Ditemukan 129402 dokumen yang sesuai dengan query
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1993
S41064
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Rini Riastuti
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1995
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian Universitas Indonesia Library
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1993
S41096
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Saeful Bakhri
"Konversi kromat merupakan proses paswasi terhadap permukaan hasil lapis listrik Seng, sehingga akan meningkatkan retakanan lapisan Seng terhadap timbulnya karat putih dan memperpanjang perlindungan lapisan terhadap logam dasar. Prinsip proteksi ini adalah terbentulmya lapisan film pasif yang bertindak sebagai pengkalang dan pengontrol laju korosi. Selain itu lapis konversi kromat dapat meningkatkan sifat dekoratif permukaan. Sgfal dekoraly' ini diturjukan oleh brighteness dan warna yang dapat diperoleh dari berbagai larutan lapis konversi kromal. Larutan Dipsol ZG-553 alcan menghasilkan warna hyau gelap dan Dipsol ZB-547 A & ZB 5 47 B menghasilkan warna hitam mengkilap. Hasil penelirian menunjukan bahwa temperarur dan konsentrasi kedzza larutan tersebut berpengaruh terhadap kualitas lapisan yang dihasilkan. Larutan Dzpsol ZG-553 memberikan perlindungan paling tinggi dan mempunyai sy'al dekoratif yang baik pada penggunaan larutan dengan konsentrasi 40 ml/I dan temperatur proses 25°C Dan lconsentrasi 50 ml/I Dipsol ZG-54 7 A dan 12,5 ml/I ZG-547 B juga alcan memberikan hasil yang opiimal pada hasil lapis Iistrik seng."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
S41333
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Fanny Putu Saputra
"Pengurangan hambatan xanthan gum dalam larutan air telah dipelajari sebagai fungsi konsentrasi dengan menggunakan pipa acrylic. Percobaan dilakukan dengan mengukur pressure drop. Tujuan penelitian untuk menyelidiki pengurangan gesekan dalam pipa acrylic dengan penambahan xanthan gum dalam larutan air. Pipa acrylic dengan diameter 16 mm digunakan dalam penelitian ini dengan variasi konsentrasi larutan xanthan gum 150 ppm, 300 ppm dan 400 ppm.
Percobaan dilakukan dari bilangan Reynolds rendah hingga tertinggi 45.155. Penulis mengamati rasio penurunan hambatan maksimum yaitu 46,42% pada bilangan Reynolds 13.000 pada pipa acrylic diameter dalam 16 mm dengan larutan xanthan gum konsentrasi 400 ppm. Penurunan koefisien gesek mengindikasikan keefektifan fluida uji sebagai drag reduction agent yang dapat dilihat dari koefisien gesek terhadap garis grafik Blasius.
The drag reduction of xanthan gum in aqueous solutions of was studied as a function of concentration with acrylic pipes apparatus. Experiments were carried out by measuring the pressure drop. The purpose of this research is to investigate the reduction of pressure drop in a acrylic pipe with the addition fiber in aqueous solution. Circular pipe with diameter of 16 mm are used in this study. Concentration of xanthan gum solutions are 150 ppm, 300 ppm and 400 ppm. Experimental was conducted from low to high Reynolds number up to 45.155. We observed a maximum drag reduction ratio of 46,42 % at Reynolds number about 13.000 with xanthan gum solutions concentration of 400 ppm. The pressure drop measurements indicate the effectiveness of xanthan gum as drag reduction agent which can be seen of drag coefficient curve compare to Blasius curve."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2013
S47638
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Stefanie Aylien Jonatan
"Fasad merupakan salah satu elemen penting yang berfungsi untuk mengatur aliran energi pada bangunan. Fasad adaptif diperlukan karena kemampuannya untuk menyediakan fleksibilitas dalam aspek aliran energi dan mampu merespon kondisi eksternal yang dinamis untuk mencapai kenyamanan termal bangunan sehingga mampu mengatur penggunaan energi dalam bangunan. Fasad adaptif dapat dicapai dengan beberapa strategi, salah satunya adalah penggunaan smart material yaitu material yang mampu merespon terhadap perubahan pada medan energi tertentu dengan cara mengubah properti materialnya. Skripsi ini bertujuan untuk melihat potensi smart material pada fasad bangunan dan aplikasinya dalam membentuk fasad adaptif untuk mengidentifikasi dampak pada konsumsi energi, terutama pada aspek space cooling. Untuk mengidentifikasi dampak pada konsumsi energi, simulasi energi dilakukan dengan output nilai Energy Use Intensity (EUI) pada bangunan dengan fasad eksisting dan pengubahan fasad berbahan smart material PV dan PCM. Hasil EUI antar fasad kemudian dibandingkan untuk menilai dampak fasad berbahan smart material pada konsumsi energi. Selain itu nilai EUI yang diperoleh juga dibandingkan dengan standar untuk menilai kategori penggunaan energi yang dapat dicapai oleh bangunan. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa tidak terdapat pengurangan konsumsi energi pada pengubahan fasad berbahan smart material apabila dibandingkan dengan penggunaan fasad eksisting. Sebaliknya, beberapa variasi fasad berbahan smart material PV dan PCM menunjukan peningkatan pada solar heat gain dan konsumsi energi bangunan terutama pada aspek space cooling. Meski begitu, bangunan dengan variasi fasad smart material masih dapat dikategorikan sebagai bangunan energi efisien menurut standar penggunaan energi di Indonesia.
Facade is an important element that regulates the flow of energy in buildings. Adaptive facades are needed for their ability to provide flexibility in terms of energy flow and for their responses to dynamic external conditions thus help achieve thermal comfort in buildings leading to the impact on energy use. Adaptive facades can be achieved with several strategies, one of which is the use of smart materials, namely materials that are able to respond to changes of certain energy fields by changing their properties. This thesis aims to assess the potential of smart materials for building facades and their applications in forming adaptive facades to identify their impact on energy consumption, especially for space cooling. To do so, energy simulations are carried out with the output of Energy Use Intensity (EUI) value on buildings. This simulation is conducted on a chosen building with existing facades and with variations of facades modification using smart materials; PV and PCM. EUI results between facades are then compared to assess the impact of each facades on energy consumption. In addition, the obtained EUI values are also compared with standards to assess the categories of energy use that can be achieved by the building. The simulation results show that there is no reduction in energy consumption in the modification of facades made of smart materials when compared to the use of the existing facade. In contrast, several variations of façades made of PV and PCM smart materials show an increase in indoor solar heat gain and building energy consumption, especially for space cooling purposes. Even so, buildings with smart material facade variations can still be categorized as energy efficient buildings according to energy use standards in Indonesia."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Sitanggang, Togar P. H.
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1993
S41063
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Rizal Zuchri
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1993
S41071
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Rina Novita Sari
"Indonesia merupakan daerah dengan tingkat kerawanan gempa tinggi karena menjadi pertemuan 3 lempeng tektonik yaitu Eurasian Plate, Indian-Australian Plate dan Plate Pacific Plate. Ketiga lempeng ini membentuk 2 jalur gempa utama yaitu Circum Pacific Earthquake Belt dan Alfide Earthquake Belt. Pergerakan kedua jalur ini cukup aktif dan di sepanjang kedua jalur tersebut tersebar banyak gunung berapi yang masih aktif. Gempa menimbulkan percepatan tanah yang selanjutnya akan diterima oleh struktur bangunan yang berdiri di atasnya melalui pondasi. Struktur akan merespon percepatan tanah tersebut dengan menghasilkan perpindahan dan gaya dalam. Respon struktur menentukan kemampuan struktur menahan gaya gempa. Struktur bangunan di Indonesia banyak menggunakan pasangan dinding bata tak bertulang atau Unreinforced Masonry Infill Wall (URCM Infill Wall).
Dalam tugas akhir ini dilakukan suatu penelitian mengenai pengaruh adanya URCM Infill Wall bila struktur dikenai beban gempa baik untuk bangunan tinggi, sedang maupun rendah. Kriteria bangunan tinggi, sedang ataupun rendah pada tugas akhir ini adalah berdasarkan perbandingan antara periode alami struktur dan periode gempa. Ketika gempa besar terjadi URCM Infill Wall adalah elemen terlemah. Kelakuan URCM Infill Wall cenderung bersifat inelastic. Pemodelan inelastic pada penelitian ini adalah berbentuk elastoplastic dimana ketika telah mencapai leleh URCM Infill Wall masih dianggap mempunyai kekuatan yang nilainya sebesar gaya maksimum yang mampu ditahan oleh URCM Infill Wall tersebut. Sedangkan deformasi maksimum dinding bata merah dibatasi sebesar dua kalo deformasi leleh.
Penelitian ini menghasilkan suatu kesimpulan bahwa kehadiran URCM Infill Wall tidak selamanya memberi pengaruh yang menguntungkan bila struktur dikenai beban gempa terutama pada bangunan tinggi dengan periode alami lebih besar relatif terhadap periode gempa. Pengaruh yang menguntungkan terjadi pada bangunan rendah. Namun pengaruh ini mempunyai nilai-nilai optimum dimana sumbangan URCM Infill Wall dalam menahan beban gempa adalah yang terbesar. Di luar rentang nilai-nilai optimum tersebut sumbangan URCM Infill Wall dalam menahan gempa relatif kecil. Sedangkan pada bangunan sedang walaupun kehadiran URCM Infill Wall masih memberi pengaruh yang menguntungkan namun sumbangan yang diberikan URCM Infill Wall dalam menahan beban gempa sangat kecil."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
S34809
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Pritamara Wahyuningtyas
"Penelitian mengenai komposit ADC 12 dilakukan dengan tujuan untuk mencari alternatif material selain besi tuang kelabu dan polimer untuk brake shoe kereta api yang membutuhkan ketangguhan, kestabilan termal, ketahanan aus, dengan kekuatan yang baik. Pada penelitian ini ADC 12 bertindak sebagai matriks komposit yang diberi 3 vf penguat SiC, 5 wt Mg yang berperan sebagai agen pembasah, serta 0.18 wt Sr dan 0.15 wt TiB sebagai agen modifikasi yang memperhalus fasa silikon eutektik dan butir. Setelah komposit difabrikasi dengan metode pengecoran aduk, perlakuan panas T6 diterapkan pada sampel, diawali dengan solution treatment pada 490°C selama satu jam dan dilanjutkan dengan artificial aging selama 6 jam. Variasi temperatur aging yang digunakan adalah 150°C, 170°C, 190°C, 210°C, and 230°C.
Penelitian ini menunjukkan peningkatan sifat mekanis material yakni kekuatan tarik maksimum mencapai 213 MPa dan nilai kekerasan 75 HRB yang merupakan dampak dari penghalusan butir akibat agen modifikasi serta perlakuan panas. Nilai tersebut merupakan peningkatan sebesar 115 MPa untuk kekuatan tarik maksimum dan 38 HRB untuk nilai kekerasan, jika dibandingkan dengan komposit serupa yang tidak mengalami perlakuan panas.
A study of ADC 12 composite is conducted to replace grey cast iron and polymer for brake shoe due to its durability, good elastic modulus, thermal stability, wear resistance, and high strength properties. ADC 12 acts as the matrix, reinforced with 3 vf micro SiC with 5 wt Mg wetting agent was fabricated by the stir casting method. The addition of 0.18 wt Sr and 0.15 wt TiB were expected to finer the grain morphology of the silicone eutectic phase and to acts as the grain refiner, respectively. Furthermore, T6 heat treatment was applied with aging temperature 150°C, 170°C, 190°C, 210°C, and 230°C, following the prior 1 hour 490°C solution treatment. The results obtained in this work showed enchacement in tensile strength with the value of 213 MPa, hardness value 75 HRB, and wear resistance. These values increase up to 115 MPa for the UTS and 38 HRB for the hardness value, as the impact of the refined grains from both modifiers and heat treatment."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library