Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 110876 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Arifa Rafrillia
"ABSTRAK
Praktek Kerja Profesi Apoteker di GlaxoSmithKline Jalan Pulobuaran Raya Kav
III Blok DD No. 2-3-4 Jakarta Timur bertujuan agar mahasiswa profesi apoteker
dapat mengetahui dan memahami peran serta tanggung jawab apoteker di industri farmasi serta mengetahui dan memahami peran serta tanggung jawab apoteker di departemen pengawasan mutu GlaxoSmithKline. Tugas khusus yang diberikan berjudul Pembuatan Template Excel Spreadsheet untuk Pengolahan Data Hasil Analisis Sirup Pseudoephedrine HCl, Triprolidine HCl, dan Dextromethorphan HBr Menggunakan Gas Chromatography. Tujuan dari tugas khusus ini adalah memahami tahapan dalam pembuatan sistem komputerisasi yang digunakan di industry farmasi dan membuat excel spreadsheet pengolahan data hasil analisis sirup Pseudoephedrine HCl, Triprolidine HCl, dan Dextromethorphan HBr menggunakan gas chromatography.

ABSTRACT
Internship in GlaxoSmithKline Jalan Pulobuaran Raya Kav III Blok DD No. 2-3-4
East Jakarta aims to make the pharmacists may know and understand the roles and responsibilities of pharmacists in the pharmaceutical industry as well as to know and understand the roles and responsibilities of pharmacists in the quality control department in GlaxoSmithKline. Given the special task entitled Excel Spreadsheet Template for Processing Data Analysis Pseudoephedrine HCl, Triprolidine HCl, and Dextromethorphan HBr Syrup using Gas Chromatography. The purpose of this special task is to understand the stages in the manufacture of computerized systems used in the pharmaceutical industry and create an excel spreadsheet data processing analysis results Pseudoephedrine HCl, Triprolidine HCl, and Dextromethorphan HBr syrup using gas chromatography."
2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Asti Rahmawati
"ABSTRAK
Industri Farmasi adalah badan usaha yang memiliki izin dari Menteri Kesehatan untuk melakukan kegiatan pembuatan obat atau bahan obat. CPOB adalah cara pembuatan obat yang bertujuan untuk memastikan agar mutu obat yang dihasilkan sesuai dengan persyaratan dan tujuan penggunaannya. Terkait dengan pentingnya pelaksanaan CPOB dalam suatu Industri Farmasi, Apoteker merupakan salah satu komponen penting dalam pengembangan produk obat yang memenuhi syarat khasiat, mutu dan keamanan yang baik. Oleh sebab itu, setiap calon Apoteker perlu dibekali dengan pengetahuan dan pengalaman, salah satunya dengan praktek kerja profesi. Tujuan utama dalam praktek kerja profesi calon Apoteker adalah untuk mengetahui dan memahami peran serta tanggung jawab Apoteker di Industri Farmasi. Penulis melakukan praktek kerja profesi di GlaxoSmithKline Indonesia, Pulogadung, selama 8 minggu pada Departemen Pengawasan Mutu. Kesimpulan dari praktek kerja profesi Apoteker di industri ini dapat dipahami bahwa peran utama seorang Apoteker pada bagian pengawasan mutu, yaitu menyetujui dan menolak pelulusan bahan baku dan bahan pengemas; memastikan bahwa seluruh pengujian yang diperlukan telah dilaksanakan; memberi persetujuan terhadap spesifikasi, petunjuk kerja pengambilan sampel, metode pengujian dan prosedur pengawasan mutu lain; pelaksanaan uji stabilitas, penyimpanan retained sample serta terlibat dalam penyelesaian masalah-masalah terkait mutu produk.

ABSTRACT
Pharmacy industry is a corporante which has license from Health Ministry for doing drug or raw material manufacturing. GMP is a drug manufacturing guidelines which has purpose to ensure drug quality conform with the standard and the indication. As the importance of GMP implementation in pharmacy industry, Pharmacist is one of the keys in product development which comply with the indication, quality and safety. Therefore, Pharmacist candidate needs provided with knowledge and experiences, one of them is internship. The main purpose in this internship to learn and understand about Pharmacist responsibility in Pharmacy Industry. The author has undertook the internship at GlaxoSmithKline Indonesia, Pulogadung site, for 8 weeks in Quality Control Department. The conclusion from this internship at Pharmacy Industry could be understand that main Pharmacist role in Quality Control are approve and reject raw material and packaging material; ensure all of the required testing has been carried out; give approval against the specifications, sampling procedure, analysis method and another quality control procedures; stability testing; retained sample storage and get involved in quality product problem solving."
2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Adhinov Prema Riansyah
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di PT. Pabrik Pharmasi Zenith bertujuan agar apoteker dapat mengerti peranan, tugas, dan tanggung jawab apoteker di Industri Farmasi, memiliki wawasan, pengetahuan, ketrampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di Industri Farmasi, memahami penerapan CPOB di Industri Farmasi, dan memiliki gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di Industri Farmasi.
Tugas khusus yang diberikan berjudul Evaluasi Hasil Catatan Pelatihan di PT. Bufa Aneka. Tujuan dari tugas khusus ini adalah untuk mengetahui apakah peserta pelatihan yang mengikuti program pelatihan perusahaan telah lulus dan memenuhi standard yang ditetapkan oleh perusahaan.

Professional Pharmacist Internship at PT. Pabrik Pharmasi Zenith aiming so that prospective pharmacists are able to understand their duties and responsibilities of pharmacists in the pharmaceutical industry, insight, knowledge, skills, and practical experience to carry out the practice of pharmacy in the pharmaceutical industry, understanding GMP in pharmaceutical industry and have a real picture of the pharmaceutical practice issues and learn the strategies and activities that can be done in the framework of the development of pharmaceutical practice.
The given special task entitled Evaluation of Training Records Results at PT. Bufa Aneka. The purpose of this special task is to determine whether the trainees who attended training programs the company has passed and meets the company standards."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Kristiyanti
"Praktek Kerja Profesi Apoteker dilaksanakan di PT Merck Tbk, Jakarta Timur. Kegiatan PKPA ini bertujuan agar mahasiswa profesi apoteker dapat melihat langsung aktivitas yang berlangsung dalam suatu industri farmasi, memperoleh pengetahuan dan wawasan tentang segala aspek yang terkait di industri farmasi terutama dalam hal penerapan CPOB di PT Merck Tbk dan dapat memiliki pemahaman yang mendalam mengenai peran dan tugas apoteker di industri farmasi. Tugas khusus yang diberikan yaitu validasi metode analisis Thiamin HCl dan Piridoksin HCl dalam sediaan sirup multivitamin secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Tugas khusus ini bertujuan untuk memperoleh metode yang valid dalam menganalisis Thiamin HCl dan Piridoksin HCl dalam sediaan sirup multivitamin secara KCKT.

Pharmacist Internship Program at PT Merck Tbk, East Jakarta. This Pharmacist Internship Program activity is intended to allow the apothecary profession students to directly see the activity that takes place in the pharmaceutical industry, to gain knowledge and insight into all aspect related to the pharmaceutical industry especially in terms of the GMP implementation at PT Merck Tbk, and to understand the role and duties of pharmacist in the pharmaceutical industry. The special assignment that has given is entitled analytical method validation of Thiamine HCl and Pyridoxine HCl in multivitamin syrup with High Pressure Liquid Chromatography (HPLC). This special assignment aims to obtain a valid method in analyzing Thiamine HCl and Pyridoxine HCl in multivitamin syrup with HPLC.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Stephanie Epiphania
"ABSTRAK
Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) dilakukan di Rumah Sakit Kanker Dharmais. Praktek kerja dilaksanakan selama delapan minggu dari tanggal 4 Januari- 29 Februari 2016. Tujuan dilaksanakannya kegiatan PKPA di rumah sakit adalah agar mahasiswa mampu memahami tugas dan tanggung jawab apoteker dalam pengelolaan apotek di rumah sakit, mampu melakukan praktek pelayanan kefarmasian sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan etika yang berlaku, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan praktek kefarmasian di rumah sakit, serta memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktek kefarmasian serta mempelajari strategi dan kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktek kefarmasian. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan PKPA di RSKD adalah peran, tugas, dan tanggung jawab apoteker di rumah sakit adalah pengelolaan obat dan bahan medis habis pakai, serta pelayanan farmasi klinik. Wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan praktek kefarmasian di rumah sakit adalah memahami pelayanan BPJS di rumah sakit dan mempelajari manajemen pengelolaan sediaan farmasi di RSKD. Permasalahan praktek kefarmasian di rumah sakit adalah sulitnya interaksi apoteker dengan tenaga kesehatan lain, terkhususnya dokter dalam upaya memaksimalkan pengobatan pasien. Tugas khusus yang dilakukan oleh mahasiswa adalah menganalisis manajemen terapi nyeri kanker pada pasien Rumah Sakit Kanker Dharmais.

ABSTRACT
Internship conducted in Rumah Sakit Kanker Dharmais which carried out for eight weeks from Jan 4 to February 29, 2016. The purpose of this activity was so that students are able to understand the duties and responsibilities of pharmacists in pharmacy management, able to do the practice of pharmacy services in accordance with the provisions of law and ethics, have the insight, knowledge, skills, and practical experience to carry out the practice of pharmacy in hospital, as well as having a real picture about the problems of pharmacy practice and learn the strategies and activities that can be done in order to develop pharmacy practice. Conclusion of activities PKPA in RSKD is the role, duties and responsibilities of pharmacists in hospitals is the management of drugs and medical materials, as well as clinical pharmacy services. Insight, knowledge, skills, and practical experience to carry out the practice of pharmacy in hospitals is understood BPJS services in hospitals and study the management of pharmaceutical preparations in RSKD. Problems of pharmacy practice in hospitals is difficult pharmacist interaction with other health professionals, especially doctors in an effort to maximize the pasients treatment. Special tasks undertaken by students is to analyze the management of cancer pain therapy in patients Rumah Sakit Kanker Dharmais."
2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Hartika Guspayane
"Praktek Kerja Profesi di Landson PT. Pertiwi Agung bertujuan agar mahasiswa calon apoteker mengerti peranan, tugas dan tanggung jawab apoteker di industri farmasi, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi, memahami penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik dan memiliki gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasan di industri farmasi. Tugas khusus yang diberikan berjudul Pembuatan Protokol dan Laporan Validasi Pembersihan di PT. Pertiwi Agung. Tujuannya adalah untuk membuat bukti tertulis efektifitas pembersihan dari prosedur pembersihan, membuktikan bahwa prosedur pembersihan tersebut dapat diterapkan secara konsisten akan memberikan hasil yang sama serta membuktikan dan mendokumentasikan bahwa prosedur pembersihan mesin di PT. Pertiwi Agung efektif untuk mengurangin residu zat aktif serta sisa cairan pembersih dan cemaran mikroba hingga batas yang telah ditetapkan.

The Internship at Landson PT. Pertiwi Agung was aimed to have pre-profession pharmasist understand the role and responsabilities of a pharmasist in pharmaceutical industry generally. Furthermore, this internship was purposed to let the pre-profession pharmacist to have knowledges, skills and experiences doing pharmacy practice in pharmaceutical industry, the implification of Cara Pembuatan Obat yang Baik and last was to figure out problems that may happened inpharmaceutical industry. The Final Project that was given titled Protocol Preparation and Report of Cleaning Validation. The Final project was purposed to make a written prove of cleaning prosedure effectivity and to approve that the procedure will assure the consistency cleaning results.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Ade Yulia Rahmawati
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di PT Fonko International Pharmaceuticals bertujuan untuk calon apoteker mampu memahami tugas dan tanggung jawab apoteker dalam industri farmasi, memahami peranan GMP di industri Farmasi dan memberikan gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasiaan di Industri Farmasi. Tugas khusus yang diberikan berjudul Membuat Protokol Kualifikasi Instalasi dan Operasional alat Fride-freezer Liebher . Tujuan dari tugas khusus ini adalah untuk mengetahui alur pembuatan protokol kualifikasi di industry farmasi.

Profession Internship at PT Fonko International Pharmaceuticals aiming for that prospective pharmacists are able to understand the duties and responsibilities of pharmacists in the pharmaceutical industry, understanding role of GMP in Industry, and have a real picture of the issues pharmaceutical practice and learn the strategies and activities that can be done in the framework of the development of pharmacy practice. Given the special task entitled Making Instalasi and Operational Qualfication Protocol tools Fridge-Freezer Liebher. The purpose of this special task is to knowing role of making qualification protocol in pharmaceutical industry.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Annisa Azka Hikmawati Aulia
"Praktek Kerja Profesi Apoteker dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati pada bulan Januari sampai dengan Februari 2016. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa Apoteker memahami peranan, tugas dan tanggung jawab Apoteker di rumah sakit, memiliki wawasan tentang pelaksanaan praktik kefarmasian, dan memiliki gambaran nyata akan permasalahan praktik kefarmasian dan mempelajari strategi yang dapat dilakukan dalam pengembangan praktik kefarmasian di rumah sakit. Apoteker di RSUP Fatmawati secara umum telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan Permenkes No.58 tahun 2014 meliputi pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai dan pelayanan farmasi klinik. Yang membedakan dengan peraturan adalah pada RSUP Fatmawati sudah tidak dilakukan pemantauan kadar obat dalam darah. Permasalahan yang ada yaitu belum tersedianya ruangan khusus untuk dilakukan konseling dan masih minimnya sumber daya manusia khususnya Apoteker di Instalasi Rawat Inap. Sebaiknya terdapat penambahan sumber daya (apoteker) di Instalasi Rawat Inap sehingga dapat melakukan pelayanan yang lebih maksimal.

Internship was held at Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati in January to February 2016. This internship aimed to make apothecary students are able to understand the role and the responsibilities of pharmacists in pharmacy practices at Hospital; have insight into the implementation of pharmacy practice, and have picture of the issues about pharmaceutical practice and learn the strategies and activities that can be done in the development of pharmacy practice in Hospital. Based on activities, Pharmacist in RSUP Fatmawati have been performing the duties and responsibilities in accordance with Permenkes no. 58 2014 include management of pharmaceutical, medical devices, medical consumable materials, and clinical pharmacy. The different between the rule and the implementation in RSUP Fatmawati is RSUP Fatmawati had not done monitoring drug levels in the blood. The problems that exists are there are not avaliable special rooms for counseling and still lack of human resources, especially in Inpatient. There should be an additional Pharmacists in Inpatient so the Pharmacists can give the maximum services for the patient.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>