body. The negative control used NaCl physiological solution and also positive control by SnGrH (ovaprim). Injection was given on first week, and did frequently checked everyday and at second week fish can product spermatozoa. Spermatozoa was evaluated by microscopic factors (volume, pH, and colors), by macroscopic factors (Sperm density, motility and motility duration) also fertilization.
Result showed that using extract long paper with doses 7.8 mL mg-1 kg-1 weight body have a real impact (P <0.05) on sperm density, motility and motility duration. Highest result for sperm concentration (58.67± 1.45)105 sel/mL, motility (69,5±1,24)%, and motility duration (32.5 ±1,7)seconds. "
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2019
T54088
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Adam Komara Sudrajat
"Penelitian kriopreservasi spermatozoa ikan kerapu kertang memiliki tujuan mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi susu skim (0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%) yang dikombinasikan dengan gliserol 6% terhadap motilitas, viabilitas, dan abnormalitas serta kemampuan fertilisasi spermatozoa ikan kerapu kertang pascakriopreservasi terhadap sel telur ikan kerapu macan. Larutan pengencer yang digunakan dalam penelitian adalah larutan marine fish Ringer, gliserol 6%, susu skim berbagai konsentrasi. Rasio pengenceran yang digunakan adalah 1:9. Kriopreservasi dilakukan dalam freezer pada suhu -20°C, dengan lama penyimpanan selama 48 jam. Spermatozoa hasil kriopreservasi selama 48 jam digunakan untuk membuahi sel telur ikan kerapu macan. Hasil fertilisasi digunakan untuk mengukur parameter kualitas spermatozoa yang baik. Hasil uji ANAVA satu arah menunjukkan pemberian berbagai konsentrasi susu skim memiliki nilai rata-rata persentase motilitas, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa ikan kerapu kertang 48 jam pascakriopreservasi yang berbeda nyata (P˃0,05). Hasil terbaik ditunjukkan pada konsentrasi susu skim 20% dengan nilai persentase motilitas, viabilitas, dan abnormalitas secara berurutan sebesar 80,51 ± 3,46%; 81,24 ± 2,34%; dan 25,35 ± 2,04 %. Hasil analisis pada fertilisasi spermatozoa pascakriopreservasi menyatakan bahwa nilai rata-rata persentase fertilisasi tidak berbeda nyata antar perlakuan, namun pada konsentrasi susu skim 20% memberikan kemampuan fertilisasi yang baik yaitu 68 ± 1,70%.

The objective of this study was to discover the effect of various concentration skim milk from (0%, 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%) and combined with glycerol 6% which give the best effect towards motility, viability, abnormality and fertilization for Ephinephelus fuscogutattus (Forsskal 1775) capability of Ephinephelus lanceolatus (Bloch 1970) spermatozoa 48 hour after freezing. We used marine fish Ringer, glycerol 6%, and various concentration skim milk. Dilute the spermatozoa at 1 : 9 ratio. Cryopreservation is carried out in a freezer with a temperature of -20°C with a storage time of 48 hours. Cryopreservation spermatozoa for 48 hours is used to fertilize the egg Ephinephelus fuscogutattus (Forsskal 1775). Fertilization results are used to measure the quality parameter of spermatozoa Ephinephelus lanceolatus (Bloch 1970). Based on the ANAVA analysis, the treatment groups showed significant difference in average motility, viability and spermatozoa abnormality percentage with the control (P˃0.05). ANAVA analysis showed best result are obtained from 20% skim milk with average motility (80.51 ± 3.46%), sperm viability (81.24 ± 2.34%), and sperm abnormality (25.35 ± 2.04%). The results of analysis on fertilization with sperm post- cryopreservation stated that the average value of the percentage of fertilization was not significantly different between treatments, but at the concentration of skim milk 20% give a best ability of fertilization which was 68 ± 1.70%."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2019
T51948
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>