Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 101686 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Arif Amrizal
"Bis Kampus Universitas Indonesia merupakan sarana transportasi intrakampus yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada mahasiswa agar mudah menjangkau kampusnya. Mendapatkan transportasi massa yang nyaman dan cepat menjadi kebutuhan mahasiswa kampus ini. Selama ini pelayanan bis kampus UI tidak diatur pelaksanaannya dan tidak dilakukan dengan optimal. Kurang optimalnya pelayanan bis kampus ini ditandai dengan tidak teraturnya waktu kedatangan bis ke setiap halte yang berakibat pada ketidakpuasan mahasiswa terhadap kualitas pelayanan bis kampus. Ketidakteraturan sistem dapat diatasi dengan melihat urutan proses yang berada pada sistem pelayanan tersebut menggunakan Value Stream Mapping (VSM). Penelitian ini menggunakan analisis VSM untuk melihat bagaimana proses layanan Bis Kampus UI berjalan dan memberikan usulan perbaikan serta efisiensi yang mungkin dilakukan.

University of Indonesia campus bus transportation is on-campus which aims to provide services to students in order to easily reach their campus. Getting comfortable and fast mass transportation is the need of them. In the implementation, UI campus buses not run regularly and then make dissatisfaction. Thus irregularity can solve be solved if the sequence of process mapped. Value Stream Mapping (VSM) shows the sequence with information of the activity. This study uses Value Stream Mapping analysis to see how the campus bus services managed, give a standard time of process, reduce waste and improve the quality of timetable."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2009
S52100
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Diana Purnamawati
"Bertambahnya populasi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) di Depok akibat pembukaan beberapa departemen baru berarti bertambah pula pengguna transportasi dalam lingkungan kampus UI, baik yang menggunakan kendaraan pribadi, ataupun yang memilih baik berjalan kaki, menggunakan ojek, maupun bis kuning. Sebagai fasilitas transportasi tak berbiaya, bis kuning masih menjadi pilihan mahasiswa untuk mencapai tujuannya. Dengan situasi di atas, kinerja akan bis kuning perlu diperhatikan. Apakah ia masih mampu melayani penggunanya secara efektif dan efisien akibat bertambahnya popluasi pengguna bis kuning. Oleh karena itu, dibutuhkan penjadwalan yang baik untuk memperbaiki masalah di atas. Hasil evaluasi terhadap bis kuning ini berupa penjadwalan terhadap waktu kedatangan masing-masing bis kuning yang beroperasi di kampus UI. Diharapkan dengan adanya penjadwalan ini, dapat membuat tingkat pelayanan bis kuning menjadi lebih baik.

The rise in the number of students of University of Indonesia (UI) at Depok due to the newly opened departments has led to the increasing number of transportations in the campus vicinity. This includes private and public transports such as motorcycle taxis and the yellow shuttle buses. The free rides of the yellow shuttle buses provided by the campus have always been the number one choice for the university students to reach their respective destinations. With the situation mentioned previously, are the shuttle buses still able to cater to the higher demands effectively and efficiently' This matter, therefore, should be taken into consideration. The evaluation conducted resulted in the need of scheduled timetable for the shuttle buses operation within the campus for better service."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S35330
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Himawan Wibisono
"Hasil produksi yang tidak stabil, yang diakibatkan oleh tingkat cacat produk yang tinggi dan penerapan push system menghasilkan pemborosan-pemborosan seperti, banyaknya jumlah inventori dan jumlah produk cacat, penanganan material yang berlebihan, dan gerakan-gerakan kerja yang tidak perlu. Dalam penelitian ini Value Stream Mapping digunakan untuk memetakan kondisi proses yang aktual, dengan tujuan untuk menemukan pemborosan-pemborosan yang ada. Dari peta lama disusunlah peta baru yang dirancang untuk meminimalkan proses-proses yang tidak menambah nilai pada produk yang dibuat Perilaku dari peta yang baru kemudian diperiksa dengan menggunakan simulasi. Pembuatan Detail Process Chart dari proses yang sekarang berjalan digunakan untuk memahami pemborosan dalam proses penanganan produk cacat yang tinggi.
Solusi dari masalah ini dirancang dalam proposed detail process chart sebagai panduan operasi yang baru. Kelebihan dari process chart ini adalah kemampuan dalam menggambarkan langkah proses dengan sangat detail, yang memudahkan untuk menganalisa dan membuat perbaikan terhadap proses yang sedang berjalan. Dari future map yang telah disimulasikan, didapatkan pengurangan production lead time sebesar 60,58%, dan pengurangan waktu pengerjaan 1000 unit produk, sebesar 29,88%.

Production output variation, that caused by high defect rate and push production system, produces wastes like, high inventory, defect product, poor material handling, and unnecessary motion. In this study Value Stream Mapping used for mapping current process, to find wastes. Future map is build based on current condition, which is designed for minimizes process that not add value to the product, after that the behavior of proposed production system is checked by using simulation. Detail process chart is used for understanding the wastes that related to high defect rate.
The solution for this problem is constructed in proposed detail process chart as a new guidance for the operation. This process chart is able to visualize in detail, steps in a process that it will make easier to analyze and propose improvement in current condition. From the simulated future state, we got 60,58% reduction in production lead time, and 29,88% reduction in process time to produce 1000 unit product.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S1253
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ferinda Partiningrum
"ABSTRACT
Meningkatnya kebutuhan akan reagen di Indonesia pada saat ini membuka
peluang besar bagi industri tersebut. Sebagai industri yang masih baru di
Indonesia, dibutuhkan suatu sistem operasi proses berbentuk aliran material dan
prosedur yang efektif serta efisien guna mempersiapkan diri untuk pemenuhan
permintaan tidak hanya pada saat ini tetapi juga pada masa yang akan datang.
Penelitian ini mengajukan analisis sistem produksi dengan pendekatan lean
operations menggunakan Value Stream Mapping (VSM) dan simulasi kejadian
diskrit sehingga diperoleh usulan penetapan waktu standar untuk mengurangi
aktivitas yang bersifat non-value added.secara menyeluruh Berdasarkan hasil
simulasi, pengurangan aktivitas non-value added dengan penetapan standardized
work mampu mempersingkat waktu proses produksi reagen serta dapat dijadikan
acuan bagi industri ini untuk mempersiapkan diri terhadap peningkatan
permintaan.yang diprediksi terjadi di masa mendatang.

ABSTRACT
The increasing demand of reagent broadens the opportunity for this industry and
drives it to capture the market. As a recently developed industry in Indonesia,
reagent industry needs a basis in operation process, which consists of material
flow and procedures, which is efficient and effective to fulfill the growing
demand not only in this current condition but also in the future. In this paper, lean
operations approach is used to analyze the current production system to increase
customer value through eliminating waste. Value Stream Mapping (VSM) of this
current condition is developed. The use of standardized work is chosen to
decrease the non-value added activity completely. Afterward, the lean operations
based process is tested using discrete-event simulation to see its impact for this
whole production system. Based on simulation results, the elimination of nonvalue
added activities through standardized work reduces process time. Therefore,
the lean operation process can be applied as guidelines for reagent industry to
prepare for upcoming growth of demand."
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
S53124
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Arif Rahman
"Setiap pagi kita disuguhkan pemandangan Bis Kampus UI yang penuh sesak hingga miring ke kiri dan kurang manusiawi. Setiap hari kita merasakan betapa lamanya menunggu bis yang biasa akrab dengan sebutan bis kuning ini. Dan hampir setiap hari pula kita menyaksikan bis kuning yang beroperasi namun nyaris kosong tanpa penumpang di pagi hari menjelang siang. Semua kejadian di atas berlangsung sekian lama sehingga kita terbiasa dan tanpa terasa mengganggu proses belajar-mengajar. Dari penyebaran kuesioner yang telah dilakukan pada penelitian skripsi sebelumnya, sebagian besar keluhan para pengguna jasa bis kuning bersumber dari kurang baiknya sistem operasional bis kuning yang dijalankan selama ini. Untuk itu penulis mencoba menganalisis operasional bis kuning ini dengan bantuan software simulasi ProModel yang perhitungannya dibuat dengan mengambil beberapa data penting seperti banyaknya penunggu bis kuning pada suatu waktu, lama perjalanan antar halte yang ada, lama berjenti pada halte, waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu rit, dan lain-lain. Keseluruhan data tersebut kemudian disertakan dalam suatu model yang merepresentasikan sistem operasional bis kuning dan mensimulasikannya."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1999
S49829
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Arie Wahyu Hidayat
"Seorang pengguna jasa bis kampus tentunya sangat ingin mengetahui posisi bis kampus yang akan dinaikinya, sehingga ia dapat melakukan aktifitas lain tanpa perlu membuang waktu lama menunggu bis kampus, atau apabila pengguna dapat mengetahui bahwa bis kampus akan segera tiba di halte fakultas tempat ia berkuliah, maka pengguna dapat segera bergegas mengejar bis tersebut. Salah satu alternative yang dapat dilakukan adalah menerapkan Sistem Informasi Bis Kampus sehingga pengguna dapat mengetahui posisi bis kampus lewat Internet.
Skripsi ini membahas perancangan Sistem Informasi Bis Kampus modul pemetaan dan MapServer serta analisa data hasil implementasi sistem. Pada modul pemetaan, data waktu kedatangan bis yang diperoleh dari pengamatan waktu kedatangan bis kampus di lapangan, langsung diterapkan pada listing program pemetaan (ArcView), sehingga apabila ada bis kampus di suatu halte, program pemetaan dapat langsung mengatur layer posisi bis. Apabila ada bis, maka layer akan di-overwrite dengan koordinat sebenarnya. Sedangkan apabila tidak ada bis, maka layer akan di-overwrite dengan koordinat sebarang. Layer hasil overwrite ini yang nantinya akan dipanggil oleh modul MapServer untuk menampilkan peta posisi bis kampus yang dapat diaksess oleh pengguna lewat Internet.
Data waktu kedatangan bis kampus, terutama di halte Teknik, telah diuji akurasinya dan didapat nilai deviasi maksimal sebesar lima menit. Proses overwrite layer telah diuji pada tiga komputer dengan spesifikasi yang berbeda. Kemudian dari analisa waktu overwrite layer tersebut didapat bahwa semakin cepat prosesor suatu komputer, maka waktu yang diperlukan untuk overwrite layer semakin singkat. Pengaruh spesifikasi komputer terhadap waktu respon server terhadap request peta posisi bis juga telah diuji di laboratorium Mercator. Dari analisa data waktu respon tersebut didapat bahwa spesifikasi komputer cukup berpengaruh terhadap waktu respon. Tanggapan user terhadap Sistem Informasi Bis Kampus Universitas Indonesia cukup beragam, namun mayoritas user mengatakan bahwa Sistem Informasi Bis Kampus UI berguna, GUI yang ditampilkan cukup bagus, tingkat akurasi cukup tinggi, dan memiliki waktu respon yang cepat. Selain itu pengguna juga berharap agar rancangan ini dapat benar-benar direalisasikan dengan desain yang lebih stabil, data posisi bis yang berubah secara real time, serta tampilan yang lebih menarik.

They can cut the waiting time or perform other activities while waiting. They can rush to the nearest stopping point once they know that the bus is about to arrive. Information about University bus position can be obtained by implementing University of Indonesia Bus Information System. With this system, user will be able to know the position of UI bus by accessing a the bus information server from the Internet using their Laptop or PDA's.
This final project paper explains the design of mapping and MapServer module of UI Bus Information System and the analysis of its implementation's data. In mapping module, the data of bus arrival time which is obtained from the field survey is implemented directly into mapping program listing (ArcView). If there is a bus at a stopping point, the mapping program will overwrite the bus layer coordinate with its real coordinate. Meanwhile, if there is no college bus at a stopping point, mapping program will overwrite the bus layer coordinate with a dummy coordinate, which is located outside UI region. The overwrited layer is then called by the MapServer module, so this map of the bus position can be accessed by users from the Internet.
The accuracy of bus arrival time's data, especially at stopping point at the Faculty of Engineering, has been tested and it has been found that the data has maximum deviation of five minutes. The layer overwrite process is also has been tested in three different computers with different specification. The overwrite time's data shows that the faster computer's processor will gives a faster overwrite time. The influence of computer specification against server response time has also been tested at Mercator's laboratory. From the analysis of response time's data, we know that the faster computer's processor will gives a faster response time, although not significant. The opinion from the users about this UI Bus Information System is varied. However, most of them stated that UI Bus Information System is useful, have a moderate graphical user interface, pretty good accuracy, and fast response time. Users also hope that this design could be really implemented with more stable design and better display. It is expected that in the future this system can support real time data (context aware) instead of statistical average of bus arrival time.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S40545
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Sidabutar, Togi B.
"Tekanan akibat kompetisi global akhir-akhir ini telah memaksa sejumlah perusahaan untuk melihat kembali bagaimana mereka menjalankan operasi harian mereka. Agar perusahaan dapat bertahan, mereka haruslah dapat memaksimalkan output dengan menggunakan input yang sedikit. Perusahaan yang menghasilkan barang dengan kualitas yang tinggi pada harga yang rendah, akan bertahan dalam kompetisi global ini. Lean production membantu perusahaan untuk menjadi kompetitif, terutama dalam hal mengurangi pemborosan yang terjadi pada operasi mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi waste produksi pada salah satu perusahaan otomotif yang dibantu dengan menggunakan simulasi sistem produksi perusahaan itu sendiri. Penggunaan simulasi akan lebih menambah nilai dari lean tools ini.

The current pressures of global competition have forced companies to look at how they are organized and how they perform daily operations. Companies that can deliver the highest quality goods at the lowest prices will stand a better chance of thriving in the current business climate. Lean Production techniques are helping companies to become competitive, especially by reducing waste in their operations.
The aimed of this research is reducing waste production helped with the simulation of the production system in automotive industry. The use of simulation contradicts, to some extent, the use of Lean tools since Lean tools should be of more simple character.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S52110
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Fajar Nugroho
"Untuk mengimpor besi atau baja industri baja harus memiliki status IP/IT-Besi atau Baja, hal ini berdasarkan atas PerMenDag UU No.08/M-DAG/PER/2/2009 dan UU No.21/M-DAG/PER/6/2009. Importir Produsen (IP) adalah perusahaan produsen besi atau baja dan perusahaan produsen yang menggunakan produk besi atau baja yang mendapat pengakuan dari Direktur Jendral atas nama Mentri dan disetujui untuk mengimpor besi atau baja yang diperuntukan semata-mata hanya untuk kebutuhan produksinya sendiri. Importir Terdaftar (IT) adalah perusahaan yang ditetapkan oleh Direktur Jendral atas nama Mentri dan disetujui untuk mengimpor besi atau baja untuk disalurkan kepada perusahaan produsen yang tidak berstatus sebagai IP-Besi atau Baja.
Untuk mendapatkan satus tersebut industri baja harus mengajukan permohonan pendaftaran ke unit pelayanan perdagangan UPP. Dalam pelayanan proses pendaftaran masih dirasakan kurang optimal hal ini ditandai dengan masih lamanya waktu tunggu. Untuk merancang ulang proses pendaftaran agar menjadi lebih efisien dengan menggunakan Value Stream Mapping (VSM), dengan memahami apa yang menjadi keinginan dari konsumen dan mengurangi pemborosan yang terjadi pada proses pendaftaran.

To import iron or steel, the steel industry should have the status of IP / IT-iron or steel, it is based on 'PerMenDag' Law Act No.08/M-DAG/PER/2/2009 and No.21/M-DAG/PER/6 / 2009. Importer Manufacturer (IP) is a manufacturer of iron or steel producers and companies that use iron or steel products are received recognition from the Director General on behalf of the Minister and approved for import of iron or steel is designed exclusively - used only for its own needs. Registered Importer (IT) is a company established by the Director General on behalf of the Minister and approved for import of iron or steel to be distributed to producers who are not company status as an IP-iron or steel.
To get these satus steel industry must apply for registration to the unit of UPP trade ministry. In the service registration process is still considered less than optimal this is still characterized by long waiting periods. To redesign the application process to become more efficient by using Value Stream Mapping (VSM), by understanding what the desires of consumers and reduce the waste that occurs in the registration process.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2009
S51863
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ismail Kurnia
"Lean System adalah system produksi yang berfokus pada identifikasi secara sistematis dan penghapusan waste (pemborosan) dari suatu proses dan melibatkan perubahan, meningkatkan proses, produktivitas dan memberikan produk bermutu kepada produsen dan konsumen dengan biaya terendah.
Proses produksi yang tidak efektif dan efisien menghasilkan pemborosan yang dibebankan sebagai biaya produksi. Oleh karena itu melalui penelitian ini, aktual proses produksi dipetakan ke dalam sebuah peta "VSM" (Value Stream Mapping) sehingga terlihat semua aktivitas yang menambah nilai dan yang tidak menambah nilai pada produk setelah itu menetukan area mana yang akan kita analisa dengan menggunakan 7 tools dan Failure Modes and Effect Analysis (FMEA) untuk melakukan perbaikan dalam penelitian ini di area produksi stamping di line small press. Untuk memecahkan permasalahan di dalam tempat kerja memerlukan perhatian manajemen. baik untuk pemecahan masalah langsung dan untuk mendukung's peran manajer dalam berkomunikasi, pembinaan dan pengajaran pemecahan masalah untuk pekerja (member) produksi.
Jishukens terus mengembangkan keterampilan interpersonal's manajemen sehingga mereka memahami cara yang tepat untuk melatih dan mendukung kaizen. fungsi organisasi Jishuken adalah untuk berkomunikasi, mempertahankan dan memperkuat nilai-nilai perusahaan, keyakinan dan perilaku (dikenal sebagai Toyota Way).

Lean Production System is a system that focuses on systematic identification and elimination of waste from a process, involving a change; improve processes, productivity and providing quality products to the and consumers with the lowest cost.
The production process that is not effectively and efficiently produces waste will be charged as cost of production. Therefore, through this research, the actual production process mapped into a map of "VSM" (Value Stream Mapping) so it looks all activities that add value and which do not add value to the product after it determines which areas we will analyze with 7 tools & Failure Modes and Effect Analysis (FMEA) to make improvements in this research in the area of production in line small stamping presses. To solve the problems in the workplace require management attention. Good for solving immediate problems and to support the manager's role in communication, coaching and teaching problem solving to employee (member) production.
Jishukens continue to develop interpersonal skills management so that they understand the proper way to train and support kaizen. Jishuken organization function is to communicate, maintain and strengthen the company's values, beliefs and behaviors (known as the Toyota Way).
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
T29785
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rosyid Tri Yunanto As
"Saat ini pertumbuhan kendaraan bermotor semakin meningkat setiap tahunnya. Semakin banyaknya kendaraan bermotor jika tidak diikuti dengan kedisiplinan berkendara akan membuat angka kecelakaan meningkat. Tingkat kecelakaan yang semakin tinggi membuat orang ingin mendapatkan rasa aman dalam berkendara. Asuransi kendaraan bermotor memberikan perlindungan kepada nasabah asuransi dalam berkendara. Manfaat asuransi akan dirasakan oleh nasabah saat terjadinya klaim. Saat ini masih terjadi masalah dalam penyelesaian klaim asuransi kendaraan bermotor yaitu masalah dalam turunnya surat perintah kerja ke bengkel dan proses pembayaran yang lama.
Penelitian ini membahas pengurangan waktu proses penyelesaian klaim asuransi kendaraan bermotor menggunakan metode value stream mapping sehingga pemborosan yang terjadi pada setiap proses dapat diketahui dan dapat dihilangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan proses penyelesaian klaim asuransi kendaraan bermotor yang lebih cepat dengan tetap memperhatikan ketentuan dalam polis asuransi. Membuat proses turunnya surat perintah kerja dan proses pembayaran menjadi lebih cepat dengan menghilangkan non value added activity. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Value Stream Mapping.
Hasil penelitian ini adalah dengan menggabungkan proses laporan klaim dan pembuatan NOL (Notification Of Loss), waktu turunnya SPK (Surat Perintah Kerja) menjadi 2 hari dari sebelumnya paling cepat 5 hari dan dengan memaksimalkan sistem online star jasindo, proses pembayaran klaim asuransi kendaraan bermotor dapat diselesaikan dalam waktu 11 hari dari sebelumnya paling cepat 14 hari.

Currently the growth of motor vehicles is increasing every year. Increasing number of vehicles if not followed with discipline drive will make the number of accidents increases. Higher accident rate makes people want to get a sense of safety in driving. Motor vehicle Insurance provides insurance protection to customers in the drive. Insurance benefits will be felt by customers as incurred claims. While this is still a Problem occurred in motor insurance claims settlement of the issue of the decline in the work order to the garage and the old payment. This study discusses the reduction of processing time motor insurance claims settlement using value stream mapping methods that waste that occurs in each process can be identified and eliminated.
The purpose of this research is to get the motor vehicle insurance claim settlement faster by taking into account the provisions of the insurance policy. Making adjustment process work order and payment process becomes faster by eliminating non-value added activity. The method used in this study is Value Stream Mapping method.
The results of this study is to combine the claims and making reports NOL (Notification Of Loss), the day of the work order to be 2 days from the previous fastest 5 days and by maximizing online Star Jasindo systems, payment processing insurance claims motor vehicle completed within 11 days of the previous fastest 14 days.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2013
S44404
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>