Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 7284 dokumen yang sesuai dengan query
cover
M. Nasroen
Djakarta: Pasaman, 1957
340.575 981 NAS
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
M. Nasroen
Djakarta: Bulan Bintang, 1971
340.575 981 NAS d
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Idrus Hakimy Dt Rajo Penghulu
Bandung: Remaja Rosdakarya, 1991
306.598 13 IDR r
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Hadji Abdul Malik Karim Amrullah, 1908-1981
Jakarta: Pustaka Panjimas, 1984
297.2 HAM i
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
A.A. [Ali Akhbar] Navis, 1924-
Jakarta: Grafiti, 1984
959.8 NAV a
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Datuk Sangguno Di Rajo
Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1984
572.792 5 S 34 c;306 DAT c (2)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Nurana
Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, 1993
340.580 9 NUR u
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Media Sandra Kasih
"ABSTRAK
Indonesia adalah negara yang kaya akan adat dan bahasa. Ada ratusan bahasa daerah yang tersebar di seluruh kepulauan Indonesia. Bahasa Minangkabau, misalnya adalah salah satu bahasa daerah yang digunakan di Minangkabau. Bahasa ini dipakai sebagai bahasa pertama bagi penduduk asli, dan mempunyai jumlah penutur 3,3 juta jiwa di daerah Sumatera Barat, dan juga di daerah-daerah lainnya di Indonesia dan Malaysia (Nababan, 1979).
Sebagai bahasa daerah, bahasa Minangkabau berfungsi sebagai pendukung kebudayaan yang merupakan lambang dan identitas daerah. Namun, kenyataan ini tidaklah sampai menyaingi apalagi merugikan bahasa nasional yang sudah mempunyai fungsi tersendiri (Isman, dkk, 1978:36). Lebih lanjut dinyatakan bahwa sebagai bahasa daerah, bahasa Minangkabau berfungsi sebagai : (a) alai perhubungan dalam keluarga dan masyarakat daerah dalam komunikasi lisan, (b) lambang kebanggaan dan pendukung perkembangan kebudayaan daerah, (c) lambang identitas daerah Sumatera Basal dan suku bangsa Indonesia, dan (d) sebagai bahasa pengantar pada dua kelas pertama di sekolah dasar (Isman, dkk, 1978:51).
Dilihat dari pentingnya fungsi bahasa Minangkabau sebagai bahasa daerah, kajian tentang bahasa ini perlu mendapat perhatian yang besar. Penelitian-penelitian tentang bahasa Minangkabau selama ini lebih banyak dipusatkan pada bidang struktural dan transformasional. Hal ini mungkin sejalan dengan perkembangan linguistik itu sendiri yang pada mulanya lebih memfokuskan diri pada struktur suatu bahasa. Kenyataan ini mengakibatkan penelitian pads bidang fungsi bahasa terabaikan.
Melihat kenyataan di atas, saya tertarik untuk melihat bahasa Minangkabau dari segi fungsi dan hubungan masyarakat penuturnya sendiri. Bagaimana bahasa itu berperan dalam kehidupan dan menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Minangkabau itu sendiri.
Bahasa Minangkabau selain digunakan untuk komunikasi sehari-hari juga digunakan dalam upacara-upacara adat yang bersifat ritual. Bahasa yang digunakan dalam upacara ini mempunyai kekhususan dan dapat ditemukan ciri-cirinya. Para penghulu di Minangkabau menamakan bahasa ini sebagai bahasa pasambahan, dan di beberapa nagari dikenal dengan nama pidato ahra pasambahan. Sesuai dengan namanya, penutur yang menggunakan bahasa ini kelihatan seperti berpidato, karena dituturkan di depan orang banyak. Untuk menuturkan pasambahan ini diperlukan pengetahuan tentang adat serta budaya Minangkabau, karena itu orang harus belajar terlebih dahulu.
Walaupun pasambahan ini masih dapat ditemui di daerah Minangkabau, tidak banyak lagi generasi muda yang tertarik untuk mempelajarinya. Kenyataan ini disebabkan karena mereka tidak mengerti ungkapan-ungkapan serta pepatah-petitih yang terdapat di dalam pasambahan tersebut. Hal inilah yang menyebabkan saya merasa tertarik untuk meneliti acara ini lebih jauh lagi. Suatu kenyataan lagi adalah langkanya penelitian tentang acara adat dan budaya daerah seperti acara pidrto adat pasambahan ini."
1994
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fithratul Miladiyenti
"Tesis ini menganalisis pemaknaan metafora pada pituah-pituah dalam prosesi Malam Bainai dalam adat perkawinan Minangkabau. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan semiotik. Pemaknaan metafora dilakukan dengan menganalisis pemetaan bentuk konkret referen sekunder ke dalam konsep abstrak referen primer yang berfokus pada penelaahan aspek referensial dan relasi tanda yang terdapat di dalam metafora sebagai suatu tanda yang kompleks. Penelaahan aspek referensial dan relasi tanda dilakukan dengan menggunakan teori metafora semiotik Danesi-Perron serta menggunakan model trikotomi Peirce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan metafora sangat berkaitan erat dengan proses pemetaan referen sekunder (representamen) ke dalam referen primer (objek) yang mengungkap pesan-pesan kearifan budaya Minangkabau (interpretan). Nilai-nilai kearifan budaya tersebut direpresentasikan representamen-representamen yang ada melalui fungsi, karakteristik, ciri khas, sifat, struktur, manfaat, maksud serta kondisi unik yang dimiliki oleh representamen-representamen tersebut. Hasil penelitian juga mengungkap pola representasi metafora di dalam budaya Minangkabau.

This thesis analyzes the interpretation of metaphor in Pituah-pituah in Malam Bainai ritual in Minangkabau traditional wedding. This research is a qualitative research by means of semiotic analysis. The interpretation of metaphor is conducted by analyzing the vehicle-topic mapping focused on observing the relational and referential aspects of the sign in the metaphor as a complex sign. The observation of relational and referential aspects is conducted by using Danesi-Perron?s metaphor theory and Peirce?s trichotomy model. The results of this research show that the interpretation of metaphor is closely related to the vehicle (representamen)-topic (object) mapping deciphering cultural wisdom messages (interpretant). The representamens represent the values of cultural wisdom through their functions, characteristics, structures, benefits, intentions and unique conditions. The results of this research also reveal the representational pattern of metaphor in Minangkabau culture."
Depok: Universitas Indonesia, 2013
T33307
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Desy C. Marta Dewi
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
S48223
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>