Penelitian skripsi ini terpusat pada efektivitas program Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) 2010 di Kota Depok dan Kota Cimahi. Pengukuran efektivitas dilakukan dengan menggunakan pendekatan input-proses-output. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami efektivitas pelaksanaan EKPPD 2010 di kedua kota tersebut. Pendekatan penelitian adalah penelitian positivis. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam dengan sejumlah narasumber dan studi dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan EKPPD 2010 baik di Kota Depok maupun di Kota Cimahi tidak efektif. Penilaian yang tidak efektif terlihat dalam pendekatan proses dan output. Berdasarkan hasil tersebut, disampaikan sejumlah rekomendasi, baik dalam kaitannya dengan signifikasi praktis maupun signifikansi akademis.
This research focused on the effectiveness of Regional Government Performance Evaluation Program (EKKPD) 2010 in Depok and Cimahi. The method of measuring effectiveness from this research was using Input ? Proccess ? Output approach and positivist research. The purpose of this research is to determine and understand the effectiveness of Regional Government Performance Evaluation Program (EKKPD) in both cities. Data were collected by in-depth interviews with informants and document studies.The result indicates that the implementation of this program is not effective in both cities. Ineffective result can be assessed by looking at process and output approach. Based on these result, a number of recommendations are delivered whether in relation for both practice and academic significance.