Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 24 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"Penelitian telah dilakukan untuk meningkatkan kinerja budidaya perikanan melalui pemanfaatan pakan alternative yang murah dan ramah lingkungan. Pakan alternatif yang dipilih adalah jenis tumbuhan air, lemna (Lemna perpusilla Torr) yang dikultur secara
integratif pada suatu sistem produksi perikanan sehingga mempunyai fungsi sebagai sumber
pakan alami sekaligus menyerap bahan pencemar kegiatan budidaya. Pengamatan ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian lemna segar terhadap laju pertumbuhan ikan mas (Cyprinus carpio L) pada kolam sistem aliran tertutup. Biomassa lemna segar digunakan untuk mengantikan pellet pada porsi setara 50% dari berat kering pakan yang diberikan pada ikan mas sebanyak 3% dari berat badannya per hari. Pengamatan dilakukan selama 24 minggu.
Ukuran berat awal ikan mas rata-rata 4,75 - 6,5 g dngan padat penebaran100 ekor per wadah. Parameter pengamatan adalah berat rata-rata ikan,, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, faktor kondisi, dan tingkat kelangsungan hidup ikan. Pemberian campuran lemna segar pada pakan ikan mas memberikan nilai laju pertumbuhan spesifik lebih tinggi, yaitu sebesar 2,00 %/hari, dibandingkan dengan yang hanya diberi pakan pellet (1,75 %/hari). Berat ratarata, nilai konversi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup ikan yang diberi pakan campuran lemna segar bertutut-turut: 162,7 g, 2,00, dan 64 %, lebih tinggi dibandingkan dengan ikan yang diberi ransum pellet saja (berturut-turut 108,9 g, 3,34, dan 61 %). Pertumbuhan ikan bersifat allometrik negatif (nilai b < 3) dengan nilai b pada ikan yang diberi pakan campuran pellet dan lemna segar lebih tinggi (2,737) dibandingkan dengan ikan yang diberi pakan pellet saja (2,537). Hasil ini mengindikasikan adanya pengaruh positif pemberian lemna segar yaitu
dapat meningkatkan pertumbuhan ikan mas. Pemanfaatan biomassa lemna segar untuk campuran pakan ikan mas dapat meningkatkan efisiensi produksi pada usaha budidaya ikan mas."
570 LIMNO 21:2 (2014)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"Cultured mud crabs (Scylla spp.) are commonly fed with 'trash' fosh has lead to a need to develop cost-effective and environmentally friendly formulated diets. This study was conducted to determine quality of selected feed ingredients as protein soures in mud crab diets based on their nutrient composition and digestibility coefficients for ADMD ranged from 82.46% to 89.20%. Animal-based feedstuffs such as shrimp head, tiny shrimp and squid liver meal had higher ADMD values than fish meal."
Jakarta: Centre Research Institute for Aquaculture,
500 IAJ
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Dwi Tika Afriani
"Penulisan makalah ini bertujuan untuk mengetahui peranan pembenihan ikan dalam usaha budidaya ikan. Penulisan makalah ini menggunakan metode tinjauan literatur (library research). Pembahasan masalah dalam makalah ini didasarkan pada pendapat-pendapat ahli danhasil-hasil penelitian terdahulu. Dari pembahasan dapatb disimpulkan bahwa dalam usaha budidaya ikan ada dua kegiatan yang sangat penting yaitu pembenihan ikan dan pembesaran ikan. Pembenihan memegang peranan penting dalam pengembangan suatu usaha budidaya ikan. Salah satu faktor yang sangat berperan dalam menunjang keberhasilan suatu usaha pembenihan ikan yang direkomendasikan oleh BPTP meliputi penggunaan rumah pemijahan dan kakaban, happa, pengelolaan induk, telur dan larva serta penggunaan pakan induk dan pakan larva yang berkualitas. Selain dapat meningkatkan produktivitas ikan juga dapat meningkatkan penghasilan yang besar."
Universitas Dharmawangsa, 2016
330 MIWD 49 (2016)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Rika Fauziah
"ABSTRAK
Peranan budidaya air payau sangat penting bagi negara kepulauan seperti
Indonesia. Sayangnya, masih banyak petani budidaya air payau, khususnya di
Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat di Indonesia yang masih menerapkan
metode budidaya tradisional. Akibatnya, keuntungan yang diperoleh dari kegiatan
ini sangat rendah. Penelitian ini difokuskan pada dampak pelatihan terhadap
pembudidaya air payau, di mana produktivitas diukur dengan pendapatan yang
diperoleh dari kegiatan budidaya air payau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pelatihan memiliki efek positif pada pendapatan petani, di mana pelatihan
dikaitkan dengan peningkatan pendapatan mereka sebesar 22,93%. Permasalahan
endogenitas yang muncul sebagai efek dari metode penelitian yang digunakan
juga dibahas dalam penelitian ini.

ABSTRACT
The role of brackish water aquaculture is crucial for big achipelago countries such
as Indonesia. Unfortunately, many aquaculture farmers, particulary in Karawang
Regency, West Jave Province in Indonesiastillapply traditional aquaculture
method, thus, suffer from a lack of skill. As a result, the income gain from this
activity is very low.This study focuses on the impact of training on the brackish
water aquaculture farmers’productivity, where the productivity is measured by the
income earned from the aquaculture activity. The result shows that training has a
positive effect on farmers’ income, where training is associated with an increase
in their income of 22.93%. There is an endogeneity concern, which is also
discussed."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Budidaya ikan dengan karamba jaring apung (KJA) di suatu perairan, akan bernilai positif selama dalam batas kapasitas daya dukungnya. Hal ini karena budidaya ikan dengan KJA berdampak terjadinya peningkatan hara, bersumber dari sisa pakan dan feses ikan, yang meningkatkan kesuburan perairan. Danau Toba di Sumatera Utara, merupakan salah satu andalan pariwisata nasional. Pengembangan KJA di Danau Toba harus memperhatikan kapasitas daya dukungnya yang tidak mengancam kegiatan pariwisata. Daya dukung perairan untuk pengembangan KJA merupakan suatu kriteria tingkat produksi maksimum yang dapat dicapai berdasarkan kadar total fosfor (TP; Total Phosphor) yang masih dapat diterima sesuai kepentingan pemanfaatan perairan tersebut. Telah dilakukan kajian daya dukung (DD) perairan Danau Toba untuk budidaya ikan dengan KJA. Perhitungan DD tersebut mengikuti beberapa skenario, yaitu: i) penetapan TP rata-rata yang dapat diterima ([P]f) pada kondisi oligotrofik; ii) penetapan ([P]f) pada kondisi oligo-mesotrofik, dan iii) penetapan ([P]f) pada rata-rata TP pengukuran 2009. Kadar TP yang dapat diterima perairan Danau Toba berdasarkan skenario I, II, dan III masing-masing adalah 324,4 ton/tahun, 973,3 ton/tahun, dan 1.297,76 ton/tahun, dengan tingkat produksi ikan/tahun yang dapat dicapai masing-masing 35.282 ton, 101.933 ton, dan 141.130 ton. Daya dukung Danau Toba untuk produksi ikan pada KJA yang aman untuk aktivitas pariwisata adalah mengacu pada kondisi oligotrofik (skenario I), yaitu 35.000 ton/tahun bahkan di bawahnya."
551 LIMNO 18:2 (2011)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"
"
Jakarta: Pusat Riset Perikanan Budidaya, 2006
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
"information on he total catch composition provides one of the basic aspects needed for the assessment of fish resource dynamic in relation to the management of the resource to obtain the optimum sustainable yield. fish net data analysed were obtained from 114 catcher boats that transhipped to the fish carries from one fishing company based in Tual. these 2000 catch data were collected in 2002 through Observer Programme. mean catch per unit of effort (CPUE) of fish net during the period of 2000 was about 111.2 tonnes/catcher/year. by multiplying the total number of boat operating in the area with this CPUE, estimation of the total catch from this fishery can be calculated. about 52% of the catch were pelagis group and 41% were demersal group and gthe remaining 7% were chapalopod, sharrk, and rays, shrimp, and other crustaceans. the main demersal group is belonging to 24 families, which were dominated by the threadfin (Nemipteridae) and lizard fish (Synodonitdae) with the reprective amount of the 19,3% and 18,4% form the total catch rate of 47,49 tonnes. the pelagic group was dominated by the chub mackerel reaching to about 91% of the total catch rate. the group of chepalopod cinsisted of 46,6% squids and 45,3% cuttle fish. the group of elesmobrach was dominated by sharks while the shrimp group consisted mainly of small size shrimp"
Jakarta: Research Centre for Aquaculture,
593 IFRJ
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Badan Riset Kelautan dan Perikanan, 2004
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
"penelitisan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencapaian efisiensi teknis usaha budidaya udang dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. data dianalisis dengan pendekatan Stochastic Production Frontier dan diduga dengan metoda Maximum Likelihood. hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat efisiensi teknis yang dicapai tergolong rendah--sedang dan terbukti belum efisien secara teknis. faktor utama yang mempengaruhi efisiensi teknis adalah tingkat pangsa pendapatan keluarga dari usaha budidaya udang, pendapatan total per kapita, umur pembudidaya dan peubah dummy showcase"
Bogor: Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan. Institut Pertanian Bogor. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ,
639 JIPPI
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Chichester, West Sussex ; Hoboken, NJ: John Wiley & Sons Ltd, 2017
572.330 BIO
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3   >>