Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 16963 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Universitas Indonesia, 1993
S27955
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Widy Gunawan
"ABSTRAK
Sistem yang sangat kompleks dan nonlinier atau dengan sistem yang tidak dapat diketahui fungsi alihnya memiliki unsur ketidakpastian dengan daerah kerja yang berubah-ubah. Melode pengendalian konvensional (seperti PID, PI) memiliki keterbatasan dalam merepresentasikan unsur ketidakpastian pada data yang dihasilkan dari sislem yang kompleks untuk diterapkan dalam sistem kendali yang menggunakan kompuler dengan logika Boolean. Logika Fuzzy menggunakan variabel linguistik dan bekerja pada variabel-variabel yang memiliki derajat ketidakpastian yang berbeda-heda. Dengan menggunakan pengendali logika fuzzy, tidak memerlukan perumusan matematis yang akurat, dan metodenya merupakan pendekatan cara berpikir manusia .
Salah satu aplikasi pengendali eksitasi berbasiskan logika fuzzy adalah untuk mengatur nilai daya reaktif yang dihasilkan generator sinkron berotor silinder dalam kondisi terhubung dengan jala-jala. Dengan kondisi bahwa nilai daya aktif yang dihasilkan generator mengikuti nilai beban yang ada, perubahan Jaya aktif generator menyebabkan perubahan pada nilai daya reaktif sebelum adanya pengaluran eksitasi. Nilai arus eksitasi diatur untuk mengatur suplai daya reaktif pads nilai yang diinginkan dengan cara mengatasi perubahan daya reaktif yang disuplai oleh generator akibat perubahan suplai daya aktif tersebut.
Perancangan Pengendali Eksitasi Fuzzy (Fuzzy Excitation Controller/FEC) didasarkan pengetahuan mengenai teknik-teknik kendali, dan pengetahuan serta pengalaman yang dimiliki oleh penulis berdasarkan konsep dan data sislem yang didapatkan dari studi kasus pada perangkat Power System Simulator NE9070. Keberhasilan perancangan Pengendali Eksitasi Fuzzy dilihat berdasarkan, kesamaan keluaran perubahan nilai anus penguat medan yang dihasilkan pengendali, dengan data percobaan yang didapatkan dari perangkat Power System Simulator NE9070, yang diperlukan untuk mengatur suplai daya reaktif pada nilai yang diinginkan dalam kondisi terjadi perubahan suplai daya aktif generator sinkron.

"
2000
S39700
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Triadi Susetyo
"Generator merupakan salah satu komponen utama dalam sistem pembangkit tenaga listrik. Oleh karena itu, kondisi generator harus selalu dalam keadaan terbaik. Kerusakan yang terjadi pada isolasi belitan stator generator merupakan hal yang paling dominan sebagai penyebab kerusakan pada generator. Adanya void pada belitan stator generator menyebabkan adanya aktifitas peluahan parsial. Aktifitas peluahan parsial dapat menyebabkan kegagalan operasi pada generator. Aktifitas peluahan parsial pada belitan stator generator dapat menyebabkan rugi daya pada generator. Rugi daya terjadi karena adanya pelepasan muatan listrik dalam kurun waktu tertentu selama terjadinya aktifitas peluahan parsial. Dengan menggunakan perhitungan rumus maka nilai rugi daya yang terjadi akibat peluahan parsial dapat diketahui dan dianalisis untuk mengetahui kondisi generator. Pengukuran peluahan parsial dilakukan dengan menggunakan alat diagnostik PD Tech Power Engineering AG dan software MICAMAXX@PDplus. Objek studi adalah pada GT 1.2 PLTGU UBP Priok. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengamatan, terjadi peluahan parsial di setiap fasa dengan jenis peluahan parsial yang terjadi adalah peluahan parsial pada bagian dalam isolasi akibat adanya void pada bagian dalam isolasi stator.

The Generator is one of the major components in power generation system. Therefore, the generator have to always be in the best circumstances. The damage to the generator stator winding insulation is the most dominant as a cause of damage to the generator. The existence of voids in the generator stator winding cause partial discharge activity. Partial discharge activity can cause failure in the generator operation. Partial discharge activity in the generator stator winding can cause power losses in the generator. Power losses due to electrical discharge within a certain time during the occurence of partial discharge activity. By using the calculation formula, the value of power losses that occur due to partial discharge and predivtion of effective age of the generator can be known and analyzed. Partial discharge measurement performed using diagnostic tools PD Tech Power Engineering AG and software MICAMAXX@PDplus. The object of study is on the GT 1.2 UBP Priok Combine Cycle Power Plant. Based on the results of measurements and observations, there was a partial discharge in each phase with the type of partial discharge is happening is internal solid insulation discharge due to the voids in the stator insulation. "
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S648
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Budiyanto
"Pada tesis ini dibahas mengenai suatu motor induksi yang dimanfaatkan sebagai generator. Kelebihan generator induksi dibandingkan generator sinkron adalah dalam hal konstruksinya yang sederhana, dan tidak diperlukannya eksitasi magnet. Bila rotor diputar dengan kecepatan lebih besar dari kecepatan medan magnet putar stator, maka pada generator induksi dapat timbul tegangan. IJntuk membangkitkan tegangan yang lebih besar, maka rotor harus diputar dengan kecepatan putar yang lebih besar lagi. Namun, kecepatan putar yang besar akan memperbesar frekuensi generator. Agar dapat berfungsi sebagai generator dengan tegangan dan frekuensi sama dengan tegangan dan frekuensi jala jala, maka putaran rotor harus sama dengan putaran nominal motor induksi yang dijadikan generator. Tegangan hanya dapat timbul bila ada sisa magnet pada rotor. Untuk memperoleh tegangan nominal, dipasang kapasitor paralel pada terminal kumparan stator. Pengujian untuk studi ini menggunakan motor induksi tiga fasa 0,2.E Hp, 220/380 Volt tanpa beban dan dibebani.

This thesis discusses about an induction motor being used as a generator. The advantage of an induction generator compared to a synchronous generator is its simplicity in construction, where a separate magnetic excitation is not needed. Lithe rotor is rotated with a speed bigger than the speed of the stator rotating magnetic field, than an induction voltage will be generated. To generate a bigger voltage, the rotor has to be rotated with a bigger speed but a bigger rotating speed will cause a bigger frequency. In order to operate with the voltage and frequency of the electrical network, the rotor speed must be the same as the motor nominal speed. There will be a voltage only if there is rotor residual magnetism. To get a nominal voltage, capacitors are being installed at stator windings terminals. In this study a three phase 0,25 Hp, 2201380 V induction motor with and without load is being used."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2003
T14664
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1992
S38253
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Asep Saepudin
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1999
S39023
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bhakti Yudho Suprapto
"Pada tesis ini dilakukan pemodelan generator dengan menggunakan pendekatan matematis akan mengacu pada referensi yang ada untuk mewakili sistem yang rumit. Dengan pemodelan ini, dapat dilakukan simulasi sistem lingkar terbuka untuk mengetahui tanggapan sistem terhadap perubahan tegangan dengan memberikan fungsi step pada sistem masukan lingkar terbuka.
Untuk memperbaiki unjuk kerja generator tersebut digunakan pengendali PI atau pengendali PID. Penalaan parameter kendali dilakukan berdasarkan metode Ziegler Nichols dan metode Heuristik. Pengendalian dengan parameter-parameter kendali tersebut dapat dilakukan dengan simulasi lingkar tertutup. Dan hasil simulasi yang dilakukan ternyata pengendali PID melakukan pengendalian lebih baik dibandingkan dengan pengendali PI.

This thesis discusses the modeling of generator based on mathematic approximation to represent the existing generator systems. Using the model, the open loop generator system can be simulated and the response to a step function can be recorded.
To get a better performance of the generator, it will be put under closed loop control using a PI controller or PID controller. The controller parameters can be found using Ziegler Nichols method and the Heuristic method. Simulation of the closed loop system using these parameters shows that the PID controller gives better performance than the PI controller.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2003
T14606
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1992
S37989
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wahyu Adhie Candra
"Field Steam Generator merupakan bagian dari steam generator yang berukuran ringkas dan mempunyai kapasitas yang tidak terlalu besar. Field Steam Generator bekerja dengan membakar aliran air yang dilewatkan melalui pipa di dalam tungku pembakaran. Aliran air yang lewat diharapkan berubah menjadi uap air dengan kadar 70% hingga 80% pada keluarannya. Karena sifatnya yang ringkas dan berkapasitas tidak besar maka alat ini banyak digunakan sebagai steam injector pada sumur-sumur minyak yang telah mengalami penurunan kapasitas tekanan. Salah satu perusahaan yang menggunakan alat ini adalah PT. Caltex Pasifik Indonesia. Tulisan ini dibuat dengan latar belakang adanya proyek modifikasi Field Steam Generator milik PT. Caltex Pasific Indonesia. Salah satu ruang lingkup modifikasi ini dalam hal pengontrolan kadar oksigen pada gas buang yang dihasilkan dari pembakaran yang menggunakan bahan bakar gas alam (natural gas). Pengontrolannya dilakukan dengan mengatur banyaknya udara yang masuk ke dalam ruang pembakaran. Sedangkan kecepatan aliran bahan bakar gas yang masuk adalah tetap. Field Steam Generator yang lama hanya menggunakan damper untuk mengatur besar kecilnya aliran udara yang masuk, sedangkan blower yang digerakkan oleh motor, dalam kecepatan konstan. Karena kecepatan motor konstan maka pemakaian listrik untuk motor menjadi tidak efisien sehingga terbetik keinginan untuk mengubah pengaturan udara yang masuk dengan pengaturan kecepatan motor."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2005
S40230
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Adi Pratomo
"Gedung The Energy yang berlokasi di jalan Jenderal Sudirman direncanakan disuplai daya dari PLN sebesar 10 MVA. Suplai daya cadangan (back up power) generator direncanakan 4 x 2020 kVA. Daya cadangan ini untuk mengantisipasi bila aliran daya dari PLN padam. Berdasarkan perhitungan optimasi, mengingat tingkat keandalan pada lokasi tersebut tinggi, maka untuk daya cadangan pada lokasi tersebut hanya diperlukan generator 2 x 2020 kVA. Selain itu berdasarkan perencanaan total beban daya elektris darurat (ketika terjadi pemadaman total oleh PLN) adalah sebesar 1.948.797 VA. Dengan pemakaian generator cadangan (genset) sebanyak 2 x 2020 kVA maka dapat dihemat peralatan, biaya (investasi awal) dan bahan bakar. Biaya investasi awal yang dihemat sebesar RP. 5.800.000.000,- (lima milyar delapan ratus juta rupiah) atau sebesar 22.35% dari total biaya investasi awal menggunakan generator cadangan 4 x 2020 kVA.

The Energy building which have location at the Jenderal Sudirman road in Central of Jakarta planned by supply of power from PLN equal 9690 kVA. The generator back up power planned about 4 x 2020 kVA. The generator back up powerusing to antisipate if the main power from PLN has gone. According optimation calculation, considering the realibility at this location, so for the back up power just needed generator capacity about 2 x 2020kVA. Beside that according from design, total emergency load (at condition totaly no power from PLN) is 1.948.797 VA. With the 2 unit generator 2020 kVA capacity, we can reduce cost and fuel. We can save money Rp. 5.800.000.000, (five billion eight hundred million rupiahs) that?s equal with 22.35% from totally investation value before."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2007
S40000
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>