ABSTRAKUndang-undang No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara
mengamanatkan dilakukannya negosiasi ulang terhadap kontrak-kontrak
pertambangan yang masih berlaku, salah satunya adalah mengenai ketentuan
royalti. Pelaksanaan renegosiasi mengenai royalti belum berjalan karena para
pemegang kontrak pertambangan menolak melakukan renegosiasi dengan dasar
keberadaan asas pacta sunt servanda bahwa kontrak yang sudah ada harus tetap
dihormati dan dijalankan dengan iktikad baik. Asas pacta sunt servanda
merupakan sebuah asas yang menyatakan bahwa perjanjian yang telah dibuat
mengikat bagi para pihak dalam perjanjian, asas ini diakui dalam hukum
internasional dan hukum perjanjian di Indonesia. Skripsi ini dilakukan dengan
menggunakan metode yuridis normatif melalui studi dokumen serta tinjauan
terhadap norma hukum tertulis yang mencakup penelitian mengenai apakah
renegosiasi ketentuan nilai royalti merupakan pelanggaran terhadap asas pacta
sunt servanda dan bagaimana akibat hukumnya jika renegosiasi tidak dilakukan
atau gagal dilakukan. Hasil dari penelitian ini adalah negosiasi ulang tidaklah
melanggar asas pacta sunt servanda, karena kontrak pertambangan sebagai
sebuah perjanjian perdata haruslah tunduk pada amanat UU No. 4 Tahun 2009
mengenai negosiasi ulang nilai royalti.
ABSTRACTRule of Law No. 4/2009 about Mineral and Coal Mining mandate to renegotiate
the existing valid mining contracts, one crucial and honored issue that need to be
renegotiated is the royalty in Mining Contracts. The renegotiation of the royalty
value has not run yet since the Contractors still refuse to negotiating it
renegotiation based on the existence of pacta sunt servanda, the mandatory
principle rules that existing contracts shall be respected and executed with
goodfaith. The principle of pacta sunt servanda is a principle stating that the
agreement which has been made is binding the parties in the agreement, this
principle is recognized in international law and Indonesia?s contract law. This
thesis is conducted by using the method of juridical normative through study of
documents and review of the written legal norms which included whether the
provisions of royalty renegotiation is a violation of the pacta sunt servanda and
how due to the law if renegotiation not done or failed to do. The result of this
research is renegotiation not violate the principle pacta sunt servanda because
mining contracts as a treaty civil shall be subject to the implementation of Law
No. 4/2009 to renegotiate the royalty clause in its contract.