Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 146890 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Setijo Bismo
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1995
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
Setijo Bismo
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1995
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1995
S48858
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
Medy Hermawan
"Setiap kali kita berbicara tentang alang-alang (Imperata Cyfindrica) maka yang terlintas dalam pikiran kifa adalah bagaimana cara rnengendaiikarmya atau bahkan mcmbasminya., padahal aiang-alang ini berkemungkinan mengandung potensi yang besar jika kita berhasil memanfaatkamiya Dikatakan sangat besar sebab luas Iahan yang dikuasai oleh tumbuhan alang-alang sangat besar dan selalu benambah setiap tahunnya. Suatu penelitian dan pengembangan di Jurusan Gas dan Petrokimia Fakultas Teknik Universitas Indonesia telah berhasil merekayasa suatu bemuk digester gas bio generasi baru yang sanggup mencema Iimbah jerami padi dan menghasilkan gas bio yang cukup baik_ Secara taksonomi padi dan alang-slang mernpunyai banyak kesamaan sebab mereka sama-sama berasal dari keluarga nimput-rumputan (Gramineae). Kesamaan ini dapat dilihat dari kandungan zat-zat yang mereka punyai temyata tidak jauh berbeda., bahkan limbah alang-alang mempunyai keunggulan dalam hal jumlah karbon dan nitrogen dibandingkan dengan limbah jerami padi, sehingga alang-alang mungkin dapat difermentasikan menjadi gas bio dengan memasukkannya sebagai umpan digester gas bio generasi baru. Penelitian yang diiakukan adalah untuk mengetahui kemampuan digester gas bio generasi baru dalam mengolah limbah slang-alang dengan cara menjadilmnnya sebagai umpan digester. Yang tennama akan diambil datanya adalah kaclar CI-L yang terdapat dalam gas yang dihasilkan, kemudian akan dibahas kondisi-kondisi proses yang ada dan hambaran-hambatan yang timbul dan saran penanggulangannya. Dari hasil peneiitian yang dilakukan, temyata digester gas bio generasi bam mampu menghasilkan gas bio dengan kandungan metana mencapai 53 %_ Namun hasil didapa! dengan waktu retensi yang cukup lama jika dibandingkan penelitian sebelumnya yang menggunakan umpan limbah jerami padi. Namun demilcian waktu retensi yang lama tersebut mempunyai kemungkinan diperoepat dengan mengatur peiputaran tabung berputar dengan Iebih intensif lagi."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1996
S48876
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Setijo Bismo
"ABSTRAK
Meningkatnya penggunaan energi dan semakin berkurangnya persediaan energi konvensional telah mendorong para peneliti untuk mencari bentuk energi alternatif lain, dengan memanfaatkan bahan yang ada di sekitar kita. Dengan ketersediaan potensi limbah organik yang berasal dari limbah pertanian, memungkinkan kita untuk mendapatkan sumber energi baru dan energi bersih lingkungan, yaitu dengan memanfaatkan keberadaan mikroorganisme pengurai bahan atau limbah organik di dalam suatu tangki pencerna kedap oksigen/udara (anaerobic digester) menjadi gas-bio.
Dengan adanya kemungkinan seperti disebutkan di atas, maka yang menjadi kebutuhan utama lainnya adalah suatu digester yang dapat beroperasi dengan baik untuk sustu untuk sustu proses anaerobis. Proses tersebut dapat berlangsung dengan baik apabila kinerja digester gas-bio yang digunakan sesuai dengan kondisi-kondisi alamiah (fisika, kimia dan biologis) yang diperlukan mikroorganisme pembentuk gas-bio.
Pada penelitian yang kami lakukan, digester yang digunakan adalah berdasarkan hasil rancangan sendiri, untuk itu pada tahap awal diperlukan suatu kajian dan evaluasi rancang bangun terhadap digester gas-bio generasi baru tersebut sehingga kinerja peralatan baru tersebut dapat dikenali dengan baik. Disamping itu, kajian dan evaluasi ini dimaksudkan juga untuk mengantisipasi permasalahan yang timbul pada saat pengoperasian digester dan mencarikan kemungkinan-kemungkinan pemecahan atas permasalahan tersebut.
Dari hasil pengoperasiannya untuk limbah jerami padi, ternyata peralatan baru ini memang sudah mampu menghasilkan gas-bio yang mempunyai kandungan metana sampai sekitar 50 % dengan nilai kalor kurang lebih l5 MJ/M dengan kebutuhan waktu retensi hanya sekitar 17 hari. Namun, dari segi rancang bangun, peralatan ini masih memerlukan penyempurnaan seksama pada bagian-bagian tertentu.
Jika melihat potensi bahan organik dan nilai kalor yang dikandung gas-bio dan juga jika dihubungkan dengan adanya rencana Pemerintah Republik Indonesia untuk mengurangi subsidi terhadap beberapa bahan bakar minyak (BBM), terutama minyak tanah dan solar, pada PJP II ini, maka peranan gas-bio akan dapat semakin menonjol atau sekurang-kurangnya dapat mempunyai potensi sebagai bahan bakar pengganti pada peralatan-peralatan tertentu."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1995
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Setijo Bismo
"ABSTRAK
Meningkatnya penggunaan energi dan semakin berkurangnya persediaan energi konvensional telah mendorong para peneliti untuk mencari bentuk energi alternatif lain, dengan memanfaatkan bahan yang ada di sekitar kita. Dengan ketersediaan potensi limbah organik yang berasal dari limbah pertanian, memungkinkan kita untuk mendapatkan sumber energi baru dan energi bersih lingkungan, yaitu dengan memanfaatkan keberadaan mikroorganisme pengurai bahan atau limbah organik di dalam suatu tangki pencerna kedap oksigen/udara (anaerobic digester) menjadi gas-bio.
Dengan adanya kemungkinan seperti disebutkan di atas, maka yang menjadi kebutuhan utama lainnya adalah suatu digester yang dapat beroperasi dengan baik untuk suatu proses anaerobis. Proses tersebut dapat berlangsung dengan baik apabila kinerja digester gas-bio yang digunakan sesuai dengan kondisi-kondisi alamiah (fisika, kimia, dan biologis) yang diperlukan mikroorganisme bembentuk gas-bio.
Pada penelitian yang kami lakukan, digester yang digunakan adalah berdasarkan hasil rancangan sendiri, untuk itu pada tahap awal diperlukan suatu kajian dan evaluasi rancang bangun terhadap digester gas-bio generasi baru tersebut sehingga kinerja peralatan baru tersebut dapat dikenali dengan baik. Disamping itu, kajian dan evaluasi ini dimaksudkan juga untuk mengantusipasi permasalahan yang akan timbul pada saat pengoperasian digester dan mencarikan kemungkinan-kemungkinan pemecahan atas permasalahan tersebut.
Dari hasil pengoperasiannya untuk limbah jerami padi, ternyata perlatan baru ini memang sudah mampu menghasilkan gas-bio yang mempunyai kandungan metana sampai sekitar 50% dengan nilai kalor kurang lebih 15MJ/M^3 dengan kebutuhan waktu retensi hanya sekitar 17 hari. Namun, dari segi rancang bagun, peralatan ini masih memerlukan penyempurnaan seksama pada bagian-bagian tertentu.
Jika melihat potensi bahan organik dan nilai kalor yang dikandung gas-bio dan juga jika dihubungkan dengan adanya rancangan Pemerintah Republik Indonesia untuk mengurangi subsidi terhadap beberapa bahan bakan minyak (BBM), terutama minyak tanah dan solar, pada PJP II ini, maka peranan gas-bio akan dapat semakin menonjol atau sekurang-kurangnya dapat mempunyai potensi sebagai bahan bakar pengganti pada peralatan-peralatan tertentu."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1995
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>