Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 95771 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Kendiarto
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2003
S41311
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ridwan Rusli
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1994
S38623
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Leopold Linggar
"IEEE 802. 16e-2005 dikenal juga dengan Mobile WiMAX merupakan versi mobile dari spesifikasi WiMAX 802.16d-2004 yang dikembangkan untuk aplikasi fix WiMAX pada transmisi data koneksi Broadband Metropolitan Area Network (MAN). Mobile WiMAX memungkinkan user untuk mengakses layanan dalam keadaan bergerak sehingga memberikan ?kebebasan? kepada user dalam hal mobilitas. Keadaan dimana seorang user harus berganti base station yang melayaninya dikenal sebagai handover (HO), Handover menjamin keberlangsungan layanan nirkabel (wireless) ketika user bergerak menuju batas-batas sel.
Permasalahan pada Mobile WiMAX adalah prosedur handover yang lambat berdampak pada terganggunya proses transmisi data maupun suara terutama untuk real time application dan voice quality seperti VoD, VoIP, video streaming, dan teleconfrence sehingga menurunkan kualitas layanan yang diberikan. Permasalahan handover dapat diatasi dengan optimasi handover pada Mobile WiMax. memprediksi Target BS (TBS) yang berpotensi untuk di-scan sehingga mengurangi delay pada proses handover serta menggunakan prosedur fast scan untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam proses scanning.
Pada penelitian ini dibahas perbaikan proses handover pada jaringan Mobile WiMAX. Proses handover disimulasikan menggunakan Opnet modeler versi 14.A. dimana hasil simulasi memberikan perbaikan pada waktu yang dibutuhkan dalam proses handover yang dilihat berdasarkan grafik throughput serta grafik handover time. Hasil simulasi handover menunjukan MS melakukan proses handover dari SBS menuju TBS dengan baik.

IEEE 802. 16e-2005 also known as Mobile WiMAX is a mobile version of WiMAX 802.16d-2004 specifications developed for fixed WiMAX applications in data transmission connection Broadband Metropolitan Area Network (MAN). Mobile WiMAX allows user to access the service in motion so as to provide "freedom" to the user in terms of mobility. Circumstances in which a user must change the serving base station also known as handover (HO), Handover ensure the sustainability of wireless services when the user moves toward to the cell boundaries.
Problems in Mobile WiMAX is a slow handover procedures have an impact on the disruption process data and voice transmission, especially for real time application and voice quality such as VoD, VoIP, video streaming, and teleconfrence could reduce the quality of services provided. Handover problems can be overcome by optimization of handover on Mobile WiMax. predict the target BS (TBS), which has the potential to be scanned, thereby reducing the delay in the handover process and the use of fast scan procedure to reduce the time required in the scanning process.
This research discuss about process improvement handover on Mobile WiMAX network. Handover process is simulated using OPNET modeler 14.A. version where the simulation results provide improvements to the time required in the process of handover as seen on the graph the throughput and handover time graph. The handover simulation results show MS handover process from the SBS to TBS working good.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
T31386
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
D. Suryadi H.S.
Jakarta: STI & K, 1994
514 SUR t
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Van Valkenburg, Mac Elwyn
Jakarta: Erlangga, 1988
621.302 VAL a
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Kartono
Yogyakarta: Andi, 1995
514 KAR p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1992
S38314
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Paket dalam jaringan yang padat dapat mengalami delay yang, lama haik karcna delay link yang panjang ataupun karena mekanisme scheduling pada lnyér router.
Selama kongesti, bzwr masih dapat tetap penuh yang menyebabkan paket mengalami delay yang lama dan beberapa diantaranya mengalami drop. Hal ini menyebabkan turunnya performansi jari ngan_ lmplementasi metode sclzedullng yang tepat dapat meningkatkan llzroughpul dan memperkecil delay. Tugas akhir ini mempelajari peningkatan unjuk keria yang dihasilkan dengan implementasi ketiga jenis scheduling yaitu FIFO, FQ dan RED. Dengan mempergunalcan ns-2 simulator, diketahui bahwa RED mampu rneningkatlcan kualitas delay unluk How TCP khususnya dengan buffer yang besar. Selain im, RED dapat menghindari efek global synchronization pada jaringan. Untuk flow TCP dan UDP yang dicampur, implementasi multiple queue FQ dapat secara signitikan meningkatkan falrness flow paket Untuk flow UDP, RED dapat memberikan jitter yang lebih stabil dibandingl-can kedua metode lainnya."
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
S39646
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Barakah Noor
"
ABSTRAK
Pada keadaan nyata, beban suatu node pada j3ringan sangat fluktuatif, bergantung pada banyaknya pemakai mesin tersebut saat flu. Beban pemakaian ini sangat berpengaruh pada kecepatan pemrosesan mesin tersebut.
Hal ini menyulitban bagi pemrograman aplikasi paralel, karena aplikasi paralel akan efisien bila aphkasi dapat membagi beban pemrosesan (worklow secara proporsional. Karena kecepatan pemrosesan mesin berubah-ubah menurut beban pemakaian mesin tersebut, maka pedu dicari metoda untuk menilai untuk kerja tiap mesin pada jaringan secara dinamis.
Pada proses pengerjaan skripsi ini, dikembangkan metoda untuk menilai unjuk kerja dinamis dari mesin dengan menggunakan parameter waktu interval antar checkpointing. Metoda tersebut diterapkan pada aplikasi dengan paradigma SIMD, dimana data yang diproses berjumlah besar, seragam dan pemrosesannya menggunakan fungsi yang sama dan berulang.
Pertama-tama dikembangkan metoda check pointing dan migrasi proses dengan teknik high-level. Segala aspek dan latar belakang dari rancangan higb-level checkpointing dan migrasi proses akan dikupas lebih ]anjut.
Selanjutnya dilakukan pengujian apakah waktu interval antar checkpointing memenuhi syarat untuk digunakan sebagai parameter untuk menilai unjuk kerja mesin secara dinamis. Akan diuji apakah parameter tersebut mencerminkan kecepatan proses dari mesin-mesin yang digunakan.
Yang terakhir, dengan menggunakan parameter tersebut dan metoda migrasi proses, dikembangkan algoritma untuk melakukan dynamic loud balancing. Peningkatan speed-up aplikasi paralel akan didapatkan melalui pembagian beban pemrosesan yang lebih proporsional.
"
1997
S38796
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Harry Darmawan Suprapto
"Pertumbuhan trafik yang begitu besar mengakibatkan peningkatan kebutuhan kapasitas dan kecepatan jaringan yang besar. Hal tersebut dapat dipenuhi oleh jaringan serat optik. Tetapi hal ini akan terasa sia sia jika dalam perencanaan dan pangembangannya tidak dilakukan secara benar. Salah satu yang mempengaruhinya adaiah bentuk topologi yang dapat menghasilkan unjuk kerja yang baik unjuk kerja yang dipakai dalam skripsi ini adalah kongesti. Bentuk topologi dapat dikatakan baik jika kongesti yang dihasilkan minimum.
Skripsi ini membahas tentang perancangan topologi logika pada jaringan, dengan unjuk kerja kongesti minimum. Kongesti minimum dipengaruhi oleh topologi jaringan, jumlah panjang gelombang yang digunakan, dan derajat logika yang dipakai. Peningkatan panjang gelombang dan derajat Iogika diharapkan mampu untuk menurunkan nilai kongesti minimum yang dicapai. Tujuan skripsi ini adalah menentukan nilai derajat logika dan jumlah panjang gelombang yang digunakan, agar kongesti yang dihasilkan kecil, sehingga topologi logika nya dapat dikatakan optimum.
Hasil perancangan menunjukkan bahwa peningkatan jumlah panjang gelombang yang tersedia mampu menurunkan kongesti sampai nilai terténtu, yaitu nilai maksimum panjang gelombang yang digunakan. Sedangkan peningkatan nilai derajat logika pada jaringan EON tidak menurunkan kongesti yang dicapai."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
S39638
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>