Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 133505 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"This research examines empirically and analyzes the influences of social capital in forms of
network quality and trust, innovations of organizational performance. The populations in this
research were the medium furniture businesses in Central Java. This research took samples
as many as 127 respondents. The respondents were the managers/medium wooden furniture
business owners with the manpower ranging from 20 to 100 people. Data collection technique
used questionnaires, and focus group discussion with the managers/ business owners. The
used technique of analysis was the Structural Equation Modeling. The examination on the
influence of the moderation of environmental adaptability properties used the Multi-Grouped
Sequential Equation Modeling. The theoretical finding in this research is that, it is able to explain
(1) uncertainty of the roles of social capital, network, and trust in improving organizational
performance, (3) uncertainty of the role of innovation in mediating the social capital orientation
on the organizational performance, (4) uncertainty of the role of environment moderating the
causal relationships among social capital, innovation, and organizational performance, and
(6) it is able to add the literature concerning social capital orientation, especially the matters
concerning wooden furniture medium business, which are still relatively limited. "
330 EKOBIS 11:1 (2010)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Jahja Hamdani Widjaja
"Inovasi model bisnis dibutuhkan oleh perusahaan khususnya untuk menghadapi lingkungan bisnis yang tidak pasti. Dengan inovasi model bisnis perusahaan dapat mencipta nilai lebih bagi konsumen baik melalui inovasi dalam hal target pasar, produk yang ditawarkan maupun rantai nilai industrinya. Diharapkan inovasi model bisnis dapat menuju model bisnis sebagai platform yang adaptif dimana inovasi dilakukan bersama-sama melibatkan mulai dari pemasok bahan baku, proses produksi, saluran distribusi serta konsumen akhir. Namun, walau inovasi model bisnis penting, banyak perusahaan mengalami kesulitan melakukannya. Untuk itu dibutuhkan suatu studi deskripsi dan eksplanasi terhadap perusahaan yang berhasil untuk menjelaskan bagaimana dan mengapa mereka dapat melakukan inovasi model bisnis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana peran pembelajaran organisasi dan budaya organisasi dalam mendorong terjadinya inovasi model bisnis di perusahaan. PT. Njonja Meneer dipilih sebagai unit analisis karena walaupun perusahaan jamu ini berada dalam industri kesehatan dengan campur tangan pemerintah sangat ketat dan disertai perubahan perilaku pasar maupun rusaknya citra jamu akibat jamu yang mengandung bahan kimia obat, PT. Njonja Meneer tetap mampu bertumbuh. Berdasarkan protokol studi kasus yang telah disusun maka dilakukan wawancara mendalam dan focus group discussion terhadap pemilik PT. Njonja Meneer, tim pengembangan, dan distributor tunggal.
Hasil penelitian ini mengungkapkan nexus antara pembelajaran organisasi, budaya organisasi, inovasi model bisnis dan kinerja perusahaan. Tahapan inovasi model bisnis yang terjadi diuraian berdasarkan Business Model Framework (Chesbrough, 2007). Kemudian diuraikan pula komponen-komponen model bisnis yang berperan pada masing-masing tahap inovasi model bisnis hingga menghasilkan kinerja.
Penelitian ini juga memberikan fakta tentang adanya paradoks budaya organisasi. Paradoks ini dipicu oleh adanya perubahan besar dalam lingkungan eksternal perusahaan. Paradoks ini kemudian memunculkan fenomena supply chain discontent yang memunculkan hambatan menuju model bisnis sebagai platform yang adaptif. Untuk mengatasi permasalahan paradoks budaya organisasi maka disarankan agar perusahaan keluarga mengadopsi perspektif pemangku kepentingan serta skema untuk mengatasi persoalan supply chain discontent. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis, proposisi maupun kontribusi manajemen terhadap perusahaan. Beberapa keterbatasan penelitian serta usulan penelitian lebih lanjut juga diungkapkan.

Business model innovation is needed especially to cope business environment's uncertainty. Business model innovation helps firm to create more value for their customer through innovation in term of target segment, product offering, and also industrial value chain.Through business model innovation, firm aims to get business model as an adaptif platform where innovation is done by firm along with their supply chain system. But, even business model innovation is so important, many firms were not able to implement it. Then, there is a need for a description and explanation study from a successful company to reveals how and why they conduct business model innovation.
This study aims to reveals how organizational learning and organizational culture could empower firm to conduct business model innovation. PT. Njonja Meneer is chosen as unit analysis. Even jamu industry were ruled aggressively by government and there were also many unfavorable situation such as customer behavior changing in consuming jamu and negative perception about jamu according to jamu that contained drug chemicals, PT. Njonja Meneer still able to grow. Based on a case study protocol, this study conducted in-depth interviews and focus group discussions toward the owner of PT. Njonja Meneer, development team and also their sole distributor.
This study revealed the nexus of organizational learning, organizational culture, business model innovation and firm’s performance. Stages of business model innovation are described by the business model framework (Chesbrough, 2007). Then, I elaborated the components of business model that plays important role in each stage of business model innovation to produce performance.
It also revealed facts that there were organizational culture paradox. This paradox is triggered by fundamental change in external business environment. Then, it brought up supply chain discontent issue that hampered firm’s effort to get business model as an adaptive platform. To cope with this culture paradox, company is advised to implement a stakeholder perspective as well as a scheme to solve supply chain discontent issue. Moreover, this study concluded some theoretical contributions, propositions as well as managerial contributions. Some research limitations and further research suggestions also be mentioned.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
D1904
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"This research is build a social capital models and their influences on the organizational performance. This research examines empirically and analyzes the influences of social capital in forms of network quality and trust, innovations of organizational performance. he populations in this research were the medium furniture businesses in Central Java. This research took sample as many as 127 respondents. The respondents were the managers/medium wooden furniture business owners with the manpower ranging from 20 to 100 people. Data collection technique used questionnaires, and focus group discussion with the managers/business owners. The used technique of analysis was the Structural Equation Modeling (SEM) with Amos Ver.5.0 softwere. The examination on the influence of the moderation of environmental adaptability properties used the Multi-Grouped Sequential Equation Modeling. The theoretical finding in this research is that, it is able to explain (1) uncertainity of the roles of social capital , network and trust in improving organizational performance (3) Uncertainity of the role of innovation in mediating the social capital orientation on the organizational performance (4) Uncertainty of the role of environment moderating the causal relationships among social capital, innovation and organizational performance, and (6) it is able to add the literature concerning social capital orientation, especially the matters concerning wooden furniture medium business, which are still relatively limited."
JUEKBIS
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Alim Widyawan
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh organisasi pembelajar terhadapat kinerja karyawan pada PT Bank BRI Kantor Cabang Pekayon. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan campuran dengan metode survey yang menggunakan teknik pengambilan total sampling terhadap seluruh karyawan yang berjumlah 42 responden untuk penelitian kuantitatif dan wawancara kepada dua partisipan untuk penelitian kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana. Sementara hasil penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi pembelajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT Bank BRI Kantor Cabang Pekayon.

ABSTRACT
This research aims to analyse the influence of learning organization to employee performance of PT Bank BRI Pekayon area. The method used is mix method with survey method using total sampling technique to all employee which total respondent is 42 for quantitative research and interview with two participants for qualitative research. Data analysis technique used in this study is a simple linier regression. The result showed that learning organization have positive effect and significant to employees performance in PT Bank BRI Pekayon area."
2017
S68334
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mahmudah Rahmatunnisa
"Perkembangan bisnis yang semakin kompleks dan dinamis harus
disadari oleh semua organisasi bisnis yang terlibat di dalamnya. Setiap
perubahan mungkin saja merubah keadaan yang sebelumnya tampak stabil,
oleh karena ilu kemampuan setiap perusahaan dalam menghadapi setiap
perubahan sangat menenlukan. Untuk dapat berlahan hidup dan
berkembang, suatu organisasi perlu membangun organisasi pembelajar.
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan PT. Mustika
Ratu dalam membangun organisasi pembelajar, dengan melakukan penilaian
terhadap tingkat penerapan subsistem organisasi pembelajar secara parsial
yang telah dicapainya_ melalui instrumen Leaming Organization Profile yang
dituangkan dalam bentuk kuesioner sebagaimana dijelaskan oleh Michael J. Peneiitian ini merupakan studi kasus dan sampel diambil secara
random sebanyak 50 orang dari 850 orang karyawan PT. Mustika Ratu.
PT. Nlustika Ratu merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak
dalam bidang jamu dan kosmetika tradisional, dimiliki oleh Ibu BRA Mooryati
Soedibyo, salah seorang keluarga Keraton Surakarta.
Melalui analisis yang disarankan oleh Dr. Michael J. Marquardt,
diketahui bahwa pada PT. Mustika Ralu tingkat penerapan subsistem
pemberdayaan pembelajaran dan subsislem pemberdayaan pengetahuan,
perusahaan bam menerapkan bagian-bagian tertentu saja dari selumh
strategi yang dianjurkan Marquardt, sedangkan tingkat penerapan subsistem
pemberdayaan organisasi, pemberdayaan manusia dan pemberdayaan
teknologi, perusahaan telah menerapkan sebagian besar.
Jika dibandingkan dengan nilai rata-rata 500 organisasi di dunia yang
menerapkan hal serupa menurut hasi! analisis Marquardt, kecuali untuk
pemberdayaan proses beiajar, seluruh nilai/score rata-rata qan keempat
subsistem Iainnya memiliki nilai di atas rata-rata 500 organisasi di dunia"
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2000
T6501
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh learning organization terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari data sekunder dan survei yang dilakukan pada 120 pegawai tetap PT Waskita Karya(persero)Tbk serta wawancara dengan Vice President Human Capital Divission PT Waskita Karya(persero)Tbk dengan menggunakan metode total sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi dengan causal step dan sobel test untuk menguji pengaruh langsung dan pengaruh mediasi di antara variabel-variabel kunci.
Hasil penelitian mengindikasikan bahwa learning organization mempengaruhi kinerja pegawai secara signifikan. Hasil penelitian juga mengindikasikan bahwa learning organization mempengaruhi motivasi secara signifikan. Sedangkan motivasi mempengaruhi kinerja pegawai secara signifikan. Hasil analisis juga mengindikasikan bahwa learning organization mempengaruhi kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel mediasi secara signifikan. Hasil Sobel Test membuktikan pengaruh tidak langsung learning organization terhadap kinerja melalui motivasi signifikan.

The study aims to examine the effect of Learning organization on Employee Performance through Motivation as a mediating variable. This research used a quantitative approach. Data is collected through secondary data and survey which conducted on 120 head office employees at PT. Waskita Karya(persero)Tbk and interview with Vice President Human Capital Divission PT Waskita Karya(persero)Tbk by total sampling method. This Research using Regression analysis with causal step and Sobel Test to test the direct and mediating relationship between key variables.
The result of research shows that Learning organization affects Employee Performance significant. It also shows Learning organization affects motivation significant and motivation affects Employee Performance significant. It also shows that Learning organization affects employee Performance with motivation as a variable moderating significant. Sobel Test reveals a statistical support for the indirect effect of Learning organization on Employee Performance through motivation significantly.
"
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2018
Sinurat
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ami Fitri Utami
"Perusahaan Teknologi Finansial Pendanaan atau sering disebut sebagai FinTech Peer to Peer Lending di Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung pemerataan kebutuhan akses pendanaan secara nasional. Namun, terdapat ketimpangan antara kinerja perusahaan dari sisi jumlah pengguna serta jumlah pendanaan yang terdistribusi dibandingkan dengan potensi pasar yang ada. Hal ini disebabkan banyaknya kompleksitas yang terjadi termasuk adanya kekurangan sumber-daya internal, tekanan dari regulator, hingga tekanan dari keraguan pasar untuk menggunakan produk. Dalam menyingkapi masalah tersebut, para pemain melakukan berbagai macam kolaborasi dengan berbagai pihak untuk dapat menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar, regulasi dan perkembangan teknologi. Penelitian ini berforkus pada dinamika dalam kolaborasi antara para FinTech Peer to Peer Lending dengan jejaringnya. Dalam penelitian ini konsep sistem memori transaktif pada level perusahaan dengan rekan kolaborasinya menjadi kunci dalam memahami dinamika yang ada. Diprediksikan bahwa karakteristik rekan kolaborasi dari sisi spesialisasi pengetahuan, kepercayaan perusahaan akan kredibilitas pengetahuan rakennya serta koordinasi dengan rekan rekan yang dimiliki dianggap dapat berperan dalam peningkatan inovasi serta kinerja perusahaan.

Peer to Peer (P2P) lending FinTech firms in Indonesia possess a major role in enhancing the country’s financial inclusion that leads to a better national’s economy condition. Despites of its’ massive growth in terms of players, investors, as well as innovations; number of national’s P2P lending FinTech adopters are still low which pivotal as it resemblance their performance. This occur as P2P lending FinTech firms facing various challenges both internal and externally due to the newness of the industry. To become more effective, current players tend to collaborate with various parties in deciphering the industrial dynamics. This research focusing on how firm might entrench benefits from its’ collaboration through the concept of Transactive memory system in the inter-firm collaboration level. This research argued that the availability of TSM among the P2P lending FinTech firm and its collaborative might enhance the firm’s competitive advantage such innovation which leads to a better performance in the market. This research mainly contributes to the TMS research field where the concept of TMS mainly used in a small group, and never been investigated in the context of inter-firm collaboration. Current study also contributes to the TMS field as it goes to the dimensional level rather than uses TMS as second order factor construct."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2021
D-pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Peby Elan Surya Diningrat
"ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di salah satu kantor layanan Bank MS, KC XYZ, sebuah
perusahaan perbankan syariah terbesar di Indonesia. Bank merupakan salah satu
perusahaan yang sangat mengandalkan kualitas pengetahuan pegawainya,
knowledge-intensive firms. Perusahaan ini mengandalkan pengetahuan para
pegawainya untuk memperbaharui produk dan jasa, merubah sistem dan struktur,
serta mengkomunikasikan solusi atas masalah-masalah yang dihadapi oleh
konsumen. Pengetahuan merupakan produk dari proses double-loop learning pada
suatu organisasi. Organisasi yang menerapkan single dan double-loop learning
adalah learning organization. Dengan demikian, untuk memenangkan persaingan
bisnis di industri perbankan dan menjaga kesinambungan kinerjanya, sebuah bank
harus menjelma menjadi organisasi yang menerapkan budaya pembelajaran.
Program intervensi untuk mengoptimalkan budaya pembelajaran adalah program
individual development plan dan program komunitas saling berbagi dengan
penekanan pada kebutuhan pemenuhan pengetahuan penting melalui Community
of Practice. Kedua program intervensi ini mengandalkan peran para manajer
sebagai knowledge facilitator yang akan membantu dan mempercepat proses
pembelajaran seluruh pegawainya.

ABSTRACT
The research was conducted in one of the branches of MS Bank (XYZ Branch)
which is the Indonesia's largest Islamic banking. It is obvious that bank relies
heavily on the quality of employees knowledge and knowledge-intensive. Bank
relies on the knowledge of their employees to renew products and services,
change the systems and structures, as well as communicate the solutions of the
problems faced by customers to the employees. Knowledge is product of both
single-loop and double-loop learning in an organization. Organization that
implements single-loop and double-loop learning can be addressed to as a
learning organization. In order to win the tough competition and to sustain its high
performance, a bank must apply a learning culture. Intervention program to
optimize the learning culture of the XYZ Branch was chosen. This culture focuses
on the individual development program and community sharing program wich
emphasizes obtaining the crucial knowledge through Community of Practices.
These intervention programs rely much on the manager role as a knowledge
facilitator in supporting and accelerating the learning process to all their
subordinates."
Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2013
T35738
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tampubolon, Rudy Franclin
"Tesis ini dibuat berangkat dari ketertarikan penulis terhadap agenda artikel riset empiris The Impact of Entrepreneural Leadership on Innovation Management and Its Measurement Validation (Fontana dan Musa, 2017). Salah satu temuan yang disampaikan dalam artikel tersebut adalah tidak ada hubungan signifikan antara Proses Inovasi dan Kinerja Inovasi. Riset itu menggarisbawahi peran manajemen inovasi dalam menentukan hubungan positif antara proses dan kinerja inovasi. Penulis bermaksud mengeksplorasi faktor lain yang dapat memediasi hubungan antara Proses Inovasi dan Kinerja Inovasi. Dengan menggunakan metode kuantitatif SEM-PLS, peneliti melakukan survei terhadap 100 pucuk pimpinan dari 60 perusahaan non Keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Organisasi pada level tim merupakan salah satu faktor yang dapat memediasi hubungan antara Proses Inovasi dan Kinerja Inovasi. Hasil lain yang diperoleh adalah adanya hubungan langsung antara Proses dan Kinerja Inovasi pada perusahaan non Keuangan, sehingga dapat diidentifikasi dengan jelas kontribusi manajemen inovasi terhadap kemampuan daya saing perusahaan.

This thesis was made based on the author's interest in the agenda of the empirical research article The Impact of Entrepreneurial Leadership on Innovation Management and Its Measurement Validation (Fontana and Musa, 2017). One of the findings presented in the article is that there is no significant relationship between the Innovation Process and Innovation Performance. The research underlines the role of innovation management in determining the positive relationship between innovation processes and performance. The author intends to explore other factor that can mediate the relationship between the Innovation Process and Innovation Performance. Using the SEM-PLS method, researcher conducted a survey of 100 leaders from 60 non financial companies. The results showed that Organizational Learning at the team level is one of the factors that can mediate the relationship between the Innovation Process and Innovation Performance. Another result obtained is the existence of a direct relationship between the Process and Performance of Innovation in non-financial companies, so it can be clearly identified the contribution of innovation management to the company's competitiveness."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T54832
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>