Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 178199 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
cover
Andi Irawan Junardi
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1992
S38272
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
M. Syahrul Yaser A.
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1995
S38391
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
A. Endang Sriningsih
"Jaringan Interkoneksi Bertingkat Banyak adalah jaringan interkoneksi yang digunakan untuk melakukan interkoneksi antar prosesor dan antar memori pada sistem yang menerapkan proses paralel yang memiliki unjuk kerja yang baik, ekonomis dan kompleksitas perangkat keras yang rendah sehingga jaringan ini sangat cocok untuk digunakan pada sistem berskala besar.
Untuk mengatasi masalah konflik lintasan jaringan pada jaringan interkoneksi yang bersifat blocking, pada penelitian ini akan diamati skema routing bebas konflik yang diperlukan terutama pada penerapan algoritma paralel yang melakukan komunikasi antar prosesor yang intensif seperti mengumpulkan data dari banyak prosesor ke satu prosesor dan menyebarkan data dari satu prosesor ke banyak prosesor.
Skema routing dibuat berdasarkan struktur komunikasi Quadtree, yang menentukan prosesor-prosesor mana yang harus dikirim data sehingga proses pengumpulan dan penyebaran data dilakukan dalam log4 M langkah. Skema routing yang dibuat untuk jaringan baseline ini dapat juga diterapkan pada jaringan lain yang mempunyai topologi yang ekivalen.
Pada penelitian ini dibuat analisis dan simulasi untuk mengamati pengaruh skema routing ini pada unjuk kerja jaringan interkoneksi. Unjuk kerja yang diperhatikan ialah delay, throughput dan waktu turn-arround dari sekumpulan paket. Parameter-parameter yang diubah ialah ukuran jaringan, ukuran switchbox, probabilitas aliran paket dan urutan/lintasan paket-paket yaitu, dengan diterapkan atau tidaknya skema routing bebas konflik."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1996
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Ridwan Rusli
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1994
S38623
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Martisto Satyanaraghana
"
ABSTRAK
Interkoneksi antar Local Area Network (LAN) dan peraiatan lain yang berbeda melalui suatu tulang punggung (backbone) jaringan yang sangat cepat dapat menimbulkan masalah kemacetan pada gateway (ouputj LAN tujuan, terutama bila lebih dari satu alat atau LAN berupaya melakukan komunikasi secara bersamaan menuju satu alat atau LAN yang sama. Pada skripsi ird dibahas skema penghindaran kemacetan pada interkoneksi LAN dalam suatu tulang punggung jaringan yang sangat cepat Skema penghindaran kemacetan tersebut memerlukan input gateway untuk memastikan izin pada output gateway bahwa transmisi dapat dilakukan. Implementasinya dilakukan dengan menggunakan Asynchronous Transfer Mode (ATM) Switch, sebagai suatu platform teknologi penyambungan pada Broadband-Inlegrated Service Digital Networks (B-IiSDN), karena kemampuan dan fleksibilitas ATM yang mampu bertindak sebagai tulang punggung jaringan Wide Area Network (WAN) maupun LAN.
Skripsi ini bertujuan untuk mengamati dan menganalisa unjuk kerja dari sistem yang tidak menggunakan skema penghindaran kemacetan dan sisbem yang menggunakan skema penghindaran kemacetan dengan separate buffer dan shared buffer. Pada skripsi ini dibuat simulasi anjuk kerja berupa model sistem dari interkoneksi LAN yang meaggunakan skema penghindaran kemacetan dan yang tidak Karakteristik unjuk kerja direpresentasikan dalam. nilai probabilitas sel hilang (CLP). Dari basil sirnulasi terlihat nilai CLP dipengaruhi oleh kapasitas buffer, jumlah LAN dan beban trafik, sedangkan skema penghindaran kemacetan yang terbaik diperoleh untuk sistem dengan shared buffer.
"
1997
S38930
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mohamad Fiqri
"ABSTRAK
Interkoneksi merupakan hal yang sangat mendasar ketika industri
telekomunikasi bertransformasi dari struktur industri monopolistik menjadi
kompetisi sehingga harus diatur dalam undang - undang. Terdapat kelemahan
dalam peraturan di Indonesia, yaitu belum adanya peraturan yang mengatur tentang
interkoneksi pada sistem IP (Internet Protocol). Sementara itu, Indonesia terus
mengalami pertumbuhan kenaikan penggunaan data internet. Untuk itu, regulasi
yang mengatur tentang interkoneksi Ip sangatlah penting untuk dibuat dan
diaplikasikan.
Adanya penataan jaringan secara nasional dalam rangka mendapatkan
kualitas jaringan yang memadai sangatlah penting untuk menerapkan sistem
interkoneksi berbasis IP di Indonesia. Pada penelitian ini dibuat model jaringan
nasional yang terdiri dari NIX, NetCo dan OpCo. NIX adalah gabungan dari fungsi
IX (Internet Exchange) dan NAP (Netwotk Access Point). Model jaringan ini
dibuat dengan melakukan pembagian zona, peletakan NIX di tiap ? tiap zona dan
pembuatan NetCo yang memiliki fungsi untuk mengatur jaringan backbone
nasional. Dengan adanya pembagian kerja yang spesifik pada elemen jaringan
nasional, maka akan menghasilkan kinerja jaringan yang lebih baik
Selain itu dilakukan kajian kelayakan ekonomi terkait pengadaan NIX di
beberapa titik, hasilnya didapatkan bahwa investasi tersebut tidak layak dijalankan
sehingga membutuhkan peran pemerintah dalam hal pengadaan NIX di beberapa
daerah.

ABSTRACT
Interconnection is a very fundamental thing when telecommunication
industry transforms from monopolistic industrial structure into a competition
structure. There is a weakness in the regulations in Indonesia, which is the lack of
regulations governing in the IP system interconnect. Meanwhile, Indonesia will
continue to experience growth increased in the use of internet data. To that end,
the regulations governing in the IP-based interconnection system is important to be
made and applied
Structuring the national networks in order to obtain an adequate network
quality is important to implement an IP-based interconnection system in Indonesia.
In this study, a national IP-based interconnection network model consisting of NIX,
NetCo and OpCo is proposed. NIX is a combination of IX (Internet Exchange) and
NAP (netwotk Access Point). This network model developed by creating zones,
allocating NIX in each zone and creating NetCo which has the function to regulate
the national backbone network. With the specific division on a national network
element, it will produce better network performance
Additionally, we also conducted economic feasibility studies related to the
procurement NIX at some point, the results showed that the investment is not
feasible and thus require the government's subsidy in the procurement of NIX in
certain areas."
2016
T45415
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Michael Thiotrisno
"Stream Control Transport Protocol (SC 7 P) merupakan protokol lapisan transport yang handal, connection-oriented (berbasis pada message-oriented dan message-stream. Walaupun awalnya ditujukan untuk kebutuhan bidang telekomunikasi, tetapi berbagai fitur SCTP memungkinkan SCTP menjadi alternatif protokol jaringan komputer.
Fitur-fitur SCTP antara lain: multihoming, multistreaming, fast retransmit, fast recovery, error control, congestion control, SACK dan reliable transmission. Mekanisme pengiriman paket SCTP dianalogikan sebagai multiple stream sehingga dapat mencegah terjadinya Head of Line HiOL) Blocking Finn multihomfng dapat mendeteksi dan mengantisipasi kegagalan jalur transmisi dengan menyediakan jalur alternatif. Mekanisme congestion control, fast retransmit dan SACK memunglrinlfan SCTP meryaga lcyu throughput, menangani kehilangan puke! secara efisien dan ekkljf dan mencapaf rhrrmghpm' yang lebih ringgi dibandinglran TCP.
Pada simulasi ini, SCTP mampu mencapai throughput yang lebih tinggi dibandingkan TCP dengan persentase 30%-100% pada trafic CBR dan 100%-300% pada aplikasi FTP dengan tingkat fairness yang cukup tinggi yaitu 0. 70-0. 99. Peningkatan waktu simulasi menghasilkan nilai parameter unjuk kerja jaringan yang lebih stabil Peningkatan delay propagasi jalur bottleneck menyebabkan peningkatan RIT sehingga total throughput, packet loss rate dan ulilisasi jalur menurn.
Peningkaran jumlah sesi pada kapasitas bandwidth kecil menghasilkan peningkatan total throughput dan utilisasi jalur mencapai 90%-99%, tetapi menyebablfan peningkatan PLR hingga 12% dan penurunan indeks fairness hingga 0. 70. Penerapan SCTP bersama TCP dalam sam jaringan unicast umumnya tidak menurunkan unjuk kerja jaringan maupun TCP dan menghasilkan tingkat fairness yang cukup tinggi."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
S40108
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1994
S38692
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>