Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 7513 dokumen yang sesuai dengan query
cover
London: SAGA Publications, 1999
362.104 25 HEA
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Sun, Kyung-hwa
Seoul: Hangul Park, 2013
495SUNT001
Multimedia  Universitas Indonesia Library
cover
Rasanayagam, L.J.
Singapore: Federal Publications, 1993
540 RAS p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Phillips, Jack
"Did your participants learn anything from your class or program? That is the key question behind the simple, but useful smile sheet. This Infoline provides you with specific guidelines for performing level two evaluations, including a discussion of various test types, test formatting and design, and key administration issues. The issue includes a standard evaluation worksheet, a case study sidebar, and a helpful listing of online testing software tools."
Alexandria, VA: [American Society for Training & Development Press;American Society for Training & Development Press, American Society for Training & Development Press], 2000
e20428994
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Leporati, Ezio
Forest Grove Oregon: Research Studies Press, 1979
624.17 LEP a
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Taylor, G.D.
London: Longman, 1985
624.18 TAY m
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
I Gede Wahyu Surya Dharma
"ABSTRAK
Pengenalan biometrik mengacu pada penggunaan karakter fisik maupun biologis untukmengenali suatu individu. Pengenalan ini bertujuan untuk mempermudah proses identi-fikasi. Hingga saat ini, proses identifikasi yang banyak digunakan menyasar pada orangdewasa dengan memanfaatkan pola sidik jari, bentuk wajah. Akan tetapi pengenalanyang diperuntukan untuk bayi dan balita masih sangat minim, bahkan belum ada suatumetode khusus yang mampu menyelesaikan masalah pengenalan pada bayi dan balita.Bayi dan balita pun membutuhkan suatu metode pengenalan yang mampu mengenalinyasejak kecil, sehingga proses pengarsipan menjadi lebih tertata dan lebih lengkap. Denganmelakukan pencacatan yan lebih detail, maka informasi terkait riwayat imunisasi, riwayatpenyakit maupaun riwayat pendidikan dapat diperoleh dengan cepat. Pada penelitian ini diusulkan suatu metode yang mampu menyelesaikan masalahpengenalan biometrik pada bayi dan balita dengan menggunakan sidik jari. Pengenalansidik jari yang digunakan berupa penggunaan fitur level 1 yaitu garis sidik jari danfitur level 2 yaitu minutia. Kedua level fitur ini akan digabungkan dengan menambahsuatu mekanisme perbaikan fitur sidik jari bernama mekanisme feedback. Mekanismefeedback akan melakukan perbaikan pada skala fitur level 1. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah metode yang diusulkan mampu meng-atasi masalah yang dihadapi pada citra sidik jari bayi. Kombinasi fitur level 1 dan level2 diikuti dengan mekanisme feedback mampu menghasilkan akurasi yang lebih baik di-bandingkan dengan kombinasi fitur level 1 dan level 2 tanpa mekanisme feedback.

ABSTRACT
Biometric recognition refers to the use of physical and biological characteristics to rec ognize an individual. This biometrics recognition aims to facilitate the identification pro cess. Until now, the used of identification process of is widely targeting adults that usinga fingerprint patterns, face shape. However, the recognition that is intended for infantsand toddlers is still very minimal, there is not even a special method that can solve theproblem of recognition in infants and toddlers. Infants and toddlers also need a methodof recognition that is able to recognize them since childhood, so the process of filing be comes more organized. By performing more detailed defects, information regarding toimmunization history, history of illness and education history can be obtained quickly. In this study, proposed a method that is able to solve problems on infant and toddlerbiometrics recognition using fingerprint. Fingerprint recognition in this study used theLevel 1 features in form of the fingerprint ridge and feature level 2 in form of minutia.Both levels of this feature will be combined by adding a fingerprint enhancement mecha nism called feedback mechanism. The feedback mechanism will make improvements inlevel 1 scale features. The results obtained in this study is the proposed method is able to overcome the prob lems faced on baby fingerprint image. The combination of level 1 and level 2 features fol lowed by feedback mechanisms can produce better accuracy compared to a combinationof level 1 and level 2 features without feedback mechanism."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2018
T50694
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1999
TA2082
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Tsamratu Aini
"Laporan magang ini membahas tentang evaluasi level 2 pada program pelatihan Sales dan RM&CA Enhancement yang diselenggarakan Bank XXX. Laporan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman peserta terhadap materi pelatihan, terutama bagi peningkatan kompetensi karyawan. Laporan ini membandingkan hasil dari pretest dan posttest peserta dari kedua program pelatihan tersebut.
Berdasarkan penelitian terbatas ini, program pelatihan RM&CA di tahun 2013 belum memenuhi standar kompetensi yang diharapkan, dapat terlihat dengan jelas dari hasil rendahnya learning gain yang diperoleh, dan terlebih pada persentase peserta kompeten yang hanya mencapai 39% secara rata-rata. Kondisi ini berbeda dengan program pelatihan Sales yang mampu mencapai 48% bagi rata-rata learning gain dan persentase peserta kompeten yang mencapai hingga 69%.
Dapat disimpulkan bahwa, evaluasi pelatihan begitu penting untuk menilai keberhasilan program pelatihan di masa depan, dengan hal tersebut akan lebih baik bila manajemen Bank XXX mengambil pertimbangan dari hasil evaluasi pelatihan.

This internship report discusses about level 2 evaluation in Training Program of Sales and RM&CA Enhancement held by XXX Bank. This report aims to know how the participants understand the training materials, especially for employees competency improvement. This report compares the result of pretest and posttest participants of both programs.
According to this study, the Training Program of RM&CA in the year of 2013 has not fulfilled the competency standard, it can be seen clearly from the low results of learning gain, moreover the competency of the participants is also quite low at 39% of average. This condition differs from the Sales Training Program which achieves 48% of learning gain and the percentage of participant competent reaches up to 69%.
In conclusion, the training evaluation is important to evaluate the success of a training program an in the future, it would be better that Management of Bank XXX takes consideration of the training evaluation result.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Aulia Jauhari Rakhman
"Hazard mikrobiologi yang dapat menimbulkan penyakit dan efek kesehatan yang merugikan pada personel laboratorium dapat dikelompokan berdasarkan Risk Group dengan perlindungan dan tindakan pencegahan berupa penerapan Biosafety Level. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi kesiapan laboratorium mikrobiologi PT SCI dalam menangani hazard mikrobiologi berdasarkan biosafety level 2. Pengambilan data menggunakan data sekunder dengan review dokumen dan rekaman data, serta pengambilan data primer melalui observasi, pengamatan langsung dan wawancara yang mendalam terhadap para informan. Hasil penelitian menunjukan pengelompokan Hazard Mikrobiologi termasuk dalam Risk Group 2 dengan Biosafety Level yang diterapkan adalah level 2. Evaluasi kesiapan di Laboratorium menunjukan presentase sebesar 80% dengan perlunya perhatian dan peningkatan komitmen baik manajemen maupun seluruh personel terkait fasilitas laboratorium, praktik analisa, perlindungan personal (APD), akses laboratorium, proteksi kebakaran, kebersihan dan kerapihan, praktik dan prosedur umum laboratorium, kontrol teknik umum, program kesehatan dan keselamatan kerja serta pelatihan dan program terkait biosafety, pengelolaan limbah, penyimpanan di lemari es/freezer, penyimpanan bahan kimia, peralatan tabung gas, desain laboratorium dan tanda peringatan laboratorium. Penuhan persyaratan dapat diterapkannya Sistem Manajemen Bio-risiko yang komprehensif dengan mengidentifikasi, menilai, mengendalikan, dan mengevaluasi serta perbaikan berkelanjutan melalui siklus perencanaan, pelaksanaan, peninjauan, dan peningkatan proses serta tindakan yang dilakukan laboratorium untuk mencapai tujuan.

Microbiological hazards that can cause disease and adverse health effects on laboratory personnel can be grouped based on the Risk Group with protection and preventive measures in the form of applying the Biosafety Level. This study aims to determine the evaluation of the readiness PT SCI's microbiology laboratory in handling microbiological hazards based on biosafety level 2. Collecting data using secondary data by reviewing documents and recording data, as well as collecting primary data through observation, direct observation and in-depth interviews with informants with direct interviews. The results showed that the grouping of Microbiological Hazards included in Risk Group 2 with the level of biosafety or Biosafety Level applied was level 2. Evaluation of readiness in the laboratory showed a percentage of 80% with the need for attention and increased commitment from both management and all personnel related to laboratory facilities,, analytical practices, Personal Protection Equipment (PPE), laboratory access, fire protection, cleanliness and tidiness, general laboratory practices and procedures, general engineering controls, occupational health and safety programs and training and programs related to biosafety, waste management, refrigerator/freezer storage, chemical storage, equipment gas cylinders, laboratory designs and laboratory warning signs. The fulfillment of the requirements can be applied to a comprehensive Bio-risk Management System by identifying, assessing, controlling, and evaluating as well as continuous improvement through the cycle of planning, implementing, reviewing, and improving the processes and actions taken by the laboratory to achieve the objectives."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2021
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>