Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 139477 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Maulana
"Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah-langkah dalam penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM; (2) mendeskripsikan hasil belajar Fisika peserta didik dengan menggunakan model PjBL berbasis STEM; dan (3) menguraikan dampak positif dari penerapan model PjBL berbasis STEM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 15 April sampai dengan 20 Mei 2019 pada pembelajaran Fisika di kelas X Peminatan IPA SMAN 9 Tebo, Jambi. Pengumpulan data dengan metode teknik tes, observasi, dokumentasi dan penilaian proyek/produk. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar fisika peserta didik pada aspek kognitif mengalami peningkatan yang cukup baik, dari rata-rata 58.00 menjadi ratarata 77.16, di mana rata-rata hasil belajarnya mencapai nilai KKM (65). Rata-rata hasil belajar pada ranah sikap memperoleh predikat sangat baik. Sedangkan rata-rata hasil belajar peserta didik pada aspek keterampilan memperoleh nilai 82.13. Dengan demikian, pendekatan STEM dapat menunjukkan kepada peserta didik bagaimana konsep, prinsip, sains, teknologi, teknik, dan matematika digunakan secara terintegrasi untuk mengembangkan produk, proses, dan sistem yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Penerapan Model PjBL berbasis STEM ini memerlukan persiapan yang cukup lama. Oleh karena itu, guru sebaiknya dapat merancang pembelajaran dengan langkah-langkah yang tepat sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan."
Jakarta: Pusat Data dan Teknologi Informasi, 2020
371 TEKNODIK 24:1 (2020)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
cover
"Contextual teaching and learning in cooperative learning of TGT strategy was used to increase science process skills and science learning outcome. The problems of this research was the low science process skills and learning outcome of the students. Type of this research was CAR. The source of data in this reseacrh were students of class VII MTS Tarbiyatun Nasyiin Pemekasan. The result of the research shows the students' science process skilss and learning outcome were increased. Contextual teaching and learning combined with cooperative learning of TGT strategy could also gain positive response."
JPB 1:1 (2009)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ruseno Arjanggi
"Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh metode tutor teman sebaya terhadap belajar berdasarkan regulasidiri.
Proses regulasi-diri seperti perencanaan, monitor diri dan kendali terhadap gangguan, model interaksi antara
lingkungan individu dan perilaku merupakan interaksi timbal balik yang saling menentukan. Melalui tutor teman sebaya
diharapkan akan terbangun perilaku potensial melalui pengorganisasian materi perkuliahan secara mandiri dalam
bentuk mencari pertolongan dan memberi pertolongan selama proses belajar berlangsung secara lebih intensif karena
adanya jarak psikologis yang minimal antara tutor dan tutee. Partisipan penelitian ini adalah 63 mahasiswa Fakultas
Psikologi Unissula Semarang yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan.
Kelompok perlakuan terdiri dari 9 kelompok tutorial yang masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 mahasiswa.
Penelitian ini menggunakan skala belajar berdasar regulasi-diri. Model statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis
penelitian ini adalah Anava satu jalur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh positif metode
pembelajaran tutor sebaya terhadap belajar berdasar regulasi-diri. Metode pembelajaran tutor teman sebaya mempunyai
kontribusi sebesar 17,4 persen dalam meningkatkan hasil belajar berdasar regulasi-diri pada mahasiswa. Penelitian ini
membuktikan bahwa pembelajaran aktif bisa dilakukan tanpa harus melibatkan banyak tenaga pengajar. Selain itu,
proses pembelajaran bisa dimaksimalkan dengan potensi yang ada, diantaranya melalui tutor teman sebaya.
The purpose of this study is to empirically examine the effectiveness of peer tutoring method on self-regulated learning.
In self-regulated processes such as planning, self monitoring, and control of disturbances, the model of interaction
between personal environment and behavior is a reciprocal interaction. Peer tutoring is expected to raise the potential
behavior through an independent learning materials organization. Those behaviours include assistance-seeking behavior
and assistance-giving during a more intensive learning process resulted from nearer psychological distance between the
tutor and tutee. The subject of this research was 63 students of the Faculty of Psychology Unissula Semarang, which
was divided into two groups: 31 students in the control group and 32 students in the treatment group. The treatment
group consisted of nine tutorial groups in which each group consisted of 3-4 students. This research used a motivated
strategy for learning questionnaire. Analysis of variance is used to test the hypothesis. The result indicates that there is a
positive effect of peer tutoring learning methods on self-regulated learning. Peer tutoring learning method has
accounted for 17.4 per cent improvement learning based on student self regulation. This research proved that active
learning can be done without involving a lot of teachers. Besides, the learning process can be maximized with the
existing potentials by, among others, through peer tutoring."
Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2010
PDF
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Leini Nadira Rambe
"Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penerapan pembelajaran berbasis proyek dalam kelas bahasa Inggris di SMA Swasta dan SMA Negeri yang terpilih sebagai "Sekolah Penggerak". Kedua sekolah merupakan pelopor dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum yang didampingi oleh pemerintah. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek didaulat menjadi dasar dari kurikulum ini. Oleh karena itu, pelaksanaan proyek diterapkan secara masif. Penelitian ini menitikberatkan pada implementasi pembelajaran berbasis proyek dalam kelas bahasa Inggris kurikulum terbaru, khususnya pada proses implementasi, persepsi siswa dan guru. Metode studi kasus digunakan dengan instrumen lembar observasi, kuesioner daring dan wawancara. Data dikumpulkan dari 348 peserta (346 siswa dan 2 guru) lalu dianalisis secara kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis proyek bervariasi sesuai dengan konteks dan karakteristik masing-masing sekolah. Siswa memberikan respons positif terhadap implementasi pembelajaran berbasis proyek dalam kelas bahasa Inggris Kurikulum Merdeka, baik dari segi pelaksanaannya maupun peran guru dalam menerapkannya. Siswa merasa tergerak, aktif, dan menunjukkan kemampuan dalam mengerjakan proyek menggunakan aplikasi teknologi yang membantu proses pembelajaran. Di sisi lain, guru juga aktif dan antusias untuk terlibat sebagai fasilitator dalam memandu langkah-langkah implementasi pembelajaran berbasis proyek. Signifikansi hasil penelitian menunjukkan pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu alternatif metode pembelajaran yang memungkinkan untuk diimplementasikan dalam pembelajaran bahasa Inggris Kurikulum Merdeka. Pada penelitian selanjutnya, menarik untuk mengecek ketertarikan guru dalam mengikuti pelatihan guru profesional terkait pembelajaran berbasis proyek serta perkembangannya dalam Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum terbaru di Indonesia.

This research aims to investigate the implementation of project-based learning in English classrooms at a public and a private school, were selected as “Sekolah Penggerak” that implement Merdeka Curriculum as primary curriculum supervised by government. Both are the first and pioneer schools that chose to implement the curriculum. Project-based learning is a fundamental approach which underlies the basis of the curriculum; thus, projects are heavily imposed. This research puts emphasis on project-based learning implementation inside English classrooms under the newest curriculum in terms of its implementation, students’ and teachers’ perception. Case study was the research design; and the instruments used are observation sheet, online questionnaire and interviews. The data were collected from 348 participants (346 students and 2 teachers), and then were analysed qualitatively. Findings show that project-based learning was implemented based on its own context and characteristics of schools. Students possessed positive views on both the implementation and their teachers implementing project-based learning in English classroom of Merdeka Curriculum. Students were motivated, active, and able to use technological applications in finishing their project. Teachers, in the other side, were actively and eagerly got involved as facilitator to facilitate steps on project-based learning implementation. The significant findings indicated that project-based learning is one of the alternative teaching methods which is possible to be implemented in English classroom of Merdeka Curriculum. In further research, it would be interesting to explore teachers’ interest to join professional training related to project-based learning and its development in Merdeka Curriculum as the newest curriculum in Indonesia."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2023
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Nyoman Sudimahayasa
"Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata diklat Menginterpretasikan Gambar Teknik dan sekaligus mengetahui keaktifan siswa sebagai akibat penerapan pembelajaran tipe Teams-Games Tournament (TGT) pada proses pembelajaran mata diklat tersebut. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus dengan subyek penelitian adalah siswa kelas X TSM1 SMKN 3 Singaraja pada tahun ajaran 2013/2014. Sumber data diambil dari tes di akhir setiap siklus, observasi kelas dan angket pendapat siswa tentang implementasi TGT. Data dianalisis secara deskriptif untuk menjelaskan peningkatan hasil belajar serta keaktifan siswa dalam proses pembelajaran serta tanggapan siswa terhadap pembelajaran yang menerapkan tipe TGT. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari sebelum dan setelah menerapkan model pembelajaran TGT pada mata diklat Menginterpretasikan Gambar Teknik, dimana nilai rata-rata siswa yang sebelumnya 52,19 pada pra siklus meningkat menjadi 69,84 pada akhir Siklus 1 dan menjadi 76,41 pada akhir Siklus 2. Hasil penelitian juga menunjukan partisipasi aktif dan tanggapan positif siswa dalam implementasi TGT di kelas TSM1."
Singaraja: Lembaga pendidikan tenaga kependidikan Universitas pendidikan Ganesha, 2015
370 JPP 48 (1-3) 2015
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>