Dari beberapa penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa
daun teh hijau (Camellia sinensis) berpotensi memiliki aktivitas anti bakteri,
Staphylococcus aureus dan staphylococcus epidermidis sedangkan pada
Propionibacterium acne tidak ada potensi. Penelitian ini bertujuan untuk
memperoleh sediaan gel yang mengandung ekstrak etanol 70% teh hijau
(Camellia sinensis) yang mempunyai aktivitas antibakteri stabil dan aman.
Metode yang digunakan adalah Metode difusi cakram (Kirby-Bauer) ditentukan
oleh diameter zona hambat yang terbentuk. Semakin besar diameternya maka
semakin terhambat pertumbuhannya. Uji stabilitas fisik terhadap sediaan gel
dilakukan selama 12 minggu pada suhu yang berbeda dan uji keamanan kepada
sukarelawan digunakan metode single aplication closed patch epicutaneus test
under occlusion. Hasil uji aktivitas anti bakteri menunjukkan adanya zona hambat
pada Staphylococcus aureus dengan ketiga konsentrasi 2,5%, 5%, 10%, hasilnya
(11mm,16mm,13mm), dan Stapylococcus epidermidis (2,5%, 5%, 10%) hasilnya
(7mm,11mm,12 mm) sedangkan pada P.acne tidak ada. Hasil uji stabilitas fisik
12 minggu menunjukkan ketiga konsentrasi sediaan gel adalah stabil dan hasil uji
keamanan memperlihatkan tidak ada iritasi yang diamati selama uji keamanan
pada penggunaan secara topikal.
Previous studies reported that green tea leaf (Camellia sinensis) was apotential anti bacteria againts Propionibacterium acne, Staphylococcus aureusdan Staphylococcus epidermidis. The aim of the study was to formulate gelcontaining 70% ethanol extract of green tea leaf (Camellia sinensis) that have antibacteria activity which physically stable and safe. The method we used is diskdiffusion (Kirby-Bauer) determined by diameter of inhibition zone. The biggerdiameter shows the more growth inhibition. Physical stability test was doneagainst gel formulation during 12 weeks at different temperatures and safety testagainst volunteer was done using method of single aplication closed patchepicutaneus test under occlusion. Result of bacteria activity test showed that therewere inhibition zone on Staphylococcus aureus. Three concentrations of 2,5%,5%, 10% resulting inhibition diameter of 11 mm,16 mm and 13 mm respectively,and Staphylococcus epidermidis resulting 2,5%, 5% and 10% inhibition diameterof 7 mm,11 mm and 12 mm. On P.acne did not show any activity. Results of thephysical stability tests during 12 weeks showed that the three concentration of gelformulations were stable and no iritation showed during safety test on topical use.