Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 103928 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sekar Putri Fadhilah
"[Program Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia saat ini sedang menjadi
trend di kalangan perusahaan. Khususnya bagi perusahaan yang memanfaatkan sumber
daya alam sebagai usaha bisnisnya. Kondisi ini dilihat oleh Pertamina sebagai sebuah
peluang untuk menciptakan nilai baru yang lebih baik kepada masyarakat dan
lingkungan dalam mengatasi dampak negatif dari operasi perusahaan. Berdasarkan
pertimbangan tersebut, Pertamina membuat payung tema CSR dengan nama Pertamina
Sobat Bumi yang mencakup Sobat Bumi Pendidikan, Sobat Bumi Masyarakat, dan
Sobat Bumi Lingkungan. Dalam jurnal ini, penulis ingin menganalisis pelaksanaan
program CSR sebagai bagian dari strategi komunikasi eksternal PT.Pertamina (Persero).
Analisa akan dilakukan melalui media online serta akan dikaitkan dengan konsep
panorama CSR strategis dan melalui konsep 3P (Profit,Planet,People).;Corporate Social Responsibility (CSR) program in Indonesia is currently a trend among
companies. Especially for the company that uses natural resources as a business. This
condition is seen by Pertamina as an opportunity to create a new and better value to
society and the environment to overcome the negative impact of the company's
operations. Based on the considerations, Pertamina make the umbrella theme of CSR
with Pertamina Sobat Bumi which includes Sobat Bumi Pendidikan, Sobat Bumi
Masyarakat, dan Sobat Bumi Lingkungan. In this paper, the author would like to
analyze the implementation of CSR programs as part of the external communication
strategy of PT.Pertamina (Persero). The analysis will be conducted via online media and
will be linked to the concept of panorama CSR strategic and through the concept of 3P
(Profit, Planet, People)., Corporate Social Responsibility (CSR) program in Indonesia is currently a trend among
companies. Especially for the company that uses natural resources as a business. This
condition is seen by Pertamina as an opportunity to create a new and better value to
society and the environment to overcome the negative impact of the company's
operations. Based on the considerations, Pertamina make the umbrella theme of CSR
with Pertamina Sobat Bumi which includes Sobat Bumi Pendidikan, Sobat Bumi
Masyarakat, dan Sobat Bumi Lingkungan. In this paper, the author would like to
analyze the implementation of CSR programs as part of the external communication
strategy of PT.Pertamina (Persero). The analysis will be conducted via online media and
will be linked to the concept of panorama CSR strategic and through the concept of 3P
(Profit, Planet, People).]"
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Sagala, Christiani
"[ ABSTRAK
Seiring dengan peningkatan keprihatinan dunia akan isu-isu sosial dan lingkungan, maka
berkembang suatu tren baru dikalangan investor yakni Socially Responsible Investing (SRI).
Socially responsible investors (SRIs) sangat peduli akan praktik tanggung jawab sosial yang
dilakukan perusahaan. Hal ini membuat perubahan peran investor relations yang tidak hanya
mengkomunikasikan performa perusahaan secara finansial tetapi juga perlu mengkomunikasikan
mengenai nilai, prinsip dan visi perusahaan secara jelas yang juga diwujudnyatakan dalam praktik
Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tersebut. Oleh karena itu peran investor
relations (IR) saat ini juga turut mengkomunikasikan CSR perusahaan kepada publiknya. Makalah
ini menganalisa peran IRO dalam mengkomunikasikan CSR perusahaan dengan menggunakan
metode deskriptif kualitatif berdasarkan hasil wawancara terhadap Investor relations officers PT
Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai salah satu perusahaan yang masuk dalam indeks SRI
Kehati, yakni indeks yang mengacu pada tata cara Sustainable and Responsible Investment (SRI).
Hasil analisa ini menyatakan bahwa dalam deskripsi pekerjaannya investor relations tidak
diharuskan untuk mengkomunikasikan CSR kepada publiknya, sehingga selama ini CSR hanya
menjadi topik sisipan dalam komunikasi antara Investor relations dengan investornya. Investor
mendapat informasi CSR perusahaan melalui lembaga independen. Sehingga dari hasil analisa ini
penulis memberi rekomendasi mengenai peran IRO dalam mengkomunikasikan CSR terkait
perkembangan SRI saat ini.
ABSTRACT Regarding to the increasing of the world concern of social and environment issues, so there is a
new trend in investment that called Socially Responsible Investing (SRI). Socially responsible
investors are really concern to Corporate Social Responsibility (CSR). This causes the changing
roles of investor relations that not only communicate financial performance of their institutions but
also communicate about firm?s values, principle, and vision that implemented in their CSR.
Therefore, now the role of investor relations is also to communicate CSR to their investors. This
paper analyze the role of IRO regarding to communicate CSR through qualitative desciptive
method based on interview with investor relations from PT Semen Indonesia (Persero) Tbk that
included in the list of SRI-Kehati Index which refers to the procedures for Sustainable and
Responsible Investment (SRI). The result of this analysis tell that the role of investor relations to
communicate CSR is not in their job description therefore CSR just an additional topic between
investor and IR. Obviously investor get the information about CSR from independent insitutions.
Afterwards from these analysis the author give some recommendations toward the changing role
of investor relations to communicate CSR due to the development of SRI will be given., Regarding to the increasing of the world concern of social and environment issues, so there is a
new trend in investment that called Socially Responsible Investing (SRI). Socially responsible
investors are really concern to Corporate Social Responsibility (CSR). This causes the changing
roles of investor relations that not only communicate financial performance of their institutions but
also communicate about firm’s values, principle, and vision that implemented in their CSR.
Therefore, now the role of investor relations is also to communicate CSR to their investors. This
paper analyze the role of IRO regarding to communicate CSR through qualitative desciptive
method based on interview with investor relations from PT Semen Indonesia (Persero) Tbk that
included in the list of SRI-Kehati Index which refers to the procedures for Sustainable and
Responsible Investment (SRI). The result of this analysis tell that the role of investor relations to
communicate CSR is not in their job description therefore CSR just an additional topic between
investor and IR. Obviously investor get the information about CSR from independent insitutions.
Afterwards from these analysis the author give some recommendations toward the changing role
of investor relations to communicate CSR due to the development of SRI will be given.]"
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2015
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Atikah
"Analisis Situasi
1. Trans TV memiliki berbagai kegiatan CSR yang dilakukan bersama komunitasnya, diantaranya Donor Darah, Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Jambore Transmania. Salah satu kegiatan CSR yang menarik adalah kegiatan “Transmania Broadcasting Camp” yang dilaksanakan tahun 2012 lalu, yaitu dengan jumlah pendaftar yang mencapai hampir 2000 pendaftar.
2. Namun kegiatan Transmania Broadcasting Camp tidak dilaksnakan kembali pada tahun berikutnya. Padahal kegiatan ini cukup baik untuk dilaksanakan kembali sebagai sebuah kegiatan CSR yang berkelanjutan.
3. Trans TV perlu melakukan kegiatan serupa dengan Transmania Broadcasting Camp tersebut namun lebih dioptimalkan seagai kegiatan CSR yang kemudian dinamakan Trans Academy.
Tujuan Umum
Kegiatan Trans Academy diharapkan dapat mempertahankan reputasi Trans TV di mata masyarakat dan melalui kegiatan CSR ini, diharapkan dapat meningkatkan hubungan baik antara Trans TV dengan komunitas dan masyarakat.
Tujuan Komunikasi
1. Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kegiatan CSR Trans TV yaitu Trans Academy selama satu tahun kedepan
2. Menyediakan program community relations yang sustainable sebagai program CSR andalan Trans TV
Strategi
Memanfaatkan penggunaan jejaring sosial dan strategi media relations, sebagai upaya meningkatkan awareness terhadap kegiatan CSR Trans TV yang baru.
Khalayak Sasaran
1. Masyarakat Umum dan pelajar di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi dan Bandung berusia 14 - 24 tahun.
2. Komunitas Transmania
Pesan Kunci
1. Trans TV turut mencerdaskan bangsa melalui penyediaan sebuah sekolah pendek yang bertemakan penyiaran.
2. Trans TV peduli terhadap kecerdasan anak bangsa serta peduli terhadap penyaluran minat dan bakat para pelajar di Indonesia.
Program
Sekolah Pendek Trans Academy
Jadwal
Januari - Juli 2014
Anggaran
Total anggaran yang dibutuhkan dalam seluruh rangkaian kegiatan ini adalah sejumlah Rp 233.947.220.
Evaluasi
Metode evaluasi yang akan dilakukan adalah metode evaluasi input, output dan outcome.
Evaluasi input merupakan segala proses yang berlangsung dalam pelaksanaan kegiatan
Evaluasi output merupakan segala hasil nyata dari kegiatan
Evaluasi outcome merupakan pengukuran dampak dan evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan.

Situation Analysis
1. Trans TV has a wide range of CSR activities that also undertaken with the community, including “Donor Darah”, “Buka Puasa Bersama Anak Yatim” dan “Jambore Transmania”. One of the interesting CSR activity is “Transmania Broadcasting Camp” which been held in 2012 and has the huge number of enrollees, that reach nearly 2000 applicants.
2. However, Transmania Broadcasting Camp is no longer exist in the following year. Trans TV replace it with another theme for this year activity. Even though this activity is good enough to be a sustainable CSR program.
3. Trans TV needs to do a similar activity like “Transmania Broadcasting Camp”, but more optimized as a CSR Program, that to be called Trans Academy.
General Goals
Trans Academy is expected to maintain the reputation of Trans TV, and also through this program, Trans Academy is expected to enhance the relationship between Trans TV with the community and the society.
Communication Goals
1. Improving the knowledge about Trans TV CSR Program, “Trans Academy” within a year.
2. Providing a sustainable community relations program as the best Trans TV CSR Program.
Strategies
Utilizing the use of social media and media relations strategy as an effort to increase people awareness about the new Trans TV CSR program.
Target Audience
1. Public and students in Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi dan Bandung, in the age 14 -24 years old.
2. Transmania Community
Key Messages
1. Trans TV helped the nation to educate people through the provision of a short-school themed broadcast.
2. Trans TV care much about the distribution of interest and talents of students in Indonesia.
Program
Short-school Trans Academy.
Schedule
January - July 2014
Budget
The total budget required in the whole set of activities are Rp 233.947.220.
Evaluation
The evaluation method will used Input, Output and Outcome method.
Evaluation of Input is any process that take place in the implementation of activities.
Evaluation of Output is any tangible results of the activities.
Evaluation of Outcome is the result from a set of activities implemented to achieve the goals.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
S54193
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Hutajulu, Victrin Christy Marhasak Partogi
"ABSTRAK
Program Corporate Social Responsibility menjadi fokus dalam penelitian
ini. Secara khusus penelitian ini meneliti mengenai strategi komunikasi yang
dijalankan oleh organisasi dalam upaya pencapaian objektif formal dari program
CSR. Teori yang menjadi pedoman dalam penyusunan tesis ini adalah The
Management Strategic yang dikemukakan oleh Grunig (1992). Grunig
menyatakan bahwa untuk mencapai tujuan dari organisasi maka perlu dilakukan
tujuh langkah yang dilakukan secara bertahap yaitu analisis stakeholders, analisis
pubik, analisis isu, menyusun objektif formal, perencanaan, implementasi dan
evaluasi.
Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi
kualitatif dengan pendekatan deskripsi. Unit observasi dalam penelitian ini adalah
CCFI, SBS dan ketiga target sasaran PerpuSeru, yaitu perempuan, pemuda dan
pengusaha Usaha Kecil Menengah. Pengamatan yang hanya didasari kedekatan
latar belakang budaya tidak cukup untuk memahami karakteristik target sasaran.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa memahami target sasaran menjadi kunci
utama keberhasilan sebuah program.

ABSTRACT
The Corporate Social Responsibility program is the focus of this study.
Specifically, this study examines the communication strategies undertaken by the
organization in achieving the objective of formal CSR programs. Theories that
guide in the preparation of this thesis is The Managemen Strategic by Public
Realtion proposed by Grunig (1992). Grunig states that to achieve the goals of the
organization, it is necessary to seven steps undertaken in stages: analysis of
stakeholders, pubic analysis, issue analysis, establish a formal objective, planning
strategy and tactics, implementing strategic and tactics and evaluate the impact of
the strategy and tactics.
The methodology used in this study is a qualitative methodology to
approach the description. The unit of observation in this study is CCFI, SBS and
strategic publis of PerpuSeru, namely women, youth and entrepreneurs.
Observations were only based on the proximity of cultural background is not
enough to understand the characteristics of the target. This study concludes that
the target understands the key of the success of a program."
Jakarta: [Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia], 2014
T41846
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dicky Affandi
"Penelitian ini membahas tentang pengaruh iklim komunikasi internal terhadap employee engagement sehingga karyawan ikut mengkomunikasikan implementasi CSR kepada pihak eksternal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian campuran (mixed methods) yaitu mengkombinasikan metode penelitian kuantitatif dan metode kualitatif dalam satu penelitian. Responden dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Kantor Pusat PT. Freeport Indonesia. Iklim komunikasi internal diukur dengan menggunakan Dennis communication climate survey (Dennis, 1974), employee engagement diukur menggunakan model AON Hewitt (2015) dan komunikasi CSR diukur dengan turunan definisi dari Podnar (2008). Hasil penelitian ini adalah iklim komunikasi internal berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan karyawan (employee engagement). Sedangkan employee engagement berpengaruh signifikan terhadap komunikasi CSR. Iklim komunikasi internal juga memiliki peran stratejik dan sentral dalam perusahaan sehingga akan berpengaruh kepada produktifitas dan reputasi perusahaan.

This study discusses about the effect of internal communication climate over employee engagement so that employees participate in communicating the implementation of CSR to external parties.The research used in this study is mixed methods research, which combines quantitative research methods and qualitative methods. Respondents in this study were employees working at PT. Freeport Indonesia's Head Office. Internal communication climate measured by using the Dennis communication climate survey (Dennis, 1974), employee engagement measured by using the AON Hewitt (2015), and CSR communication measured by derivative definitions from Podnar (2008). The results of this study are the internal communication climate has a significant effect on employee engagement. While employee engagement has a significant effect on CSR communication. The internal communication climate also has a strategic and central role in the company so that it will affect the productivity and the reputation of the company."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2019
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tedy Nawardin
"Untuk mencapai reputasi yang baik, perusahaan melakukan berbagai kegiatan strategis. Salah satunya melalui program community relations. Bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), program community relations yang dapat dilakukan adalah program corporate social responsibility (CSR) dan community development (Comdev).
Prinsip yang terkandung dalam CSR adalah charity dan stewardship. CSR adalah kewajiban perusahaan untuk melindungi dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat. Sedangkan Comdev Iebih menitikberatkan pada prinsip pemberdayaan masyarakat.
Reputasi perusahaan dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain visi, kebijakan formal perusahaan, budaya organisasi, komunikasi, identitas perusahaan dan citra negara atau industri. Faktor-faktor ini harus dapat dikon;unikasikan dengan baik melalui strategi komunikasi korporasi. Dalam kaitan dengan perubahan lingkungan yaitu implementasi otonomi daerah, BUMN dapat menerapkan strategi untuk mengharmoniskan tujuan perusahaan dengan perubahan dan tujuan perusahaan dengan harapan publik. Strategi respon sosial ini relevan dalam strategi komunikasi dan implementasi program CSR dan Comdev dan bisa dikaitkan dengan strategi buffering dan bridging ketika perusahaan berhubungan dengan lingkungan.
Melalui penelitian kualitatif, peneliti mencoba mengkaji strategi komunikasi dan implementasi program CSR dan Comdev BUMN dikaitkan dengan adanya implementasi otonomi daerah. Penelitian evaluatif ini dilakukan di PT Pupuk Kalimantan Timur Tbk. Data didapat melalui kajian kepustakaan dan wawancara mendalam dengan beberapa informan yang telah ditentukan. Data tersebut dianalisis dengan mengikuti prooposisi teoritis atau kerangka konsep yang membawa pada studi evaluasi dan dengan mengembangkan kerangka kerja deskripitif untuk mengorganisasikan studi evaluasi.
Dari analisis data ditemukan bahwa perubahan lingkungan dengan adanya implementasi otonomi daerah membawa perubahan kebijakan dan konsep bagi BUMN dalam strategi komunikasi dan implementasi program CSR dan Comdev. Strategi komunikasi yang awalnya low profile dibenahi menjadi lebih proaktif dengan penguatan aspek-aspek kualitatif komunikasi formal dan memperbaiki komunikasi informal dengan .stakeholder. Sedangkan implementasi program Comdev mengalami perubahan, balk fokus daerah binaan maupun alokasi dana.
Keberhasilan BUMN, khususnya dalam melaksanakan program Comdev tidak serta merta dapat dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan program Comdev yang lebih komprehensif untuk diterapkan di sebuah daerah. Perbedaan kepentingan antara pe-nerintah, perusahaan dan stakeholder keduanya bisa menjadikan program ini kurang berjalan dengan baik. Salah satu perubahan lingkungan yang membawa dampak dalam strategi komunikasi program ini adalah dengan diterapkannya otonomi daerah.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan praktis bagi BUMN dan perusahaan lainnya dalam menata dan membenahi program CSR dan Comdev. Perubahan yang dapat dilakukan adalah menempatkan program CSR yang mengandung prinsip charity dan stewardship sebagal investasi sosial perusahaan (corporate social investment) sehingga dapat menumbuhkan kemandirian bagi masyarakat. Dengan demikian, program CSR akan sinergi dengan program Comdev sebagal upaya perusahaan untuk mencapai reputasi yang balk. Dari sisi akademis, bidang kajian Comdev yang relatif lebih banyak dibahas dalam perspektif ilmu kesejahteraan sosial atau social welfare dengan menitikberatkan pada pendekatan kemasyarakatan. Karena BUMN juga melakukan program ini, maka diharapkan Comdev juga bisa dikembangkan dalam perspektif ilmu komunikasi sehingga menjadi bidang yang menarik dalam kajian corporate communications."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2005
T21687
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Agus Iskandar
"Pembangunan Proyek Pipanisasi Transmisi Gas Bumi Indonesia -SSWJ-PGN dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan gas di daerah Sumatera Selatan, Lampung dan Jawa ( Jawa Barat & Banten khususnya ) dimana kebutuhan akan gas bumi di Jawa mencapai 1, 2 juta cubic feet perhari dan baru disuplai 600.000 cubic feet per hari. Dimana proyek ini sebagai pengganti BEM sebagal energy. Dalam pembangunannya dibutuhkan tanah (selebar: 9 meter sampai dengan 25 meter) untuk jalur pipa gas (Row 9 Right of Way), sehingga sebelum konstruksi dilaksanakan, PGN terlebih dahulu harus melakukan kegiatan pengadaan tanah di sepanjang jalur proyek yang dimaksud. Dalam pelaksanaannya sering terjadi konflik di Proyek-SSWJ yang pada intinya terkait dengan aspek kepemilikan tanah dan faktor peran dari LSM atau provokator yang ingin mendapat kesempatan dalam pembangunan proyek Ini.
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk agar Perusahaan Gas Negara dapat menyelesaikan atau mengurangi konfiik yang terjadi maupun yang akan terjadi. Penelitian ini menerapkan desain Grounded Research, yaitu suatu metode penelitian yang menuntut keterlibatan penuh peneliti pada obyek penelitian yang sedang berproses. Desain ini dipandang mampu mensteril subyektifitas peneliti, sebab format desain ini dikonstruksi agar peneliti dapat mengembangkan semua pengetahuan dan teorinya setelah mengetahui dan terlibat langsung. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Sesuai dengan desain penelitian (grounded-research) dan materi penelitian yang intinya mengenai fenomena dan hakiki komunikasi, maka penelitian ini menerapkan analisa penetitian kualitatif. Analisis kualitatif dalam penelitian komunikasi berangkat dari fenomenologi yang sebenarnya Iebih banyak alergi terhadap positivisme yang dianggap terlalu kaku, hitam-putih, dan terlalu taat asas/dalil/teori/hukum. Dengan demikian maka analisis kualltatif digunakan untuk memahami sebuah fakta sehingga dapat ditemukan konklusi atas gejala yang sedang diteliti. Sesuai dengan desain penelitian (grounded-research), teknis analisis data dilakukan secara simultan dengan proses pengumpulan data. Permasalahan Proyek-SSWJ, terjadi karena benturan atau akumulasi energi dan resultante komponen berikut , yaitu : (1) adanya kepentingan para pihak ,(2) adanya obyek atau pemicu, dan (3) adanya kesalahan dalam proses komunikasi. Komunikasi bertujuan untuk memperoleh goodwill (itikad baik), toleransi, dan kerjasama. Sehingga jika jika komunikasi dapat direncanakan dan dilakukan dengan benar, maka konflik akan dapat dicegah dan atau ditekan.

Indonesia Pipeline Gas Transmission Project SSWJ ( South Sumatera West Java ) by PGN Indonesia is performed to meet the need gas at south Sumatra region, Lampung and Java(West Java & Banten in particular) where will requirement gas at Javanese up to 1, 2 million cubic feet per day and now at supply 600.000 cubic feet per day. Where is this project as supplementary as BBM as energy. ln its development soiled needed (as broad as: 9 meters untii with 25 meters) for pipe band gases (RoW = Right of Way), so before construction is performed, PGN earlier gets to do soiled procurement activity at along intended project band. In its performing often happens conflict at SSWJ'S Project that on in essentials conceming with soiled ownership aspect and role factor from LSM or provokator what does want to chance upon in this project development.
This research is done intent for that PGN can solve or reduces happening conflict and also one will happen. This research applies design Grounded Research, which is an observational method that charge involvement heaving full researcher on obsenrational object that be proceeds. This design is seen that steril subjectivity can researcher, because format designs this at that construction researcher can develop all science and theory its after knows and direct engaged. This observational data collecting utilize triangulation technical. Anallisys Qualitatif in observational communication departs from fenomenologi what do actually more a lot of allergy to positivisme that over reputed rigorous, black and white, and over base obedient I theorem I theory I law. Thus therefore analisys Qualitatif is utilized to understand one fact so gets to be found by conclusion on phenomena that being analyzed by. According to research design( grounded-research), analisys technical data was done by simultan on processes data collecting. That conflict that happening on South Sumatera West Java , indonesia Gas Transmission and Gas Distribution Project (PTGI) PT. Perusahaan Gas Negara (Persero), Plc., happening because bump or energy accumulation from resultante factor third or following component, which is: (1 ) mark sense the parties behalfs, (2 ) mark sense object or trigger, and (3 ) mark sense faults in process communication. Communication aims to goodwill, tolerance and collaboration. so if communication gets to be plotted and is done aright, therefore conflict can be prevented or is pressed."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2007
T17372
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hendri Budi Satrio
"Program tanggung jawab sosial perusahaan swasta atau lebih dikenal dengan corporate social responsibility (CSR) merupakan suatu program yang masih penuh kontroversi. Ada pihak yang mendukung CSR dan menyadari pentingnya CSR dilakukan oleh perusahaan, namun ada yang tidak mendukung dengan beranggapan bahwa tidak mungkin program CSR dapat menguntungkan perusahaan di masa mendatang karena hanya membuang uang perusahaan.
Penelitian ini mengambil kasus PT. Unilever Indonesia karena PT. Unilever Indonesia merupakan salah satu perusahaan besar di Indonesia. Perusahaan ini sudah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1934. PT. Unilever Indonesia mengklaim dirinya sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia yang tidak terkena dampak krisis moneter. Selain itu PT. Unilever Indonesia sedang melakukan tiga program CSR yaitu SME Development, Forum Brantas Bersih dan Program ICD.
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui sebab-sebab PT. Unilever Indonesia melakukan program CSR dan bagaimana CSR dijadikan alat komunikasi perusahaan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan model komunikasi yang digunakan adalah P-Proses.
Dari penelitian ini diketahui bahwa PT Unilever Indonesia melaksanakan CSR karena program CSR sejalan dengan falsafah, tujuan dan keyakinan perusahaan. PT. Unilever Indonesia telah membuktikan keuntungan menjalankan program CSR. Perusahaan atau sektor swasta lainnya diharapkan dapat mengadopsi atau bahkan menciptakan program CSR karena selain sangat mudah dilakukan, CSR juga sangat menguntungkan perusahaan dan stake holdernya."
Depok: Universitas Indonesia, 2002
T8738
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Teguh Prio Adi Sulistyo
"Persaingan dalam dunia bisnis Departement Store makin meningkat dengan bertambahnya organisasi yang terjun ke dalam bisnis ini dengan mutu yang semakin baik. Dengan persaingan yang begitu ketat sekarang ini, menuntut setiap perusahaan untuk dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan lingkungannya. Perusahaan yang tidak mampu melakukan hal ini tentunya akan menjadi tertinggal. Oleh sebab itu, setiap informasi yang berasal dari lingkungan perusahaan menjadi sangat penting guna penyusunan strategi penyesuaian yang akan dilakukan. Hal demikian juga berlaku bagi Sarinah Departement Store.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis informasi yang dibutuhkan oleh Sarinah Departement Store sehingga terlihat elemen-elemen lingkungan yang mempengaruhi perusahaan tersebut. Selain itu penelitian ini juga bermaksud menggambarkan rancangan organisasi dan pola komunikasi yang diterapkan perusahaan berkaitan dengan informasi sebagaimana dimaksud di atas.
Penelitian penulis dengan pendekatan yang bersifat kualitatif, melalui pengumpulan data lewat observasi, wawancara terarah, dan wawancara kuesioner terhadap 5 orang responden memberikan gambaran bahwa Sarinah Departement Store membutuhkan informasi yang berkaitan dengan elemen tenaga kerja, kondisi keuangan, pesaing, teknologi, bahan baku, serta pemasok.
Selanjutnya, dalam mengelola setiap informasi yang masuk berkaitan dengan informasi yang dibutuhkan tadi, Sarinah Departement Store merancang organisasinya dengan menempatkan inti perusahaan sebagal unit utama dan pusat dari setiap proses pengolahan informasi dan pengambilan keputusan. Hasil dari pengolahan tersebut, biasanya berapa kebijaksanaan tertentu, disampaikan kepada Divisi untuk dilaksanakan.
Berdasarkan rancangan demikian, maka pola komunikasi perusahaan ini dapat digolongkan ke dalam kelompok pola komunikasi yang berbentuk rantai (chain), karena arus komunikasi berlangsung dari atas ke bawah melalui saluran yang resmi serta pengambilan keputusan yang disentralisasikan pada inti perusahaan.
Persoalan muncul berkaitan dengan masalah waktu dalam pembuatan keputusan dan penyebarannya yang dinilai masih terlalu lama, sehingga langkah-langkah yang dinilai harus segera diambil menjadi terlambat. Ini berarti keterlambatan perusahaan untuk menyesuaikan diri.
Memperhatikan hal demikian, penulis menyarankan agar diberikan otonomi bagi unit-unit yang ada untuk memproses dan mengambil keputusan sesuai tingkatan informasi yang diterima. Informasi strategis oleh Direksi, Informasi manajerial oleh Divisi, dan informasi teknis oleh Bagian didukung komunikasi horisontal dan lateral serta komunikasi informal yang diciptakan dengan baik."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1993
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Ichsan
"AIESEC Universitas Indonesia UI merupakan bagian dari cabang lokal organisasi not for profit internasional AIESEC yang memfokuskan diri untuk memberdayakan kaum muda untuk membuat dampak positif di masyarakat dengan visi peace and fulfillment of humankind potential. AIESEC UI sendiri merupakan salah satu cabang lokal dengan performa terbaik di Indonesia dan dikategorikan sebagai cluster big. Tetapi AIESEC UI tidak begitu memikirkan aspek komunikasi dalam pembuatan program Probation yang termasuk kedalam alur perekrutan sekaligus pendidikan awal anggota baru. Karena itu diperlukan sebuah strategi komunikasi untuk memastikan bahwa pesan yang berusaha dibawa oleh program Probation dapat diterima oleh calon anggota baru AIESEC UI.

AIESEC Universitas Indonesia UI are part of local branches of not for profit international organization AIESEC which focused itself in empowering youth to make positive impact in society with peace and fulfillment of humankind potential as a vision. AIESEC UI itself is one of local branch with the best performance in Indonesia which categorized as cluster big. However, AIESEC UI didn't really focus on communication aspect in the creation of Probation program, which is a part of recruitment flow as well as an early education for a new member. Therefore, it is needed to create a solid communication strategy to make sure that the message that this program tried to convey can be accepted by the prospective new member."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2018
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>