Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 70400 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1997
S36908
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Purwanto
"Berdasarkan Bussiness Policy perusahaan pada umumnya dan divisi perawatan & power SGGD (Safety Glass General Division) PT Asahimas Flat Glass Tbk, mulai sejak tahun 2000 berupaya untuk menurunkan biaya persediaan suku cadang yang semakin meningkat. Karena disadari bahwa persediaan yang tinggi bcrarti meningkatnya asset diam, di perusahaan tersebut, tetapi untuk tetap menjaga operasi mesin dibutuhkan ketersediaan suku cadang tersebut. Maka disini dibahas bagaimana menentukan nilai tingkat biaya persediaan yang terendah, dengan tetap mempertahankan keberadaan stok suku cadang, sehingga jika mesin mengalami kerusakan tidak terganggu karena kehabisan stok. Disini dibahas pula berapa nilai yang ideal dalam pembelian suku cadang, sehingga didapatkan nilai yang ideal dalam persediaan. Dalam perhitungan nilai optimal pembelian dilakukan dengan konsep mimnimum-maksimum, dengan konsep ini pembelian tidak dilakukan secara periodik melainkan, jika suku cadang sudah mencapai nilai minimumnya dilakukan pembelian"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
S37590
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Chawari Aziz
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1978
S16403
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1999
S37426
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Deliza Henny
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1984
S17128
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Temmy Gunawan
"Persediaan merupakan investasi besar yang ditanamkan oleh perusahaan. Selain itu, persediaan berputar terus, dipergunakan dalam kegiatan usaha perusahaan. Karena itu, persediaan harus dikelola dengan baik, untuk mengendalikan kelancaran pemakaiannya, dan menjaganya dari pemakaian yang tidak semestinya. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengevaluasi pengendalian intern yang diterapkan atas persediaan suku cadang pada PT United Tractors. Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode studi kasus., dengan mengadakan survey pada perusahaan yang bersangkutan. Pembahasan skripsi ini dibagi atas bagian Pembelian, Penjualan, Penerimaan, Penyimpanan, Pengiriman, dan Pencatatan. Sedangkan dasar yang dijadikan bahan evaluasi, adalah kualitas karyawan, struktur organisasi, perlindungan fisik atas aktiva dan proses dan prosedur kerja. Dari penelitian yang dilakukan, tampak bahwa pengendalian intern yang diterapkan sudah memadai / baik, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu tidak adanya job description untuk masing-masing divisi dalam perusahaan, penggunaan sistem sentralisasi pengolahan data, dan gudang perusahaan yang terletak di daerah rawan banjir, walaupun memang belum pernah dilanda banjir. Kesimpulan yang bisa ditarik adalah untuk kualitas karyawan cukup baik, walaupun rata-rata pendidikannya tidak terlalu tinggi. Sementara perlindungan fisik atas aktiva juga memadai, kecuali terhadap bahaya banjir, dan proses dan prosedur kerja perusahaan cukup jelas. Saran yang bisa diberikan adalah meningkatkan mutu karyawan, dengan seleksi yang lebih ketat, peningkatan keamanan terhadap sistem sentralisasi pengolahan data, dan peningkatan pengendalian terhadap penyimpanan suku cadang, misalnya dengan mengganti binning label yang lusuh, dan meningkatkan frekuensi stock taking untuk jenis persediaan tertentu."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1996
S19059
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Triana Rahayu Putri
"ABSTRAK
Pengelolaan material, khususnya suku cadang, bertujuan untuk mengatur seluruh aliran material agar dapat digunakan pada kegiatan pemeliharaan untuk meminimalkan waktu downtime mesin dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang dimiliki. Oleh karena itu, pengendalian persediaan suku cadang diperlukan agar kuantitas suku cadang yang disimpan dan dipesan mempunyai jumlah yang tepat, ada pada waktu yang tepat, dengan kondisi yang tepat, dan pengeluaran biaya yang ekonomis. Metode pengendalian persediaan yang digunakan adalah metode exponential smoothing dan economic order quantity. Hasil dari penelitian ini adalah total biaya persediaan hasil perhitungan menunjukkan pengurangan nilai sejumlah $1.204,94 dari biaya perusahaan. Sedangkan hasil perhitungan total biaya persediaan menunjukkan biaya stock out meningkat 6,45% dari biaya tanpa stock out.

ABSTRACT
Material management, especially spare part, aims to control the entire flow of material in ordered to be used in maintenance activities to minimize downtime and optimize resources utility. Therefore, spare part inventory control is required to count the order quantities which are stored and have to be ordered in right amount, at the right time, with the right condition, and economical cost. Inventory control methods are exponential smoothing and economic order quantity. The result of this research is total inventory cost which shows a reduction value of $1.204,94 from actual inventory cost. Moreover, calculation of inventory show the inventory cost with stock out increases 6,45% from the cost without stock out."
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S763
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
"Beberapa bulan terakhir ini penjualan suku cadang PT. Toyota Astra Motor (TAM) mengalami peningkatan yang besar bahkan melebihi target semula. Hal ini sangat membanggakan mengingat tahun 2006 lalu pasar industri otomotif mengalami penurunan yang besar. Namun hal ini tidak sejalan dengan kinerja keuangannya dimana laba kotor perusahaan sempat menurun tajam di bulan September yang lebih disebabkan karena meningkatnya harga pokok penjualan yang jauh melebihi peningkatan penjualan itu sendiri. Perbedaan nilai persediaan suku cadang antara FAD (Finance and Administration Division) dan SPD (Spare Parts Division) turut memperbesar penurunan laba kotor karena selama ini perbedaan tersebut dibebankan langsung ke harga pokok penjualan FAD (dasar pembuatan laporan keuangan). Secara umum masalah tersebut disebabkan karena masih adanya beberapa komponen pengendalian internal perusahaan yang belum berjalan dengan semestinya. Secara khusus, yang ditinjau dari sisi siklus pengeluaran dan penerimaan suku cadang, terjadi perbedaan waktu pengakuan persediaan, kesalahan perhitungan biaya persediaan, perbedaan waktu dan nilai penjualan, dan lemahnya kontrol atas aktifitas penyesuaian catatan persediaan terhadap barangnya secara fisik."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2007
S26374
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
M. Nizom Ali
"Pada sektor pcrtambangam umumnya armada alat-alat berat beroperasi dalam jumlah yang besar dan dalam waktu yang terus menerus sepanjang tahun.
Untuk mcndukung operasi peralatan tersebut dibutuhkan peramzlan permintaan sukucadang dalam sistim pengendalian pcfsodiaan. Ini mcnjadi panting arlinya, karena pengendalian persediaan yang baik alum mcmberikan kelmtungan dalam menekan biaya pcrsediaan yang mencakup biaya pemssanan, biaya penyimpanan dan biaya pe-nalti kalau ada.
Pada penclitian ini dibuat model psrarnalan yang diusulkan sebagai alternatif dari peramalan model Fleet Lifc Planner (FL.P) yang ada di Trakindo Sangata. Dari model pola peramalan berdasarkan data lampau dipilih model yang membsrikan simpangan baku (standar deviasi) tcricccil, kcmudian dilakllkan pcrhitungan biaya persediaan dari model yang dipilih dan model FLP."
Depok: Universitas Indonesia, 1996
S36737
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Adhika Prajna Nandiwardhana
"ABSTRAK
Tesis ini membahas tentang bagaimana pengelolaan suku cadang pesawat yang menyulitkan karena adanya ketidakpastian permintaan. Biaya perawatan telah menjadi perhatian saat ini terutama biaya suku cadang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari biaya yang dikeluarkan dalam pengadaan suku cadang menggunakan model manajemen persediaan usulan dan dibandingkan dengan model manajemen persediaan yang saat ini digunakan. Untuk menyajikan analisis inventory ini, sebuah studi kasus berdasarkan pada perusahaan Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) di Indonesia dibahas. Dalam penelitian ini, dua metode digunakan, yaitu Syntetos-Boylan Approximation (SBA) dan Single Exponential Smoothing (SES) untuk memprediksi planned maintenance yang direncanakan. Selanjutnya, setelah peramalan telah dilakukan, analisis persediaan diperlukan untuk menentukan model persediaan yang akan diimplementasikan. Menurut model persediaan, kuantitas pesanan tetap digunakan untuk memperhitungkan biaya yang dihasilkan dalam kegiatan pengadaan. Karena metode peramalan baru di PT XYZ, ini memberikan hasil yang berbeda dibandingkan dengan metode yang ada. Metode peramalan yang sesuai digunakan pada setiap SKU karena karakteristik permintaan berbeda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model manajemen persediaan usulan yang menggunakan metode peramalan SBA dan SES lebih akurat, dan memberikan pengurangan biaya 2,4% dari total biaya pengadaan tahunan dibandingkan dengan model persediaan yang ada. Dapat dikatakan bahwa metode ini dapat diterapkan untuk meningkatkan pengurangan biaya persediaan untuk menghadapi tantangan dalam industri penerbangan. Kelemahan penelitian ini adalah hanya dilakukan pada beberapa SKU suku cadang dengan karakteristik permintaan yang berbeda-beda. Untuk membuktikan bahwa metode ini dapat diterima secara umum, jumlah sampel SKU perlu ditingkatkan.

ABSTRACT
This thesis examines how managing aircraft spare parts has been troublesome since there is demand uncertainty. Maintenance cost has been a concern nowadays especially spare parts cost. The objective of this research is to discover costs generated by spare parts procurement using proposed inventory management model and compared with existing inventory management model. To present this inventory analysis, a case study based on a maintenance, repair and overhaul (MRO) company in Indonesia is discussed. In this research, two methods are used, i.e. Syntetos-Boylan Approximation (SBA) and Single Exponential Smoothing (SES) to predict the planned maintenance forecasting. Furthermore, after forecasting has been done, inventory analysis is needed to determine inventory model to be implemented. According to inventory model, fixed order quantity is used to account for costs generated in procurement activity. Since the forecasting methods are new in PT XYZ, this gave different result compared to existing method. Suitable forecasting method is used on each SKU as the demand characteristics are different. The result shows that the proposed inventory management model using SBA and SES forecasting method are more accurate, and gave cost reduction 2.4% of total annual procurement cost compared to existing inventory management model. The method can be applied to improve inventory cost reduction to face challenges in aviation industry. The limitation of this research is only conducted in several spare part SKUs with specific demand characteristics. To prove that the method can be generally accepted, number of SKU samples needs to be increased."
2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>