Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 174136 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"The financial crisis which has occurred since last year in the united State has spread up to the whole world including to Europe. This financial crisis gave impacts in many industrial sectors such as in the automobile industry and banking...."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"The financial crisis which has occurred since last year in the United State has spread up to the whole world including to Europe. This financial crisis gave impacts in many industrial sectors such as in the automobile industry and banking. The European Union and their members have taken the preliminary steps in facing the crisis. However, are these steps effective in handling the impacts of the crisis?"
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"Penelitian ini menggambarkan profil buruh pengrajin batik tulis di Kecamatan Keraton Yogyakarta. Tujuan penelitian ini antara lain untuk megetahui dan memperoleh gambaran tentang profil buruh pengrajin batik tulis yang meliputi identifikasi responden,kondisi fisik,kondisi sosial,kondisi ekonomi,dan jenis pekerjaan....."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ginting, Albina Br; Tampubolon, Jongkers; Aritonang, Johndikson
"The aim of this study; a) identification of food commodities and fruit that has the potential to be processed into intermediate products and finished products in Deli Serdang Regency, b) to determine priorities and strategies for the development of food commodities as raw fruit processing industry in Deli Serdang Regency. This study uses analysis Location quetion (LQ), descriptive and SWOT analysis. Based on the results of the study concluded; a) Commodity featured food .that has the potential to be processed as raw material for agro-industries in Deli Serdang Regency are; cassava, maize, soybean and rice. Then conunodity fruits featured potentially be developed in Deli Serdang are; rambutan, guava, banana and barking, b) Priorities featured food commodities to be developed as a raw material processing industry, 4n Deli Serdang is cassava fox industrial starch, chips, opaque, noodles and animal feed; commodity com for the manufacture of noodles,- crackers/ snacks and animal feed; Soybean for tempe and tauco, c) The priority commodities that can be developed seeded fruit farmers for the purpose of raw materials processing industry in Deli Serdang are rambutan, guava barking and for the manufacture of candied fruit in cans or plastic. And bananas for the manufacture of raw materials for chips and cake/bread. Based on the conclusions suggested; a) the Government through the Department of Agriculture of Deli Serdang Regency needs to provide capital support farming on a rolling basis so that farmers can increas production in a sustainable manner, b) In order to develop food commodities featured the necessary cooperation between farmers/ farmer gror facilitating farmers/ farmer groups to establish partnerships with industries in the region this."
Universitas HKBP Nonmensen, 2017
VISI 25:1 (2017)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ravi Hakeem Kusuma Rahman
"Artikel ini membahas strategi dan kebijakan General Motors untuk bertahan pada masa Great Depression dari tahun 1929 sampai tahun 1935. Great Depression yang melanda negara Amerika Serikat mengakibatkan sektor industri goyah, tidak terkecuali General motors yang saat itu sedang mengalami kemajuan pesat sebagai manufaktur mobil tersukses mengungguli Ford dan Chrysler. Alfred P. Sloan sebagai direktur utama beserta jajaran direksi General Motors bertanggung jawab untuk mengeluarkan General Motors dari jurang depresi ekonomi. Sejumlah strategi diformulasikan untuk mempertahankan eksistensi General Motors, seperti menurunkan harga mobil mewah, mengurangi jumlah pekerja, hingga memberikan menggunakan bantuan kredit bernama General Motors Acceptance Corporation (GMAC) yang sudah lebih dulu dibentuk sejak 1919. Strategi perusahaan yang dirumuskan Sloan bersama timnya bertujuan membantu General Motors agar bisa bertahan ditengah kekacauan depresi ekonomi yang melanda Amerika Serikat. Oleh karena itu, penulis berargumen bahwa General Motors mengeluarkan kebijakan dan strategi seperti pemotongan biaya produksi dan pengurangan pekerja agar tetap bertahan selama gempuran Great Depression. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Berbeda dengan kajian-kajian sebelumnya yang membahas dampak Great Depression terhadap manufaktur mobil di Amerika Serikat secara umum, penelitian ini terfokus pada strategi General Motors serta dampaknya terhadap perusahaan dan masyarakat Amerika Serikat. Sumber-sumber yang digunakan pada artikel ini adalah surat kabar, poster, buku serta jurnal yang terkait dengan General Motors.

The article discusses General Motors strategies and policies to survive the Great Depression from 1929 to 1935.The Great Depression that hit the United States caused the industrial sector to falter, including General Motors, which at that time was experiencing rapid progress as the most successful car manufacturer outperformed Ford and Chrysler. Alfred P. Sloan as the president director and board of directors of General Motors is responsible for getting General Motors out of the brink of the economic depression. Strategies are formulated to maintain the existence of General Motors, such as reducing the price of luxury cars, reducing the number of workers, to providing credit assistance called the General Motors Acceptance Corporation (GMAC) which was formed in 1919. The company strategy formulated by Sloan together aims to help General Motors to can survive amid the economic turmoil that engulfs the United States. Therefore, the authors argue that General Motors issued policies and strategies such as cutting production and worker costs in order to survive during the Great Depression. This study uses a historical method which includes stages, namely heuristics, criticism, interpretation and historiography. In contrast to previous studies that discussed the impact of the Great Depression on car manufacturing in the United States in general, this study focuses on General Motors' strategy and its impact on US companies and society. The sources used in this article are newspapers, posters, books and journals related to General Motors."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Syahresmita
"ABSTRAK
Industri pengolahan rotan sangat diharapkan menjadi salah satu tumpuan sumber penerimaan devisa bagi Indonesia. Melihat dari sumber daya hutan (rotan) dan jumlah tenaga kerja yang dimiliki Indonesia, produk barang jadi rotan dapat dikatakan mempunyai keunggulan komparatif dipasar internasional, sehingga dapat meningkatkan daya saing produk barang jadi rotan Indonesia, namun daya saing tersebut cenderung semakin menurun. Dalam era globalisasi setiap perusahaan dituntut untuk meningkatkan daya saingnya. Untuk itu perlu adanya strategi yang tepat dalam rangka peningkatan daya saing industri pengolahan rotan Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi daya saing produk barang jadi rotan Indonesia dipasar internasional, mengetahui peran pemerintah dan memberikan alternatif strategi peningkatan keunggulan daya saing industri pengolahan rotan Indonesia.
Identifikasi daya saing produk barang jadi rotan Indonesia dilakukan melalui perhitungan Revealed Comparative Advantage (RCA); sedangkan penentuan strategi peningkatan keunggulan daya saing industri pengolahan rotan Indonesia menggunakan teknik Proses Hirarki Analitik dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keunggulan bersaing menurut Diamond Porter's.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang lebih berperan dalam peningkatan keunggulan daya saing industri pengolahan rotan adalah: kondisi permintaan, diikuti secara berurutan oleh faktor kondisi; industri terkait dan pendukung; strategi; struktur dan persaingan; kebijakan pemerintah dan kesempatan/peluang. Pelaku yang diharapkan dapat lebih berperan aktif dalam peningkatan keunggulan daya saing industri pengolahan rotan Indonesia adalah industri, diikuti oleh pemerintah, lembaga keuangan/ perbankan, industri pemasok, asosiasi, negara tujuan ekspor dan negara pesaing.
Sedangkan alternatif strategi yang lebih diprioritaskan adalah penciptaan iklim usaha kondusif, diikuti oleh peningkatan promosi dan informasi pasar serta penguatan keterkaitan aktivitas dalam rantai nilai, walaupun bobot setiap alternatif strategi tidak jauh berbeda."
2000
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nasri Zarman
"Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja Portofolio Saham pachi Perusahaan Makanan, Properti dan Pertambangan di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan 3 parameter yaitu; Kinerja Sharpe, Kinerja Traynor dan Kinerja Jensen. Ketiga pengukuran kinerja tersebut mengasumsikan adanya hubungan linear antara pengembalian (return) portofolio dengan pengembalian dari beberapa indeks pasar. Selama periode 2009- 2013, dan sub sektor pertambangan dan gas yang paling tinggi hasilnya dibandingkan sub sektor yang lain, sektor pertambangan lebih baik dari Sektor Property dan Sektor Makanan, kemudian ditinjau dari Metode Jensen ALPHA menunjukkan kinerja yang tertinggi yaitu kelompok saham sektor pertambangan, sebanding dengan risikonya juga sangat tinggi. Saran dalam penelitian ini, sebaiknya kinerja yang telah ada dipertahankan dan lebih ditingkatkan sehingga misi untuk mengembangkan sumber-sumber energi potensial menjadi portofolio investasi yang menguntungkan terus berlanjut."
Jakarta: FEB UIN Syarif Hidayatullah, 2017
650 ESENSI 7:2 (2017)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Zakaria
"ABSTRAK
Persaingan industri yang ketat, khususnya industri otomotif membuat
orang-orang yang terlibat berpikir dua kali untuk membuat produk dengan
biaya tinggi. Untuk dapat bersaing dengan industri otomotif yang lain setiap
perusahaan sekarang-sekarang ini sedang giat-giatnya melakukan
pengurangan biaya di segala aspek produksi, salah satu diantaranya
adalah biaya persediaan.
Dalam hal tersebut penulis melihat kurangnya orientasi perusahaan
pada minimalisasi biaya persediaan, khususnya persediaan komponen
pemotong. Hal inilah yang menjadi dasar pemikiran penulis untuk membuat
skripsi tentang Perencanaan Pemakaian dan Pemesanan Komponen
Pemotong di PT. X.
Sebelum dilakukan penulisan, penulis melakukan wawancara
dengan orang dari PT. X yang terkait dengan masalah ini, juga
mengumpulkan data-data yang diperlukan dalam penulisan skripsi.
Penulisan skripsi ini dibatasi hanya untuk komponen pemotong di jalur
Crankshaft. Data-data yang diambil diantaranya adalah spesifikasi
komponen pemotong, umur pakai, kapasitas regrind, waktu tenggang
pemesanan, data produksi satu tahun kebelakang, model perhitungan
persediaan yang sedang berlangsung sekarang di PT. X dan lain-Iain.
Dalam penulisan skripsi ini, penulis membuat usulan ukuran lot-
ekonomis untuk pemesanan serta jumlah persediaan pengaman komponen
pemotong, khususnya komponen pemotong di jalur Crankshaft.
Sebelumnya penulis membuat peramalan produksi untuk satu tahun
kedepan terhadap data produksi satu tahun kebelakang. Setelah didapat
hasil ramalan produksi, data ini dipakai untuk menentukan jumlah
pemakaian dan pemesanan berdasarkan hasil ramalan tersebut
Setelah dilakukan perhitungan, hasil yang didapat dibandingkan
dengan metode pemesanan dan penentuan jumlah persediaan yang sudah
sedang berjalan di PT. X. Dalam hal ini penulis membuat Studi
perbandingan biaya diantara kedua metode tersebut. Hasil yang didapat
setelah dilakukan perbandingan biaya adalah ternyata dengan
menggunakan jumlah pemesanan dengan ukuran lot-ekonomis,
perusahaan dapat menghemat biaya sekitar 37 juta rupiah dalam setiap
tahunnya.
Disamping itu dalam skripsi ini juga dilampirkan tabel perencanaan
pemesanan dan pemakaian komponen pemotong untuk satu tahun ke
depan. Di dalam tabel ini kita dapat melihat kapan dan berapa komponen
pemotong harus dipesan.

"
1996
S36674
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Zamida
"Pendahuluan

Pengembangan industri dipandang sebagai hal yang penting dari pembangunan ekonomi suatu negara untuk meningkatkan taraf hidup suatu masyarakat. Dalam proses ini sektor industri diharapkan akan berkembang dan menjadi lebih kuat. Serta menumbuhkan daya saing yang lebih tinggi, sehingga memungkinkan sektor industri memberikan sumbangan yang jauh lebih berarti pada penerimaan devisa bagi negara yang bersangkutan.

Pada kebanyakan negara berkembang sektor industri pengolahan merupakan sektor yang paling cepat tumbuh dalam perekonomian. Hal ini menyebabkan negara-negara sedang berkembang sangat ingin memajukan sektor industri pengolahan ini.

Dua dasawarsa antara tahun 1966-1985 merupakan kurun waktu pertama industrialisasi yang menunjukkan peningkatan industri yang cepat dan berkelanjutan dalam sejarah Indonesia. Menjelang tahun 1980-an untuk pertama kalinya Indonesia muncul sebagai suatu negara industri yang cukup berarti di antara negara-negara berkembang.

Antara tahun 1973-1984 merupakan tahun-tahun dimana sektor industri pengolahan Indonesia tumbuh hampir dua kali lebih cepat dari pada industri sejenis di Korea dan Singapura, dan lebih dari dua kali laju pertumbuhan industri serupa di India dan Pilipina, sehingga secara keseluruhan Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam negara berpendapatan menengah bawah.

Pada dasawarsa pertama setelah tahun 1966 pertumbuhan sektor industri pengolahan di Indonesia nampak terpusat pada berbagai barang konsumsi dan barang setengah jadi. Ini merupakan salah satu ciri-ciri strategi yang biasa disebut dengan strategi substitusi impor.

Pala Industrialisasi dengan strategi substitusi impor ini biasanya diawali dengan pembangunan industri-industri ringan yang termasuk dalam industri hilir dan kemudian secara bertahap akan mengarah pada pembangunan industri berat yang merupakan industri hulu?
"
1997
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>