Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 226237 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Azzahra
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh pressure, opportunity, rationalization, capability, dan arrogance elemen-elemen fraud pentagon terhadap terjadinya financial statement fraud. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda menggunakan data panel dengan populasi pada penelitian ini adalah perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007-2015. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pressure, rationalization, dan arrogance berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial statement fraud, sementara capability berpengaruh negatif dan opportunity tidak berpengaruh signifikan terhadap financial statement fraud.

ABSTRACT
The purpose of this study is to obtain empirical evidence about the effect of pressure, opportunity, rationalization, capability, and arrogance the elements of fraud pentagon on the occurrence of financial statement fraud. The research method used in this study is multiple linear regression using panel data with population of this study comes from publicly listed companies in Indonesia Stock Exchange during 2007 2015. The result of this study proves that pressure, rationalization, and arrogance positively impact financial statement fraud, while capability has negative effect and opportunity does not have significant effect on the financial statement fraud."
2017
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Harpa Sugiharti
"Capability diartikan sebagai sifat-sifat pribadi dan kemampuan seseorang yang menjadi faktor utama dalam melakukan fraud ketika terdapat elemen fraud triangle (Wolfe dan Hermanson, 2004). Penelitian ini mengevaluasi bagaimana perbedaan kecenderungan Eksekutif yang memiliki capability dan Eksekutif yang kurang memiliki capability terhadap fraudulent financial reporting dalam kondisi perusahaan terdapat elemen fraud triangle (pressure, opportunity dan rationalization).
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dengan jumlah partisipan sebanyak 120 (seratus dua puluh) mahasiswa program Magister rumpun Ilmu Ekonomi dan Bisnis yang dipilih secara random assigment. Uji statistika pada penelitian ini meliputi statistik deskriptif, uji asumsi Anova dan uji beda. Dikarenakan data tidak memenuhi salah satu uji asumsi Anova, maka uji beda yang digunakan adalah statistik non-parametrik, yaitu Mann-Whitney U.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Eksekutif yang memiliki capability cenderung melakukan fraudulent financial reporting lebih tinggi dibandingkan dengan Eksekutif yang kurang memiliki capability dalam kondisi perusahaan terdapat elemen fraud triangle.

Capability is defined as personal traits and the ability of a person who becomes a major factor in commit fraud when there are elements of the fraud triangle (Wolfe and Hermanson, 2004). This study evaluates how the differences of an Executive who has a tendency of capability and Executive who lacks of capability on fraudulent financial reporting when the corporate has the elements of fraud triangle (pressure, opportunity and rationalization).
The method that used in this research was experiment, the number of participants are 120 (one hundred and twenty) students of Magister program of Economics and Business that selected by random assignment. The statistics test in the research include descriptive statistics, the test of Anova assumptions and the test different. Because of the data did not meet one of the assumptions of Anova test, then the test different that used was non-parametric statistics, namely the Mann-Whitney U.
The results showed that an Executive who has the capability tends to be higher on fraudulent financial reporting than an Executive who lacks capability when the corporate has the elements of fraud triangle.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
T45053
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Niry Queen Sari
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh fraud triangle yaitu pressure, opportunity dan rationalization terhadap kemungkinan terjadinya fraud pada laporan keuangan. Penelitian ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Skousen (2004). Sampel penelitian terdiri dari 16 perusahaan yang melakukan fraud pada laporan keuangan dan 16 perusahaan yang tidak melakukan fraud pada laporan keuangan selama kurun waktu 2000-2012. Penelitian ini menggunakan metode binary logistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel financial target dengan proksi ROA (pressure), organizational structure dengan proksi CEOTURN (opportunity) dan rationalization dengan proksi TATA (rationalization) berpengaruh signifikan terhadap kemungkinan terjadinya fraud pada laporan keuangan.

The purpose of this research is to examine the influence the fraud triangle which is pressure, opportunity, and rationalization in the probability of financial statement fraud. This study is based on a research by Skousen (2004). The sample of this research consists of 16 companies which were committed in financial statement fraud and 16 companies which not committed in financial statement fraud during 2000-2012. This research using binary logistic as a method. The result of this research shows that variable financial target using ROA as proxy (pressure), organizational structure using CEOTURN as proxy (opportunity) and rationalization using TATA as proxy (rationalization) which significantly in detect the probability of financial statement fraud.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S56490
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
I Made Laut Mertha Jaya
"ABSTRACT
This study was to determine the effect of financial targets, financial stability, external pressure, ineffective monitoring, the nature of industry, change in auditors, rationalization, change of directors, and CEOs picture of fraudulent financial statements in mining companies in Indonesia. This study uses descriptive quantitative methods. Technique of collecting data through documentation. The data used in this study are secondary data in the form of annual reports or annual reports of mining sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2013 2017. Next, the data was tested using multiple linear regression methods. The results of the study found that the target Financial and Nature of industry had an effect on fraudulent financial statements. Meanwhile, Financial stability, External pressure, and Ineffective monitoring, Change in auditors, Rationalization, and Change of directors, and CEOs picture, have no effect on fraudulent financial statements in mining companies in Indonesia."
Jakarta: Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 2019
657 ATB 12:2 (2019)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Muhamad Wirawan Putra
"ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah mendeteksi kemungkinan perusahaan melakukan fraud laporan keuangan dengan menggunakan rasio-rasio keuangan dan prediksi kebangkrutan. Rasio keuangan dihitung menggunakan 5 rasio keuangan berdasarkan Kanapickiené dan Grundiené (2015). Prediksi kebangkrutan dihitung dengan menggunakan Z score dari Altman (1968). Pengujian hipotesis dengan model regresi logit 62 perusahaan terbuka tahun 2010-2015. Hasil penelitian menunjukkan rasio profitabilitas, rasio aktivitas, dan rasio struktur aset dapat memprediksi secara signifikan kemungkinan terjadinya fraud. Sedangkan prediksi kebangkrutan dengan menggunakan Z score tidak dapat memprediksi probabilitas terjadinya fraud pada laporan keuangan.

ABSTRACT
The objective of this research is to detect corporate financial statement fraud's probability with financial ratios and bankcruptcy prediction. The financial ratios will be measured with five financial ratios based on Kanapickiené dan Grundiené (2015). The bankcruptcy prediction will be measured with Z score from Altman (1968). The 62 public company between 2010-2015 will be tested with logit regression model. The result shows that profitability ratio, activity ratio, and assets composition ratio can predict the probability of fraud significantly. Meanwhile, the bankcruptcy prediction with Z score can not predict the probability of financial statement fraud."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kinanti Eka Putri
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memeroleh bukti empiris mengenai pengaruh komponen tata kelola perusahaan dan komponen pendukung eksternal perusahaan terhadap probabilita terjadinya fraud pada laporan keuangan. Proksi kemungkinan terjadinya fraud pada penelitian ini menggunakan dasar model M-Score. Sampel penelitian adalah 285 perusahaan publik non-keuangan selama tahun 2012-2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan terkonsentrasi, proporsi komisaris independen, efektivitas komite audit, dan penggunaan KAP big four terbukti mengurangi probabilita terjadinya fraud pada laporan keuangan. Penelitian juga menunjukkan bahwa kepemilikan pemerintah dan regulasi industri yang lebih ketat meningkatkan probabilita terjadinya fraud pada laporan keuangan. Sebaliknya, usia terdaftarnya perusahaan sebagai perusahaan publik tidak terbukti berpengaruh terhadap probabilita terjadinya fraud pada laporan keuangan.

The purpose of this study is to test and obtain empirical evidence about the effects of corporate governance components and external supporting components to probability of financial statement fraud. The proxy used in measuring the probability of financial statement fraud is by M Score model. The sample of this study is the 285 non financial public companies during 2012 2016. The result showing that the concentrated ownership, independent director proportion, audit committee effectiveness, and the using of big four accounting firm can reduce the probability of financial statement fraud otherwise the state ownership and restricted industry regulation in firms surprisingly increases the probability of financial statement fraud. However the length of year listed in the stock exchange do not influence the probability of financial statement fraud.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Syafiq Hidayattullah
"Laporan keuangan merupakan dokumen sangat penting yang menjadi basis dari keputusan berbagai stakeholder pada pasar modal. Ironisnya, fenomena fraud (kecurangan) pada laporan keuangan perusahaan bukan merupakan praktik yang tidak pernah terjadi. Data yang dilansir ACFE Chapter Indonesia pada tahun 2016 menunjukkan bahwa sekitar 40% dari kecurangan pada laporan keuangan menyebabkan kerugian yang mencapai lebih dari Rp. 10 milyar. Menurut laporanyang dirilis oleh ACFE pada tahun 2014, rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk
mendeteksi kecurangan pada laporan keuangan adalah 24 bulan dengan total kerugian yang bisa mencapai US$ 150.000. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan machine learning berbasis optimasi meta-heuristic untuk mengembangkan model prediksi fraud pada laporan keuangan. Terdapat beberapa metode klasifikasi yang dapat digunakan yaitu Neural Networks dan Support Vector Machine. Hasil prediksi terbaik pada penelitian ini berupa model Support Vector Machine dengan parameter teroptimasi dengan Genetic Algorithm yang mendapatkan akurasi sebesar 96.15%.

Financial statement is a critical document which form the basis of decisions of various stakeholders in the capital market. Ironically, the phenomenon of fraud (fraud) on the company's financial statements is not a practice that never happened. Data reported by ACFE Chapter Indonesia in 2016 showed that around 40% of the financial statement caused losses that reached more than Rp 10 billion. According to a report released by ACFE in 2014, the average time needed to detect fraud on financial statements is 24 months, with a total loss that could reach US$ 150,000. This study will use several machine learning approaches based on meta-heuristic optimization to develop fraud prediction models in financial statements. Two classification methods were utilized, namely, Back Propagation Neural Networks and Support Vector Machines. The best classifier in this study is a Support Vector Machine, which parameters are optimized with Genetic Algorithm resulting in 96.15% accuracy."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rifqi Athala Naufal
"Perilaku kecurangan akademik merupakan perilaku tidak jujur yang dilakukan oleh seseorang untuk mencapai keberhasilan akademik dengan cara melanggar peraturan yang ada. Perilaku kecurangan akademik dapat dihindari jika mengetahui faktor-faktor yang dapat menjelaskan perilaku kecurangan akademik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku kecurangan akademik pada mahasiswa aktif S1 Departemen Matematika FMIPA UI semester gasal tahun ajaran 2022/2023 berdasarkan teori fraud pentagon dan faktor demografi serta menganalisis profil dari mahasiswa yang memiliki tingkat perilaku kecurangan akademik yang tinggi. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara daring kepada 406 mahasiswa aktif S1 Departemen Matematika FMIPA UI semester gasal tahun ajaran 2022/2023 yang terpilih menjadi sampel dengan menggunakan metode proportionate stratified random sampling. Untuk mencapai tujuan, metode analisis data yang digunakan adalah Analisis regresi linear berganda dan Classification and Regression Tree (CRT). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa faktor yang menjelaskan perilaku kecurangan akademik adalah angkatan, tekanan, peluang, rasionalisasi dan kompetensi. Selain itu, hasil analisis profil untuk mahasiswa yang memiliki tingkat perilaku kecurangan akademik yang tinggi adalah mahasiswa angkatan 2018 serta 2021 dengan tingkat rasionalisasi yang tinggi. Selain itu profil lainnya adalah Mahasiswa angkatan 2019 serta 2020 yang memiliki tingkat kompetensi yang tinggi.

Academic fraud behavior is dishonest behavior carried out by someone to achieve academic success by violating existing regulations. Academic fraud behavior can be avoided by knowing the factors that can explain the behavior of academic fraud. Therefore, this study aims to analyze the factors that can explain academic fraud behavior based on fraud pentagon and demographic factors and analyze the profile of students who have a high level of academic fraud behavior. The study used primary data obtained through online questionnaires to 406 active undergraduate students in the Mathematics Department of FMIPA UI in odd semesters of the 2022/2023 academic year who were selected as samples using the proportionate stratified random sampling. To achieve the goal, this study used multiple linear regression analysis as the data analysis method and Classification and Regression Tree (CRT). The results obtained show that the factors that explain academic fraud behavior are batch, pressure, opportunity, rationalization and competence. In addition, the results of the profile analysis for students who have a high level of academic fraud behavior are the students from batch 2018 and 2021 with a high level of rationalization. Apart from that, the other profiles are students from 2019 and 2020 who have a high level of competence."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Angela Irena Rahardja
"Laporan ini membahas tentang prosedur audit yang dilakukan terhadap risiko fraud pada laporan keuangan PT Mekar tahun 2018, dan menganalisis kesesuaian prosedur tersebut dengan standar dan peraturan audit yang relevan, yaitu Public Company Accounting Oversight Board Accounting Standards (PCAOB AS) dan International Standards on
Auditing (ISA). Laporan ini membahas mengenai analisis Penulis dalam penentuan adanya risiko fraud pada pembuatan laporan keuangan PT Mekar melalui teori fraud diamond dan seluruh proses audit yang dilakukan sebagai respon dalam menghadapi risiko tersebut, dengan melakukan prosedur audit yang diwajibkan pada PCAOB AS 2401, khususnnya Journal Entry Testing (JET), dan yang diwajibkan pada ISA 240, yaitu unpredictability testing.

This report discusses the audit procedures performed on fraud risk in PT Mekar's 2018 financial statements, and analyzes the compliance of these procedures with relevant audit standards and regulations, namely Public Company Accounting Oversight Board Accounting Standards (PCAOB AS) and International Standards on Auditing (ISA). This report discusses the author's analysis in determining the existence of fraud risk in the making of PT Mekar's financial statements through diamond fraud theory and the entire audit process performed as response in dealing with those risks, by conducting audit procedures required on PCAOB AS 2401, specifically Journal Entry Testing (JET), and what is required on ISA 240, the unpredictability testing."
2019
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Adila Afifah Rizki
"ABSTRAK
Laporan keuangan memiliki peranan yang penting bagi penggunanya dalam mengambil keputusan. Pentingnya fungsi dari laporan keuangan menyebabkan banyak pihak ingin melakukan tindak kecurangan seperti menyajikan dan merekayasa nilai material dari laporan keuangan untuk mendapatkan keuntungan. Kecurangan pada laporan keuangan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit, yakni sekitar US$1,000,000. Kegiatan audit perlu dilakukan untuk mencegah kerugian tersebut, tetapi jumlah auditor yang tersedia saat ini terbatas, serta waktu audit tradisional yang dibutuhkan tidaklah sebentar. Pendekatan data mining yakni Support Vector Machine (SVM) serta Artificial Neural Network (ANN) digunakan untuk mendeteksi kecurangan pada laporan keuangan. ANN menghasilkan akurasi tertinggi untuk data tanpa feature selection, sedangkan SVM unggul pada data dengan feature selection

ABSTRACT
Financial statement has an important role for its users in taking decisions. The importance of the functions of the financial report caused many parties want to do acts of cheating like presents and manipulates the material value of the financial statements for profit. Cheating on financial statements result in losses that are not few, approximately US$1,000,000. Audit activities need to be done to prevent such losses, but the number of Auditors currently available is limited, and the time required for traditional audit is quite long. Data mining approaches like Support Vector Machine (SVM) and Artificial Neural Network (ANN) is used to detect fraud on financial statements. ANN produces the highest accuracy for data without feature selection, whereas the SVM excels at data with feature selection"
2016
S63313
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>