Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 61402 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"Sektor industri manufaktur telah mengalami transformasi struktural dari industri berbasis substitusiimpor menjadiindustri berorientasi ekspor...."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Sirma Oktaviani
"Efek liberalisasi impor terhadap produktivitas industri dapat terjadi melalui peningkatan akses variasi input serta transfer teknologi yang melekat pada produk impor. Selain kegiatan impor, faktor lain yang dapat mempengaruhi produktivitas adalah kompleksitas produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh impor bahan baku terhadap produktivitas perusahaan yang lebih banyak menghasilkan produk kompleks. Dengan menggunakan data Survei Industri Besar dan Sedang tahun 2010-2014, produktivitas level perusahaan dihitung berdasarkan metode Levinshon-Petrin (2003) untuk mengendalikan bias seleksi dan simultanitas. Sedangkan Product Complexity Index (PCI) dihitung menggunakan konsep keragaman dan ubiquity produk yang dikenalkan oleh Hidalgo&Hausmann (2009). Hasil perhitungan PCI menunjukkan rata-rata kompleksitas produk pada industri ISIC 3 digit adalah 0.0946 dengan nilai minimum -2.1324 dan maksimum 2.2157. Dengan melibatkan efek tetap perusahaan dan waktu, hasil empiris menunjukkan impor bahan baku mempengaruhi produktivitas perusahaan penghasil produk kompleks secara signifikan sebesar -0.0405. Selain itu, diketahui bahwa industri manufaktur memerlukan waktu yang lebih lama (learning effect) untuk menyerap teknologi pada produk kompleks sehingga dapat meningkatkan produktivitas perusahaan.

The effect of import liberalization on industrial productivity can occur through increased access to input variations and technology transfer inherent in imported products. In addition to import activities, another factor that can affect productivity is the complexity of the products produced by firms. This study aims to look at the effect of imported raw materials on the productivity of firms that produce more complex products. By using the 2010-2014 Large and Medium Industry Survey data, firm-level productivity is calculated based on the Levinshon-Petrin (2003) method to control selection and simultaneity bias. Whereas Product Complexity Index (PCI) is calculated using the concept of product diversity and ubiquity introduced by Hidalgo & Hausmann (2009). PCI calculation results show the average product complexity in the 3-digit ISIC industry is 0.0946 with a minimum value of -2.1324 and a maximum of 2.2157. By involving the firm's fixed effects and time, empirical results show that imports of raw materials significantly influence the productivity of firms producing complex products by -0.0405. In addition, it is known that the manufacturing industry requires a longer time (learning effect) to absorb technology in complex products so as to increase firm productivity."
Depok: Universitas Indonesia, 2019
T52947
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"This reseach aims to get information about the utilization of chemical compound contained in Bawang Tiwai.Bawang Tiwai cellected from forest and merchandizer were sorted according to their age/rotten/dries and defects
."
2007
658 JRTI 1:1 (2007)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Zamida
"Pendahuluan

Pengembangan industri dipandang sebagai hal yang penting dari pembangunan ekonomi suatu negara untuk meningkatkan taraf hidup suatu masyarakat. Dalam proses ini sektor industri diharapkan akan berkembang dan menjadi lebih kuat. Serta menumbuhkan daya saing yang lebih tinggi, sehingga memungkinkan sektor industri memberikan sumbangan yang jauh lebih berarti pada penerimaan devisa bagi negara yang bersangkutan.

Pada kebanyakan negara berkembang sektor industri pengolahan merupakan sektor yang paling cepat tumbuh dalam perekonomian. Hal ini menyebabkan negara-negara sedang berkembang sangat ingin memajukan sektor industri pengolahan ini.

Dua dasawarsa antara tahun 1966-1985 merupakan kurun waktu pertama industrialisasi yang menunjukkan peningkatan industri yang cepat dan berkelanjutan dalam sejarah Indonesia. Menjelang tahun 1980-an untuk pertama kalinya Indonesia muncul sebagai suatu negara industri yang cukup berarti di antara negara-negara berkembang.

Antara tahun 1973-1984 merupakan tahun-tahun dimana sektor industri pengolahan Indonesia tumbuh hampir dua kali lebih cepat dari pada industri sejenis di Korea dan Singapura, dan lebih dari dua kali laju pertumbuhan industri serupa di India dan Pilipina, sehingga secara keseluruhan Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam negara berpendapatan menengah bawah.

Pada dasawarsa pertama setelah tahun 1966 pertumbuhan sektor industri pengolahan di Indonesia nampak terpusat pada berbagai barang konsumsi dan barang setengah jadi. Ini merupakan salah satu ciri-ciri strategi yang biasa disebut dengan strategi substitusi impor.

Pala Industrialisasi dengan strategi substitusi impor ini biasanya diawali dengan pembangunan industri-industri ringan yang termasuk dalam industri hilir dan kemudian secara bertahap akan mengarah pada pembangunan industri berat yang merupakan industri hulu?
"
1997
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tambunan, Natalia Paulina
"ABSTRAK
Penelitian ini berfokus pada pekerja di sektor ritel di Jepang
Perubahan industri yang terjadi di Jepang menyebabkan pemngkatan pada
sektor ntel dalam beberapa dekade terakhir dan sekahgus menyerap banyak
tenaga kerja ke dalam sektor mi terutama pekerja non reguler (hi-seishain)
Masalah yang dikaji dalam penelitian mm adalah faktor-faktor apa yang
menyebabkan terjaclinya peningkatan pekerja hi-seishain terhadap sektor
mndustn ntel di Jepang dan mengapa terdapat berbagai macam kategori
pekerjaan di mndustn ntel di Jepang Data yang diperoleh merupakan data
sekunder dan hasil penelitian kepustakaan serta pengumpulan data dan
sumber sumber publikasi lamnnya seperti artikel di internet maupun dan
jurnal Metode anahsis yang digunakan dalam penelitian mm adalah metode
penyajian analisms desknptif dimana analisa permasalahan dijelaskan
dengan menggambarkan menguraikan atau melukiskan suatu keadaan
yang sedang berlangsung berdasarkan data dan miormasi yang diperoleh
dan objek penelitian Berdasarkan penelitian dan analisis yang telah
dilakukan dapat disimpulkan bahwa perusahaan ntel menggunakan pekerja
non reguler (hi seishain) untuk menerapkan sistem kerja yang fleksibel
Fleksibilitas kerja dalam bisnis ntel didesain untuk dapat mengatur jam
operasional kerja dan luas ukuran usaha Fleksibilitas tersebut
menyebabkan terjadinya kasualisasi kerja yang terjadi dalam industri ntel
yang dikarenakan adanya kesesuaman antara keinginan perusahaan dan
pekerja.

ABSTRACT
This study focuses on workers in the retail sector in Japan The
changes in industries in Japan causes an increase in the retail sector in
the recent decades It also absorbs a lot of workers into this sector
especially the non regular workers (hi-seishain) The problems/issues
examined in this study are factors causing an increase in hi-seishain
workers against the retail industry sector in Japan and the reasons for
various categories of jobs in the retail industry in Japan The data obtained
is secondary data from literature research and data collection from other
sources publications such as articles on the internet and from the journal
The method of analysis used in this research is descriptive analysis method
whereby the presentation of analysis of the problem is explained by
depicting or describing a situation that is ongoing based on data and
information obtained from the object of research Based on the research and
analysis it can be concluded that retail companies use non-regular
workers (hi-seishain) to implement a flexible working system Flexibility
of work in the retail business is designed in order to set the operating
hours of work and the sales floor space of the business Flexibility has
caused the casuahzation of employment which occurs in the retail
industry due to the compatibility between desires of companies and
workers.
"
2011
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sirajuddin
"Penelitian ini membahas tentang model pengelolaan pelabuhan dan peningkatan kinerja logistik pada sektor industri pelabuhan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan karena Indonesia memiliki potensi besar menjadi poros maritim dunia. Namun, efisiensi logistik pelabuhan masih belum memuaskan, hal ini terlihat dari kinerja dwelling time masih 5-6 hari, dan biaya logistik masih 24,64% dari produk domestik bruto. Model ini dibangun dari 9 variabel laten dan 33 variabel manifest. Keseluruhan variabel yang digunakan berdasarkan studi literatur dan hasil wawancara langsung dengan 20 praktisi/ahli di bidang logistik pelabuhan, dan melalui focus group discussion untuk memastikan keseluruhan indikator yang digunakan sesuai dengan kondisi dan karakteristik pelabuhan di indonesia.
Untuk membangun dan menguji model, penelitian ini menggunakan metode Structural equation modeling dimana terdapat 15 hipotesis yang digunakan. Sebanyak 500 kuesioner yang didistribusikan ke berbagai stakeholders industri pelabuhan, Namun, hanya 260 kuesioner yang valid untuk dapat diproses lebih lanjut. Hasil perhitungan persamaan struktural diperoleh bahwa faktor political economic environment berpengaruh signifikan terhadap model pengelolaan pelabuhan, dan model pengelolaan pelabuhaan berupa pemisahan dengan tegas antara operator pelabuhan dan regulator pelabuhan dan pengembangan pelabuhan dalam bentuk konsesi berpengaruh signifikan terhadap infrastructure and port facility, hinterland accessibility, quality of services, integration information system, price and incentive strategy; efisiensi customs clearance and administration procedure. Dalam model ini, efisiensi customs clearance and administration procedure yang diintegrasikan dengan operator pelabuhan terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja logistik pelabuhan melalui quality of services, integration information system.
Model ini juga membuktikan bahwa Efisiensi customs clearance and administration procedure berpengaruh signifikan terhadap quality of services, integration information system, dan price and incentive strategy. Begitupula infrastructure and port facility terhadap quality of services; quality of services terhadap kinerja logistik pelabuhan; dan integration information system terhadap kinerja logistik pelabuhan; berpengaruh signifkan terhadap kinerja logistik pelabuhan. Sedangkan variabel yang menurut responden tidak berpengaruh signifikan adalah hinterland accessibility terhadap quality of services dan price and incentive strategy terhadap kinerja logistik pelabuhan.
Selain itu, dari hasil pengujian signifikansi model menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kinerja logistik pelabuhan ekpor-impor di indonesia, prioritas utama yang perlu dilakukan adalah integration information system antara operator dan customs baru kemudian dilakukan price and incentive strategy, quality of service, infrastructure and port facility, dan terakhir hinterland accessibility.

This study discusses the port management model and improved logistics performance in the port industry sector in Indonesia. This research was conducted because Indonesia has great potential to become the world's maritime axis. However, the efficiency of port logistics is still not satisfactory, this can be seen from the dwelling time performance of still 5-6 days, and logistics costs still 24.64% of gross domestic product. This model was built from 9 latent variables and 33 manifest variables. All variables used are based on literature studies and the results of direct interviews with 20 practitioners/experts in the field of port logistics, and through a focus group discussion to ensure that all indicators used are by the conditions and characteristics of ports in Indonesia.
To build and test the model, this study uses the Structural equation modeling method where there are 15 hypotheses used. A total of 500 questionnaires were distributed to various port industry stakeholders. However, only 260 questionnaires were valid for further processing. The results of structural equation calculations show that political-economic environment factors have a significant effect on the port management model, and port management models in the form of explicit separation between port operators and port regulators in the form of concessions have a significant effect on infrastructure and port facilities, hinterland accessibility, quality of services, integration of information system, price and incentive strategy, efficiency of customs clearance and administration procedure. In this model, the efficiency of customs clearance and administration procedures integrated with port operators has proven to have a significant effect on port logistics performance through the quality of services, integration information systems.
This model also proves that the efficiency of customs clearance and administration procedures has a significant effect on the quality of services, integration of information systems, and price and incentive strategies. Also infrastructure and port facility for quality of services; quality of services to the performance of port logistics; and integration of information systems to port logistics performance; significant effect on port logistics performance. While the variables which according to respondents do not have a significant effect are hinterland accessibility to quality of services and price and incentive strategies to port logistics performance.
In addition, the results of testing the significance of the model indicate that to improve the performance of import-export port logistics in Indonesia, the main priority that needs to be taken is the integration of information systems between operators and customs and then a price and incentive strategy, quality of service, infrastructure and port facilities, and finally the hinterland accessibility.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2019
D2636
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nanik Lestari
"The purpose of this research is to give empirical evidence about the relationship between working capital management to profitability for companies and investors. This research uses purposive sampling method as sampling method. The population of this research is manufacture companies that are listed on Indonesian Stock Market from 2010 to 2014 with 230 sample in total. This research uses panel data regression significant with eviews 7.0 program. This research have independent variables which are working capital factors with variable measurements as follows: days on receivables, days on payables, days on inventories, and cash conversion cycle. Dependent variable in this research is profitability with return on assets as variable measurement and control variables in this research are firm size, sales growth, leverage, current asset ratio, and current liability ratio. This research shows that days on account receivables and cash conversion cycle are affecting return on assets variable and days on payables and day on inventory variable are not affecting return on assets variable."
Bandung: Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung, 2018
330 EKSP 10:1 (2018)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Muhammad Ridha Jihad Fisabilillah Sira
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh gap kompensasi industri dankepemilikan keluarga terhadap preferensi risiko direksi. Penelitian ini menggunakan 1282observasi dari 299 sampel perusahaan Bursa Efek Indonesia BEI selama tahun 2011-2015.Hasil regresi menunjukkan bahwa gap kompensasi industri dan kepemilikan keluargaberpengaruh negatif terhadap preferensi risiko direksi. Tidak ditemukan bukti empiris bahwakepemilikan keluarga melemahkan pengaruh negatif gap kompensasi industri terhadappreferensi risiko. Penelitian ini berimplikasi pentingnya standarisasi dan pengungkapanbesaran kompensasi direksi berdasarkan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Haltersebut mencegah perilaku opportunistik direksi dalam meningkatkan preferensi risikonya.

ABSTRACT
The aim of this reseacrh is to provide empirical evidence about the effect of industry rsquo s gap compensationand family firm on risk preferences. This research observe 1282 data from 299 companies sampel fromIndonesia Stock exchange BEI over 2011 2015. The results show that industry rsquo s gap compensation andfamily firm has negative effect on risk preferences. Empirical results not show that family firm weakensnegative relationship between industry rsquo s gap compensation and risk preferences. Implication of thisresearch is the importance of standart amount of compensation to directors based on task andresponsibility that is given to them. It will prevent opportunistic behavior of directors in risk takingpolicies."
2017
T48862
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dina Primadanti
"Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh size leverage dan growth terhadap kinerja perusahaan Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dimana cara pengambilan sampel dengan gabungan data cross sectional dan time series atau yang dikenal dengan data panel pooled data Dari penelitian tersebut didapatkan hasil bahwa 1 Terdapat hubungan signifikan positif size terhadap ROA dan tidak terdapat hubungan size terhadap Tobin rsquo s Q dan ROE 2 Terdapat hubungan signifikan negatif leverage terhadap Tobins rsquo s Q dan ROA dan tidak terdapat hubungan leverage terhadap ROE 3 Tidak terdapat hubungan growth terhadap variabel kinerja perusahaan.

This research is to describe the effect of size leverage and growth on corporate performance This research method is quantitative research in which way the data sampling with the combined cross sectional and time series or panel data are known pooled data This study showed that 1 There has significant positive relation between size with ROA and there has no relation between size with Tobin s Q and ROE 2 There has significant negative relation between leverage with Tobins s Q and ROA and there has no relation between leverage with ROE 3 There has no relation between growth with firm performance.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
S46866
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>