Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 102484 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Universitas Indonesia, 1990
S31942
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Rinda
Universitas Indonesia, 1997
S32085
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dewi Yani
Universitas Indonesia, 1997
S32082
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wiwin Widya Prastiwi
"Beberapa obat banyak digunakan sebagai imbuhan pakan untuk ayam, yang dapat menimbulkan residu pada hasil ternak apabila peternak tidak mengikuti dosis aturan clan pemakaian yang tepat. Suatu penelitian yang dilakukan untuk melihat residu clopiol di daging clan hati ayam pedaging yang diberi clopidol setiaphari sebagai imbUhan pakan dengan dosis 5 g/ 10 kg pakan selama 10 han. Analisis dilakukan dengan menggunakan Kromatografi Cain Kinerja Tinggi. Sampel dièkstraksi dengan asetonitril, dihilangkan Iemaknya dengan n-heksana, kernudian dimurnikan dengan kromatografi kolom yang dilsi dengan alumina oksida. Kadar tertinggi 4,2659 ppm dalam daging clan 16,0000 ppm dalarn hati yang terdeteksi pada hari pertama setelah pemberian clopidol dalam pakandihentikan. Kadar clopidol sudah berada di bawah batas rnaksimum pada hari ke-4 setelah pemberian clopidol dihentikan.

Numbers of drugs have been used as feed additive for poultry, which causes residues in the products if farmer does not follow the recommended dose and the right application. A study was carried out to see clopidol residue in meat and liver of chicken given clopidol every day as feed additiveat 5 g/ 10 kg feed for 10 days. Analysis was carried out using High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Sample was extracted with acetonitrile, fat was washed out with hexane, then it was cleaned up on the colom chromatography filled with alumina oxide. The highest level was 4,2659 ppm in meat and 16,0000 ppm in liver, which was detected at first day after addition clopidol in feed was terminated. Clopidol level was under the maximum limit at day 4 after dosing was stopped."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 1996
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Universitas Indonesia, 1996
S32047
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Merien Frentinia
"Metomil merupakan salah satu senyawa pestisida N-metilkarbamat yang biasa
digunakan sebagai pestisida. Metomil merupakan penghambat kerja asetilkolin
yang dapat menyebabkan kerusakan pada sistem syaraf pusat. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk memperoleh metode ektraksi dan metode analisis yang
lebih baik untuk residu pestisida metomil di dalam sampel. Metomil dapat
dianalisis menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi dengan detektor
fluoresensi melalui proses hidrolisis dan derivatisasi. Proses derivatisasi metomil
dilakukan pada reaktor pasca kolom menggunakan ortoftalaldehid dan 2-
merkaptoetanol yang sebelumnya telah dihidrolisis menggunakan natrium
hidroksida. Kondisi analisis yang digunakan yaitu kolom fase terbalik
dimetiloktadesilsilil (Waters Carbamate Coloumn 3,9 x 150 mm), suhu kolom
300C, komposisi fase gerak air-metanol-asetonitril dielusi secara gradien dengan
kecepatan alir 1,5 mL/menit, suhu reaktor pasca kolom 800C, kecepatan alir
reagen pasca kolom masing-masing 0,5 mL/menit dan panjang gelombang eksitasi
339 nm serta panjang gelombang emisi 445 nm. Metode ini sesuai dengan
persyaratan validasi yang diminta berdasarkan linearitas, akurasi dan presisi
dengan koefisien korelasi 0,9997 serta batas deteksi dan batas kuantitasi metomil
berturut-turut adalah 2,73 ng/mL dan 9,10 ng/mL. Untuk metode ektraksi
digunakan sampel buah timun organik yang dianalisis secara simulasi. Buah
timun diektraksi dengan asetonitril dan natrium klorida, kemudian ekstrak yang
didapatkan dimurnikan dengan SPE Aminopropil melalui dua belas kali elusi
menggunakan metanol-diklormetan=(1:99). Hasil pada analisis sampel
menggunakan menunjukan perolehan kembali yang sangat kecil yaitu 28,86%."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2010
S33173
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Herni Asih Setyorini
"Karbaril merupakan salah satu golongan pestisida N-metilkarbamat yang pertama
kali sukses dipasaran, biasa digunakan sebagai insektisida. Karbaril bekerja
dengan cara menghambat asetilkolinesterase, dimana asetilkolin yang dihasilkan
akan terakumulasi didalam tubuh sehingga mengakibatkan menurunnya
koordinasi otot-otot tubuh, konvulsi dan bahkan kematian. Karbaril dapat
dianalisis dengan menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) pasca
kolom melalui proses hidrolisis dengan NaOH menjadi metalamin dan derivatisasi
dengan ortoftalaldehid (OPA) dan 2-merkaptoetanol menjadi senyawa
berfluoresensi, sehingga dapat dideteksi dengan detektor fluoresensi. Kondisi
analisis karbaril menggunakan KCKT pasca kolom adalah sebagai berikut: kolom
fase balik dimetiloktadesilsilil (3,9 x 150 mm), fase gerak gradien (air-metanolasetonitril)
dengan kecepatan alir 1,5 mL/menit, suhu kolom 30°C, suhu reaktor
pasca kolom 80°C, kecepatan alir reagen pasca kolom 0,5 mL/menit, panjang
gelombang eksitasi 339 nm dan emisi 445 nm. Metode yang digunakan
berdasarkan metode EPA (Enviromental Protection Agency) ini telah memenuhi
persyaratan validasi yaitu parameter akurasi, presisi dan linearitas, dimana
memiliki batas deteksi sebesar 2,26 ng/mL dan batas kuantitasi 7,53 ng/mL.
Sampel yang digunakan untuk uji perolehan kembali adalah buah tomat merah
organik. Sampel simulasi diekstraksi dengan asetonitril dan natrium klorida,
kemudian dimurnikan dengan SPE aminopropil menggunakan metanoldiklormetan
(1:99) sebanyak sepuluh kali 2 mL dan dihasilkan perolehan kembali
sebesar 8,28%."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2010
S33090
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>