Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 27505 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Encu Rusmana
"Telah dilakukan perhitungan hamburan Nukleon-Nukleon dengan menggunakan interaksi separabel rank-1 dan rank-2. Parameter interaksi ditentukan melalui fitting dengan data pergeseran fase dari analisis SAID untuk gelombang parsial S, P, dan D dengan isospin 0 dan 1. Data yang digunakan berada dalam daerah energi lab 0-200 MeV.

Nucleons scattering has been calculated by using the separable interaction of rank-1 and rank-2. Interaction parameters are determined by fitting to the phase shift data from SAID's analysis for partial waves S, P, and D with isospin 0 and 1. The data used in the fitting are data with lab energy between 0-200 MeV."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
T30156
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Aditiya Nugraha
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pertukaran pion orde keempat pada hamburan K+N dalam leading term dengan menghitung penampang lintang diferensial. Penelitian ini dilakukan karena pada hamburan K+N orde kedua belum memberikan hasil yang baik sehingga perlu dilakukan hingga orde keempat. Pada penelitian ini model yang digunakan adalah model pertukaran dua hadron (2 meson pion) dimana model tersebut memiliki keadaan intermediate N atau Δ. Perhitungan hamburan yang dilakukan pada penelitian ini tidak menggunakan teknik gelombang parsial, melainkan teknik tiga dimensi (3D). Teknik 3D tidak menguraikan keadaan bebas dalam bentuk gelombang parsial, sehingga sangat bermanfaat pada hamburan energi tinggi.

The aim of this study is to analyze the contribution of pion exchange on the fourth-order KN Interaction for leading term by calculating the differential cross section. Previous study about the-second order KN interaction shows that the result need to be improved, so we continue the study to the fourth-order. In this study, the two-hadrons exchange model is described as two pions exchange (2 pion mesons) in which have N or Δ as the intermediate state. We apply 3D technique in this study as a good alternative to Partial wave technique. That technique does not expand the free state in partial wave so it is usefull in high energy scattering."
Depok: Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nurhadiansyah
"Proses photoproduksi kaon +p ! K++ dianalisis dengan menggunakan metode Lagrangian efektif. Dengan mencocokkan kopling konstant terhadap data eksperimen melalui prosedur sistematik sebuah model fenomenologis sederhana yang telah dibuat. Data eksperimen yang dipakai adalah penampang lintang diferensial, polarisasi tunggal dan polarisasi ganda. Peran resonans hyperon dalam proses photo produksi kaon juga diselidiki. Dalam literatur, resonans ini di klaim memiliki efek yang signifikan dalam photoproduksi kaon. Penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa resonans hyperon bisa meningkatkan kesesuaian antara model perhitungan dan data eksperimen.

Kaon photoproduction process + p ! K+ + has been analyzed by using an effective Lagrangian method. By fitting the unknown coupling constants at hadronic vertices to experimental data through a systematic procedure, a simple but powerful phenomenological model which can nicely reproduce all experimental data has been constructed. To this end, we have used experimental data on differential cross section, single, and double polarization observables. We have also investigated the role of hyperon resonances in the kaon photoproduction process. In the literature these resonances have been claimed to have substantial effects in kaon photoproduction. In our study we found that certain hyperon resonances can significantly improve the agreement between model calculation and experimental data."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
S43045
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
R. Suharyo Sumowidagdo
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 1999
S28497
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nana Verawati
"Fotoproduksi meson-η pada proton telah dipelajari dengan menggunakan pendekatan Lagrangian efektiv pada energi ambang sampai dengan 2.8 Gev. Perhitungan analitik dilakukan untuk daerah Born Term dan pertukaran vektor-meson, dengan menggunakan resonan S11 1535 , S11 1650 untuk spin-1/2 dan D13 1520 untuk spin-3/2. Untuk resonan spin-3/2 menggunakan bentuk propagator yang telah disederhanakan dan bentuk lengkap, nilai parameter ditentukan dengan fitting terhadap data eksperimen, penampang lintang differensial dan penampang lintang total.

η-Meson photoproduction on the proton is studied by using the effective Lagrangian approach at the tree level in threshold energy range up to 2.8 GeV. Beside the Born and the vector meson terms, the resonance terms of S11 1535 , S11 1650 and D13 1520 , are included in the calculation of the transition amplitudes. The role of D13 resonance is investigated according to the simple and complete form of the spin 3/2 propagator. The values of model parameters are determined through fitting to the experimental data for the differential cross sections "
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2018
T50978
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
M. Jauhar Kholili
"Keberadaan resonansi nukleon yang hilang dapat dicari dengan menggunakan produksi elektromagnetik dari kaon pada total energi c.m. sampai dengan 2,2 GeV. Penelitian ini didasarkan pada model isobar dan menemukan bahwa resonansi nukleon tertentu sangat diperlukan untuk menjelaskan beberapa proses hamburan. Resonan-resonan nukleon S11(1650), D13(2080), P11(1710), P13(1720), S11(2090), P11(2100), P11(1840), resonan meson K(892), dan resonan hyperon S01(1800), S01(1810) dilibatkan untuk perhitungan dalam penelitian ini.
Hasil perhitungan dengan melibatkan resonan-resonan ini menunjukkan hasil kecocokan yang dengan data. Sesuai dengan penelitian sebelumnya [17], dengan sangat kecilnya kontribusi dari resonan P11(1710), maka dapat dikatakan bahwa resonan ini tidak harus digunakan untuk mereproduksi data dengan baik. Hasil dari penelitian ini menguatkan hasil penelitian dari grup Bonn-Gatchina [10,11,12] bahwa penyertaan dari resonan P13(1900) dan P11(1840) memperbaiki nilai dari fi2 dengan cukup signifikan. Khususnya untuk resonan P13(1900) mempunyai kontribusi yang sangat penting untuk mereproduksi data polarisasi Cx dan Cz [15].

Recently, it has been realized that the constituent quark models predict much more nucleon resonance states than that found in the pion-nucleon scattering and recorded in the Particle Data Book. Those resonances missing in the Particle Data Book are later called as missing resonances. We have searched for the existence of these missing nucleon resonances by using electromagnetic production of kaon at total c.m. energies from threshold up to 2.2 GeV. Employing the diagrammatic techniques called isobar model, the scattering amplitude of p(;K+) has been derived with the coupling constants being determined phenomenologically by a least-squares t to the available experimental data.
It is found that certain nucleon resonances are strongly needed to explain the process. Born terms meson-baryon interaction are included in the model via nucleon intermediate state in the s- and u-channels and meson exchanges in the t-channel amplitude. The nucleon resonances S11(1650), D13(2080), P11(1710), P13(1720), P13(1900), S11(2090), P11(2100), P11(1840), meson resonances K(892), and hyperon resonances S01(1800), S01(1810) are taken into account explicitly in the calculation. Comparison between the extracted resonance parameters and those of the quark models shows a good agreement with experimental data. Similar with previous study [17], we do not nd any compelling requirement for including the P11(1710) state in order to reproduce the experimental p(;K+) data. Our result corroborates the claim of Bonn-Gatchina group [10,11,12] on the importance of P13(1900) and P11(1840) states in improving the 2. Especially for P13(1900), its contribution is very important to reproduce the Cx and Cz data [15].
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
S1648
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Wirawan
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 1999
S27969
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Asmi Susanto
"Telah dilakukan perhitungan pergeseran fase hamburan Pion Nukleon untuk gelombang parsial S; P dan D, dan untuk isospin 1, 2 dan 3
2 . Interaksi menggunakan bentuk separabel rank-1 dan rank-2. Parameter interaksi ditentukan melalui fittting dengan data pergeseran fase analisis SAID. Didapatkan bahwa rank-1 dan rank-2 dapat memfit data dengan baik sampai momentum 400 MeV/c. Disamping itu, rank -2 dapat menjelaskan cukup baik sampai momentum 1200 MeV/c.

Phaseshift of Pion-Nucleon Scattering has been calculated for the partial waves
S; P, and D, and for the isospin 1,2 and 3
2 . The interaction is assumed to take the separable form of rank-1 and rank-2. Interaction parameters are determined through fitting with the phaseshift data of SAID analysis. It is found that the rank-1 and rank-2 can fit the data quite well for the momentum up to 400 MeV/c. Meanwhile, the rank-2 can describe the data fairly well for the momentum up to 1200 MeV/c.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
T-Pdf
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Hamzah Fadhlurahman
"Pada hamburan partikel, interaksi antar partikel dapat dimodelkan sebagai suatu model potensial tertentu. Salah satunya adalah model pertukaran satu hadron. Dalam model interaksi ini, hadron yang dipertukarkan antara lain meson skalar (), meson vektor (), baryon (), dan resonannya (). Model interaksi yang diturunkan dimaksudkan untuk diterapkan pada perhitungan proses-proses non-relativistik. Dalam penurunan model interaksi ini digunakan reduksi Blankenbecler-Sugar. Parameter-parameter yang digunakan pada model ini, ditentukan dengan melakukan fitting terhadap data eksperimen differential cross section untuk momentum 225 MeV hingga 943 MeV atau dengan energi 51,27 MeV hingga 900,64 MeV. Hamburan dihitung dengan menggunakan teknik 3D tanpa ekspansi partial wave.

In particle scattering, the interaction between particles can be modeled as a specific potential model. One of them is one hadron exchange model. In interaction model, the exchanged particles are scalar meson (), vector meson (), baryon (), and its resonance (). The derived interaction model is about to be used in calculating nonrelativistic processes. This model derived using Blankenbecler-Sugar reduction. Parameters used in this model, determined by fitting the experiment data for the differential cross section for momentum 225 MeV until 943 MeV or energy 51.27 MeV until 900.64 MeV. Scattering calculated using 3D technique without partial wave expansion.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Diah Arum Witasari Humani
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan empat aspek kunci interaksi untuk mengembangkan interaksi antara ibu dan anak usia kanak-kanak awal melalui kegiatan bermain studi pada anak usia 3-6- tahun. Empat aspek kunci dalam interaksi ibu-anak tersebut meliputi, affection, responsiveness, encouragement, dan teaching Roggman, dkk., 2013. Penelitian ini menggunakan reversal design, merupakan penelitian experimental satu-subjek kelompok dengan jumlah partisipan 11 pasangan ibu-anak. Pelatihan diberikan kepada ibu dengan total jumlah waktu 15 jam dan diselenggarakan selama empat hari berturut-turut. Materi yang diberikan dalam pelatihan mencakup, karakteristik anak usia kanak-kanak awal, bermain, dan interaksi ibu-anak.
Analisis data yang digunakan merupakan gabungan metode kualitatif dan kuantitatif, dengan menggunakan t-test. Interaksi ibu-anak diobservasi dan diukur menggunakan Parenting Interactions with Children: Checklist of Observations Linked to Outcomes PICCOLO , untuk mengidentifikasi aspek-aspek kunci interaksi orang tua-anak Roggman, dkk., 2013. Hasil perhitungan statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor interaksi ibu-anak yang diukur menggunakan PICCOLO melalui aktivitas bermain ibu-anak antara sebelum dan sesudah pemberian pelatihan empat aspek kunci interaksi ibu-anak pada ibu t = -3.339, p = 0,008 le; 0,05 , artinya pelatihan empat aspek kunci interaksi efektif mengembangkan interaksi ibu dan anak usia kanak-kanak awal.

The aim of this research is to understand the effectiveness of training on four interaction's key aspects to develop interaction between mother and early childhood children through playing study on children with 3 6 years of age. The four key aspects of mother children interaction are affection, responsiveness, encouragement, and teaching Roggman, et.all, 2013. This research using reversal design, a single subject experimental research with number of participants 11 couples mother and child. The 4 days training with total 15 hours is given to mother. The training materials covers characteristic of early childhood children, play, and mother child interaction.
The data analysis used is a combination of qualitative and quantitative methods, using t test statistics. The mother child interaction is observed and measured using Parenting Interactions with Children Checklist of Observations Linked to Outcomes PICCOLO Roggman, et.all, 2013. The statistical result demonstrates that there is a significant difference between mother child interaction score before and after the training on four interaction's key aspects t 3.339, p 0,008 le 0,05. It means that the training on four interaction's key aspects is effectively develop interaction between mother and early childhood children.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2017
T48803
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>