Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 84847 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nur Sa`id Eko Nugroho
"Perkembangan teknologi industri memyebabkan adanya transformasi lingkungan, perubahan alam dan meluasnya dampak lingkungan dari aktivitas industri. Semakin menipisnya sumber daya alam, polusi udara, air dan tanah, adalah beberapa contoh dari permasalahan lingkungan yang muncul akibat begitu besarnya perusakan lingkungan. Salah satu permasalahan utama yang terkait dengan hal-hal diatas adalah bahwa kesemua dampak tersebut tidak akan membawa efek secara langsung dan beberapa diantaranya dapat membawa dampak menyeluruh (global) terhadap lingkungan. Hal ini semakin nyata ketika secara ilmiah beberapa dampak lingkungan tersebut terakumulasi dan bersinergi dalam ruang dan waktu. Sebagai contoh, emisi dari gas rumah kaca mungkin hanya terjadi secara lokal, namun akibatnya efek rumah kaca akan terjadi secara menyeluruh (global). Life Cycle Assessment (LCA) diterima sebagai metode yang dapat digunakan untuk menghitung besar dampak terhadap lingkungan dan evaluasi terhadap opsi-opsi yang dikembangkan disepanjang daur hidup dari proses, produk dan aktifitas.
Tesis ini menampilkan rencana dan rancangan dari suatu proses produksi, penggunaan dan dan akhir hidup dari sebuah produk yang mana memperhitungkan aspek ekonomi dan lingkungan. Life Cycle Assessment digunakan sebagai metodologi untuk mengevaluasi dan memilih satu dari beberapa rencana dan rancangan produk. GaBi Education Software dari PE International GmBH dipilih sebagai alat untuk melakukan evaluasi dengan metodologi LCA, yang mana software ini juga dilengkapi dengan fitur Life Cycle Cost (LCC). Sehingga perhitungan dari aspek ekonomi dan lingkungan dapat dilakukan bersama-sama dalam satu alat. Pada akhirnya, rencana dan rancangan dengan nilai ekonomi dan lingkungan terbaiklah yang akan dipilih untuk diproduksi.

The development of industrial technology has enabled the transformation of the environment in different ways, changing the nature and extent of the environmental impacts of industrial activities. Resource depletion, air, water and land pollution, are examples of the environmental problems which have emerged as a result of intensified interventions into the environment. One of the main problems associated with these activities is that they may not have an immediate effect and some may have a more global impact on the environment. This is becoming apparent with the increasing scientific awareness of the cumulative and synergistic effects of some of the environmental impacts over space and time. For instance, emissions of greenhouse gases can occur locally, but the resulting greenhouse effect will have a global character. Life Cycle Assessment (LCA) is gaining wider acceptance as a method that enables quantification of environmental interventions and evaluation of the improvement options throughout the life cycle of a process, product or activity.
This paper addresses the planning and design of production, utilisation and end of life about a product, while considering economic and environmental aspects. Life Cycle Assessment used as a methodology to evaluating and selecting one from a number of planning and design about the product. The GaBi Education Software from PE International GmBH is selected as a tool to perform evaluation with LCA methodology, which also featuring by Life Cycle Cost (LCC). So, both economic and environmental quantifiying can be conducted in the same tool. In the end, a planning and design with the best economic and environmental value will be selected to be producted.
"
2011
T29704
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Langer, Arthur M., editor
"This book addresses how best to make build vs. buy decisions, and what effect such decisions have on the software development life cycle (SDLC). Offering an integrated approach that includes important management and decision practices, the text explains how to create successful solutions that fit user and customer needs, by mixing different SDLC methodologies. Features : provides concrete examples and effective case studies, focuses on the skills and insights that distinguish successful software implementations, covers management issues as well as technical considerations, including how to deal with political and cultural realities in organizations, identifies many new alternatives for how to manage and model a system using sophisticated analysis tools and advanced management practices, emphasizes how and when professionals can best apply these tools and practices, and what benefits can be derived from their application, and discusses searching for vendor solutions, and vendor contract considerations."
London: Springer, 2012
e20407438
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Pramudya Wibisono
"Sistem informasi akademik merupakan aplikasi yang digunakan instansi pendidikan tinggi untuk mengelola keperluan administrasi perkuliahan dan akademik.Secara umum, sistem informasi akademik memiliki kesamaan dan perbedaan yang dimiliki oleh masing-masing instansi pendidikan tinggi. Proses pengembangan sistem dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti individual software dan standard software. Akan tetapi, kedua cara tersebut memiliki kekurangan dari segi biaya dan waktu. Selain cara tersebut, terdapat satu cara yang memiliki kelebihan dalam menghasilkan produk secara masal dan mudah dikostumisasi, yaitu pengembangan sistem dengan pendekatan software product line engineering (SPLE). Penelitian ini merupakan studi kasus baru penerapan SPLE pada aplikasi web sistem informasi akademik yang mendukung outcome-based education (OBE). Pada penelitian ini dihasilkan pembangkit aplikasi untuk sistem informasi akademik yang memanfaatkan PRICES-IDE untuk membangkitkan aplikasi web. PRICES-IDE merupakan tools berbasis Eclipse yang dikembangkan oleh Lab RSE Fasilkom UI yang menggunakan paradigma delta-oriented programming untuk menerapkan SPLE. Proses pengembangan mencakup pembuatan feature model, model UML, model IFML, dan kode WinVMJ. Feature model digunakan untuk merepresentasikan fitur yang tersedia di generator sistem informasi akademik. Unified Modeling Language (UML) digunakan untuk merepresentasikan model-model yang ada di produk. Interaction Flow Modeling Language (IFML) digunakan untuk merepresentasikan alur dan interaksi pada antarmuka. Variability Modules for Java (VMJ) digunakan untuk membangun backend dari aplikasi. Penelitian ini berhasil menghasilkan beberapa produk variasi dari sistem informasi akademik. Masing-masing variasi produk telah dievaluasi dan bekerja sesuai requirements

Academic information systems are applications used by higher education institutions to manage lecture and academic administration needs. In general, academic information systems have similarities and differences that are owned by each higher education institution. System development process can be done in various ways, such as individual software and standard software. However, both methods have shortcomings in terms of cost and time. In addition to this method, there is one way that has the advantage of producing products in mass and is easily customizable, namely system development with the software product line engineering (SPLE) approach. This research is a new case study of the application of SPLE to an academic information system web application that supports outcome-based education (OBE). In this research, a web application generator for academic information systems that utilizes PRICES-IDE to generate web applications is produced. PRICES-IDE is an Eclipse-based tool developed by RSE Laboratory from Fasilkom UI that uses delta-oriented programming paradigm to implement SPLE. The development process includes the creation of feature model, UML model, IFML model, and WinVMJ code. Feature model is used to represent the features available in the generator for academic information system. Unified Modeling Language (UML) is used to represent the models in the product.Interaction Flow Modeling Language (IFML) is used to represent the flow and interaction on the interface. Variability Modules for Java (VMJ) is used to build the backend of the application. This research successfully produced several product variations of the academic information system. Each product variation has been evaluated and works as desired."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Farel Muhammad Daffa
"Sistem informasi akademik merupakan aplikasi yang digunakan instansi pendidikan tinggi untuk mengelola keperluan administrasi perkuliahan dan akademik.Secara umum, sistem informasi akademik memiliki kesamaan dan perbedaan yang dimiliki oleh masing-masing instansi pendidikan tinggi. Proses pengembangan sistem dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti individual software dan standard software. Akan tetapi, kedua cara tersebut memiliki kekurangan dari segi biaya dan waktu. Selain cara tersebut, terdapat satu cara yang memiliki kelebihan dalam menghasilkan produk secara masal dan mudah dikostumisasi, yaitu pengembangan sistem dengan pendekatan software product line engineering (SPLE). Penelitian ini merupakan studi kasus baru penerapan SPLE pada aplikasi web sistem informasi akademik yang mendukung outcome-based education (OBE). Pada penelitian ini dihasilkan pembangkit aplikasi untuk sistem informasi akademik yang memanfaatkan PRICES-IDE untuk membangkitkan aplikasi web. PRICES-IDE merupakan tools berbasis Eclipse yang dikembangkan oleh Lab RSE Fasilkom UI yang menggunakan paradigma delta-oriented programming untuk menerapkan SPLE. Proses pengembangan mencakup pembuatan feature model, model UML, model IFML, dan kode WinVMJ. Feature model digunakan untuk merepresentasikan fitur yang tersedia di generator sistem informasi akademik. Unified Modeling Language (UML) digunakan untuk merepresentasikan model-model yang ada di produk. Interaction Flow Modeling Language (IFML) digunakan untuk merepresentasikan alur dan interaksi pada antarmuka. Variability Modules for Java (VMJ) digunakan untuk membangun backend dari aplikasi. Penelitian ini berhasil menghasilkan beberapa produk variasi dari sistem informasi akademik. Masing-masing variasi produk telah dievaluasi dan bekerja sesuai requirements

Academic information systems are applications used by higher education institutions to manage lecture and academic administration needs. In general, academic information systems have similarities and differences that are owned by each higher education institution. System development process can be done in various ways, such as individual software and standard software. However, both methods have shortcomings in terms of cost and time. In addition to this method, there is one way that has the advantage of producing products in mass and is easily customizable, namely system development with the software product line engineering (SPLE) approach. This research is a new case study of the application of SPLE to an academic information system web application that supports outcome-based education (OBE). In this research, a web application generator for academic information systems that utilizes PRICES-IDE to generate web applications is produced. PRICES-IDE is an Eclipse-based tool developed by RSE Laboratory from Fasilkom UI that uses delta-oriented programming paradigm to implement SPLE. The development process includes the creation of feature model, UML model, IFML model, and WinVMJ code. Feature model is used to represent the features available in the generator for academic information system. Unified Modeling Language (UML) is used to represent the models in the product.Interaction Flow Modeling Language (IFML) is used to represent the flow and interaction on the interface. Variability Modules for Java (VMJ) is used to build the backend of the application. This research successfully produced several product variations of the academic information system. Each product variation has been evaluated and works as desired."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Farel Muhammad Daffa
"Sistem informasi akademik merupakan aplikasi yang digunakan instansi pendidikan tinggi untuk mengelola keperluan administrasi perkuliahan dan akademik.Secara umum, sistem informasi akademik memiliki kesamaan dan perbedaan yang dimiliki oleh masing-masing instansi pendidikan tinggi. Proses pengembangan sistem dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti individual software dan standard software. Akan tetapi, kedua cara tersebut memiliki kekurangan dari segi biaya dan waktu. Selain cara tersebut, terdapat satu cara yang memiliki kelebihan dalam menghasilkan produk secara masal dan mudah dikostumisasi, yaitu pengembangan sistem dengan pendekatan software product line engineering (SPLE). Penelitian ini merupakan studi kasus baru penerapan SPLE pada aplikasi web sistem informasi akademik yang mendukung outcome-based education (OBE). Pada penelitian ini dihasilkan pembangkit aplikasi untuk sistem informasi akademik yang memanfaatkan PRICES-IDE untuk membangkitkan aplikasi web. PRICES-IDE merupakan tools berbasis Eclipse yang dikembangkan oleh Lab RSE Fasilkom UI yang menggunakan paradigma delta-oriented programming untuk menerapkan SPLE. Proses pengembangan mencakup pembuatan feature model, model UML, model IFML, dan kode WinVMJ. Feature model digunakan untuk merepresentasikan fitur yang tersedia di generator sistem informasi akademik. Unified Modeling Language (UML) digunakan untuk merepresentasikan model-model yang ada di produk. Interaction Flow Modeling Language (IFML) digunakan untuk merepresentasikan alur dan interaksi pada antarmuka. Variability Modules for Java (VMJ) digunakan untuk membangun backend dari aplikasi. Penelitian ini berhasil menghasilkan beberapa produk variasi dari sistem informasi akademik. Masing-masing variasi produk telah dievaluasi dan bekerja sesuai requirements.

Academic information systems are applications used by higher education institutions to manage lecture and academic administration needs. In general, academic information systems have similarities and differences that are owned by each higher education institution. System development process can be done in various ways, such as individual software and standard software. However, both methods have shortcomings in terms of cost and time. In addition to this method, there is one way that has the advantage of producing products in mass and is easily customizable, namely system development with the software product line engineering (SPLE) approach. This research is a new case study of the application of SPLE to an academic information system web application that supports outcome-based education (OBE). In this research, a web application generator for academic information systems that utilizes PRICES-IDE to generate web applications is produced. PRICES-IDE is an Eclipse-based tool developed by RSE Laboratory from Fasilkom UI that uses delta-oriented programming paradigm to implement SPLE. The development process includes the creation of feature model, UML model, IFML model, and WinVMJ code. Feature model is used to represent the features available in the generator for academic information system. Unified Modeling Language (UML) is used to represent the models in the product.Interaction Flow Modeling Language (IFML) is used to represent the flow and interaction on the interface. Variability Modules for Java (VMJ) is used to build the backend of the application. This research successfully produced several product variations of the academic information system. Each product variation has been evaluated and works as desired."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Pramudya Wibisono
"Sistem informasi akademik merupakan aplikasi yang digunakan instansi pendidikan tinggi untuk mengelola keperluan administrasi perkuliahan dan akademik.Secara umum, sistem informasi akademik memiliki kesamaan dan perbedaan yang dimiliki oleh masing-masing instansi pendidikan tinggi. Proses pengembangan sistem dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti individual software dan standard software. Akan tetapi, kedua cara tersebut memiliki kekurangan dari segi biaya dan waktu. Selain cara tersebut, terdapat satu cara yang memiliki kelebihan dalam menghasilkan produk secara masal dan mudah dikostumisasi, yaitu pengembangan sistem dengan pendekatan software product line engineering (SPLE). Penelitian ini merupakan studi kasus baru penerapan SPLE pada aplikasi web sistem informasi akademik yang mendukung outcome-based education (OBE). Pada penelitian ini dihasilkan pembangkit aplikasi untuk sistem informasi akademik yang memanfaatkan PRICES-IDE untuk membangkitkan aplikasi web. PRICES-IDE merupakan tools berbasis Eclipse yang dikembangkan oleh Lab RSE Fasilkom UI yang menggunakan paradigma delta-oriented programming untuk menerapkan SPLE. Proses pengembangan mencakup pembuatan feature model, model UML, model IFML, dan kode WinVMJ. Feature model digunakan untuk merepresentasikan fitur yang tersedia di generator sistem informasi akademik. Unified Modeling Language (UML) digunakan untuk merepresentasikan model-model yang ada di produk. Interaction Flow Modeling Language (IFML) digunakan untuk merepresentasikan alur dan interaksi pada antarmuka. Variability Modules for Java (VMJ) digunakan untuk membangun backend dari aplikasi. Penelitian ini berhasil menghasilkan beberapa produk variasi dari sistem informasi akademik. Masing-masing variasi produk telah dievaluasi dan bekerja sesuai requirements.

Academic information systems are applications used by higher education institutions to manage lecture and academic administration needs. In general, academic information systems have similarities and differences that are owned by each higher education institution. System development process can be done in various ways, such as individual software and standard software. However, both methods have shortcomings in terms of cost and time. In addition to this method, there is one way that has the advantage of producing products in mass and is easily customizable, namely system development with the software product line engineering (SPLE) approach. This research is a new case study of the application of SPLE to an academic information system web application that supports outcome-based education (OBE). In this research, a web application generator for academic information systems that utilizes PRICES-IDE to generate web applications is produced. PRICES-IDE is an Eclipse-based tool developed by RSE Laboratory from Fasilkom UI that uses delta-oriented programming paradigm to implement SPLE. The development process includes the creation of feature model, UML model, IFML model, and WinVMJ code. Feature model is used to represent the features available in the generator for academic information system. Unified Modeling Language (UML) is used to represent the models in the product.Interaction Flow Modeling Language (IFML) is used to represent the flow and interaction on the interface. Variability Modules for Java (VMJ) is used to build the backend of the application. This research successfully produced several product variations of the academic information system. Each product variation has been evaluated and works as desired."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ramadhan Azka Dhamawan
"Sistem informasi akademik merupakan aplikasi yang digunakan instansi pendidikan tinggi untuk mengelola keperluan administrasi perkuliahan dan akademik.Secara umum, sistem informasi akademik memiliki kesamaan dan perbedaan yang dimiliki oleh masing-masing instansi pendidikan tinggi. Proses pengembangan sistem dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti individual software dan standard software. Akan tetapi, kedua cara tersebut memiliki kekurangan dari segi biaya dan waktu. Selain cara tersebut, terdapat satu cara yang memiliki kelebihan dalam menghasilkan produk secara masal dan mudah dikostumisasi, yaitu pengembangan sistem dengan pendekatan software product line engineering (SPLE). Penelitian ini merupakan studi kasus baru penerapan SPLE pada aplikasi web sistem informasi akademik yang mendukung outcome-based education (OBE). Pada penelitian ini dihasilkan pembangkit aplikasi untuk sistem informasi akademik yang memanfaatkan PRICES-IDE untuk membangkitkan aplikasi web. PRICES-IDE merupakan tools berbasis Eclipse yang dikembangkan oleh Lab RSE Fasilkom UI yang menggunakan paradigma delta-oriented programming untuk menerapkan SPLE. Proses pengembangan mencakup pembuatan feature model, model UML, model IFML, dan kode WinVMJ. Feature model digunakan untuk merepresentasikan fitur yang tersedia di generator sistem informasi akademik. Unified Modeling Language (UML) digunakan untuk merepresentasikan model-model yang ada di produk. Interaction Flow Modeling Language (IFML) digunakan untuk merepresentasikan alur dan interaksi pada antarmuka. Variability Modules for Java (VMJ) digunakan untuk membangun backend dari aplikasi. Penelitian ini berhasil menghasilkan beberapa produk variasi dari sistem informasi akademik. Masing-masing variasi produk telah dievaluasi dan bekerja sesuai requirements

Academic information systems are applications used by higher education institutions to manage lecture and academic administration needs. In general, academic information systems have similarities and differences that are owned by each higher education institution. System development process can be done in various ways, such as individual software and standard software. However, both methods have shortcomings in terms of cost and time. In addition to this method, there is one way that has the advantage of producing products in mass and is easily customizable, namely system development with the software product line engineering (SPLE) approach. This research is a new case study of the application of SPLE to an academic information system web application that supports outcome-based education (OBE). In this research, a web application generator for academic information systems that utilizes PRICES-IDE to generate web applications is produced. PRICES-IDE is an Eclipse-based tool developed by RSE Laboratory from Fasilkom UI that uses delta-oriented programming paradigm to implement SPLE. The development process includes the creation of feature model, UML model, IFML model, and WinVMJ code. Feature model is used to represent the features available in the generator for academic information system. Unified Modeling Language (UML) is used to represent the models in the product.Interaction Flow Modeling Language (IFML) is used to represent the flow and interaction on the interface. Variability Modules for Java (VMJ) is used to build the backend of the application. This research successfully produced several product variations of the academic information system. Each product variation has been evaluated and works as desired."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Shofi Syahira Khairunnisa
"ABSTRAK
Skripsi ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana daur hidup material terjadi dan posisi daur hidup material, sebagai bagian dari bangunan berkelanjutan. Daur hidup material merupakan sebuah perjalanan material dari proses pembentukan hingga setelah penggunaan material terjadi. Skripsi ini membahas dua perspektif siklus hidup material yang berbeda, Cradle to Cradle yang bergerak secara sirkular (looping) dan Cradle for Graves yang dapat bergerak secara linear maupun sirkular, namun sengaja kembali kembali ke alam untuk siklus penggunaan lain. Kedua pandangan tersebut sama-sama berangkat dari isu dan konteks arsitektur berkelanjutan. Dalam studi kasus, diambil beberapa preseden dari bangunan arsitektur dengan skala berbeda-beda untuk mengetahui daur material baik Cradle to Cradle dan Cradle for Graves dapat diterapkan dalam bangunan berkelanjutan. Dari studi kasus, daur hidup material pada bangunan ternyata tidak dapat benar-benar sepenuhnya mengikuti daur Cradle to Cradle maupun Cradle for Graves. Beragam perlakuan terhadap material maupun bangunan yang tidak sesuai dengan prinsip daur hidup yang diinginkan menjadi tantangan dan kendala dalam daur hidup material dalam arsitektur berkelanjutan.

ABSTRACT
This thesis aims to describe how the life cycle of materials occurs, how to place the life cycle of materials, and how they are handled by materials in sustainable architecture. The material life cycle is a material journey from the formation process to after material use occurs. This thesis discusses two different material life cycles, Cradle to Cradle that are circular and Cradle for Graves which can move linearly or circularly but are deliberately returned to nature for use by other users. Both of these views depart from the issue and context of sustainable architecture. In the case study, some different scales of architectural precedents were taken without knowing the details of their potential for sustainability to prove how far and relevant both theories, Cradle to Cradle and Cradle for Graves could be applied in world architecture planning practices. The life cycle of material in the building turned out to not be completely cycled in Cradle to Cradle as well as Cradle for Graves. Various considerations of materials and buildings that are not in accordance with the principles of life-cycling are needed and challenging in the life cycle of materials in sustainable architecture."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Latupeirissa, Hendrico Firzandy
"ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap jejak spatial historis dan kehadiran kelompok Miss Tjitjih di lokasinya saat ini, serta mengungkap bagaimana kelompok ini tetap bertahan di lokasinya justru ketika penghidupan tidak terlalu berpihak. Saya melihat hubungan Master dan karyawannyalah yang mendasari bertahan dan meruangnya kelompok ini. Hubungan inilah yang kemudian membentuk karakter dan hubungan sosial diantara aktor-aktor yang terkait. Untuk itulah saya menggunakan teori Patron-Client untuk mengungkap fenomena Miss Tjitjih ini. Fokus penelitian akan berpusat pada hubungan sosial di dalam kelompok dan hubungan patron-client serta melihat implikasinya terhadap aspek spasial dan ruang daur hidupnya. Untuk mengungkap hal ini saya menggunakan penelitian yang berifat kualitatif. Kehidupan kelompok ini kemudian dibagi kedalam tiga periode kehadiran mereka di Jakarta yang terkait dengan lokasi dan kehadiran figur patron di dalam kelompok. Sementara data akan diangkat dari observasi lapangan dan wawancara terhadap anggota-anggota Miss Tjitjih yang pernah hidup di tiga periode kehadiran mereka di Jakarta. Analisis akan dilakukan dengan membandingkan hasil temuan lapangan dengan teori Patron-Client. Saya menemukan bahwa client sangat bergantung kepada patron dan membuat kelompok Miss Tjitjih tidak pernah beranjak dari lokasi bermukimnya. Ketergantungan inilah yang membuat kelompok Miss Tjitjih meruang dengan cara yang berbeda di periode terakhir ketika figur patron hilang dari dalam kelompok. Hal ini mereka lakukan untuk mempertahankan penghidupan dan kehidupan yang terkait dengan reward yang mereka anggap sebagai bagian dari hak mereka.

ABSTRACT
The purpose of this study is to reveal the historical spatial traces of Miss Tjitjih, while revealing how this group remained in its current location when livelihoods are not too closely aligned with them anymore. I see that the relation between Master and his employees underlies the survival and the settlement of this group. The employer and employees relationship is then shaping the character and social relations between actors in it. That is why i use the theory of Patron-Client to reveal Miss Tjitjih phenomenon. To reveal this phenomena, qualitative research is needed. This group then be divided into three periods of their presence related to the location and the presence of patron figure in the group. While data will be gathered from field observations and interviews on several members of Miss Tjitjih who have lived in three periods of their presence in Jakarta. The analysis will be done by comparing the results with Patron ? Client theory. Patron - client relationships in this complex seems giving great influence on the formation of members character and the group?s life cycle space. Client?s dependency to patron has made the group never left settlement location provided by the patron. This dependency ultimately makes the group creating their space in different ways in the last period when the patron figure is missing from the group . It turned out that they do this in order to sustain their life and livelihoods which connected with rewards which regarded as part of their rights."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2015
T44410
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Meliyanty Salim
"Penelitian bertujuan memahami pengaruh konsep productive system life cycle. Dan juga pengaruh tingkat learning pekerja yang ditunjukkan dengan learning curve untuk menetapkan biaya software. Yang mana selanjutnya berguna untuk penetapan harga software. Penelitian meliputi studi kepustakaan dan studi lapangan ke software house. Productive system life cycle menentukan jangka waktu sejak produk dirancang sampai produksi produk tersebut dihentikan atau dimodifikasi. Penentuan periode ini berguna untuk mengalokasikan biaya produksi yang umumnya besar pada tahap awal. Penelitian ini juga membuktikan bahwa konsep learning curve berguna untuk perusahaan yang bersifat labor intensive seperti software house. Penulis menyimpulkan bahwa penggunaan productive system life cycle dan learning curve memberikan perhitungan biaya yang lebih baik untuk penetapan harga jual. Penulis menyarankan agar perusahaan mempertimbangkan pengaruh penggunaan konsep productive system life cycle dan learning curve ini pada penetapan harga jual."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1996
S19107
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>