Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 57019 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Narista Pramandhani
Depok: Universitas Indonesia, 2000
S31196
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
cover
Bela Berli Yeni
"Ikan mas mustika merupakan strain unggulan dan merupakan komoditi bernilai ekonomi tinggi di Jawa Barat. Peningkatan jumlah ketersediaannya, memerlukan induk yang berkualitas. Pemijahan ikan dipengaruhi oleh cuaca. Alternatif perlu ditemukan untuk percepatan pematangan gonad pada ikan mas mustika, untuk membantu dalam ketersediaanya. Bahan umum yang digunakan dalam budidaya ikan mas mustika adalah SnGrH dengan merek dagang ovaprim. Penggunaan hormon sintetik dinilai tidak ekonomis dan bisa berdampak buruk bagi ikan jika dilakukan terus-menerus. Bahan alternatif yang ekonomis dan aman berasal tanaman. Cabe jawa merupakan salah satu tanaman afrodisiak yang memiliki efek hormonal, serta memiliki pengaruh terhadap reproduksi yaitu piperin dan sitosterol.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsentrasi ekstrak cabe jawa terhadap kualitas sperma ikan mas mustika. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan ikan mas mustika yang berumur tiga bulan. Terdapat tiga jenis perlakuan pemberian ekstrak cabe jawa yaitu (ECJ) 7,8 mL mg-1 kg-1 bobot ikan, 15,6 mL mg-1 kg-1 bobot ikan dan 31,2 mL mg-1 kg-1 bobot ikan. NaCl diberikan sebagai kontrol negatif dan ovaprim sebagai kontrol positif. Penyuntikan dilakukan sekali yaitu di minggu pertama dan pengambilan sampel dilakukan pada minggu kedua setelah penyuntikan. Sampling sperma dilakukan dengan cara stripping. Sperma dievaluasi secara makroskopis (volume, pH, dan warna), mikroskopis (konsentrasi sperma, motilitas dan durasi motilitas), dan hasil dari sperma juga digunakan untuk fertilisasi, yang dilakukan secara buatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak cabe jawa dengan konsentrasi 7,8 mL mg-1 kg-1 bobot ikan (perlakuan A) berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap konsentrasi sperma, motilitas, durasi motilitas dan fertilisasi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak cabe jawa terhadap kualitas sperma mempengaruhi dan meningkatkan kualitas sperma serta fertilisasi. Hasil optimum yaitu pada konsentrasi 7,8 mL mg-1 kg-1 ikan dengan hasil konsentrasi sperma (58,67 ±1,45 )105 sel/mL dengan nilai (69,5± 1,24)%, durasi motilitas (32,5 ±1,7) detik, dan fertilisasi (66,50 ± 1,27)%.
Mustika common carp is one of strain with good quality than the other carp and being popular quality in West Java. Increase production requires the restock of fish with high quality. Procurement of fish seeds is affected by weather, need to accelerate gonadal maturation in common carp mustika. Common materials used in aquaculture for common carp mustika is SnGrH with brand name ovaprim. The synthetic hormone is considered uneconomical and have effects which is not safe for fish. It is necessary to use economical and safe alternative ingredients such as java long pepper. Java long paper is one of the aphrodisiac plants that have hormonal efficiency. The active ingredient is thought to have an effect on reproduction, namely piperine and sitosterol.
This study aims to evaluate the effect of long pepper extract for quality of common carp mustika spermatozoa. This study was conducted using 3 months old common carp mustika fishes. Treatments including giving three concentration of java long pepper extract were 7.8 mL mg-1 kg-1 weight body, 15.6 mL mg-1 kg-1 weight body and 31.2 mL mg-1 kg-1 weight body. The negative control used NaCl physiological solution and also positive control by SnGrH (ovaprim). Injection was given on first week, and did frequently checked everyday and at second week fish can product spermatozoa. Spermatozoa was evaluated by microscopic factors (volume, pH, and colors), by macroscopic factors (Sperm density, motility and motility duration) also fertilization.
Result showed that using extract long paper with doses 7.8 mL mg-1 kg-1 weight body have a real impact (P <0.05) on sperm density, motility and motility duration. Highest result for sperm concentration (58.67± 1.45)105 sel/mL, motility (69,5±1,24)%, and motility duration (32.5 ±1,7)seconds. "
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2019
T54088
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sophia Hanna Maria Aundi
"ABSTRACT
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki keanekaragaman ikan yang tinggi. Salah satu ikan air tawar yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia adalah ikan mas Majalaya. Penelitian mengenai analisis kromosom ikan mas Majalaya telah dilakukan dari bulan Mei hingga Desember 2018. Penelitian bertujuan untuk melakukan optimasi metode preparasi kromosom dan menganalisis kromosom ikan mas Majalaya (Cyprinus carpio) dari insang. Pada penelitian ini dilakukan optimasi lama waktu inkubasi kolsemid untuk menahan kromosom pada tahap metafase; inkubasi sel dengan KCl sebagai larutan hipotonik; serta pengulangan pengunaan fiksatif. Data kromosom diolah dengan menggunakan. Hasil penelitian menunjukkan lama waktu inkubasi kolsemid yang optimal adalah 2 jam, sedangkan waktu inkubasi KCl yang optimal adalah 8 menit. Jumlah pengulangan fiksatif yang optimal adalah 1 kali dengan waktu perendaman 10 menit. Jumlah kromosom ikan mas Majalaya yang diperoleh adalah ca.100--102. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa panjang rata-rata kromosom ikan mas Majalaya (Cyprinus carpio) adalah 0,725m dan lebar rata-ratanya adalah 0,756 ±0,297 1¼m. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitian kromosom selanjutnya.

ABSTRACT
Indonesia is an archipelago country that has a high diversity of fish. One of the most sought after freshwater fish by the people of Indonesia is the Majalaya carp (Cyprinus carpio). The purpose of this research are to optimize of chromosome preparation method and to analyze Majalaya carp (Cyprinus carpio L.) chromosome from gills. The research of chromosome analysis of Majalaya carp has been carried out from May to December 2018. The study optimized the time of incubation of colsemide to trap the chromosomes in metaphase; cell incubation with KCl as hypotonic solution; and the repetition of fixative use. After the carp chromosome has been obtained, the number was calculated using ImageJ. The results showed that the optimum cholcemid and KCl incubation were 2 hours and 8 minutes respectively, while the optimum fixation was 1 time in 10 minutes. The number of chromsome of Majalaya carp obtained in this study was 2n=ca.100--102. The results of the research showed that the average length of the Majalaya carp chromosome (Cyprinus carpio) was 0,725±0,287 1¼m and the average width was 0,756±0,297 1¼m. The results of this study would give an insight into further chromosomal analysis."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Nurfitri Bustamam
"Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh genotoksik fungisida benomil pada ikan mas CCyprinus carpio L.5. Kerusakan genetik dideteksi dengan cara menghitung jumlah mikronukieus pada eritrosit ikan mas yang diwarnai dengan pewarnaan Feulgen. Ikan mas dipaparkan selama 72 jam pada benomil dengan konsentrasi 0 Ckontrol3; 0,5; 1; 2 dan 4 ppm. Kolkisin 3,5 ppm digunakan sebagai kontrol positif. Hasil uji Tukey Ca = 0,05Z) menunjukkan rata-rata jumlah mikronukieus akibat pemaparan kolkisin berbeda nyata dibandingkan dengan benomil O; 0,5; 1 dan 2 ppm. Dari empat, konsentrasi benomil yang diujikan, hanya pemaparan benomil 4 ppm yang mengakibatkan rata-rata jumlah mikronukieus berbeda nyata dibandingkan dengan kontrol Co = 0,05!). Selanjutnya analisis regresi linier menunjukkan rata-rata jumlah mikronukieus meningkat sesuai dengan meningkatnya konsentrasi benomil yang dipaparkan CY = 0,966 + 0,203 X3."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 1994
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dian Juniarti
"Telah dilakukan penelitian mengenai uji in vivo campuran bakteri kandidat probiotik terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan mas (Cyprinus carpio L.). Uji in vivo dilakukan dengan memberikan campuran Lactobacillus plantarum, Bacillus pumilus, Bacillus sp. 41kF2b, dan Bacillus sp. YAS1 ke dalam pelet pakan ikan komersial yang diberikan sebagai pakan ikan mas. Pemberian pakan tersebut dilakukan selama 20 hari dan dilanjutkan dengan uji tantang terhadap bakteri patogen Aeromonas hydrophila. Uji tantang dilakukan dengan merendam ikan mas pada konsentrasi A. hydrophila 108 CFU/ml selama 10 menit. Ikan mas kemudian dipindahkan dan dipelihara dalam akuarium bersih selama 7 hari dengan diberi pakan tanpa bakteri kandidat probiotik. Pertumbuhan yang lebih cepat dan sintasan yang lebih tinggi dapat dijadikan parameter untuk mengetahui apakah campuran bakteri tersebut dapat berperan sebagai kandidat probiotik. Setelah 20 hari pemberian pakan dengan bakteri kandidat probiotik terdapat pertambahan biomassa ikan mas 5,22% lebih tinggi dibandingkan biomassa ikan mas kontrol. Pemberian bakteri kandidat probiotik pada ikan mas selama 20 hari memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan biomassa ikan mas. Uji tantang terhadap A. hydrophila menunjukkan sintasan (kelulusan hidup) ikan mas perlakuan sebesar 97,5%, sedangkan kontrol sebesar 60%."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2006
S31413
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Turnip, Idawaty Elisabet
"Timbal, mangan, fenol, merupakan zat-zat kimia yang banyak terdapat
diperairan karena berasal dari limbah buangan industri, maupun sisa-sisa
penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya diperairan, terutama
timbal dan mangan juga terdapat di linkungan udara.Kandungan yang berlebihan
akan zat-zat tersebut diperairan dapat menimbulkan kemsakan dalam sistem biota
akuatik, terutama pada ikan, yang akhirnya dapat merugikan manusia pula, karena
hidup manusia tidak bisa lepas dari air dan lingkungan sekitar.Dalam penelitian ini
dilakukan uji toksisitas akut zat-zat tersebut terhadap ikan mas yang berusia
sekitar 1 bulan dengan berat antara 1 - 2 gr.Timbal dan mangan yang
dipergunakan dalam bentuk senyawaan dengan nitrat, dan fenol dalam bentuk fenol mumi. Parameter dalam uji toksisitas akut ini adalah LCso. yaitu konsentrasi
toksikan dimana diperoleh 50% hewan uji mati. Pengujian dllakukan selama 96
jam atau 4 hari. Penelitlan ini juga mengamati apakah ada bioakumulasi zat-zat
tersebut dalam tubuh ikan. Hasii yang diperoleh dari penelitlan ini adalah harga
LCso - 96 jam bagi fenol adalah sebesar 40 ppm, timbal nitrat sebesar 50 ppm,
dan 100 ppm bagi mangan nitrat. Tidak terlihat adanya akumulasi pada ikan mas
untuk semua senyawa tersebut."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2002
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>