"Setiap orang mempunyai hak yang sama atas lingkungan yang baik dan sehat. Setiap orang juga mempunyai kesempatan yang sama dan seluas-luasnya untuk berperan dalam pengelolaan lingkiingan hidup. Padahal sering kali pihak atau masyarakat lain yang tidak berkailan langsung dengan produksi atau jasa harus menanggung beban biaya atau resiko lingkungan tersebut. Pajak dan subsidi sebabagi pendekatan berbasis insentiv merupakan implementasi dari UU dan Keputusan Menteri yang pernah diterbitkan. Tujuannya untuk mengontrol atau mengurangi emisi. Pajak harus ditetapkan berdasarkan kaidah ""Penekanan Kompetitif "" (Competitive Pressure), dimana di dalamnya terkandung unsur subsidi yang mernungkinkan masyarakat tetap dapat berkornpetisi di pasaran bebas. Dengan cara itu masyarakat pencemar diberi kebebasan untuk menggunakan tekniknya masing-masing dalam menghitung pajak emisi dan total biaya emisi yang harus dikeluarkannya. Sehingga masyarakat menjadi termotivasi untuk memanfaatkan energi dan kreasinya serta memimmumkan biaya-biaya lingkungan hidup sekaligus meminimumkan pencemaran atau emisi."