Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 160733 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Panuntun, Aulia Bagus
"Persaingan usaha di bidang industri otomotif di Indonesia semakin ketat. Agar tetap bertahan dalam situasi saat ini setiap perusahaan di tuntut untuk menciptakan strategi - strategi baru untuk menghasilkan sistem produksi yang efisien dan efektif. Salah satu cara untuk menciptakan efisiensi adalah dengan menekan biaya inventory. Sistem pengadaan order komponen pada perusahaan komponen mobil saat ini menggunakan sistem order dengan penjadwalan, system ini akan berjalan dengan baik apabila kegiatan produksi berjalan sesuai dengan rencana produksi. Untuk menggatikan sistem penjadwalan ini maka di rancangalah suatu sistem yang di namakan kanban barcode.

In tigher competitive in automotive industry in Indonesia, all of manufacture must have a system to survive with this business climate. The system is made to make efficient and effective production system. One way to make efficient and effective production system is reduce cost of inventory. Today, parts order system in automotive component industry was used order system with delivery schedule. This system have advantage if the production activity is harmoniously with the production planning schedule. Suppliers of Electronic Kanban System Design on Production line in automotive Component Industry is made to replace the old system."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia;, 2008
S52131
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Doni Hidayat
"Sistem produksi memegang peranan yang vital pada perusahaan manufaktur. Penerapan sistem produksi yang tidak sesuai dapat menurunkan kinerja perusahaan terutama dengan persaingan dengan perusahaan lain. Dalam hal ini, PT X selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas produknya melalui peningkatan efisiensi dan efektifitas produksi. PT X sebagai salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di industri alat pengukuran ingin menerapkan sistem yang dapat membantu mengurangi persediaan yang menumpuk yang ada di perusahaan. Dengan produk meteran listrik yang bervariasi- PT X berusaha mengurangi persediaan barang yang menunggu diproses melalui sistem Jusi-ln-Time menggunakan kanban. Sistem kanban yang digunakan adalah kanban penarikan dan kanban perintah produksi. Kemudian akan dihitungjumlah kartu kanban yang diperlukan, ditentukan desainnya dan dibuatkan pergerakannya di dalam lini produksi dan perakitan. Adapun sistem ini akan dibandingkan dengan sistem yang dilakukan saat ini dengan bantuan software pemodelan. Keluaran yang diharapkan adalah persediaan barang yang menunggu diproses sebagai faktor yang ingin diminimalisasi. Berdasarkan simulasi yang dilakukan, sistem produksi menggunakan kanban menghasilkan jumlah barang yang menunggu diproses (WIP) lebih sedikit dengan penurunan 36% dari kapasitas akhir. Sedangkan kapasitas secara maksimum, pengurangannya sebesar 75%.

Production system holds vital role in manufacturing environment. The improper application of production system could decrease company's competitive forces with others. In this case. PT X always strives to improve their final product by the improvement in production efficiency and effectiveness. PT X as one of the manufacturer in metering system is looking for the appropriate system that reduces the waiting inventory in their production line. With variances in electrical metering product, PT X tries to reduce the waiting work-in-process by Just-In-Time system using kanban. The use of kanban system is withdrawal kanban and production-ordering kanban. Then the number of kanban which needed is counted, the design is created, and the (low is generated in production and assembly line. Then this system is compared to the established system by the help of modeling software. The expected output is the work-in-process as the minimize factor. Based on the simulation, kanban production system decreases work-in-process by 36% in final capacity. In maximum capacity, it decreases by 75%."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2006
S49983
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bernhard Asido Tuana
"PT. XYZ adalah sebuah perusahaan perakitan kendaraan beroda empat. Untuk mengatur sistem pemesanan dan pengiriman part dari pemasok digunakan Sistem Penjadwalan atau perintah yang berupa daftar part yang harus dikirim sesuai jadwal pengiriman. Masalah yang timbul akibat pengiriman part sesuai jadwal adalah apabila kondisi produksi tidak sesuai rencana, baik terlambat maupun lebih cepat. Material akan bertumpuk di area gudang bila produksi terlambat, atau material yang dibutuhkan belum tersedia biia produksi lebih cepat dari rencana.
Untuk mengatasi hal tersebut digunakanlah konsep Just in Time (JIT), melalui penggunaan kanban sebagai alat penanda kebutuhan part. Selain penerapan kanban, digunakan juga konsep Electronic Data Interchange (EDI) untuk memudahkan proses administrasi pencatatan kanban dengan menggunakan Barcode. Berdasar alasan tersebut maka sistem kanban yang digunakan disebut Kanban Barcode.

PT. XYZ is an automotive assembling company. In order and supply part from supplier uses delivery schedule system based on production planning. Problem is arise because of actual production achievement can be different from planned. If there was a delay then material will be consume a lot of space in warehouse area, on the contrary, when there was an ahead schedule then materials needed were not supplied yet.
In order to solve this problem, Just in Time (JIT) is used. By employing kanban as a signal tool what, where, and when material is needed. Besides of kanban, Electronic Data Interchange (EDI) concept is used, to ease administration process of kanban recording, by using barcode. Therefore the new system is called Barcode Kanban."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2006
T16876
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Annisa Fitri Karmini
"Peranan akuntansi manajemen adalah untuk melengkapi fungsi dari akuntansi keuangan yaitu menyediakan informasi keuangan mengenai biaya produksi dan menyediakan informasi non keuangan mengenai produktivitas, kualitas dan faktor lainnya agar perusahaan dapat mencapai tujuannya. PT X sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang metal parts dan automotive component belum memiliki sistem akuntansi manajemen yang terintegrasi. Oleh karena itu perancangan sistem akuntansi manajemen di PT X sangat penting. Perancangan sistem akuntansi manajemen yang terintegrasi meliputi perancangan sistem pembiayaan, pengelolaan persediaan dan pengelolaan supply chain yang sesuai. Pendekatan yang digunakan dalam merancang sistem akuntansi manajemen adalah supply chain management, sistem persediaan just in time dan job order costing. Dengan dirancangnya sistem akuntansi manajemen, PT X diharapkan dapat mencapai keefektifan dan keefisienan dalam proses bisnis perusahaan.

The role of management accounting is to complement financial accounting function that providing not only financial information about the cost of production but also providing nonfinancial information about the productivity, quality and other factors so that the company can achieve its objectives. X Ltd. is a company engaged in manufacturing metal parts and automotive components do not have an integrated system of management accounting. Therefore the design of management accounting systems in X Ltd. is very important. Management accounting system design includes an integrated financing system design, inventory management and supply chain management. The approaches used in the design of management accounting systems are supply chain management, just-in-time inventory systems and job-order costing. By desiging a management accounting system, X Ltd. is expected to achieve effectiveness and efficiency in business processes.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S47081
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Okky Kurniawan Arief
"Perkembangan teknologi dan dunia saat ini, telah menarik atensi begitu banyak industri otomotif untuk dapat memproduksi kendaraan-kendaraan yang terjangkau dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Disamping itu, keberadaan perkembangan industri otomotif, khususnya mobil, juga telah memberikan dampak yang cukup positif, diantaranya penyerapan tenaga kerja, dan lain-lain. Namun sayangnya, dalam beberapa tahun terakhir, terlihat adanya penurunan di sektor tersebut. Hal ini tentunya mengundang pertanyaan, dan tindakan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab, dan penanggulangannya.
Untuk itulah, dilakukan penelititian ini, untuk melihat, seberapa signifikan pengaruh lingkungan industri yang dihadapi oleh perusahaan pemasok komponen mobil, yang notabene merupakan pondasi dari industri mobil, terhadap strategi industri yang mereka terapkan. Dengan demikian, penanganan yang tepat terhadapstrategi yang tepat dan lingkungan yang tepat, dapat meningkatkan lagi gairah industri otomotif di Indonesia. Hasilnya, hanya lingkungan dinamis yang mempunyai hubungan dan pengaruh signifikan terhadap seluruh strategi manufaktur, walaupun hubungannya bukan merupakan hubungan yang kuat.

Recently, the development of technology has brought a lot of attention of automotive industry to produce achievable vehicles which can fulfill the society?s demands. Besides, the existence of automotive industry, especially car, has given an adequate impact, such as workers absorption, etc. However, in recent years, it is visible to be seen, that there are declination of that sector. This fact, however, turns up many questions to know more regarding this phenomenon, about the causes and the solution.
Hence, for this purpose the research was made, to see how significant environment, which is faced by car component supplier's company, influencing manufacturing strategy of automotive industry. Therefore, an appropriate handling to the appropriate manufacturing strategy and environment will be able to raise the passion of Indonesian automotive industry. As a result, only the dynamic environment which has an significant correlation toward all of the manufacturing strategy, although the impact can not be counted as a strong correlation.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia;, 2010
S51953
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Pujo Raharjo
"Kamban adalah suatu alat kontrol penting untuk produksi just in time. Proses berikut hanya mengambil atau menarik barang yang diperlukan dari proses sebelumnya. Proses sebelumnya hanya memproduksi sejumlah barang yang telah diambil oleh proses berikut. Fungsi dari kamban yaitu sebagai alat informasi instruksi untuk produksi dan transportasi, alat visual control dengan harapan mencegah kelebihan produksi dan mendeteksi elastisitas waktu proses (normal/ abnormal). Metode pengambilan data yaitu studi kasus di lini SA--l PT Kayaba Indonesia, khusus 10 model dari 6-1 model yaug ada. Pemhatasan ini dilakukan karena rata-rata pembuatan 10 model tersebut memenuhi batas minimum J 00 pcs perhari, sedangkan 54 model dikerjakan dengan sistem tablet karena tidak memenuhi kriteria tersebut. Tujuan yang diharapkan dari implementasi ini adalah meningkatkan ontime produksi menjadi di atas 70% dan meningkatkan achievement rate menjadi 80%."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
S37502
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tambunan, Pretty Angelina
"Industri stamping memiliki proses produksi yang tidak efektif dan efisien seperti inventory WIP, transportasi yang tidak perlu serta kelebihan produksi. Tantangan di masa kini adalah untuk mengubah industri stamping dari produksi masal yang tradisional menjadi sistem produksi yang lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas, kinerja keseluruhan, dan kapasitas utilisasi untuk mencapai permintaan yang tinggi.
Tujuan utama dari skripsi ini adalah untuk mendesain proses produksi pada industri stamping yang berdasarkan pada konsep lean manufacturing. Penghilangan waste atau non value added activities adalah salah satu kunci untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Untuk mengobservasi dan mengetahui peningkatan performanya, digunakan pendekatan value stream mapping. Dengan begitu, dapat diketahui berapa banyak waktu untuk value added dan non value added activity yang dapat dihilangkan.
Hasil penelitian ini mengajukan suatu usulan peta proses produksi pada industri stamping yang mengacu pada filosofi lean production system. Setelah rancangan lean production system ini diimplementasikan, perusahaan akan mendapatkan beberapa manfaat, seperti berkurangnya production lead time, total cycle time, serta jarak transportasi.

The stamping industry is having ineffective and inefficient process such as inventory, unnecessary transportation and excess production. The challenge today is to transform the stamping industry from traditional mass production became more effective production systems to improve productivity, overall performance, and capacity utilization to reach high demand.
This thesis implements lean manufacturing to address these challenges. The elimination of waste or non value added activities is one of the keys to improving the productivity of the company. To observe and determine its performance improvement, the approach of value stream mapping is used. That way, it can be seen how much time to value added and non value added activity that can be eliminated.
The result of this research is present a proposed value stream mapping of production process that refer to lean production system philosophy. After a lean production system design is implemented, the company will get some benefits, such as reduced of production lead time, cycle time, as well as the flexibility to change the composition of the mixture and the total of travel distance.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2017
S69191
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Simanullang, David Pramudya Agape
"Penelitian ini dilaksanakan untuk mengevaluasi efektivitas proses produksi PT Tebeindo Sunshine Technica Mandiri. Fokus utama adalah mengukur dan menganalisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) sebagai indikator kinerja utama dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Jenis penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian evaluatif. Metode evaluatif digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kinerja operasional, dengan OEE sebagai kriteria utama. Penelitian ini dilakukan melalui analisis data historis, observasi langsung, dan peninjauan pustaka terkait konsep-konsep Total Productive Maintenance (TPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas proses produksi PT Tebeindo Sunshine Technica Mandiri sudah mencapai tingkat yang baik dengan nilai OEE sebesar 92.68%. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan telah melebihi standar world class oleh JIPM yang ditetapkan sebesar 85%. Meskipun demikian, terdapat potensi peningkatan yang dapat diterapkan untuk mencapai target OEE yang lebih tinggi, terutama dalam meningkatkan availability ratio hingga mencapai nilai 95% dan mencegah cacat produk. Analisis terhadap permasalahan dilakukan dengan metode Root Cause Failure Analysis (RCFA) untuk mengidentifikasi akar penyebabnya. Analisis lebih lanjut dilakukan terhadap akar permasalahan yang dilakukan berdasarkan prinsip TPM yaitu Autonomous Maintenance, Training and Education, Planned Maintenance, Quality Maintenance dan Safety, Health and Environment. Rekomendasi untuk perbaikan didasarkan pada pilar-pilar TPM yang dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan kinerja produksi. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang kondisi operasional perusahaan dan menyediakan dasar bagi pengambilan keputusan strategis untuk meningkatkan efektivitas proses produksi di masa mendatang.

This research was conducted to evaluate the effectiveness of the production process at PT Tebeindo Sunshine Technica Mandiri. The primary focus was on measuring and analyzing the Overall Equipment Effectiveness (OEE) as a key performance indicator in improving the company's productivity and operational efficiency. The type of research used in this study is evaluative research. Evaluative methods were employed to identify and assess operational performance, with OEE as the main criterion. This research was carried out through the analysis of historical data, direct observations, and a review of literature related to the concepts of Total Productive Maintenance (TPM). The research results indicate that the effectiveness of the production process at PT Tebeindo Sunshine Technica Mandiri has reached a commendable level, with an OEE value of 92.68%. This demonstrates that the company has exceeded the established world-class standard by JIPM of 85%. Nevertheless, there is potential for improvement that can be applied to achieve a higher OEE target, especially in enhancing the availability ratio to the value of 95% and preventing product defects. Analysis of the problems is conducted using the Root Cause Failure Analysis (RCFA) method to identify the root causes. Further analysis is conducted on the root of the problems based on the TPM principles, namely Autonomous Maintenance, Training and Education, Planned Maintenance, Quality Maintenance, and Safety, Health, and Environment. Recommendations for improvement are based on the TPM pillars that can significantly contribute to increasing efficiency and production performance. This research provides in-depth insights into the operational conditions of the company and serves as a foundation for strategic decision-making to enhance the effectiveness of the production process in the future."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Derry Cahya Fitradi
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas peningkatan efisiensi produksi pada lini produksi bracket motor R-25 pada industri komponen otomotif. Masalah yang sering dihadapi oleh industri komponen berskala UKM adalah ketidaksesuaian antara kapasitas perusahaan untuk memenuhi permintaan pelanggan yang disebabkan oleh rendahnya efisiensi lini produksi. Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi adalah dengan melakukan penyeimbangan lini produksi. Pada penelitian ini menggunakan tiga metode keseimbangan lini yaitu : Ranked Positional Weight, Moodie Young dan Kilbridge Wester Column. Hasil studi menunjukkan metode Moodie Young memberikan perfomansi lintasan terbaik dalam hal : efisiensi lini meningkat dari 58 menjadi 80 , balance delay berkurang dari 42 menjadi 20 , smoothness index berkurang dari 47,59 menjadi 21,99 dan kapasitas produksi meningkat dari 1279 unit menjadi 1313 unit.

ABSTRACT
This study discuss production efficiency improvement at R 25 motorcyle bracket production line of automotive component company. One problem often faced by SME scaled component industry is the company capacity mismatch to meet customer demand due to low efficiency of production line. One method to increase efficiency is to balance production line. This study use three line balancing methods namely Ranked Positional Weight, Moodie Young and Kilbridge Wester Column. Study shows that Moodie Young method give better result in terms of an increase in line efficiency from 58 to 80 , a decrease in balance delay from 42 to 20 , a decrease in smoothness index from 47,59 to 21,99 and an increase in production capacity from 1279 units to 1313 units."
2017
S67268
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Claudius Seta
"Persaingan yang makin sengit antar produsen sepeda motor nasional menyisakan dua produsen asal Jepang yang makin mendominasi pasar. PT ABC sebagai pemimpin pasar sepeda motor pun ingin menjadi nomor satu khususnya di segmen tipe skutik yang saat ini posisinya masih dipegang oleh PT. XYZ. Untuk mewujudkan tujuannya, PT. ABC terbentur oleh masalah kapasitas produksi yang tidak mampu memenuhi permintaan pasar yang semakin besar. Oleh karena itu PT.ABC diharuskan menambah lini produksi terutama untuk memproduksi tipe skutik. Meskipun data pertumbuhan industri sepeda motor menunjukkan angka yang menakjubkan, krisis ekonomi global yang teijadi tidak bisa dihindari akan turut mempengaruhi perekonomian nasional. Sehingga, PT. ABC harus menganalisis kembali apakah keputusan penambahan lini produksi nya harus tetap direalisasikan. Penelitian ini diawali dengan melakukan serangkaian analisa strategis untuk mengetahui potensi pasar ditengah kondisi ekonomi yang sedang tidak pasti. Selanjutnya, dibuat proyeksi penjualan, harga pokok produksi dan laba bersih berdasarkan tiga skenario : optimis, moderat, dan pesimis. Berdasarkan hasil proyeksi, dilakukan analisis Capital budgeting dengan menggunakan free cash flow firm dari tiga skenario tersebut. Metode Capital budgeting yang digunakan adalah : NPV, IRR, Payback Period, dan Discounted Payback Period. Hasil analisis menunjukkan bahwa didalam ketiga skenario tersebut, investasi penambahan lini produksi baru layak untuk dilakukan.

Competition between two motorcycle producen from Japan were getting intensive. PT. ABC as market leader in motorcycle industry also want to be number one in scooter segment, who nowadays the market leader in scooter segment was being held by PT XYZ. In order to achieve their target, PT. ABC is facing overcapacity so that they can not fulfill customer demand immediately. PT. ABC should increase their capacity, especially for producing scooter type. Eventhough motorcycle industry growth were increase dramatically, global financial crisis that aiready happened wili also influence economic domestic so that PT. ABC should make an analysis carefolly aboutthe capital investment. This research wili be start by making strategic analysis to know about market potential in the middle of uncertainty economic condition. The next step is making sales, COGS & net income projections based on three scenario : optimistic, moderate. & pessimist. Based on the results, we make capital budgeting analysis for those three scenario using free cash flow to firm. We use NPV, IRR, Payback period and Discounted Payback Period methods and the results show that under the three scenario, capital investment for adding new production line is feasible to realize."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
T26536
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>