Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 130328 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Alim Widyawan
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh organisasi pembelajar terhadapat kinerja karyawan pada PT Bank BRI Kantor Cabang Pekayon. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan campuran dengan metode survey yang menggunakan teknik pengambilan total sampling terhadap seluruh karyawan yang berjumlah 42 responden untuk penelitian kuantitatif dan wawancara kepada dua partisipan untuk penelitian kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana. Sementara hasil penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi pembelajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT Bank BRI Kantor Cabang Pekayon.

ABSTRACT
This research aims to analyse the influence of learning organization to employee performance of PT Bank BRI Pekayon area. The method used is mix method with survey method using total sampling technique to all employee which total respondent is 42 for quantitative research and interview with two participants for qualitative research. Data analysis technique used in this study is a simple linier regression. The result showed that learning organization have positive effect and significant to employees performance in PT Bank BRI Pekayon area."
2017
S68334
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Allan Louby Van Houten
"Kebutuhan mengembangkan gaya kepemimpinan yang lebih baik menjadi semakin penting disetiap organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati apakah terdapat pengaruh gaya kepemimpinan pimpinan transformasional dan transaksional terhadap kinerja karyawan Divisi Sentra Operasi (STO) Bank BRI Kantor Pusat Jakarta yang termasuk dalam perusahaan perbankan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yangbersifat eksplanatif. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas, penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Gaya kepemimpinan transformasional dan transaksional secara bersamaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.

The need to develop better leadership style is becomingin creasingly important in every organization. The purpose of this study was to as certain whether there is influence the leadership style of transactional and transformational leadership on the performance of employees of Operational Division (STO) BRI Head Office Jakarta Initiative is included in the corporate banking.This study uses quantitative methods that are explanative. To find out how big the influence of independent variables, this study used a multiple linear regression analysis. Transactional and transformational leadership styles at the sametime have a significant influence on employee performance."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 2015
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Indrajita Wicaksana
"Skripsi ini membahas Kemampuan Komunikasi Interpersonal Kepala Cabang sebagai pemimpin dan hubungannya dengan Kinerja Karyawan yang ada di lingkungan Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Kramat Jati Jakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Teori yang digunakan untuk mengukur variabel kemampuan komunikasi pemimpin adalah teori Devito (2011) mengenai kemampuan yang harus dikembangkan seorang pemimpin antara lain Openness, Empathy, Supportiveness, Positiveness, dan Equality. Sementara teori yang digunakan untuk mengukur Kinerja Karyawan adalah teori Contextual Performance dari Aguinis (2007) yang terdiri dari Trait Approach, dan Behavior Approach. Teknik penarikan sampel menggunakan Total Sampling dimana Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan di lingkungan Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Kramat Jati Jakarta berstatus Karyawan Kontrak dan Tetap (Organik) berjumlah 79 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan komunikasi interpersonal pemimpin dengan kinerja karyawan di Bank BRI Kantor Cabang Kramat Jati Jakarta memiliki hubungan yang positif. Nilai koefisien korelasi sebesar .499 menunjukkan adanya hubungan yang sedang dari kedua variabel tersebut.

This study discusses about interpersonal communication skills of the leader and their relation with the performance of employees in the BRI of Branch Office Kramat Jati Jakarta. This study used the Devito (2011) theory which states that the abilities leader to be developed are include openness, empathy, supportiveness, positiveness, and equality. Where as the theory of contextual performance bu Aguinis (2007) is used to measure the performance of employees. According to Aguinis it consists of the trait and behavior approach. The sampling technique of this study is total sampling which is the samples in this study were employees of the BRI of Branch Office Kramat Jati Jakarta. The status oh this employee are the contract and permanent (organic), around to 79 people. Data collection technique is the questionnaire as a research instrument. The results of this study showed that the communication skills of the leadder with the employee performance in the BRI of Branch Office Kramat Jati Jakarta had a positive relationship. The correlation coefficient is .499, it showed that moderate correlation of the two variables."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2014
S55884
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dezar Aldiansyah Indrakesuma
"Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengaruhbudaya organisasiterhadap kinerja karyawan kantor area PT. Bank X, Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah31 karyawan kantor area PT. Bank X, Tangerangdengan menggunakan metodeTotal Sampling.Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan linear regression.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan hubungan antar variabel pada penelitian ini adalah sedang menujukuat, dengan angka koefisien sebesar 0.452. Budaya organisasi yang dimiliki PT. Bank X mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 20.5%, sedangkan sisanya sebesar 79.5% dipengaruhi oleh faktor lain.

The objective of this research is to analyze the effect of organizational culture toward employee preformance in PT. Bank X, area office, Tangerang Area. This research applied quantitative approach. The samples of this research are31 employees of PT. Bank X’s office, collected using total sampling. This research used questionnaire as research instrument and analyzed with linear regression.
The result of this research indicates that the correlation between two variables is moderate to strong. Organizational culture effects employee’s performanceis equal to 20.5%, and the residue equal to 79.5% affected by other factor.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
S44258
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ramdhany Dwiansyah
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari work life balance terhadap employee retention. Pada penelitian ini, variabel work life balance menggunakan instrumen penelitian dari Fisher (2001) yang memiliki tiga dimensi yaitu work
interference with personal life, personal life interference with work, and work/personal life enhancement. Sedangkan untuk variabel employee retention menggunakan instrumen penelitian dari Eva Kyndt (2009). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan dengan pengumpulan data
melalui penyebaran kuisioner terhadap 57 sampel yang merupakan karyawan bagian operasional Bank BRI Kantor Cabang Khusus Jakarta dengan teknik sampel total. Pada penelitian ini menggunakan analisisis regresi sederhana untuk
menguji pengaruh antar variabel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa work life balance memiliki pengaruh positif terhadap employee retention.

ABSTRACT
This study aims to examine the impact of work-life balance on employee retention. In this research, work-life balance using standard research instruments as proposed by Fisher (2001) with three dimensions that work interference with personal life, personal life interference with work, and work/personal life
enhancement. For Employee retention is using standard research instruments as proposed by Eva Kyndt (2009). This research used quantitative approach data was collected through questionnaires from a sample of 57 Operational Employees at Bank BRI Special Branch Office Jakarta. Variables were measured using regression analysis. This study found that Work life balance has positive effect on employee retention."
2016
S66895
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ramdhany Dwiansyah
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari work life balance terhadap employee retention. Pada penelitian ini, variabel work life balance menggunakan instrumen penelitian dari Fisher 2001 yang memiliki tiga dimensi yaitu work interference with personal life, personal life interference with work, and work/personal life enhancement. Sedangkan untuk variabel employee retention menggunakan instrumen penelitian dari Eva Kyndt 2009 . Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner terhadap 57 sampel yang merupakan karyawan bagian operasional Bank BRI Kantor Cabang Khusus Jakarta dengan teknik sampel total. Pada penelitian ini menggunakan analisisis regresi sederhana untuk menguji pengaruh antar variabel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa work life balance memiliki pengaruh positif terhadap employee retention.

ABSTRACT
This study aims to examine the impact of work life balance on employee retention. In this research, work life balance using standard research instruments as proposed by Fisher 2001 with three dimensions that work interference with personal life, personal life interference with work, and work personal life enhancement. For Employee retention is using standard research instruments as proposed by Eva Kyndt 2009 . This research used quantitative approach data was collected through questionnaires from a sample of 57 Operational Employees at Bank BRI Special Branch Office Jakarta. Variables were measured using regression analysis. This study found that Work life balance has positive effect on employee retention. "
2016
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Faustina Anjani Dewanto
"Generasi milenial merupakan generasi yang mendominasi pasar kerja di Indonesia saat ini dan generasi pertama yang cakap berteknologi serta sangat produktif. Namun, generasi milenial cenderung berfokus pada dirinya sendiri dan kurang memiliki komitmen. Terkait erat dengan pengembangan karir individu, career commitment menjadi salah satu tantangan utama pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya pada Bank BRI yang sedang berfokus pada generasi milenial. Mempertimbangkan belum adanya riset terkait, khususnya pada sektor perbankan di Indonesia, penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh psychological capital terhadap career commitment karyawan milenial melalui subjective well-being sebagai mediasi di Kantor Pusat Bank BRI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 150 karyawan milenial di Kantor Pusat Bank BRI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pengaruh psychological capital terhadap career commitment karyawan milenial melalui subjective well-being sebagai mediasi di kantor pusat Bank BRI. Penelitian ini menunjukkan bahwa karyawan milenial di Bank BRI cenderung merespons secara positif hal-hal terkait pekerjaannya dan secara subjektif merasakan kesejahteraan. Oleh karena itu, dukungan peningkatan psychological capital dan subjective well-being perusahaan mendorong terciptanya career commitment pada karyawan milenial.

The millennial generation has the most significant number in the Indonesian labor market, the first technophile generation, and is highly productive. However, the millennial generation tends to focus on themselves and lacks commitment. Closely related to individual career development, career commitment is one of the main challenges in managing Human Resources (HR), especially in Bank BRI, which focuses on the millennial generation. Considering there is still no related research, especially in the banking sector in Indonesia, this study aims to analyze the effect of psychological capital on the career commitment of millennial employees through subjective well-being as mediation at the Bank BRI Headquarters. This study uses a quantitative approach with an explanatory type by distributing questionnaires to 150 millennial employees at the Bank BRI Headquarters. The results showed an influence of psychological capital on the career commitment of millennial employees through subjective well-being as mediation at the Bank BRI Headquarters. This study shows that millennial employees at Bank BRI tend to respond positively to matters related to their work and subjectively feel their well-being. Therefore, all of the company's support helped to increase the millennials employees' psychological capital and subjective well-being, which led to their high career commitment."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Toddy Aditya
"Setiap organisasi dewasa ini dituntut untuk siap menghadapi persaingan yang semakin kompetitif sebagai akibat dari globalisasi. PT. BRI Kantor Cabang Jakarta Veteran yang merupakan bank pemerintah, harus pula dapat mengantisipasi tantangan tersebut. Tugas dan tanggung jawab PT. BRI Kantor Cabang Jakarta Veteran diatur dalam UU No. 10 tahun 1998 tentang perbankan. Kualitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia, antara lain dapat dilihat dari kepemimpinan, motivasi, dan kinerjanya. Kepemimpinan adalah kemampuan seorang pemimpin untuk mengendalikan, memimpin, mempengaruhi pikiran, perasaan atau tingkah laku orang lain untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya (Suradinata, 1997:11). Motivasi adalah sesuatu yang membuat orang untuk bertindak atau berperilaku dalam cara-cara tertentu (Suradinata, 1997:37). Dan kinerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melakukan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta waktu (Hasibuan, 2001:94).
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja pegawai di lingkungan PT. BRI Kantor Cabang Jakarta Veteran. Metode penelitian bersifat deskriptif, yaitu untuk memperoleh gambaran tentang perbedaan dan persamaan antara aspek-aspek yang dianalisis secara teori dengan aspek-aspek yang dianalisis secara empiris di lapangan. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan data sekunder yang diperoleh di unit kerja PT. BRI Kanca Jakarta Veteran. Responden survey terdiri dari 79 orang. Analisis data menggunakan program lisrel 8.54 untuk menganalisis struktural model dan hubungan antar variabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Selanjutnya motivasi juga memiliki pengaruh positif terhadap kinerja. Secara bersama-sama kepemimpinan dan motivasi mempunyai pengaruh yang positif terhadap kinerja pegawai. Dari hasil analisis penelitian ini PT. BRI Kantor Cabang Jakarta Veteran seyogyanya pemimpin lebih meningkatkan komunikasi guna memberikan motivasi terhadap para pegawai secara langsung dan tatap muka, sekaligus mampu mengadaptasikan gaya kepemimpinan dan perilaku masing-masing dalam menghadapi berbagai tipe dari bawahannya. Dalam rangka kualitas kinerga pegawai, manajemen perlu meningkatkan sumber daya manusia (SDM), mengingat motivasi berpengaruh terhadap kinerja, serta penanaman mental keagamaan yang kuat guna mendapatkan mutu yang tinggi sekaligus berakhlak mulia.

Every organization today is demanded to face competitive struggle as an impact of globalization. PT. BRI Branch Jakarta Vateran is one of the government bank, must anticipate that challenge. Jobs and responsibility PT. BRI Branch Jakarta Veteran is arrange in UU No. 10 year 1998 about banking. The quality and competence of human resources can be seen on their leadership, motivation and performance. Leadership is an ability of a leader to control, lead, and influence other?s mind, feeling and behavior to reach determined target (Suradinata, 1997:11). Motivation is something that guides others to act and behave in certain ways (Suradinata, 1997:37). And performance is an output that reached by someone in order to do their job based on capability, experience, seriousness, and time (Hasibuan, 2001:94).
The aim of the research is to analyze the influence of leadership and motivation concurrently on performance at PT. BRI Branch Jakarta Veteran. The research methodology adopts descriptive analysis, that is to obtain description on the differences and similarities among the analyzed aspects both theoretically and empirically. Primary data was gathered from questioners distributed to all employees and secondary data was obtained from report available at working units thereon. There were 79 respondents. The collected data was then analyzed using Lisrel program 8.54 to come out with structural model and relationship among variables.
The results indicate that the leadership has a positive and significant correlation toward performance. While motivation also have positive correlation toward performance. Together whether leadership and motivation have positive influence toward employee performance. Finally the PT. BRI Jakarta Veteran Branch is strongly expected to amplify leader more improve the communication to give strong motivation toward the employee directly and face to face, and also can adopted leadership style and behavior in order to face many various problem from the employee. From the quality side of employee performance, the management need to improve human resources considering that motivation have influence concerning performance, along with strong mentally investment in order to obtained high quality all at once sublime characters."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2008
T24444
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Sitorus, Yohanes Herbert
"Inovasi merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi kinerja karyawan di suatu perusahaan terutama perusahaan jasa, inovasi yang mempengaruhi kinerja karyawan terbagi menjadi dua indikator yaitu inovasi eksplorasi dan inovasi eksploitasi. Inovasi eksplorasi dikaitkan lebih terobosan dan ide terbarukan, inovasi eksploitasi mengacu untuk eksistensi dan perbaikan untuk pelayanan yang ada. Disamping itu penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa pengaruh inovasi eksplorasi terhadap kinerja karyawan dan inovasi eksploitasi terhadap kinerja karyawan di PT. Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Utama Rawamangun. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 68 orang responden yang terdiri dari Teller BNI Kantor Cabang Utama Rawamangun beserta cabang pembantu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa inovasi eksplorasi dan inovasi eksploitasi adalah memiliki pengaruh nyata terhadap kinerja karyawan di BNI Kantor Cabang Utama Rawamangun.

Innovation is one aspect that affects the performance of employees in a company primarily services company, innovations that affect the employee's performance is divided into two indicators of innovation exploration and exploitation of innovation. More breakthrough innovations associated exploration and renewable ideas, innovation exploitation refers to the existence and improvement of existing services. Besides, this study aims to measure the effect of innovation exploration on employee performance and innovation exploits the performance of employees at PT. Bank Negara Indonesia Main Branch Office Rawamangun. Data obtained by distributing questionnaires to 68 respondents consisting of Teller BNI Main Branch Office Rawamangun and its branches. These results indicate that innovation is the exploration and exploitation of innovation has a significant effect on the performance of employees in BNI Main Branch Office Rawamangun."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2016
S62524
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rina Yunita
"ABSTRAK
Dalam dunia modern saat ini, kehidupan ekonomi tidak dapat dilepaskan dari keberadaan serta peran penting sektor jasa keuangan pada umumnya dan perbankan pada khususnya. Melalui perbankan dana atau potensi investasi yang ada pada masyarakat disalurkan kedalam kegiatan-kegiatan produktif, sehingga pertumbuhan ekonomi terwujud. Salah satu kegiatan usaha bank adalah memberikan kredit. Seiring dengan meningkatnya jurnlah pemberian kredit, kredit macet pun menjadi masalah bagi dunia perbankan. Bukan saja itu, terdapat juga masalah penyelesaian kredit macet itu sendiri. Khusus mengenai masalah penyelesaian kredit macet pada bank BUMN selama ini berbeda dengan bank swasta lainnya. Pengertian kekayaan negara yang dipisahkan berupa modal pada bank BUMN, menjadikan penyelesaian kredit macet pada bank BUMN tersebut hams diselesailcan melalui PUPN (KP2LN). Penyelesaian kredit macet bank BUMN di PUPN terdapat kendala-kendala yang harus dihadapi oleh PUPN. Sehingga perlu dipildrkan cars penyelesaian kredit rnacet BUMN yang lebih tepat. Hal ini sangat berpengaruh terhadap pembangunan ekonomi negara. Dalam pembangunan ekonomi sangat dibutuhkan kepastian hukum termasuk kepastian hokum dalam menyelesaikan kredit macet. Perkembangan pengertian terhadap kekayaan negara yang dipisahkan dalam penyertaan pada BUMN menjadikan perubahan penyelesaian kredit macet. Bertitik tolak pada peraturan mengenai penyelesaian kredit macet bank BUMN yang dilakukan sendiri oleh Bank BUMN dan penyelesaian kredit macet yang diteruskan kepada PUPN. Penelitian ini diarahkan untuk menjawab persoalan pilihan kebijakan yang tepat dalam penyelesaian kredit macet ini dengan melihat pada pengertian kekayaan negara yang ada pada bank BUMN. Dan bank BUMN sendiri (PT.Bank BRI (Persero) Cabang Yogyakarta) mempunyai langkah awal dalam penyelesaian berdasarkan peraturan sebagai sebuah bank. Sebagaimana bank BUMN berdasarkan UU No.49Prp. tahun 1960 tentang PUPN penyelesaiapun diteruskan ke PUPN seandainya penyelesaian oleh Bank BUMN tidak mendapatkan hasil. Tetapi penyelesaian pada PUPN juga menghadapi kendala-kendala walaupun penyelesaian sudah berdasarkan aturan yang berlaku. Dengan dikeluarkannya PP Nomor 33 Tabun 2006 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2005 tentang Tata Cara Penghapusan Piutang Negara/Daerah, maka menjadi jelaslah bagaimana penyelesaian kredit macet kepada masing-masing bank berdasarkan UU Perseroan Terbatas dan UU BUMN. Dengan adanya kepastian hukum dalam penegakkan kredit macet pada BUMN dapat menjadikan penyelesaian kredit macet lebih cepat. Dan Bank-bank BUMN akan mampu bersaing secara sehat dengan bank-bank swasta lainnya dalam menjalankan fungsi dan tujuannya sehingga stabilitas ekonomipun dapat tercapai.;"
2006
T17042
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>