Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 110015 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nurmeita Marsjidina
"ABSTRAK
Bila sebuah novel diangkat ke layar lebar, akan terjadi beberapa perubahan. Perubahan dapat terjadi dalam kisah cerita yang disampaikan, dalam cara penyajiannya, ataupun keduanya. Hal tersebut tidaklah dapat dihindari, karena di sini terjadi perubahan media, yaitu dari media cetak ke media visual.
Novel De Aanslag karya Harry Mulisch adalah sebuah novel yang diadaptasi ke layar putih oleh sutradara Fons Rademakers dengan judul yang sama. Novel dan film tersebut mengisahkan suatu peristiwa tragis yang menimpa sebuah keluarga, dilihat dari mata seorang anak kecil berusia 12 tahun pada saat Perang Dunia II. Peristiwa tersebut mengakibatkan trauma bagi dirinya dan terns membayangi kehidupannya sampai ia dewasa. Walaupun terdapat kesamaan dalam kisah cerita yang disampaikan, karena novel dan film merupakan dua media yang berbeda, berbeda pula cara penyajiannya.
Dalam skripsi ini saya membandingkan novel dan film De Aanslag. Dari perbandingan itu, dapat ditemukan persamaan dan perbedaan di antara kedua karya tersebut serta dapat mengetahui bagaimana sebuah cerita yang sama disampaikan melalui dua media yang berbeda.

"
1995
S15909
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Debby Djosli
"Cerita bersumber dari kehidupan tokoh Ammer Stol yang hidup dalam lingkungan agama Gereformeerd dan memiliki kelainan sebagai homoseksual. Di dalam skripsi ini akan dianalisis bagaimana sebuah kisah yang sama diolah ke dalam dua cerita yang berbeda. Kedua roman tersebut di tulis dengan nama tokoh utama yang sama, latar belakang, konflik, motif dan tema yang hampir sama. Meskipun banyak bersamaan namun kedua roman tersebut merupakan dua cerita yang berbeda, bukan kelanjutan. Perbedaan dan persamaan menyakut struktur, penyajian dan tema dalam roman Stenen voor een Ransuil dan ik had een Wapenbroeder..."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2002
S15846
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Felina Sugiharto
"Berdasarkan suatu perbandingan antara dua karya Willem Elschot, Lijmen-Het Been dan Kaas, maka tersusunlah karya tulis ini. Kedua karya Elschot ini, diperbandingkan dari sudut : tokoh-tokoh utama, tema, dan motif. Kedua karya ini mempunyai tokoh utama yang sama, ialah Laar_mans, yang mudah sekali dipengaruhi oleh orang lain yang lebih kuat dan Boorman yang kuat sekali.Lijmen - Het Been, merupakan suatu cerita tentang realita dunia perdagangan yang penuh dengan kelicikan dalam memikat kor_bannya. Laarmans tidak berhasil sebagai lijmer merupakan akhir cerita Lijmen - Het Been ini. Kaas menceritakan dunia perdagangan pula, dimana tokoh Laarmans muncul kembali dalam karya Elsschot ini. Laarmans men_jadi seorang pedagang keju yang sama sekali buta organisasi perdagangan. Ia gagal, tetapi berhasil memupuk cintanya kembali dengan istri dan anak-anknya. Semuanya dipaparkan ELsschot dengan sederhana, menarik dan realitis"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1982
S15940
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ponti Caroline
"ABSTRAK
Melalui skripsi ini akan dianalisis mengapa sampai timbul permasalahan identitas dalam diri tokoh utama karena ke-Yahudi-annya, sedangkan tokoh-tokoh lainnya yang juga keturunan Yahudi tidak mengalaminya. Untuk mengungkapkan permasalahan tersebut akan ditelusuri melalui analisis struktur-strukturnya dengan menggunakan pendekatan sosiologi untuk melihat gambaran interaksi kehidupan masyarakat di dalam cerita, kemudian juga akan diberikan penyelasan singkat mengenai sejarah kehidupan masyarakat Yahudi yang menjadi latar belakang cerita.

"
1996
S15821
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dini Saraswati
"Penulis tertarik oleh sebutan yang diberikan kepada Louis Couperus sebagai 'de unieke man van 't Noodlot' pria unik Nasib (De Jong, Dr. A.J:. dan Hiegenlich, Jacob : 11). Sedangkan Noodlot itu sendiri berarti nasib buruk atau nasib celaka (Wojowasito 1978: 427). Dalam Neder_lands Koenen dijelaskan lebih lanjut, Noodlot adalah ke_kuatan yang belum pernah dikenal sebelumnya dan kekuatan yang tak terelakkan, Sering kali dengan pikiran tentang sesuatu yang buruk atau jahat (halaman: 427). Sebutan Couperus itu memang tidak berlebihan karena dalam banyak karyanya ternyata unsur nasib ikut berperan dalam kehi_dupan para tokohnya. Misalnya raja pada Binoc1e, di mana unsur itu bukanlah sekedar 'bumbu penyedap' dalam men_ciptakan ketegangan cerita, tetapi telah menyatu dalam alam bawah sadar para tokohnya. Ketegangan-ketegangan yang tercipta bukan lagi ketegangan yang diada-adakan te_tapi ketegangan itu hidup karena para tokohnya telah terjerat oleh keyakinan adanya nasib dalam kehidupan mereka."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1986
S15802
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Apitule, Marion Ernestine
"Tulisan ini dimaksudkan untuk mencoba menganalisa sebuah karya sastra Belanda, yakni Herinneringen van een Engelbewaarder 'Kenang-kenangan Seorang Malaikat Pelindung' karya W.F. Hermans. Karya ini dipilih karena beberapa unsur penokohannya yang inkonvensional. Cerita menghadirkan seorang tokoh yang tidak insani, yakni Malaikat Pelindung, yang senantiasa membayangi tokoh utama. Tokoh Malaikat Pelindung ini bukan semata-mata hasil imajinasi pengarang, tetapi sebagai konsep telah mempunyai eksistensi di luar buku, yakni dalam ajaran Gereja Katolik (lihat lampiran 1).Sebenarnya ini bukanlah karya Hermans yang pertama yang menghadirkan unsur atau warna keagamaan. Dalam 1k Heb Altijd Gelijk 'Aku Selalu Benar' misalnya, ia menghadirkan seorang tokoh yang dengan sangat sengit menyerang berbagai konsep ajaran Katolik. Begitu pula dalam bukunya De Donkere Kamer van Damocles 'Kamar Gelap Damocles', unsur keagamaan itu hadir. Ini baru beberapa contoh saja. Namun di dalam semua karyanya yang lain itu unsur keagamaan tersebut hadir dalam bentuk tak langsung, maksudnya melalui misalnya cakapan tokoh-tokohnya atau sebagai latar belakang saja, jadi bukan dalam bentuk personifikasi langsung sebuah konsep melalui penokohan di dalam cerita seperi yang terjadi dalam Herinneringen van een Engelbewaarder ini.Eksistensi konsep 'Malaikat Pelindung' itu di luar buku, ditambah dengan teknik penokohannya yang menyimpang dari yang biasa, telah merupakan dorongan untuk melakukan telaah lebih lanjut terhadap penokohan Malaikat Pelindung.Tokoh Malaikat Pelindung ini ditampilkan melalui suatu teknik penokohan yang sangat inkonvensional. Ia tidak hadir dalam watak ataupun wujud yang biasanya diasosiasikan dengan pengertian malaikat secara umum, dan dengan penempatannya sebagai pembawa cerita atau pe-ngisah yang merangkap sebagai tokoh di dalam cerita yang dibawakannya, Hermans telah melakukan suatu permainan dengan perspektif yang pengaruhnya terhadap penokohan Malaikat Pelindung tersebut bersifat timbal-balik."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1981
S15961
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Budiarti Sursantiani
"Emansipasi memang menghasilkan beberapa perubahan status wanita dalam masyarakat, seperti emansipasi wanita gelombang pertama yang antara lain berhasil mendapatkan hak pilih penuh bagi wanita. Juga emansipasi wanita gelombang kedua telah berhasil mengalihkan perhatian lembaga-lembaga resmi, dengan perhatian dan dukungan yang diberikan pada perjuangan kaum wanita demi tercpainya persamaan hak antara pria dan wanita, juga memberi kesempatan kepada kaum wanita untuk menunjukan kemampuannya dalam membangun alam semesta ini.."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1981
S15923
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sianturi, Sari Riana
"Skripsi ini bertujuan menyelidiki secara garis besar suatu bahasa yang lahir dari persentuhan dua bahasa dan bangsa , yaitu Indonesia dan Belanda. Sehingga dalam bahasa itu kita menemukan sifat--sifat yang ada dalam bahasa Indonesia dan dalam bahasa Belanda. Suatu contoh yang paling dekat dengan sejarah kehidupan kita dan juga merupakan obyek dari skripsi ini adalah lahirnya bahasa, Petjo yang merupakan akibat dari persen_tuhan dan percampuran bahasa dan kebudayaan Belanda dengan Indonesia. Sebelumnya kita menyebut bahasa itu bahasa Indo-Belanda , tetapi ditahun 1974, seorang penulis berdarah Indo-Belanda, Tjalie Robinson memperkenalkan bahasa itu sebagal Bahasa Peco dengan bukunya ' Ik ea Bentie t' yang sengaja di_tulis dekat dengan pengucapan bahasa .itu. Pjalie Robinson bermaksud agar dengan terbitnya buku tersebut ada perhatian dari para linguis untuk menyelidikinya."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1976
S15930
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jugiarie Soegiarto
"Di dalam pemikiran itu Raes bukan saja mengemukan masalahnya, yaitu ketakutannya akan keterbatasan keberadaan, akan tetapi juga memberi jawab akan masalah tersebut, yaitu anti waktu. Anti waktu sendiri merupakan pemikiran yang ditawarkan pengarang untuk menjawab masalah, dan keluar dari kungkungan yang terbatas. Lebih jauh Raes melihat bahwa dalam wawasan yang lebih sempit, yaitu keberadaan modern, masalah yang timbul adalah berbaliknya fungsi dan bergesernya nilai..."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1980
S15742
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sumilat, Linda C.H.
"Berdasarkan pengertian bahwa sastra adalah hasil produksi suatu masyarakat (Luman Ali,1967:116) dan pengertian sastra merupakan gambar kehidupan dari sebuah kanyataan sosial, sedangkau di lain pihak pengarang adalah anggota suatu masyarakat (Sapardi, 1976: 12), maka penulis berpendapat bahwa hasil sastra pengarang berdasarkan pengalaman-pengalaman yang diperoleh dari kehidpan social pengarang dan keadaan sosialnya, yang mempengaruhi ciptasastranya. Sehubungan dengan pendapat di atas ini, penulis ingin membuktikan tentang kaitan ketiga faktor yang tersirat di atas, yakni pengarang, masyarakat dan ciptakaryanya. Penulis menganbil salah satu. pengarang dan tokch sastra sekitar akhir abad sembilan belas, yakni Herman Heijermans. la termasuk aliran sastra-realisne Belanda. la men jadi lebih terkenal dengan karyanya yang ber judul Op Hoop van Zegen, diciptakan pada tahun 1900.Kata-kata yang :menarik hati penulis ketika nembaca karya tersebut adalah 'de vis wordt duur betaald' yang berarti bahwa ikan harus dibayar mahal, yakni dengan jiwa manusia. Dalam kata-kata ini terkandung masalah-masalah social yang ..."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1982
S15755
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>