Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 154276 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Hana Mutiara Josephine
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas latar belakang Bank Indonesia melaksanakan kegiatan corporate social responsibility (CSR) dan pelaksanaan dari CSR tersebut. Bank Indonesia diketahui melaksanakan CSR secara voluntary dan menjalankan CSR tidak berdasarkan regulasi yang mengikat, namun tetap menjalankannya dengan cukup baik.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalahteori CSR, teori good governance dan teori good corporate governance. Penelitian dilakukandengan menggunakan paradigma kualitatif, melalui wawancara mendalam danstudi dokumen. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, peneliti memperoleh hasilbahwa latar belakang serta alasan Bank Indonesia melakukan CSR adalah moral obligation dan reputation. Selain itu juga untuk memenuhi tiga aspek pendukung tugas pokok BI, yaitu ekonomi, sosial, dan politik. Pelaksanaan CSR di BI meliputi beberapa tahapan, analisa situasi, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Pelaksanaan tersebut berdasarkan oleh tiga faktor, yaitu keterpaksaan, memenuhi kewajiban, dan internal driven.

ABSTRACT
This research discusses background and reasons why Bank Indonesia formulates and implements corporate social responsibility and the practice in Bank Indonesia. Bank Indonesia did CSR voluntarily and didn?t had any regulations chained. Researcher uses CSR theory, good governance theory, and good corporate governance theory as relevant concepts. By using qualitative paradigm and in-depth interview as well as literature study, researcher find that the implementation of CSR by Bank Indonesia is consists of several reasons. Moral obligation, reputation, and fulfillment of three aspects that effects BI main function. Besides that, there are some factors affecting the practice, external factors, as an effort for obligations, and internal driven. As for the practice consists of several steps, first is situation analysis, planning, implementing, evaluating, and reporting."
2017
S66587
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nurul Mahmuda
"Negara bukan satu-satunya aktor untuk dapat mencapai kesejahteraan, perusahaan diharapkan dapat berkontribusi melalui program CSR. Salah satu perusahaan yang berpartisipasi melaksanakan CSR adalah Bank Mandiri Taspen yang bergerak pada usaha bidang perbankan yang berfokus pada segmen UMKM dan pensiunan. Metode yang digunakan pada karya akhir ini adalah tinjauan literatur yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Tujuan dari tinjauan pustaka ini adalah untuk mendeskripsikan teori dan informasi terkait baik dari masa lalu maupun saat ini, serta mengorganisasikan sumber-sumber pustaka tersebut sesuai dengan topik penelitian yang bersangkutan. Program CSR Bank Mandiri Taspen 2018 menerapkan konsep Triple Bottom Line, yaitu Profit, People, dan Planet. Dalam kaitan dengan keilmuan kesejahteraan sosial, penelitian ini berfokus pada analisis program CSR Bank Mandiri Taspen di aspek People dan aspek Planet dengan beberapa kegiatan yang dilakukannya.

The state is not the only actor to achieve prosperity, companies are expected to contribute through CSR programs. One of the companies participating in implementing CSR is Bank Mandiri Taspen which operates in the banking sector focuses on the MSME and retiree segments. The method used in this work is a literature review which is then analyzed descriptively. The purpose of this literature review is to describe theories and related information from both the past and present, as well as organizing paper and document sources according to the research topic. Bank Mandiri Taspen 2018 CSR Program applies the Triple Bottom Line concepts: Profit, People and Planet. Thus, related to social welfare studies, this research focuses on the analysis of Bank Mandiri Taspen CSR programs, specifically related to People and Planet aspects."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Erlyta Ruchiyati
"Telkomsel merupakan salah satu perusahaan yang melaksanakan program corporate social responsibility yang menjadi bagian dari kegiatan public relations. Salah satu program corporate social responsibility yang dijalankan oleh Telkomsel yaitu Program Mudik Bareng Telkomsel 2015 yang merupakan bagian dari Telkomsel Siaga. Program ini merupakan program tahunan yang dijalankan Telkomsel sebagai bentuk loyalitas perusahaan dan apresiasi kepada para stakeholders khususnya para pelanggan dan mitra outlet yang ingin mudik ke kampung halamannya. Sebuah program corporate social responsibility selain dapat membentuk citra, juga dapat meningkatkan reputasi perusahaan. dalam hal ini Telkomsel telah memiliki reputasi yang baik, terbukti pada tahun 2014 Telkomsel memiliki jumlah pelanggan terbanyak di Indonesia yaitu 143 juta pelanggan.

Telkomsel is one of companies that implement the program corporate social responsibility which became part of public relations activities. One of the corporate social responsibility program that is run by Telkomsel is Mudik Bareng Telkomsel 2015 which is part of the Telkomsel Siaga. This program is an annual program that is run Telkomsel as a form of corporate loyality and apreciation to all the stakeholders, especially customers and partners who want to going to the hometown. A program of corporate social responsibility in addition to forming the image, can also enchance the company's reputation. In this case Telkomsel had a good reputation, proved in 2014 Telkomsel has the largest number of customers in Indonesia, namely 143 million subscribes."
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2016
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Teofilus Raka Ryandito
"Skripsi ini membahas mengenai implementasi program CSR revitalisasi pasar yang termasuk dalam Program Peduli Pasar oleh BRI di Pasar Serpong dengan merujuk pada  teori sistem CSR. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian post positivist yang dijelaskan secara deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CSR Peduli Pasar yang dilakukan oleh BRI tidak memberikan dampak ekonomis maupun sosial baik bagi BRI maupun pedagang Pasar Serpong. Dalam pelaksanaannya, revitalisasi yang dilakukan BRI ini tidak melibatkan pedagang pasar dari perencanaan, pengelolaan, hingga pengawasannya. Adapun dari sisi keberlanjutan, meskipun CSR yang dilakukan oleh BRI dalam perencanaan maupun pelaksanaan sudah sesuai dengan indikator tetapi tidak berkelanjutan dan bermanfaat di masa depan. Meskipun demikian, CSR revitalisasi pasar yang ada di BRI sudah sesuai dengan norma dan etika baik perusahaan maupun penerima.

This thesis will discuss about implementation of market revitalization CSR, which is included in BRI's market care program in the Serpong market, towards the theory of CSR as a system. This research is a post-positivist research which is explained descriptively. The Methods used for collecting data in this study are through in-depth interviews and secondary data.The results of this study indicate that CSR does not provide economic or social impacts for both BRI and the Serpong Market traders. In its implementation, BRI's revitalization does not involve market traders from planning, management, to supervision. As for sustainability, even though the CSR carried out by BRI is suitable  in planning and implementation , their program is not sustainable and useful in the future. Nevertheless, the market revitalization CSR at BRI is in accordance with the norms and ethics of both the company and the recipient.
"
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ginda Lukita
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh realisasi anggaran corporate social responsibility yang dikeluarkan perusahaan perbankan terhadap ROE perusahaan pada periode 2010 s.d. 2015. Pengeluaran anggaran perusahaan untuk kegiatan CSR diduga akan berpengaruh negatif terhadap ROE perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan hal yang berbeda. Realisasi anggaran CSR yang dilakukan bank komersial Indonesia ternyata tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ROE.

ABSTRACT
This paper aim to analyze the influence of corporate social responsibility budget realization of banking company towards its ROE on period of 2010 until 2015. Companies rsquo budget expanditure on CSR activity is estimated to negatively influence its ROE. The result of the analysis however shows the opposite. CSR budget realization of Indonesia rsquo s commercial banks does not significantly influence its ROE."
2016
S66548
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ninda Pinka Heryani
"Tanggung jawab sosial di dalam sebuah perusahaan berperan untuk merealisasikan bentuk kepedulian 3P (People, Planet, dan Profit) yang dimiliki oleh sebuah bisnis. Salah satu perusahaan yang memiliki tanggung jawab sosial di dalam bisnisnya adalah PT Bank DBS (Development Bank of Singapore) yang beroperasi di Indonesia. Terlepas dari tujuan didirikannya tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan dampak kepada lingkungan dan masyarakat, pertanyaan terkait bagaimana wacana pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan dapat mempengaruhi keberlangsungan kegiatan bisnis PT Bank DBS Indonesia masih menjadi diskusi. Makalah ilmiah ini disusun berdasarkan pengalaman dan pengamatan pemagang untuk mengelaborasi budaya perusahaan yang berkaitan dengan program tanggung jawab sosial untuk menjaga keberlangsungan bisnisnya. Aksi nyata kontribusi DBS untuk pembangunan berkelanjutan dapat dilihat melalui hubungan resiprositas yang dibangun antara perusahaan dan masyarakat, khususnya komunitas kewirausahaan sosial untuk saling mendukung kegiatan bisnis satu sama lain. Karyawan DBS pun diberikan kesempatan untuk berkontribusi secara langsung ke masyarakat melalui program sukarelawan yang diselenggarakan oleh tim penanggung jawab sosial perusahan sepanjang tahun. Program tanggung jawab sosial perusahan bukan hanya sekedar dipandang untuk membangun citra baik, namun program-program tersebut didedikasikan sebagai sebuah bentuk ucapan terima kasih kepada masyarakat atas dukungan terhadap kegiatan bisnis DBS hingga saat ini.

Corporate Social Responsibility (CSR) has a role to create the 3P (People, Planet, and Profit) concern that a business has. Companies that are known to have CSR in their business are PT Bank DBS (Development Bank of Singapore) which operates in Indonesia. Apart from the purpose of establishing CSR to have an impact on the environment and society, the question of how the implementation of CSR can affect the sustainability of PT Bank DBS Indonesia's business activities is still being discussed. This scientific paper was written based on the experience and observations of Interns at CSR to narrate the corporate culture related to social responsibility programs to maintain business continuity. The real action of DBS's contribution to sustainable development can be seen through the reciprocal relationships built between the company and the community, especially the Social Enterprise community to support each other's business activities. DBS employees are also given the opportunity to contribute directly to the community through volunteer programs managed by CSR throughout the year. Corporate social responsibility programs are not only seen to build a good image, but these programs are a form of gratitude to the community for their support for DBS' business activities all this time."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2022
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Simanjuntak, Evangelina
"ABSTRAK
Suatu Perseroan Terbatas memiliki tanggung jawab untuk mencari profit
sebanyak-banyaknya. Namun, selain tanggung jawab tersebut ada suatu tanggung
jawab yang melampaui tanggung jawab ekonomi semata, yaitu tanggung jawab
Perseroan terhadap stakeholders-nya yang disebut sebagai Corporate Social
Responsibility (CSR). Namun di Indonesia, pengaturan tentang CSR masih
banyak menuai pro dan kontra. CSR secara internasional dipahami sebagai suatu
tanggung jawab perusahaan kepada stakeholder-nya yang bersifat voluntary. Di
Indonesia, sifatnya telah bergeser menjadi mandatory yang dicerminkan melalui
wujud peraturan dan perundangan di Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan
melalui metode yuridis normatif yang dilakukan dengan meninjau Undang-
Undang Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah, dan Peraturan Daerah tentang
CSR, ditemukan banyak pergeseran sifat CSR yang menimbulkan banyak
permasalahan pada implementasinya. Permasalahan tersebut paling banyak
ditemui pada berbagai Peraturan Daerah yang berbeda-beda pengaturannya,
misalnya pada aspek pembiayaan, penetapan sanksi yang terlalu ketat, dan lain
sebagainya. Hal ini berpotensi dapat merusak iklim investasi di Indonesia karena
tidak adanya kepastian hukum dalam mengimplementasikan CSR. Kurangnya
kesatuan pemahaman terhadap maksud, tujuan, dan prinsip dari CSR merupakan
pemicu kesalahpahaman dari implementasi CSR. Sehingga ada baiknya jika
regulator di Indonesia berpedoman pada pemahaman CSR yang diakui melalui
berbagai pedoman intrernasional seperti UN GlobalCompact, ISO 26000, dan
OECD Guidelines.

ABSTRACT
A limited liability company has a responsibility to gain profit as much as possible.
Beside the responsibility as stated before, there is another responsibility that
exceeds the economic responsibility, which is the responsibility to look after the
stakeholders of the company, known as Corporate Social Responsibility (CSR).
However, the law of CSR in Indonesia reap many of the pros and cons. CSR is
internationally understood as a company?s responsibility to its stakeholder under a
voluntary characterized. However, the CSR?s character in Indonesia is turned into
mandatory characterized which can be found under Indonesia?s rules and
regulations. Through an analytical juridical method, this research is conducted by
reviewing Indonesian Company Law, Government Regulation, and several Local
Regulations about CSR, found a lot of shifted character on CSR that caused many
problems in the implementation. Most of the common problems are encountered
under various of Local Regulations? arrangement, for the examples on the
financing, punishments, and many other aspects. These problems may potentially
jeopardize the investment atmosphere in Indonesia because the lack of legal
certainty in implementing the CSR. The lack of the unity of the concepts, purpose
and objects, and also the basic principles of CSR became the trigger of the missed
implementation of CSR. Therefore, it will be good if Indonesian legislative board
are following the CSR concept and understandings under international guidance
such as The UN Global Compact, ISO 26000, and The OECD Guidelines."
2017
S66338
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Panji Agdiwijaya
"Penelitian ini membahas implementasi corporate social responsibility yang dilakukan oleh PT. Antam Tbk. UBPE Pongkor di Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat periode tahun 2015 dan faktor-faktor yang memengaruhi implementasinya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori good governance dan corporate social responsibility. Penelitian dilakukan dengan menggunakan paradigma kualitatif, melalui wawancara mendalam dan studi dokumen. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, peneliti memperoleh hasil bahwa implementasi corporate social responsibility yang dilakukan oleh PT. Antam Tbk. UBPE Pongkor di Desa Bantar Karet dibagi menjadi tiga jenis program, yaitu Program Pengembangan Masyarakat, Program Kemitraan, dan Program Bina Lingkungan. Hasil penelitian menyarankan bahwa perusahaan seharusnya meningkatkan pelaksanaan monitoring dan evaluasi, menjalin koordinasi lebih dalam dengan stakeholder terkait, dan meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan aparat keamanan yang berwenang, untuk masalah penambangan emas tanpa ijin PETI.

This research discusses about Corporate Social Responsibility Implementation by PT. Antam Tbk UBPE Pongkor at Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat 2015 and the factors that affect its impelementation. Researcher uses good governance and corporate social responsibility theory as relevant concepts. By using qualitative paradigm and in depth interview as well as literature study, researcher find that the implementation of Corporate Social Responsibility Implementation by PT. Antam Tbk UBPE Pongkor at Desa Bantar Karet consists of three programs, Citizen Development Program, Partnership Program, and Environmental Development Program. The researcher suggests that the corporation should increase evaluation and monitoring on its program, increase partnership with stakeholders about program, and increase cooperation and coordination with authorities, to handle illegal miners problem.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2017
S66555
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Danang Ajianto Adhi Pratama
"Skripsi ini meneliti mengenai inisiatif Corporate Social Responsibility PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Tujuan penelitian, adalah untuk melihat inisiatif pelaksanaan CSR dan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan CSR di PT Bank Rakyat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa inisiatif pelaksanaan CSR di PT Bank Rakyat Indonesia berdasarkan visi dan misi serta kebijakan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN. Selain itu faktor pelaksanaan CSR di PT. Bank Rakyat Indonesia, diketahui dari upaya memenuhi kewajiban serta adanya dorangan dari dalam bahwa CSR selain memberikan bantuan juga ada dukungan bisnis.

The focus of this study is to describe initiative of the implementation of Corporate Social Responsibility at PT Bank Rakyat Indonesia. The purpose is to decribe initiative of CSR program and influence factor during of CSR implementation program at BRI. The data were collected by literature study and means of interview. The output showed that implementation CSR at BRI based on vision and mission, and also the rules from government especially BUMN ministry of Indonesia. The implementation focussing charity and support business."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
S47463
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Qonita Sukma Hutami
"RINGKASAN EKSEKUTIF
Analisis Situasi The Body Shop meluncurkan program Community Trade pada tahun 1987 yang dalam program ini melibatkan The Body Shop perusahaan customer maupun supplier untuk memperoleh keuntungan yang sama The Body Shop Indonesia telah memiliki reputasi baik sehingga diperlukan kegiatan untuk menjaga reputasi tersebut Pernyataan MasalahThe Body Shop belum memakai mangga Indonesia sebagai bahan dasar pembuatan produk produk varian mangganya karena produksi mangga Indonesia masih diolah secara konvensional dan masih merupakan buah musiman sehingga dalam produksinya belum bisa didapatkan sepanjang tahun sedangkan permintaan untuk produk produk The Body Shop tergolong tinggi SolusiPembuatan program corporate social responsibility ldquo Mangga Mendunia rdquo dalam pemberdayaan petani mangga di kecamatan Jatibarang Indramayu dengan rentang waktu 10 tahun Tujuan ProgramPenggunaan mangga Indramayu sebagai bahan dasar pembuatan produk The Body Shop varian mangga Khalayak SasaranDemografis Masyarakat Kecamatan JatibarangPetani Mangga Pengangguran Pekerja SerabutanUsia 20 50 tahunSSE C Geografis Berdomisili di Kecamatan Jatibarang Psikografis Orientasi utamanya uangPragmatisLow soft skillsPesan Kunci ldquo Save Local Goes International rdquo Jadwal Program2014 2024Kerangka EvaluasiTahap evaluasi dilakukan untuk mengukur keberhasilan rangkaian kegiatan dengan metode pengamatan langsung dan pengisian papan skoring setiap bulan Juni dan Desember Total AnggaranRp1 742 200 000 00Terbilang Satu milyar tujuh ratus empat puluh dua juta dua ratus ribu rupiah.

EXECUTIVE SUMMARY
Situation Analysis The Body Shop Community Trade program launched in 1987 were in this program involves the Body Shop the company customers and suppliers to obtain the same advantages The Body Shop Indonesia has a good reputation so that it needs a program to keep the reputation Problem StatementThe Body Shop has not put mango in the manufacture of products because of variants Indonesian mango production are still treated conventionally and still is a seasonal fruit so that the production can not be obtained throughout the year while the demand for products of The Body Shop is high SolutionCreate a corporate social responsibility program Mangga Mendunia for the empowerment of mango farmers in the district Jatibarang Indramayu with a time span of 10 years Aim ProgramUse mango Indramayu as the raw material to product The Body Shop 39 s mango variants Target AudienceDemographics Citizen of District JatibarangMango farmers Unemployments Workers oddAge 20 50 tahunSSE C Geographic Domiciled in District Jatibarang Psikographics The main orientation of the moneyPragmaticLow soft skillsKey Message ldquo Save Local Goes International rdquo Program Schedule2014 2024Design of Outcome EvaluationEvaluation and review phase was conducted to measure the successfulness of the program through direct observation method and filling board scoring every June and December Total BudgetRp1 742 200 000 00In words One billion seven hundred and forty two million two hundred thousand rupiahs."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
S53427
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>